It is currently Mon Dec 11, 2017 6:13 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 25 posts ]  Go to page Previous  1, 2
Author Message
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Thu Aug 08, 2013 2:59 am 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
aria4m wrote:
Itulah sebabnya misalnya dalam kegiatan Discovery Scuba Diving (DSD) harus satu peserta satu pendamping (minimum Assisten Instruktur)

Sekadar menambahkan, di PADI DSD, kegiatan awal di open water WAJIB didampingi secara langsung oleh seorang Instruktur. Sedangkan Asisten Instruktur/DM DSD Leader hanya membantu Instruktur mendampingi student dalam rasio tertentu atau mendampingi student pada penyelaman DSD open water berikutnya setelah student di awal dianggap mampu oleh Instruktur ybs. Rasio 1 peserta 1 pedamping bukan sebuah keharusan, maximum 4 oleh instruktur atau 2 oleh asisten, sesuai kondisi yang ada. Semoga membantu.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Sun Sep 21, 2014 12:19 am 
Offline

Joined: Tue Jun 07, 2011 9:38 am
Posts: 9
Tapi selama ini sepengalaman saya hanya tamu indonesia yang butuh divemaster real
Untuk tamu"saya dari luar tidak pernah keberatan untuk divemaster.yang penting dari dive centernya sudah menjelaskan bahwa trip ini hanya dipandu oleh dive guide yang tidak berlisensi .dan yg terpenting dari kami sudah bisa meyakinkan tamu bahwa dive spot seperti apa dan prosedur yang benar.(tau prosedur yang benar =pernah mengikuti selam dengan dive instructor atau dive master)dan diperaktikan sama pada saat mau menyelam..dan memang kadang ada tamu yg kritis dan ada juga yang pro..itu semua tergantung dari service masing" pihak... Dan memang sebenarnya faktor utama dalam judul thread ini sih biaya :D .. ini saja yang bisa dapat sya share.jadi kepengen meet up deh sama master" sini biar saya dapat masukan juga jadi gatheringnya kapan nih :p


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Mon Sep 22, 2014 9:15 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
mahulodge wrote:
Tapi selama ini sepengalaman saya hanya tamu indonesia yang butuh divemaster real
Untuk tamu"saya dari luar tidak pernah keberatan untuk divemaster. ....gatheringnya kapan nih :p


Pak bos, mohon donk dibantu dijelaskan dan dikonfirmasi statement di atas. ? apakah karena diver indonesia itu not well trainned ?
atau karena sekedar manja ...?? atau karena hal lain ..?

Lantas apa beda yang significant kenapa seolah diver asing lebih baik dari diver indonesia kah ??
atau apa justru yang lebih baik diver yang meminta Divemaster real ??
maaf kalau saya salah tafsir .. dari quote di atas yaaah

salamr ... yuuuk pada gahtering yuuuk :D :ymhug:

_________________
-------------
aria anugraha m.
0818796937
https://www.facebook.com/aria.anugraha
--------------


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Mon Sep 22, 2014 3:25 pm 
Offline

Joined: Tue Jun 07, 2011 9:38 am
Posts: 9
aria4m wrote:
mahulodge wrote:
Tapi selama ini sepengalaman saya hanya tamu indonesia yang butuh divemaster real
Untuk tamu"saya dari luar tidak pernah keberatan untuk divemaster. ....gatheringnya kapan nih :p


Pak bos, mohon donk dibantu dijelaskan dan dikonfirmasi statement di atas. ? apakah karena diver indonesia itu not well trainned ?
atau karena sekedar manja ...?? atau karena hal lain ..?

Lantas apa beda yang significant kenapa seolah diver asing lebih baik dari diver indonesia kah ??
atau apa justru yang lebih baik diver yang meminta Divemaster real ??
maaf kalau saya salah tafsir .. dari quote di atas yaaah

salamr ... yuuuk pada gahtering yuuuk :D :ymhug:



Dear Agan Aria

:D

Hmm pada dasarnya sih memang mereka mungkin mau keamanan saja sih gan menurut gw :D
yah masuk akal sih gan semua juga mau safety.
dan memang gan waktu kita ikut open water course aja kan memang di temani dive master atau dive instructor
gak salah tafsir sih gan,justru ada thread ini kita salaing share.. paling bener sih gath gan.jadi biar dapet masukan masukan bener dari para senior :D.haha salam kenal yah gan


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Wed Sep 24, 2014 12:08 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Untuk dive center/ dive operator, permasalah pro licensing nanti bebannya baru muncul saat muncul case.

Selama tidak ada masalah ya mudah2an baik-baik aja kondisinya tanpa menyediakan pro diver. But s**t happens... kalau pas apes, bisa gulung tikar dive center/ dive operator kena sue/ litigasi akibat 'kecerobohan' dan tidak lengkapnya 'professional requirements'.

Untuk yang dive pro juga, sebaiknya memiliki third party liability insurance. Ini insurance untuk mengcover biaya legal jika s**t happened.

Dive center nggak boleh pelit employ dive guide, berikan mereka peluang untuk mencapai pro level. Gw suka heran juga banyak dive center/ operator yg itungan banget untuk edukasi dan sertifikasi staffnya. Padahal hasilnya balik ke si owner juga dalam bentuk revenue.

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Sat Sep 27, 2014 1:15 am 
Offline

Joined: Tue Nov 12, 2013 12:18 am
Posts: 115
Location: Malongo - Cabinda - Angola
rendra wrote:
Dive center nggak boleh pelit employ dive guide, berikan mereka peluang untuk mencapai pro level. Gw suka heran juga banyak dive center/ operator yg itungan banget untuk edukasi dan sertifikasi staffnya. Padahal hasilnya balik ke si owner juga dalam bentuk revenue.


Sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Mas Rendra, komitmen pelaku usaha diving diperlukan untuk meningkatkan level edukasi karyawannya. Memang terus terang tidak mudah Mas melakukannya terlebih dive center yang tamunya masih sangat terbatas seperti kami di Morotai ini. Dari hitungan ekonomi model manapun, masih sulit untuk masuk hitungan untung jika tamu cuma 8 orang per bulan rata rata dive selama 3 hari (9 dives), bisa dibayangkan sulitnya pendanaan untuk peningkatan level profesionalitas Dive Guidenya (pilihan lain yaitu merekrut Divemaster profesional - yang bayarannya tentu lebih mahal - sama sulitnya untuk dikalkulasi secara ekonomis untuk sekedar masuk hitungan impas saja) --> situasi dilematis. Nah, untuk mengatasinya sebenarnya bisa dilakukan jika si empunya DC juga seorang instruktur, tentu menaikkan level profesionalisme mereka secara formal akan lebih mudah dilakukan.

Di dunia Oil and Gas, di mana saya juga berkecimpung mencari rejeki, selalu terjadi diskursus yang tak berkesudahan jika berkaitan dengan "apakah rezim penerapan aturan safety yang ketat" akan dilakukan secara menyeluruh hingga usaha kecil dan menengah (usaha rumahan atau kelas toko)?

Jika diaplikasikan secara ketat mereka semua akan mati bisnisnya, banyak orang kehilangan pekerjaan, trickle up effect.
Jika tidak diaplikasikan secara ketat maka akan ada kemungkinan kecelakaan yang lebih besar.

Sehingga melahirkan istilah As Low As Reasonably Practicable (ALARP), terjemahan gampangannya: Turunkan Risiko dengan segala daya tanpa harus membuat perusahaanmu bangkrut... Kalau upaya penurunan risiko ini mengarah pada perusahaan bangkrut (misal rezim penerapan safety yang sngat ketat) tentu pemilik modal akan memilih usaha lain yang tidak membuatnya bangkrut

Jadi ini adalah kecenderungan industri yang umum, tidak hanya di dunia diving saja kok.

Pada akhirnya semua dikembalikan pada yang empunya Dive Center: "Apa iya kamu sudah untung tapi ga mau meningkatkan level sertifikasi profesional dive guide mu??"

KOMPREHENSIF
Bicara safety kita harus adil melihatnya secara komprehensif. Dalam kacamata aplikasi manajemen keselamatan diving penting untuk diingat bahwa level profesional Divemaster untuk seorang guide hanyalah satu dari 3 pilar utama aspek manajemen keselamatan diving: People, Facility, and Procedure . Galak mengkritisi sertifikasi divemaster para guide di suatu DC yang merupakan aspek/pilar People (tak peduli setinggi apa skill dan kemampuan para dive guidenya) tapi melupakan dua pilar yang lain yaitu Facility (berkaitan dengan tersedianya fasilitas perangkat keselamatan seperti P3K, O2 murni, berkaitan dengan bagus tidaknya kompresor dan tangki yang digunakan, bagus tidaknya kondisi BCD, regulator dan alat diving lain yang disewakannya, layak tidaknya kapal yang digunakan dst) dan Procedure (sudah adalah prosedur tertulis yang dimiliki oleh DC tersebut, baik yang lazim seperti kewajiban memberikan liability release form dan safe diving practice form kepada setiap tamu untuk ditandatangani maupun yang lebih jarang dimiliki DC seperti Prosedur Pengoperasian Penyelaman, Prosedur keadaan darurat, Prosedur kerjasama antar DC, dll) yah sami mawon.

Terakhir untuk Shark Diving Indonesia sendiri, kita ada komitmen bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan level profesionalisme para dive guide kami dengan setidaknya setiap tahun harus ada kenaikan satu level menuju ke arah Divemaster atau sederajat.

Salam Safety,

_________________
"No safety, no dive!"

Darmawan A Mukharror a.k.a. Gharonk
http://www.sharkdivingindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Mon Sep 29, 2014 6:01 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Kita sudah pernah bahas soal the business of diving industry. Dan pilar2 yang disebutkan om Gharonk itu benar banget, ditambah Capital dan Passion. Kenapa? Sebagaimana sudah dibahas, business ini butuh capital tidak kecil, dan capital yang tidak kecil ini belum tentu kembali. Boro2 bicara untung hahaha.... makanya terakhir dibutuhkan Passion. Umumnya dive center memang didirikan karena adanya passion, tapi passion akan selalu side by side sama capital requirement. Jadi, kalau mau buka dive center/ operator sebaiknya memang dipikir-pikir yang matang. Siap nggak nyebur? Kalau nanggung2 mending kerjakan business lain dan jadikan diving as a hobby aja.

Dilema? Pasti! Tapi kalau mikir diving as a hobby, ya happy happy aja kok hahaha...

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Mon Sep 29, 2014 7:05 pm 
Offline

Joined: Tue Nov 12, 2013 12:18 am
Posts: 115
Location: Malongo - Cabinda - Angola
rendra wrote:
Sebagaimana sudah dibahas, business ini butuh capital tidak kecil, dan capital yang tidak kecil ini belum tentu kembali. Boro2 bicara untung hahaha.... makanya terakhir dibutuhkan Passion. Umumnya dive center memang didirikan karena adanya passion, tapi passion akan selalu side by side sama capital requirement. Jadi, kalau mau buka dive center/ operator sebaiknya memang dipikir-pikir yang matang. Siap nggak nyebur? Kalau nanggung2 mending kerjakan business lain dan jadikan diving as a hobby aja.

Dilema? Pasti! Tapi kalau mikir diving as a hobby, ya happy happy aja kok hahaha...


Tidak akan bisa untuk tidak setuju dengan Mas Rendra di atas, hehehehe... Hal paling menyenangkan dari mempunyai Dive Center itu adalah bisa melayani orang dan membuat senang tamu tamu penyelam (meski tentu ga semua bisa dipuaskan, dalam bisnis pasti ada saja customer yang kecewa, hehehe)... soal untung itu rasanya bisa dikesampingkan kok jika membaca komentar komentar tamu tamu saya yang puas di log book di Dive Center... wong milih bikin DC kok di Morotai (situasi yang sama dengan teman teman yang DC nya terpencil), yah kudu siap siap lama impasnya...kecuali memberi harga yang mencekik leher buat tamu tamu --> opsi yang saya pasti hindari kecuali tamu flagship yang minta full services.

Tidak ada yang lebih menyenangkan dari kegilaan diving ini...

Salam Safe Diving

_________________
"No safety, no dive!"

Darmawan A Mukharror a.k.a. Gharonk
http://www.sharkdivingindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Tue Sep 30, 2014 8:21 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
Cuman bs ketawa dan ngelus dada kalo baca komen diatas nih. Hahahahhaha. Paling gak saya bantu mas garong. Tp cuma bs bantu ketawa dulu yah. Hahhaha

Selama owner puas dgn melihat tamu tertawa dan seneng dgn divingnya mudah2a. Sih bisnis apapun bs terus berjalan mas. Tp kl owner puas kl liat fulus meluas ya jgn di diving bisnis deh sama kaya kata mas rendra tuh

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Master yang belum DM
PostPosted: Fri Nov 21, 2014 4:45 pm 
Offline

Joined: Mon Jun 21, 2010 10:29 pm
Posts: 171
Location: Rotterdam
Wah..saya udah gak minta tandatangan lagi sama dive guide setelah menyelam :D jadi gak pernah nge-cek license-nya. Palingan nyatet namanya/tukeran e-mail buat catatan di jurnal dan kirim foto-foto ;)

Yang penting di mata saya - sebagai frequent user dive center - dive guide tahu daerah penyelaman, bisa menunjukkan keunikan daerah penyelaman dan bisa memimpin grup penyelam agar gak mencar-mencar ;) Nilai plus kalau bisa nunjukin yg unik-unik ;)

Masalah sertifikasi belakangan deh, karena sesama penyelam ya kita harus siap sedia menolong bahu membahu kalau ada masalah di bawah laut. Minimal dive guide mesti tahu pertolongan pertama, jadi kalau ada tamu yang panik ya masih bisa bantu gitu dan gak ikutan panik atau malah cuek..

Saya rasa pelatihan singkat untuk dive guide agar bisa memimpin, sigap dalam pertolongan pertama dan mengenal lokasi penyelaman bisa dilakukan sendiri oleh dive center tanpa beban biaya yang memberatkan dibandingkan investasi sertifikasi DiveMaster.

Oh ya, apakah memungkinkan kalau setiap dive guide diberi tas jaring-jaring untuk mengambil sampah di laut? Apa kurang diplomatis ya karena lagi melayani tamu? Maksudnya biar ada kesadaran juga untuk melawan sampah di laut. Soalnya kalau menyelam sekarang ini saya kok ketemu sampah mulu...di Raja Ampat aja sudah nemu sampah di bawah laut. Di Karibia, dive guide-nya pada bawa spearfishing getu untuk nangkepin lionfish - karena invasi lionfish yg gila-gilaan di sana..

_________________
indahs travel story & photography - http://indahs.com/


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 25 posts ]  Go to page Previous  1, 2

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron