It is currently Sun Oct 22, 2017 10:41 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 16 posts ]  Go to page 1, 2  Next
Author Message
 Post subject: Family Diving Trip Pulau Weh
PostPosted: Thu Oct 08, 2009 5:28 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Orang bilang lebih baik telat daripada nggak sama sekali. Lebih baik melakukan sesuatu meskipun hasilnya belum memuaskan dari pada tidak sama sekali.

So, inilah sekedar tulisan nekat mengenai diving trip sekeluarga yang kami lakukan hampir 3 bulan yang lalu ke pulau berpenghuni paling ujung Indonesia. Disamping itu saya lihat belum ada yang sharing pengalaman diving di pulau Weh.

Ada 2 hal yang mendorong kami berkunjung ke sana. Pertama, adalah lagu "dari Sabang sampai Merauke" yang begitu akrab sejak masih SD.
Kedua, penasaran, sebuah biro perjalanan Internasional menyebut pulau Weh sebagai Indonesia hidden gem dan memasukkannya sebagai salah satu dari "The world best 10 diving destination"

Selain membawa empat set peralatan diving, senjata utama bawah air kami terdiri dari kamera Canon G9, underwater housing WPDC-21, Strobe Inon D2000 type 3, Inon UCL165M67 macro lenses, fantasea 360 Led focus light serta fantasea stay and arms - yang dipegang oleh Mayang. Sedangkan saya sendiri menangani senjata cadangan yaitu Olympus SP-350, UW housing PT-30, 10bar felxible arms, Strobe Epoque ES230DS dengan 10 bar fiberoptic cable serta bigblue focus light. Untuk topside adalah Olympus E-620 dengan lensa kits 14-42mm, 40 - 150 mm serta 35mm macro lens. Sesuatu yang sangat baru untuk saya - untuk pertama kalinya pakai kamera DSLR.

Kami berempat, saya, istri dan dua anak perempuan saya Mayang 14 tahun dan Melati 9 tahun. memulai perjalanan dari tempat tinggal kami di kota kecil Seria dekat perbatasan Sarawak Malaysia. Agar irit biaya, kami menyeberang ke Miri Malaysia mengambil route Miri - KL kemudian KL- Banda Aceh dengan Air Asia. Route ini jauh lebih murah (cuma 1/4 nya) jika dibandingkan route Brunei - Jakarta kemudian Jakarta - Medan - Banda Aceh.
Tangga 16 Juli 2009 - begitu pulang kantor pkl. 16:00 kita langsung berangkat ke Miri. Karena schedule KL - Banda Aceh adalah pagi hari, sedangkan pesawat kami sampai sekitar pk. 23.00 maka kami harus bermalam di KL. Lagi-lagi, untuk menghemat biaya kami booking Tune Hotel yang tidak jauh dari LCCT.
Sayangnya pilihan menginap di Tune Hotel bukanlah pilihan yang terbaik. Kamar kecil sekali, cuma ada ruang sekitar 20 cm di kiri, kanan dan ujung tempat tidur. Terpaksa tempat tidur kami geser untuk bisa menempatkan 1 koper besar. Untung saja satu koper yang lain saya titipkan di airport.
Akhirnya, kami berempat terpaksa tidur berdesakan karena tidak mungkin pakai extra bed sedang mau pesan kamar lagi juga tidak bisa - fully booked. Suara kendaran diluar juga terdengar sangat jelas dan menggangu.
So, RM 189 permalam untuk kamar seperti ini tidaklah murah. Kapok!!!

Lebih cilaka lagi, pesawat kami ke Aceh didelay SATU HARI (baca 24 jam) - setelah berantem mulut dengan supervisor, akhirnya Air Asia setuju menyediakan akomodasi - di kota Nilai, 15 km dari LCCT.

Anyway, singkat cerita, esok harinya sampailah kami di Nangroe Aceh Darussalam. Yang Kemudian kami lanjutkan dengan menggunakan ferry cepat yang nyaman ke pelabuhan ferry Balohan di pulau Weh. Namun sebelumnya mampir dulu cari restoran padang - masakan favorit saya setiap kali pulang ke Indonesia.
Dari Balohan sampai ke pantai Gapang masih dibutuhkan waktu lagi sekitar 30 menit menyusuri garis pantai, jalan beraspal yang mulus, dengan suguhan pemandangan alam yang begitu indah.

Kami menginap di Lumba-lumba diving resort di Pantai gapang yang relatif sederhana; tidak ada AC dan air panas, namun kamar kami sangat lapang dan bersih, sehingga membuat kami betah makan - tidur - dan nyelam 3 x sehari selama 6 hari berturut-turut.
Lumba-lumba diving resort tidak memiliki restauran. Tampaknya ada kesepakatan dengan masyarakat sekitarnya untuk tidak menyediakan restauran sehingga tamu-tamu resort harus makan - termasuk breakfast direstauran (warung) sederhana yang dimiliki dan dikelola masyarakat setempat. B
Lumba-lumba sendiri "dimiliki" oleh pasangan Belanda, Ton dan Marjan yang mendirikan lumba-lumba sejak tahun 1998.
Sebetulnya kami juga mencoba menghubungi dive resort lain yang dimiliki dan dikelola oleh orang Indonesia pak Dodijn, yaitu Rubiah Tirta sayangnya e-mail kami 2x tidak mendapat balasan.

Pulau Weh memiliki sekitar 20 dives sites - namun tidak semuanya sempat kami kunjungi. Saya sendiri termasuk pemalas - tidak pernah mengisi log book; oleh karena saya akan coba share beberapa lokasi saja yang cukup menarik.

House Reef

House reef pantai gapang tidak terlalu istimewa bahkan sempat mengalami sedikit kerusakan akibat tsunami terutama dibagian yang dangkal. Namun, saat ini berangsur memulih

House reef juga memiliki penghuni yang cukup menarik. Antara lain Cowfish , mantis shrimp, moray eel, scorpionfish, pufferfish, frogfish, leafish, rombongan parrot fish yang bisa dijumpai pagi hari, serta berbagai ikan kecil lainnya yang umum. Kalau hari minggu atau hari libur pantai gapang cukup ramai dengan pelancong dari Aceh besar yang umumnya datang untuk snorkeling atau sekedar santai di pantai.
House reef pantai gapang juga sangat menarik untuk night diving. Hampir setiap hari kita menikmati night diving di house reef.

Dapat dipastikan kalau kita diving di house reef akan menerima salam kenal dari penghuni berikut.


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 08, 2009 5:56 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Salah satu divesite yang menarik adalah Batu Tokong -
Pada kesempatan pertama menyelam di Batu Tokong kondisinya cukup bagus, arus agak kuat namun arahnya horizontal sehingga tidak terlalu mengganggu. Sialnya, strobe yang saya gunakan mulai ngadat- nampaknya ada gangguan pada fiber optic cablenya, hanya beberapa kali berfungsi dengan baik. Internal flash tidak bisa saya gunakan karena pada bagian tersebut di underwater housing saya tutup dengan selotip hitam untuk menghindari backscatter.
Mau pakai natural light juga sulit karena cahaya matahari kurang memadai pada kedalaman lebih dari 15 m apalagi cuaca agak mendung. Anak saya Mayang saat itu juga tidak ikut diving karena dia sedang mengikuti couse Advanced Open Water.
Yang paling menarik di Batu Tokong adalah populasi serta jenis belut yang sangat luar biasa, dari yang sebesar lidi sampai yang raksasa yang kalau membuka mulut rasanya kepala saya dengan mudah ditelannya.


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 3:08 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
ciamik deh foto2nya mas wisnu :D laporannya juga berguna banget nih.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 3:45 am 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: Mon Jun 12, 2006 10:40 pm
Posts: 1030
Location: kingdom of undersea
Tulisan nekat yang memikat! Foto2nya dahsyat mas.., thx for sharing yah. Saya blm pernah nih ke P. Weh, dengan tulisan ini jadi ada sedikit gambaran kalo lain kali mo kesana :)

_________________
PETUALANG - Penyelam Tua Lupa Pulang


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 10:55 am 
Offline
User avatar

Joined: Sun Feb 22, 2009 9:01 pm
Posts: 623
Location: SuNda KeLaPa
wahhh....tulisan yg inspiratif !! thanks buat sharingnya yah mas...ft2nya juga oke2...pulau weh cuma baru denger cerita doank selama ini..blun pernah ada gambarang gimananya...dengan sharing ini mayan deh...ada kira2 jadinya.. ^^

_________________
|-JoeY-|
--------------------
" LooK dEEp InTo NaTuRe, U'LL UndeRsTaNd ThiNgs BeTTeR "


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 12:23 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Mas Guswid,
thanks atas pujiannya mudah2an bener2 berguna sehingga lebih banyak yg datang ke pulau Weh agar lebih ramai. Meskipun DC tempat kami saat itu full, tapi menurut beberapa penduduk, di DC lain relatif sepi, jumlah peselam yang datang relatif kurang dibanding pada saat masih banyak NGO asing membantu pemulihan Aceh pasca tsunami.
Dari Bali ke Aceh gampang kok, ada Air Asia ke KL dulu setelah itu baru ke Aceh, lebih murah apalagi kalau ada NPWP

Mas Heru, thanks juga untuk infonya mengenai cara kirim post dilengkapi gambar. Maklum, generasi tua yang gaptek ini. Kata anak saya ketinggal jaman, soalnya saya ngga ngerti Facebook dan ngga punya blog.
Padahal dulu waktu kuliah dule saya jagoan Fortran - nah lho tau nggak Fortran itu apa ?

Mbak Blue Doplhin,
thanks juga atas komennya. Untuk foto2, sebagian besar di ambil oleh anak saya, Mayang; Strobe yang saya pegang sering ngambek, mungkin fiber optip kabelnya atau sensor nggak sensitif lagi.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 12:31 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Okay, deh .. buat yang belum bosen saya lanjutkan lagi mendongengnya.

Masih di Batu Tokong, tapi kali ini Mayang sudah selesai ambil Jr. AOW dan bisa ikut. Jadi kita diving bertiga, sedangkan anak saya yang kecil Melati (9 tahun) diving bersama instruktur di lokasi lain yang dangkal dan tenang. Karena strobe saya ngambek maka pada penyelaman kali ini saya tidak menggunakan external strobe.
Pagi itu sebetulnya cuaca kurang cerah, mendung dan pada pukul 7 katanya ada gerhana matahari total melintasi wilayah pulau Weh, tapi kita tidak merasakannya.
Begitu sampai di lokasi, permukaan laut sangat bergolak dan boat harus berputar beberapa kali mencari tempat yang tepat.Bahkan salah satu rombongan sempat diangkat lagi. Menurut Ton, arus akan cukup kencang dan itu berarti ikan2 besar akan muncul. Disarankan, begitu nyemplung maka secepatnya harus turun.
Dan benar saja, istri saya yang belum banyak pengalaman agak sedikit lambat turun, segera di sedot arus yang cukup kencang. Agar dia tidak panik maka juga secepatnya masuk ke tarikan arus untuk membantu serta mengurangi paniknya. Memang luar bisa kencang arusnya saat itu - arus paling kencang yang saya alami - kita berdua rasanya seperti terbang - saya sempat membayangkan seperti Superman terbang bersama Lois lane - cuma kali ini lois lane nya over weight (mudah2an dia nggak baca ini post).
Namun perlahan semakin kita turun arusnya semakin kurang meskipun tetap tidak mungkin untuk dilawan tapi setidaknya istri saya bisa tenang dan tidak panik lagi. Di tempat yang lebih dalam kami bisa melihat beberapa ikan besar (hiu & tuna) berseliweran.
Beberapa saat kemudian kita mencapai shelter yang cukup terlindung - berhenti sejenak menunggu anak saya bersama dive guide tertinggal sangat jauh.
batu tokong memang luar biasa, selain betremu moray eel yang super gede, pada saat menunggu ini kami dtemani oleh titan triggerfish yang juga besar sekali; bisa jadi hampir 1 m panjangnya. Saya terus terang keder dengan titan triggerfish karena pernah waktu diving di Puerto galera Phillipina sempat diserang oleh trigger fish, tidak terlalu besar, paling cuma 30 cm, tapi gile bener, nguber terus, bahkan sempet saya tonjok, tangan saya yang sakit dan lecet. Baru setelah kita mundur cukup jauh si triggerfish berhenti menyerang.
Nah, ini triggerfish gede banget, dan kalau mau lari bisa masuk kepusaran arus - jantung kempat kempot antara takut dan keinginan lebih dekat untuk memotretnya.
Tapi sayang juga kalau nggak bawa oleh-oleh, so perlahan dan pasti saya bergeser mendekat.


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 3:23 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 1:52 pm
Posts: 1318
Location: Jakarta
wah tulisan nekat yg menarik pak!

mendebarkan sekali kayanya yg kena arus yah...

itu foto ikan bergigi lumayan ngeri ya kalo kalo sampe di cakot ikan :lol:

_________________
Dona


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 4:22 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
wadaauuu...triggerfish panjangnya 1m??? gilee bener.....gua jg ogah deket2 kl gt, wong yg kecil aja udh galak :D gedenya 1m sih jgnkan digigit, ditampol dia aja pst sakit...hehehe

Eh, mana foto moray eel raksasanya, mas? pengen tau segede apa.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 09, 2009 5:29 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Mbak Dona, Mas Guswid,
Itu dia kenapa tangan sampai gemetar - syukur2 aja dibawah air jadi kalau wetsuit bagian bawah basah dan anget nggak ada yang tahu.
Menurut si Ton yang punya DC, saya sangat beruntung karena pada saat itu dia tidak sedang mengerami telurnya. Mungkin cuma sekedar menggertak.
Kalau katakanlah kita datang bulan May atau Juni; dan dia sedang mengerami telurnya maka tiada ampun akan dikejar terus sampai jarak sekitar 50 meteran. Bisa jadi saya harus beli wetsuit baru karena dicokot si titan.
Dan itu yang terjadi ketika di PG, meskipun triggerfish kecil dia nguber terus.

Mengenai belut raksasa, memang menurut buku namanya giant moray eel (gymnothorax javanicus) dan ukurannya memang besar. Moray eel di foto diatas adalah moray eel terbesar yang pernah saya lihat. Kalau saya sebut panjangnya 2 m, terus terang cuma kira2 aja dari ukuran lebar badan/kepala serta melihat ekornya muncul dilubang lain yang berjarak sekitar 1 m. Sayangnya ngga ada pembanding untuk membandingkan ukurannya di foto.
Mendingan kesana aja dah, Batu Tokong bener2 kerajaan Moray eel, dimana-mana moray eel. Rasanya sekali nyelam bergerak mendatar aja saya ketemu sekitar selusin moray.
Yang berikut sebenarnya saya kurang yakin apakah giant moray, karena sedikit berbeda dengan yang ada di buku; tapi ukurannya juga besar meskipun masih lebih kecil dari yang diatas tadi.


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Oct 10, 2009 10:34 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Selain Batu Tokong, masih banyak dive site menarik lainnya misalnya arus baleh, seulako, seulako cave, seulako drift dan the canyon; yang lokasinya relatif berdekatan dan memiliki beberapa kesamaan kondisi yaitu memiliki arus dari lumayan sampai washing machine; setidaknya pada saat kita disana. Bisa jadi karena lokasi-lokasi tersebut berhadapan langsung dengan laut terbuka (andaman sea).

Menurut mereka, kalau mau lebih calm maka sebaiknya datang pada bulan maret sampai Juni.

Untuk yang senang drift diving, terbang seperti superman maka pilihan lain adalah seulako drift. Ngga usah bawa kamera, ngga banyak gunanya.
Sedangkan buat mereka yang punya tenaga lebih atau mau coba kemampuan fin silahkan diving di the canyon; dimana bisa terbang menclok dari satu tebing kemudian nyebrang tebing lagi; kadang harus melawan arus; dan disinilah konsumsi udara saya paling boros, cuma bisa 40 menit; padahal ditempat lain lebih dari 1 jam.
karena istri saya masih OW dan anak saya Jr. OW maka saya membatasi kedalaman diving sesuai aturan PADI. Nah, kita cuma bisa melihat ikan2 gede di kejauhan ditempat yang lebih dalam.
Seulako cave juga sangat menarik, hampir seperti Batu Tokong - disini juga banyak dijumpai moray eel.

Namun buat pemula, tidak perlu kuatir karena Pulau Weh juga memiliki dive site yang relatif mudah dengan sedikit arus, misalnya di Rubiah Sea garden - taman lautnya pulau weh; cukup indah meskipun ikan2nya kecil2. Disni juga banyak dijumpai moray eel.

Tempat lain yang juga mudah adalah tugboat wreck tepat di pelabuhan sabang, sekitar 20 meteran dari bibir pantai - sekitar 50 meter dari lokasi pembangunan jetty yang masih berlangsung dan terlihat menjulang mesing pemancang fondasi.
Ketika kami kesana, tidak terlihat ada aktifitas sama sekali; namun ketika kami turun visibility nya jelek sekali. Mungkin hanya 3 - 4 m. Tugboat berukuran kecil terletak di kedalaman 7 - 9 meter; tidak ada arus sama sekali, tidak ada karang jadi lebih kepada muck diving.
Namun baru beberapa menit kami menyelam tiba2 terdengan suara yang amat sangat keras; saya pikir something wrong di tangki saya; namun saya lihat semua penyelam juga kebingungan, beberapa saat kemudian suara dasyat tersebut terdengar lagi, lagi, ... baru kami menyadari bahwa suara tersebut berasal dari mesin pemancang pondasi yang sedang beroperasi. Karena gelombang suara merambat jauh lebih cepat di air maka kekuatan bunyi yang sampai ditelinga juga jauh lebih keras dibandingkan di udara.
Terus terang sangat mengganggu sekali; dan saya lihat group diver yang lain naik keatas semua; maunya saya juga ingin selesai tapi anak saya belum mau karena masih sibuk motret anak swetlip fish serta black saddlle toby yang selalu bergerak kesana-kemari.

Kalau tidak ada suara yang sangat menggangu dan visibilitynya lebih baik, tugboat wreck merupa tempat yang juga menarik - namun saya harus katakan pada saat itu adalah tempat diving yang menyebalkan yang pernah saya alami.
Mudah2an pembangunan jetty tersebut cepat selesai.


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Oct 12, 2009 4:54 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
wuiiih.... seru bener tuh motret titan hiiiii.....

om, titan itu territorynya berbentuk inverted cone (konus terbalik) jadi bergerak ke arah samping udah bener. kalo ke atas dan masih di dalam cone dia, wuih, tak akan berhenti kejar2an.

catutnya kejaaaaam....

foto2 dan storynya kereeeeen! Top Abissss!

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 15, 2009 4:14 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Pulau Weh..., thanks info nya,
this my next destination for next year...udah lama rencana in tapi belum kesampaian secara sibuk banget...

Dec..09 : South Andaman,
Apr. 10 ; Halmahera Utara
??? ; Pulau Weh

Kapan ya enaknya,.. juli gimana ya kondisinya, kebetulan lagi di KL saat itu

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 16, 2009 12:04 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
@mas Rendra
Thanks atas infonya - kalau ketemu titan sewot mudah2an saya tetap inget.
Setelah kejadian itu, saya cek ke internet mengenai perilaku si Titan memang bener teritorinya inverted cone. Disamping itu kita juga harus hati2 kalau matanya yang belo mulai bergerak-gerak.

@beli Mola2
Kami kesana bulan Juli, saat itu lautnya memang chopy dan arusnya sedang keras-kerasnya. Sisi positifnya, saat itu ikan2 gede banyak berkeliaran.
Nah bulan Maret, April, May dan Juni lebih kalem. Tapi katanya di sekitar bulan itu Titan triggerfish sedang nungguin telornya jadi pas super galak.

Kalau lewat jalur KL pakai air asia ada kecenderungan schedule pesawat di delay/reschedule 1 hari kalau penumpangnya kurang. Siap2 aja.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Oct 18, 2009 9:42 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
bener2 merubah pandangan ttg nyelem di Indonesia bagian barat nih..

btw, saya familiar loh dgn fortran, biasa saya pake buat bikin ocean numeric model.. tp facebook sama blog jauh lebih mudah Pak.

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 16 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 3 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: