It is currently Thu Dec 14, 2017 5:02 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 13 posts ] 
Author Message
 Post subject: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Mon May 19, 2014 9:15 am 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Dear friends and Instructors....

saya barusan ngobrol dengan rekan sesama diver dan ternyata ada satu pertanyaan yang belum terjawab dengan memuaskan...

Point utama yang dipertanyakan adalah, apakah OW course memang ditujukan untuk membuat seorang penyelam bisa menyelam sebagai buddy tanpa perlu adanya seorang proffesional (DM, Instructor, etc).



Ilustrasi diskusi nya sbb :
Saya pribadi merasa, dari informasi yang saya dapat dari forum diskusi, dari diskusi dengan Instructor PADI / SSI, selama ini yang saya tahu keberadaan Instructor dalam satu trip selam adalah wajib.
Beberapa kecelakaan selam yang dibahas di forum ini pun mempertanyakan keberadaan / kepemimpinan seorang instructor atau minimum profesional, DM, (guide ?).


Partner diskusi saya memberikan argumentasi bahwa sejak mengambil OW certificate nya, beliau mendapatkan konsep bahwa OW certificate membuat kita eligible untuk dive dengan buddy SAJA, tanpa perlu ada professional.
Dan benar, konsep ini didukung dengan tulisan di website dive center tersebut, entah PADI entah SSI.

Exact wordingnya adalah demikian : "As a certified (Organisasi Penyelaman) Open Water Diver you have the freedom to dive with a buddy independent of a professional.".
Silahkan googling untuk mendapatkan beberapa dive center yang dimaksud.


Mohon tanggapan, apakah memang organisasi penyelaman seperti PADI dan SSI memang mengeluarkan statement resmi seperti diatas. Jika ya, adakah batasan batasannya atau prasyarat dibalik statement tersebut ?
Karena tidak ada batasan yang disebutkan disitu, misalnya level dari lokasi yang dikunjungi (padang bai vs tulamben vs menjangan vs nusa penida dll misalnya....).



Pendapat pribadi saya, berdasarkan apa yang saya alami, seorang diver dengan log yang minim punya kecenderungan tinggi untuk panic, dan tidak bisa mendeteksi masalah yang dialami oleh buddy nya. Apalagi harus menolong jika buddy ada trouble .
Dengan keberadaan profesional saja belum menjadi jaminan untuk menyelamatkan 'tamu', apalagi kalau memang seorang diver tidak diwajibkan diving dengan profesional.


Mohon maaf kalau saya menyoroti 2 organisasi yang paling aktif, PADI dan SSI karena konsep diatas kebetulan baru saya dapatkan di website dari dive center yang mengusung nama PADI dan SSI.
Silahkan menambahkan jika dari organisasi lain juga ada pernyataan resmi.
Saya berharap ada kutipan dari statement resmi organisasi penyelaman.
Mohon maaf kalau sudah pernah dibahas, really curious :D.



Ujung dari diskusi kami sebenarnya diarahkan pada apakah semua skill yang didapat di OW itu wajib dipraktekkan dengan baik oleh murid, apakah ada skill yang sifatnya 'optional', bisa di skip atau dianggap cukup sebagai pengenalan saja dan tidak menggugurkan sertifikasi ybs.
Diskusi kami terhenti karena memang ada perbedaan persepsi diatas, saya beranggapan bahwa memang seorang diver dengan log minimal (lets say dibawah 10 log) memang tidak pernah disarankan / diperbolehkan diving berdua (berbuddy) tanpa profesional.
Rekan saya berpendapat bahwa hal tersebut memang diperbolehkan dan dari sejak awal dikonsepkan demikian.


Saya beranggapan secara logis, jika memang arahnya adalah membuat seorang diver yang lulus OW bisa cukup independent (tidak memerlukan kehadiran profesional), memang diver tersebut perlu dibekali dengan demikian banyak skill, dan bukan hanya tahu saja, tapi harus mampu mempraktekkan dengan benar, bukan hanya di kolam saja, tapi juga di real condition...
Jadi certified sekaligus qualified itu menjadi mutlak, is that true ?


Mohon informasi...

salam,


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Mon May 19, 2014 9:23 pm 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
interesting topic
monitor ah ...

:idea:

_________________
* my buddy : my camera *


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Tue May 20, 2014 12:53 pm 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Semoga banyak mendapatkan tanggapan nih... :D... agak rumit, mungkin juga sensitif namun semoga menjadikan garis yang lebih tegas buat kita semua...



Hari ini saya dapat pendapat dari salah satu Instructor dengan level Course Director :
Diperbolehkan diving tanpa profesional dengan syarat : (OW) tidak lebih dalam dari 18m dan kondisi dive equal atau better dari saat training.



Saya pribadi bisa paham, mengerti dan setuju (sekali). Namun sekali lagi ini masih pendapat individu, apakah ini pernyataan resmi organisasi ?


salam....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Thu May 22, 2014 11:52 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
Nyumbang dari POSSI-CMAS

Standar kompetensi jenjang sertifikat A1/One Star Diver pada poin 2 berisi:

Siap dan berhak untuk meningkatkan pengalaman penyelaman sesuai batasan jenjangnya di perairan terbuka pada sentra selam/klub/sekolah selam dan pada setiap aktivitas penyelamannya harus dipimpin/diawasi langsung oleh jenjang instruktur atau peselam dengan kualifikasi 3 Star Diver pemegang spesialisasi Divemaster.

Semoga menjelaskan

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Fri May 23, 2014 3:35 pm 
Offline

Joined: Wed Jun 19, 2013 5:08 pm
Posts: 17
Pendidikan scuba diving di bagi2 menjadi beberapa tingkat kesadaran (sphere of awareness) yang kemudian direpresentasikan oleh masing2 agensi sertifikasi sebagai jenjang kualifikasi dan sertifikasi penyelaman. "Sphere of Awareness" yang pertama direpresentasikan dengan tingkat pemula (Open Water Diver), "Sphere of Awareness" tingkat pertama ini disebut: "Self Oriented", dimana memang konsep pendidikan nya adalah mendidik seseorang sehingga mampu menjaga diri sendiri (berorirntasi pada diri sendiri) didalam sebuah kondisi yang minimum sama atau lebih baik dari kondisi selama yang bersangkutan pernah mendapatkan pelatihan. Seluruh kurikulum (akademis, praktis (perairan tertutup maupun terbuka), dan sikap) di rancang untuk mencapai hal tersebut. Seorang Instruktur juga di latih untuk mengajar dengan konsep dan tujuan yang sama untuk masing-masing tingkat "Sphere of Awareness" tersebut. Jadi benar bahwa menurut konsep pendidikannya, seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat pemula dan TELAH MEMENUHI SEMUA TUJUAN (OBJECTIVE) PELATIHAN TERMASUK EVALUASI SECARA BAIK (Mastery Learning) maka seharusnya yang bersangkutan dapat melakukan penyelaman secara independen (bersama "buddy" yang bersertifikat) pada kondisi yang sama atau lebih baik daripada kondisi yang pernah dialaminya.

Namun kenyataan dilapangan berbicara lain, konsep pendidikan terintegrasi untuk memenuhi "Sphere of Awareness" dari masing2 tingkat sertifikasi yang membutuhkan "hardware" (materi pendidikan), dan "software" (cara mengaplikasikan "hardware") itu sering diacak-acak oleh faktor manusia, yaitu Instruktur yang di percaya untuk mengaplikasikannya. Sudah banyak pembicaraan yang mengulas bagaimana seorang Instruktur memanipulasi sistem (khususnya dalam mereduksi waktu dan/atau materi (objective) pelatihan serta mengasumsikan "Mastery" sebegai sekedar bisa) baik sepengetahuan maupun tanpa sepengetahuan muridnya, hasil akhirnya adalah seorang peselam pemula yang bersertifikat namun miskin pengetahuan dan ketrampilan. Itulah yang merusak sistem pendidikan selam di dunia (bukan hanya di Indonesia).

Disisi lain adalah ketidakmampuan agensi selam untuk menegakkan aturan bahkan sering kali berlindung di balik argumen-argumen hukum untuk melindungi dir sendiri. Proses Quality Assurance pasif (menunggu ada laporan, keluhan atas indikasi pelanggaran, atau apabila telah terjadi kecelakaan yang terpaksa dilaporkan) telah terbukti gagal mengawasi tindakan-tindakan Instruktur selama berlangsungnya pendidikan. Quality Assurance aktif (melakukan investigasi dan sampling) masih jarang dilakukan karena keterbatasan SDM agensi pelatihan. Apalagi tindakan Quality Assurance itu sering sekali dilandasi kepentingan bisnis yang lebih besar dibanding kepentingan kualitas pendidikan dan keselamatan manusia.

Pemerintahpun punya andil dalam kekisruhan ini, sampai saat ini (23 Mei 2014) belum ada peraturan terkait kegiatan wisata selam di Indonesia. Setelah lebih dari 5 tahun dibicarakan, aturan tersebut saat ini dalam tahap final penggarapan. Aturan inilah nantinya diharapkan bisa diimplementasikan secara serius (semoga bisa.....) untuk meningkatkan kualitas industri selam rekreasi Indonesia.

Konsep "Sphere of Awareness" diatas adalah bagian dari kurikulum Instructor Developmen Course yang dahulu saya ajarkan kepada PADI Instructor Candidates yang pernah mengikuti kursus saya. Konsep itu saya aplikasikan dalam peran saya memberi masukan kurikulum pada pendidikan SSI Indonesia.

_________________
Marine Ecotourism Development, Management and Marketing Consultant. Professional Underwater Instructor, Photographer and Film Maker.
serving the diving industry since 1992


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Tue May 27, 2014 9:27 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
Menarik ini posting,

Karena memang setahu saya sejak saya mengambil Open Water PADI, adalah saya bisa melakuka kegiatan diving bersama buddy, yang saya pahami dan saya mengerti serta siapkan selama trainning adalah memang itu, artinya diving bersama buddy walaupun tanpa Pro Divers.

Oleh sebab itu, sejak Open Water saya berpendapat keselamatan termasuk kenyamanan dan kesenangan berdiving adalah tanggung jawab saya semata. Jika ada sesuatu hal di bawah sana maka saya hanya mengandalkan buddy saya, demikian pula sebaliknya saya mengandalkan diri untuk buddy saya. Dan untuk saya, sejak Open Water bahwa Pro Diver , termasuk Dive Master atau Instruktur tidak dapat saya bebankan atau sandarkan keselamatan saya pada mereka ketika diving.

Demikian yang saya ketahui, saya pahami dan saya laksanakan... mohon diluruskan dan dibenarkan kalau ada yang salah.

Sejak log ke 5, dua minggu selepas lulus Open Water --kalau gak salah-- saya sudah menyiapkan trip berdua buddy... tanpa mengharapkan adanya Dive Pro. Walaupaun saat itu kenyataannya ada dive pro bahkan instruktur yang ikut serta. Selanjutnya banyak sekali diving yang selalu didampingi dive pro... tapi kami selalu berpegang bahwa beliau2 itu adalah sekedar guide atau penunjuk jalan. Syukur2 membantu... kalaupun tidak yaaa kami siap diving berdua.

---" Hari ini saya dapat pendapat dari salah satu Instructor dengan level Course Director :
Diperbolehkan diving tanpa profesional dengan syarat : (OW) tidak lebih dalam dari 18m dan kondisi dive equal atau better dari saat training.--"

Mengenai quote diatas, oleh sebab itu sampai sekarang saya tidak pernah mau diving diluar pengalaman dan batasan kedalaman yang dipersyaratkan dan diluar prediksi kemampuan saya untuk mampu mengatasi situasi.


Salam safe diving

_________________
-------------
aria anugraha m.
0818796937
https://www.facebook.com/aria.anugraha
--------------


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Wed Jun 04, 2014 12:45 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Aug 17, 2013 10:37 am
Posts: 15
waahhh,,, topik menarik nih, duduk diam memperhatikan sambil nimba ilmu.... para master lg komat kamit..

tpi menrut sya, setelah baca dari atas, spertinya TS nyari statment resmi dari stiap agensi sertifikasi yang resminya seperti apa, udah bnyak juga yg ngasih masukan dari statment resmi dan pengalaman pribadi masing",,, di lain pihak klo boleh menambahkan gimna kalo semua itu di gabungkan jadi 1, pengalaman dan stetment resmi. lah wong nnti klo udah dalam laut kita tetap jadi penjaga diri sendiri, klo udah bisa jaga diri sendiri pasti bisa jaga orng laen, klo urusan yg dampingi sapa, sya pikir siapa aja bisa, selama buddy itu sertifikasinya ada. karna OW sertified itu pasti udah di bekali dgn pemakaian sistem diving yg baik dan benar.IMHO
klo sya salah mohon diluruskan, maklum sya masih pemula.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Thu Jun 05, 2014 10:45 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jul 18, 2006 9:25 am
Posts: 399
Location: Sanur - Bali
ambil contoh di manual PADI di sesi Introduction halaman 3 (versi yang blm revised 2014), disitu jelas tertulis setelah certified Open Water Diver, si diver qualifies untuk plan, conduct and dive independently with buddy, selama masih dalam batas training tadi, etc etc.

Lihat sejarah dan perkembangan industri diving, memang dulu dive training lebih intensif dalam hal durasi kursus. Coba tanya yang senior2 disini, tahun 2000 ke bawah, ada berapa DC atau Instructor yang jualan OW course selesai dalam 3 hari?

Baca link ini: http://www.forumselam.com/viewtopic.php?f=3&t=4858
dan simpulkan kenapa kok sekarang kita cenderung "meragukan" pernyataan di paragraf pertama tadi tentang independency seorang certified Open Water Diver.

Satu lagi, di Asia khususnya Indonesia ini, banyak/gampang didapat sumber tenaga kerja (baca: dive guides) di hampir setiap tujuan diving, jadi banyak juga divernya (nggak semua lho) pun banyak beranggapan berharap semuanya diatur guide tadi nantinya, daripada menggali dia punya skill dan knowledge yang sudah diajarkan di kursus soal independency tadi. Ngaku deh? :))

***wong kalo naik bis umum aja kalo bisa minta turun di depan pagar rumahnya, bukan di halte. (OOT tapi berhubungan :D )***

Nah yang lulusan PADI OW, masih ingat Discover Local Diving? Saya nggak jelasin ya, silakan buka manualnya lagi, erat hubungannya dengan kompetensi, kualifikasi dan independensi tadi.

_________________
@divephotobali


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Thu Jun 05, 2014 10:56 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jul 18, 2006 9:25 am
Posts: 399
Location: Sanur - Bali
tambahan lagi nih:

paling "capee deeeh!" kalau ketemu murid Open Water masih single digit logged dives-nya, pertama kali datang ke Bali udah minta mau ke Crystal Bay, Blue Corner, Tepekong dkk. Ditanya tau dari mana, jawabannya "Instruktur-ku yang kasih tau" atau "temenku yang nyuruh, kalo ke Bali musti dive di sites ini"

Sesuai training kah? Discover local diving-nya hidden mode ya?

Capeee deeeeeh ..... :))

_________________
@divephotobali


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Tue Jun 10, 2014 8:30 pm 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
hmmm... salah satu kondisi paling ekstrim yang saya bayangkan, yang menjadi kekuatiran saya,

2 orang diver OW yang baru lulus OW, log 4. Berbuddy di kondisi yang katakanlah sangat manageable, umpamanya tidak ada kekuatiran apapun dari sisi dive site....


Kekuatiran saya,
* Apakah diver OW dengan log 4 bisa mendeteksi masalah yang dialami buddy nya ? Artinya bisa membaca mimik muka, body language buddy nya, Aware kalau ada something wrong dengan buddy nya...

* Selalu kita ditekankan bahwa diving itu berhadapan dengan alam yang unpredictable. Walaupun kemungkinan kecil saja, namun kondisi laut bisa berubah drastis dalam waktu yang singkat.
Misalnya saja 2 orang tersebut mendapatkan OW nya di Tulamben Wreck. Kemudian mereka dive lagi di lokasi yang sama, entry yang sama...
Arus bisa datang tiba tiba, dan pernah suatu waktu arus datang begitu kencang, tiba tiba sekali, suaranya gemuruh seperti angin topan, bahkan batu batu pun berjatuhan, semua diver harus berlindung di dalam wreck, tidak bisa dan tidak sempat surfacing. Keluar dikit resiko kena batu dan kebawa arus. Visibility otomatis jadi low sekali secara mendadak.
Bisa saja mereka panic dan terbawa arus atau shoot up karena memang belum pernah drift, buddy tidak bisa menolong agar tidak shoot up...

Intinya kondisi yang tiba tiba bisa menjadi ekstrem, di lokasi yang sangat biasa dijadikan lokasi OW (dan diperbolehkan dive tanpa Profesional), dan jika ada masalah apakah buddy dengan log 4 bisa saling menolong ?

Menghadapi ombak saat menepi saja misalnya, bisa jadi masalah besar untuk 2 orang yang sama sama OW.....
Bisa jadi minor injuries, minimal kepaksa minum air dan keselek selek...


* Mengingat log masih sedikit, 'don't panic' sulit sekali diterapkan, apakah mampu seorang diver dengan log 4 menolong diri sendiri atau buddy nya yang dalam kondisi panic ?


* Ditambah lagi dengan persyaratan sertifikasi yang kurang ditaati, artinya kualitas diver yang baru lulus OW semakin diragukan dibanding 'dulu' (dengan lancang saya sarikan dari tulisan Christo Del Mar), dan belum ada cara standarisasi yang cukup efektif, mengedukasi pemberi license yang kurang bertanggung jawab (saya sarikan dari tulisan Pak Cipto A.G).



Apakah pernyataan boleh diving tanpa profesional masih bisa digeneralisasi ? atau khusus di Indonesia atau negara negara yang biaya dive guide nya tidak terlalu mahal aturan tersebut boleh ditolak ?

(saya pernah denger rumor, kalau di negara barat, dive guide mahal, jadi demi membuat cost diving tidak mahal, diver diperbolehkan diving tanpa profesional, hence become the unofficial reason behind that statement).



Kalau memang banyak instructor yang kuatir, dan pada kenyataannya bisa merasakan bagaimana kualitas rata-rata diver dengan log 4, disisi lain, aturan, ada statement resmi yang memperbolehkan....
Bagaimana ini akan disikapi ?
Yang jelas, seharusnya, jika ada kecelakaan penyelaman, akan sulit mengeluarkan statement : "Kenapa tidak diving dengan profesional ?"



Intermeso.....
Kalau dari pengalaman selama diving, lulusan PADI dan SSI (organisasi yang diver nya termasuk paling banyak di Indonesia) rata rata saya lihat cukup konservatif, dan berhati hati.
Jadi malah tidak berusaha 'memanfaatkan' ijin untuk bisa dive tanpa profesional....
Relatif terhadap, Ironisnya, justru saya lihat lebih banyak diver OW yang non PADI / SSI, yang berusaha diving tanpa profesional, singkatnya : kalau bisa sewa tabung dan pemberat saja.


cheers....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Thu Jun 12, 2014 11:24 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
Bantu jawab yaaa...
kunnikunni2003 wrote:
apakah OW course memang ditujukan untuk membuat seorang penyelam bisa menyelam sebagai buddy tanpa perlu adanya seorang proffesional (DM, Instructor, etc).

Betul. Tapi juga tidak ada larangan menggunakan guide profesional yang tentunya tanpa perlu menggantungkan nasib Anda ke tangan mereka. Ketika kita mengambil sertifikasi, batasan2 setiap level seharusnya sudah diinformasikan secara baik oleh sang instruktur. Atau silahkan baca2 kembali buku manualnya.

Quote:
hmmm... salah satu kondisi paling ekstrim yang saya bayangkan, yang menjadi kekuatiran saya

Jika pada saat ingin diving kekuatiran itu muncul, ya silahkan pakai guide kalo memang dirasa itu dapat membuat lebih nyaman. Atau dari pada jauh2 ke Tulamben dengan segala kekuatiran, mending coba dulu aja di Sea World Ancol. Diving bukanlah kegiatan yang sepenuhnya bebas dari risiko, jika tidak siap, jangan diving dulu.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Wed Jun 25, 2014 11:27 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Saya setuju dengan tulisan Cipto soal sphere of awareness.

Porsi training ini sangat penting dan menentukan kesiapan seseorang untuk melakukan diving dengan aman dan menyenangkan.

Di BBX, kami selalu utamakan situational awareness, sebagai basic untuk mempersiapkan seorang diver menjadi diver yg baik dan bertanggungjawab atas keselamatan dirinya, orang lain dan environment.

Untuk memasukkan situational awareness dalam proses training bukan hal yg sulit dan berdurasi lama. Tidak akan memberikan beban tambahan yg signifikan kepada instructors.

So balik lagi soal kesiapan diver untuk menjadi independen akan kembali ke instructors dan proses pengajaran. Good instructors akan mencetak good divers. Masalahnya kita sering lupa, seperti apa sih kriteria seorang good instructor? Kembali ke kitab, kembali ke common sense.

Satu contoh, instructor yg bagus adalah instructor yg menyempatkan dirinya untuk pergi menyelam, bukan untuk mengajar. Ya, kalau instructor hidup hanya di dalam teaching environment, dia akan kekurangan exposure terhadap real-life situation, dan pada akhirnya situational awarenessnya jadi rendah. Saya cukup sering menemuk instructor yg jenis begini. Pokoknya banyak murid.

Banyak juga instructor yg sangat text book. Balik lagi ke paragraph di atas, dia nglotok di text book tapi wawasannya sempit sehingga sulit memberikan contoh real-life situation kepada student. Contoh, seberapa sering kita melihat seorang instructor atau dive pro memberikan contoh dive planning pada suatu dive group? Pasti jarang banget, karena umumnya mereka sudah memakai standard plan yg itu-itu aja dari dive ke dive.

Kalau saya pribadi termasuk orang yg setuju bahwa sejak jenjang pertama seorang diver harus bisa survive independently. Kalau dia gak bisa survive secara independent, don't even think to try diving. Sekaligus menjawab, semua yg sdh dibuat dalam training syllabus ya harus disampaikan oleh instructor maupun melalui self-study, dan bisa dimengerti serta dikuasai oleh setiap dive secara sangat baik. Ingat aja lagi prinsip risiko dari uncle Murphy: anything that can go wrong, will.

Salam,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: To become Independent of a Professional....
PostPosted: Fri Jun 27, 2014 10:43 am 
Offline

Joined: Mon Jun 21, 2010 10:29 pm
Posts: 171
Location: Rotterdam
Cuman mau sharing pengalaman menyelam tanpa dive guide. Di Bonaire, yg umumnya dive sites bisa diakses melalui pantai, dari diving center yg berafiliasi ke PADI, memperbolehkan saya dan buddy dive saya yg saat itu cuman punya Open Water sertifikasi untuk menyelam berdua saja. Dive log kami saat itu masih dibawah 50 logs.

Kami diharuskan melaporkan dive site yg akan kami kunjungi ketika menukar tank udara di tank station yg berada di seputar pulau Bonaire. Dan saya harus akui manajemen penyelaman di Bonaire secara keseluruhan sangat rapi dengan informasi dan peta dive sites yg jelas bagi turis penyelam. Selain itu dive sites di Bonaire rata-rata calm waters, kecuali di beberapa daerah dan itupun kami dapat informasi yg jelas atas bahaya yg dapat dihadapi di dive site tertentu.

Ini report diving trip saya di Bonaire -http://indahs.com/2011/03/19/bonaire-divers-paradise/

Semoga setidaknya bisa memberikan gambaran praktek menyelam tanpa profesional dive guide di lokasi lain yg dianggap wajar bagi kalangan turis pengunjung pulau Bonaire.

Oh ya, kalau dive guide itu harus Dive Master, sepertinya ini bakalan ribet untuk dipraktekkan di Indonesia karena masalah ekonomi juga, tapi laen lah kalau resort atau LOB mau investasi kapital ke dive guide-nya. Selama ini kebanyakan dive guide lokal yg saya temui di Indonesia, bahkan di resort yg lumayan mentereng pun, mereka memiliki dive guide dgn sertifikasi maksimal Rescue Diver. Saya sebagai turis gak mempermasalahkan hal ini selama dive guide memiliki leadership yg baik, bahasa Inggris memadai (karena buddy dive saya bukan org Indonesia) jd saya gak mendadak jadi translator setiap briefing, aman dalam menyelam dan tahu lokasi penyelaman dengan baik. Nilai plus plus plus kalau dive guide bisa nunjukin marine species yg langka dan unik.

_________________
indahs travel story & photography - http://indahs.com/


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 13 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 5 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: