It is currently Fri Nov 24, 2017 5:12 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 5 posts ] 
Author Message
 Post subject: Jika Trip LOB, ini yang patut di perhitungkan.........
PostPosted: Sat Jan 11, 2014 8:49 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Guys n Girls,

Saya mau bagi ilmu lagi nih. LOB = Live On Board.

Semua dive trip pada ujung ujung nya value nya adalah dollar per dive dan berapa jauh dive spot idaman yg akan di kunjungi.

Jarak adalah waktu, waktu adalah uang.
Jarak jauh makan BBM banyak dan trip LOB yang berdasarkan charter harian pastinya, waktu yg di buang untuk going A to B adalah waktu yg kita bayar.

Contoh yang gampang. Jika kita base nya di Kuta atau Sanur Bali, 2 dive di Tulamben akan lebih murah dari 2 dive di Nusa Penida Crystal Bay. Dimana kapal di pakai, biaya naik drastis, apalagi jika speed boat cepat dan relatif lega.

LOB adalah satu satu nya cara dapat diving di lokasi jauh yg tidak bisa di akses pakai mobil/darat.
Banyak lokasi indah yg memang di pelosok nun jauh.
LOB juga merupakan hotel nya diver sekalian.

Kita ambil harga charter harian yang medium deh, US$3,000 sehari atau Rp36 juta dengan kapasitas 10 diver tamu.
Ini jatuhnya US$300 per person per day.

Saat ini LOB bagus akan minta sekitar US$365 - US$450 jika per diver per day, alias tamu saling tak kenal. Di LOB bagus, siap siap booking 1 tahun di muka.
http://www.thesevenseas.net/rates.html
http://www.mermaid-liveaboards.com/book ... id-i-2012/
http://www.amira-indonesia.com/schedules-prices.html
http://www.pindito.com/availability.html#ter_223538


Criteria apa yg patut di perhatikan :

01. Kecepatan jelajah.
Setiap trip hari pertama dan hari terakhir akan hilang untuk menuju ke dan balik dari lokasi, tergantung berapa jauh lokasi. Semakin pelan kapal nya semakin rugi diver nya. Semakin cepat kapalnya artinya investment mesin dan biaya BBM bagi LOB besar. 6.5 knot tanpa arus adalah cruise speed standard umum yg termasuk bagus, 8.5 knot adalah sudah bagaikan Ferrari. 5 knot masih umum di banyak LOB. Dimana mobilisasi ke lokasi berikutnya dan berikutnya tidak cukup di tempuh saat 12 jam malam hari karena kapal terlalu pelan dan siang hari ikut tersita, kita rugi sudah. Lokasi khusus super jauh memang akan butuh lebih dari sekedar 12 jam malam hari, ini di maklumkan.
12 jam pada 8.5 knot = 102 n.mile
12 jam pada 6 knot = 72 n.mile. Untuk 102 n.mile perlu 17 jam. Hilang hampir 2 dive nih di siang hari esok nya.
12 jam pada 5 knot = 60 n.mile. Untuk 102 nmile perlu 20.4 jam. Hilang 3 dive sudah di siang hari esok nya.


02. Toleransi check-in check-out time
Port to port adalah hitungan LOB. Pijak kaki let say di Ambon untuk mulai trip Banda, ending di Ambon.
Jika LOB mulai jam 7 pagi dan bukan hitungan check in time standard jam 11 pagi lalu pulang ke Ambon ada toleransi jam 9 malam pun di hitung same day dan bukan jam 2 siang sebagai end of day, itu sudah hampir 1/2 hari bonus dan dinner pasti dapat. Ambon >> Banda sekitar 21 jam pada 6 knot. 1/2 hari bisa sama dengan 1 last extra dive.

03. Perahu Karet atau dive dinghy atau sebut Zodiac deh.
Dari segi safety, minimal 2 perahu karet harus ada, 3 lebih baik. Yg ketiga boleh kecil dengan kapasitas cukup 3 diver dan ini murni back up. Yang 2 lagi harus bisa handle masing2 50% dari total diver dan guide. Dimana praktek mobilisasi diver dari mother boat ke lokasi selam perlu 1 Zodiac mundar mandir karena diver ada 16 + 3 guide dan zodiac besar cuma ada 2 dengan kapasitas 6 diver.......itu LOB tidak paham safety.
LOB karena besar, tidak lincah dan selalu akan jangkar di tempat aman, maka Zodiac harus mampu bawa semua diver tanpa mundar mandir dan tetap minimal 1 Zodiac kecil murni back up. Kata kunci nya adalah harus ada Zodiac back up.

Pada lokasi ada arus, praktek mundar mundir karena 2 Zodiac utama tidak bisa handle 100% kapasitas tamu dan guide saat dive selesai, itu bahaya sekali. Kapasitas Zodiac tidak bisa di hitung sebagai kapasitas tok. Waktu adalah biang kerok trouble hilang nya diver. Kita bahas scenario hanyut dan bukan kasus di bawah air.
Zodiac adalah SAR platform juga, maka setiap saat ada diver yg bandel dan surface nya nun jauh lalu diver lain belum naik semua ke Zodiac, kapasitas Zodiac jadi useless sebab misi SAR nya mengharuskan si Zodiac layani ini diver nun jauh, dengan resiko kehilangan visual saat diver lain mulai naik. Maka Zodiac back up kecil harus lah ikut menjadi bagian dari dive support. Hanyut nya diver berdasarkan waktu, maka setiap saat Zodiac buang waktu melayani cuma 1 diver hanyut jauh, potensi diver lain jadi hanyut akan tinggi. Yg paling rawan adalah diver naikan sosis tapi deco 20 menit pulak. Mau tak mau Zodiac akan perlu jaga diver ini dan meresikokan yang lain. Disini asset Zodiac back up akan jadi HARUS ada.

Scenario di atas adalah lokasi di mana hanyut ke laut lepas dan bukan parallel ke pantai nya pulau.
Contoh gampang jika di Komodo di Batu Bolong deh. Batu se ceplok doank di tengah selat.

Di LOB, lokasi selam dimana hanyut langsung ke laut lepas, nyawa kita di tangan operator Zodiac.
Jika lokasi parallel dengan pantai dan dekat dengan pantai, asal mau repot merayap ke arah dangkal dan jadi monyet nunggu di pasir.......masih bisa.

Minimal 1 zodiac harus punya jarak tempuh 150 mil laut atau 110% dari jarak lokasi selam terjauh ke kampung terdekat. Sukur2 kota kecil terdekat. Di jelaskan di 05. MESIN.


04. Unlimited Water
Jika kapal tidak ada water maker , ini problem besar sebab beli air itu buang waktu minimal 4-6 jam atau 1 dive hilang. Kita bayar tuh waktu hilang. Saya pernah charter kapal Euro 3000 sehari pada 2007, kampret tak ada water maker nya. Lain cerita jika tempat jangkar malam hari ada penjual air. Di mana siang hari, jam 7 pagi sampai 5 sore, jika tidak ada night dive.........itu lah diving activity nya....itu waktu milik kita.


05. MESIN
Lebih aman kapal ini bermesin baru dan mesin marine tulen, di banding pakai mesin bekas truk dan di marinize lokal. Umumnya LOB bermesin 1. Maka jika mesin rusak dan laut dalam ( jangkar tak akan sampe ), potensi hanyut dan bisa juga menabrak ujung pulau atau batu di tengah laut, bisa saja terjadi. Disini lah guna nya 1 zodiac harus punya jarak tempuh 150 mil laut atau 110% dari jarak lokasi selam terjauh ke kampung terdekat. Minimal kita tau bisa ke kampung terdekat jika memang di butuhkan. Apalagi jika si kapal LOB kebakaran...amit2

Di Indonesia lokasi selam terjauh dari kampung kecil adalah Lucipara ( 125 n.mile ) dan Pulau Gunung Api di Banda ( 80 n.mile ). Zodiac 6.xx meter, tangki BBM asli nya dan di tambah drigen bensin memadai, bisa tempuh jarak 150 n.mile.

Portable GPS dengan peta electronic dan batere cadangan harus ada.


06. Radio marine VHF portable di semua Zodiac dan 1 di kalungkan di crew LOB.
Dimana ada lebih dari 1 Zodiac, sering kali saat terpencar jemput diver, saling asumsi diver X sudah di Zodiac lain dan akhirnya tertinggal itu diver. Cross check diver siapa sudah naik harus di lakukan setiap saat. Tindakan SAR effektif juga tidak bisa di lakukan tanpa radio ke semua Zodiac dan LOB.


07. Compressor sehat dan filter besar. Sudah di bahas di compressor ownership.
Jumlah tabung dan kapasitas compressor harus bisa layani dive berikut dalam 3 jam.
250% jumlah tabung di banding diver adalah aman. Malam hari compresor di geber.
Minimal 200 liter/menit x 2 compressor untuk 12 diver termasuk guide.
4 dive sehari itu mudah di lakukan jika compressor dan tabung memadai dan juga jumlah Zodiac dan kapal LOB relatif cukup cepat cruise speed nya jika memang pindah2 jarak dekat di butuhkan.

08. EPIRB ( PLB nya kapal ) untuk kapal LOB harus ada.
09. Telfon satelit minimal Byru harus ada, lebih baik ada cadangan Inmarsat atau Thuraya.


10. NAVIGATION SYSTEM
- GPS chartplotter dengan peta lengkap dan back up peta kertas
- Radar
- Depth sounder
- Marine VHF permanent dengan antena tinggi
- SSB radio <<< tidak mutlak perlu jaman sekarang selama ada telefon satelit


11. Pemadam Kebakaran automatic di engine room. Bukan manual semprot.
Pemadam kebakaran portable, beberapa unit 5kg harus ada.

UPDATE : lupa euuy
12. Life Raft dengan kapasitas 100% dari tamu dan semua crew. Life jacket juga lah yau.


Soal kemewahan kapal dan makanan tak saya bahas.
Saya bahas hanya basic mekanikal, safety SOP dan asset diving nya.

Safe voyage..........

_________________
Used to be dumb but no more....


Last edited by Surya Prihadi on Sun Jan 12, 2014 4:13 am, edited 1 time in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Jika Trip LOB, ini yang patut di perhitungkan.........
PostPosted: Sat Jan 11, 2014 10:07 pm 
Offline

Joined: Wed Jul 17, 2013 11:53 am
Posts: 276
Location: Buitenzorg, Rain City, Kota Sejuta Angkot
^:)^ ^:)^ ^:)^

_________________
Regards,
Adri


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Jika Trip LOB, ini yang patut di perhitungkan.........
PostPosted: Sun Jan 12, 2014 10:08 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
.
JIKA BUKAN LOB - MEKANISME DIMANA 1 DIVE BOAT BISA BERBAHAYA

Selama diving perlu kapal, walaupun bukan LOB, di mana lokasi arus keras, Zodiac tetap di perlukan sebagai mata kedua dan SAR platform ke dua.

Akan di bahas contoh klasik dimana Zodiac sangat di perlukan, jika bukan LOB tetapi boat diving day trip.
Boat diving trip yang bukan LOB, sama dengan LOB yang hanya punya 1 Zodiac dalam arti pelayanan SAR.

Semakin banyak diver, semakin tidak aman boat diving dengan 1 kapal tanpa bantuan Zodiac di lokasi ber-arus.
Sekali lagi, jangan di hitung capacity ratio, hitung SAR ratio nya. Dive boat saat melayani diver yg sedang naik, besar atau kecil, tetap itu dive boat nyaris useless bagi diver berikutnya yang sedang hanyut jauh.


Contoh salah satu lokasi berpotensi berbahaya dengan dive boat hanya 1 dan tanpa bantuan Zodiac lalu diver adalah 5 termasuk DM. Maka 4 diver tamu.

BATU BOLONG KOMODO

http://www.komodo.travel/komodo-diving/ ... tu-bolong/

Image

Worse case scenario 4 diver bergajul dan 1 DM adalah :
- Semua diver misah di bahwa air. Maka 3 terpisah, 1 di nempel ama DM.
- Semua diver naik terpisah beda beda waktu, asumsi DM dan 1 diver naik pada menit 1 karena sudah commit sekian menit naik dan setiap 3 diver lain naik 3 menit berikutnya, by the time diver tamu ke empat muncul di permukaan, 9 menit sudah berlalu.


Kejadian 2008 di bawah ini di batu Bolong bukan karena diver bergajul :
http://www.telegraph.co.uk/news/worldne ... nesia.html

Pada prinsip nya cukup mudah urai kejadian ini.
Batu bolong keliling adalah drop off bagaikan wall, artinya flat area dangkal tidak banyak sangat.
Air di sini keliling nya Batu Bolong sekitar 75 - 100+ meter kedalaman, tergantung berapa jauh dari Batu Bolong.
Maka SOP pasti, dive boat akan tunggu tidak jauh dari Batu Bolong, sebab area dive nya tidak lah luas.
Tergantung profile naik diver dan dari kedalaman berapa TERDANGKAL yg saat itu ada arus, jika 20 meter adalah kedalaman diver mulai naik dan mulai kena arus alias drift, maka tercepat diver akan naik ke permukaaan adalah
10 meter per menit ke 10 meter dari 20 meter = 1 menit
10 meter per menit ke 3 meter = 40 detik
Safety stop 3 meter selama 3 menit = 3 menit >>>> Total 4 menit 40 detik tercepat.

Bagi yang sosis nya cuma 6 meter tali nya, dan asumsi hanya naikan sosis di 3 meter minimal 2 menit sudah hanyut nya. Bagi yang sosis nya ada tali 25 meter, bisa lah sosis berkibar pada saat keputusan untuk surfacing dilakukan.

Maka jika ada Zodiac, posisi tunggu Zodiac yang aman adalah minimal 6 menit dikalikan kecepatan arus saat itu dan kapal dive utama tetap pada posisi tunggu standard. Sebaiknya malah di balik, yaitu Zodiac tunggu di dive spot dive dan boat utama yg tunggu 6 menit away, toh dive boat utama yang memiliki kapasitas naikan semua diver.

Jika saya yg berposisi sebagai DM, pertanyaan pertama saya lontarkan ke diver di jemput adalah, siapa saja ber buddy dan dimana posisi terakhir nampak diver tersebut. Ini bisa berikan info siapa sih yang potensi drift lebih jauh lagi atau siapa yg masih dekat dengan dive spot.

Jika spotter berdiri di dive boat utama dan mata 2 meter di atas permukaan air, dengan mata bagus/sehat dan rajin scanning the horizon, radius maximum 900 meter masih bisa tengok sosis ukuran standard saat matahari sedang di posisi atas tak ganggu/silau. Artinya pada posisi 6 menit away dari dive spot, mata masih mudah mencari minimal extra 500 meter radius lagi sosis diver ke arah down current dan keliling.

500 meter bernilai :
- 77 meter per menit pada 2.5 knot, 500/77 = 6.4 menit drift
- 108 meter per menit pada 3.5 knot, 500/108 = 4.6 menit drift

Jika SOP jarak tunggu dive boat utama bisa di buat, dan Zodiac kecil di libatkan diving akan lebih aman di Batu Bolong saat ada arus. Miliki radio di dalam cannister minimal di pegang oleh di DM, akan bantu lebih banyak lagi. Asal crew di kapal dan Zodiac masing2 pegang radio juga. PLB disini tidak effektif sangat secara response time. Jika pun signal di kirim setelah 20 menit hanyut, emergency contact kita untuk bisa contact dive operator lalu ke dive boat bisa makan waktu ber jam-jam untuk 1st contact. Jika 3 jam saja response time nya.......pada 2.5 knot , 7.5 n.mile sudah hanyut yah . Jika pun dapat kordinat posisi hanyut si diver dari BASARNAS/COPAS SARSAT, umur berita itu minimal 20 menit yg lalu saat di terima dive boat karena mekanisme relaying signal nya, asumsi ada telefon satelit nya dan komunikasi ke emergenc contact sang diver bisa in-real time ke dive boat.

Jarak 7.5 n.miles dengan dive boat kayu yg let say juga 7.5 knot service speed deh, 1 jam sudah melayang.... sudah keburu 3.9 KM beda posisi si diver setiap 1 jam delay pada arus 2.5 knot. Tiga kali positioning update minimal di perlukan dari Basarnas>>>emergency contact>>>dive boat untuk pencarian yang sukses.

Pertanyaan nya adalah :

AA. Emergency contact si diver bisa kontak si dive boat kagak ? :sad: ada telefon satelit di kapal atau signal HP ada kagak di lokasi selam ?
BB. Pemilik PLB wajib berikan dive & float plan ke sang emergency contact pada setiap trip.
CC. Emergency contact kudu paham baca kordinat, supaya pencatatan dan informasi ke dive boat tidak error.
DD. Lalu, dive boat punya GPS kagak ? Dimana lokasi banyak pulau, sering GPS tak di pakai karena visual navigation mudah. Nah Loh !!

Nah, pemilik PLB kalian sudah siapkan AA - DD belum jika lakukan trip jauh ?
Kalo saya selalu lakukan/adakan AA-DD setiap trip jauh.

Kalo kita di Amerika atau negara kaya akan asset SAR no problem. Heli gratis akan di kirim untuk cari diver dalam sekian jam. Kita di Indonesia euuy, kudu mikir asset SAR nya gimana ?


BALIK KE KASUS KOMODO 2008
Kasus 2008 tidak jelas di satu hal, berapa total diver nya saat dive session tersebut.
Yang di sebut hanya 5 yang drifted lalu hilang dan untung jadi dayak 2 hari di Rinca dan ter rescuekan.
Jika hanya 5 diver tok , semua naik bareng dan hilang juga, lalu si DM ( cewek dan owner dan instructor pulak ) lakukan pengibaran sosis pada 3 meter saat safety stop.............kapten dan crew boleh di gebok rame2. Yg pasti dive di Batu Bolong sudah dilakukan oleh operator ini ratusan kali. Maka SOP pasti ada cuma taken for granted ajah.
Zodiac memang tak pernah ada. Jika 5 diver semua kumpul jadi satu saat naik, artinya tidak ada diver bergajul nya.

Drift jauh adalah satu hal, mekar melebar adalah problem kedua.
Mekar melebar lah yang hampir buat saya hilang diver di Ambon dengan 10 diver dan 3 Zodiac.
10 diver ini, selalu 3 gabung dan yang 7 semua pisah beda-beda lokasi naik nya, termasuk saya :mrgreen:
Saat itu Murphy Law main peranan, diver yg hampir hilang, radio nya kelelep jadi rusak. Maka selalu lah berfikir worse case. Karena saya berfikir worse case, saya sempat freedive ke dia dan berikan senter saya ke diver ini saat dia masih 20 menit deco obligation dan sosis nya masih dalam jarak pandang dan emang Zodiac dimana saya berada lagi tungguin ini diver. Senter saya berikan sebab dia mulai deco sudah jam 5 sore. Zodiac lepas mata dari sosis si diver ini karena kudu lakukan SAR gabungan untuk 1 diver lagi. Wele2, Murphy Law banget. Moral of the story adalah, sosis bukan lah jaminan mudah di cari tuh diver. Saya berani tinggalkan dia karena fikir sosis so visible mana mungkin susah cari ulang. Ternyata problem nya ada di mekar/melebar jarak saat deco drift, bukan hanya jarak menjauhi dive spot.



Batu Bolong di bawah.
Image
Per Garis merah adalah 386 meter.
Segitiga imaginary di buat untuk tengok potensi mekar melebar hanyut nya diver.


Batu Bolong close up
Image


Batu Bolong di Komodo
Image


Batu Bolong masih termasuk lokasi OK OK sebab batu cuma lebar 60 meter.
Yang potensi lebih bahaya adalah jika itu batu memanjang sampai 500 meter dan sisi lebar di hantam arus.
Blind spot akan sangat besar.

Yes, diver pakai radio akan bantu SAR saat diving di lokasi arus kuat seperti Batu Bolong.
Tetapi seperti kata Murphy Law, what can go wrong WILL GO WRONG.
Adakan Zodiac dan dive boat utama tunggu down current sejauh sesuai hitungan ascent "X" menit di kalikan kecepatan arus adalah SOP yg perlu di lokasi macam ini.

Sekarang kita simak jika LOB di pakai.
Jika LOB di pakai, minimal pakai LOB tunggu di down current terjauh sebagai spotter platform karena menang tinggi. Tinggi adalah ke untungan, apalagi saat pakai binoculars 7 x 50.
Adakan dua spotter, satu sapu jam 6 ke jam 12 dan satu sapu jam 12 ke jam 6.
1 Zodiac stand-by di dekat Batu Bolong melayani diver yg punya sosis dengan tali 25 meter.
1 Zodiac stand-by 500 meter down current atau 60% dari estimated maximum drift distance.
Radio harus ada antara semua LOB dan Zodiac lah.
Coba jika Zodiac imut2 ke 3 ada......25% resiko bisa di kurangkan.
Jika LOB tidak aktif jadi spotter station di posisi down current dan tidak ada Zodiac ke 3, 50% naik resiko nya.

Disini juga bisa di lihat, siapa diver yang tidak ada sosis bertali 25 meter dan main di arus, dia rugi besar karena delay visual sosis nya berkibar. Jangan fikir sosis naik , lalu selalu dalam hitungan detik crew kapal pasti tengok. No way. Makin dekat dengan dive spot dan makin lama sosis berkibar, baru lah probability nya sosis di lihat crew naik drastis. Sekali lagi Waktu...waktu...waktu....menentukan.


Satu hal yang harus di pertimbangkan adalah pelan nya diver naik dari air ke Zodiac atau dive boat utama.
Per diver naik dari air sampai kapal , 2 menit hilang cukup umum.
Makin lelet diver naik ke Zodiac atau dive boat utama, resiko diver lain hanyut makin tinggi.
Di Zodiac umumnya cuma 1 crew. Mata dia ter kunci ke diver yang akan naik. Dia yang angkat BCD + tabung, cape neh. Mata crew ini hilang fungsi SAR atau spotter nya sekian menit dikalikan jumlah diver yg akan naik ke Zodiac.

Pada dive boat utama dengan crew memadai, 1 spotter abadi bisa di adakan. Kapten cuma bisa tengok 180 derajat ke depan tok. 2 crew lain angkat BCD + tabung, fungsi spotting dive boat utama tak hilang....asal crew cukup.

Jika dive boat utama crew nya cuma 2 termasuk kapten, tak ada Zodiac pulak dan main di lokasi arus.....sial lah diver yg pakai kapal ini.

Jika day trip di pakai kapal, semua saling tidak kenal, lalu ada satu saja yang bergajul, bisa diver lain celaka karena si bergajul. Saat cari tuh diver bergajul jika dia hanyut jauh, diver lain yang belum naik di kapal jadi tidak di cari atau nampak mata.


Arus 2 knot ke atas, "time to spot a diver" menentukan safety para diver. Setiap delay adalah resiko.

Masih segar kan ingatan kasus Lombok-Gili-T 2013 September ?
http://www.forumselam.com/viewtopic.php?f=17&t=4260
Shore dive ajah bisa kasus. Cape deh.

2012 July juga ada kasus, tapi dari Sekotong Lombok, di selatan, sisi Samudra India.
http://www.thejakartaglobe.com/archive/ ... -official/
http://regional.kompas.com/read/2012/07 ... witter.com


Pada 2.5 knot arus, hilang visual contact 20 menit itu sudah rawan sekali.

Cukup sudah alam ber resiko, jangan pulak ada manusia tambah perkara.
Last advice, kalo naik LOB atau day trip dengan kapal bersama tamu tak di kenal, pelajari diver mana yang bergajul.
Selain alam , 1 diver yang konyol bisa buat banyak diver lain berpotensi cilaka sebab diver kayak gini akan buat delay bagi yang lain. Delay jemput di lokasi arus = hanyut jauh.

Dive Safe............


.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Jika Trip LOB, ini yang patut di perhitungkan.........
PostPosted: Tue Jan 14, 2014 4:48 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
wah bener bgt nih soal itungan kapal cepat, bensin boros mahal biaya, sedangkan kapal lambat, bensin irit, lbh murah tapi rugi di waktu, hahah jadi gak ada yah yg lob jauh tapi bs murah dengan tetep faktor keselamatan diutamakan nih yah

kadang kan kita tergiur dengan biaya murah, cost sharing, promo atau apapun itulah demi potongan harga yang sebenernya berarti potongan safety nya juga ya pak. tapi emang bener banget sih yg namanya di laut yah gak ada yg murah kan tuh....

nah permasalahannya untuk komsumen adalah konsumen gak faham spek dari boat nya seperti apa nih dan si penjual jg mungkin gak ngerti juga yah boat yang akan mereka pakai seperti apa nih kondisinya dan efek nya apa terhadap trip yg dia jual.

mungkin yg bs kita lakukan adalah lebih mempersiapkan diri masing2 diver aja kali yah dan jg mengurangi diver begajulan dan supaya semua diver di boat memiliki standar prosedur yang sama misalnya semua bawa sosis, senter dan peluit. dan apabila gak ketemu bbatu atau reeef yg dicari dan terlepas dari grup segera aboard dive dan naik ke permukaan untuk re drop lagi tanpa safety stop atau apalah prosedur yang disepakati bersama.....

ayo sharing nya dari temen temen yang lain nih

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Jika Trip LOB, ini yang patut di perhitungkan.........
PostPosted: Wed Feb 05, 2014 9:55 am 
Offline

Joined: Mon Sep 30, 2013 4:17 pm
Posts: 86
Location: Padang - West Sumatra
Luar biasa perhitungannya Pak..

Saya bacanya msti berulang-ulang dan pelan2..
Jadi pengen nih sesekali bisa ikut nyelam bareng dengan Om Surya, biar ditularkan ilmunya :D

Kapan nih Om, bikin LOB untuk member forsel, jadi berhari2 satu kapal, bisa tertular ilmunya agak banyak?

::


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 5 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: