It is currently Fri Oct 20, 2017 4:42 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 23 posts ]  Go to page 1, 2  Next
Author Message
 Post subject: Klasifikasi..??
PostPosted: Sat Jul 13, 2013 11:35 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Oct 19, 2011 6:53 pm
Posts: 115
Malam om admin dan para divers :D
Mo tanya nih soal rescue dive,Kebetulan ada teman yang aktif di lembaga Rescue nih.
lebih sering aktivitasnya di pencarian korban laka sungai/waduk yang notabene tahu sendirilah sungai2 di negara kita seperti apa #-o #-o hampir rata2 visibility zero.
Teman saya sendiri kebetulan license kalo engga salah " Advance Open Water " nya PADI, agak rancu ketika saya coba buka2 buku dan beberapa video mengenai Rescue Dive Course yang mana titik beratnya lebih ke penyelamatan dan peminimalisiran korban di air ( lebih spesifik ke scuba )
Sebenarnya ada klasifikasi / aturan khusus engga di indonesia mengenai Rescue dive seperti yang dijalani oleh teman saya..?? apa mungkin penerapan di rescue dive course bisa diterapkan di profesi teman saya??

Thank. :)


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Sun Jul 14, 2013 12:53 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
Rescue yang dimaksud cuphe pastinya berbeda dengan kompetensi rescue pada jenjang recreational diving.

kalo rescue tersebut sifatnya sukarela, tapi tetap dibutuhkan training tambahan menyesuaikan keadaan alam, disamping kesiapan mental dan keberanian dari personil

di Indonesia belom ada aturan baku tentang kompetensi penggiat water rescue atau underwater rescue/recovery, syaratnya simple, bisa diving (apabila menggunakan peralatan selam) dan mau/berani melakukan kegiatan tersebut

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Sun Jul 14, 2013 1:36 am 
Offline
User avatar

Joined: Wed Oct 19, 2011 6:53 pm
Posts: 115
oceanographer wrote:
Rescue yang dimaksud cuphe pastinya berbeda dengan kompetensi rescue pada jenjang recreational diving.

kalo rescue tersebut sifatnya sukarela, tapi tetap dibutuhkan training tambahan menyesuaikan keadaan alam, disamping kesiapan mental dan keberanian dari personil

di Indonesia belom ada aturan baku tentang kompetensi penggiat water rescue atau underwater rescue/recovery, syaratnya simple, bisa diving (apabila menggunakan peralatan selam) dan mau/berani melakukan kegiatan tersebut



Makasih Bang Nando.. :D
Jadi emang belum ada aturan baku yang mengatur soal itu ya...??
Mengenai license rescue juga belum ada standarnya juga kalo begitu..??
Bagus kali ya kalo coba buat silabus dari pengalaman2 para penggiat seperti mereka ( setidaknya sebagai modal awal / referensi untuk mencoba mendetilkan mengenai selam rescue tadi )...


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Sun Jul 14, 2013 5:35 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
Yang pasti dibedakan saja rescue antara penyelamatan/recovery/evakuasi korban hidup atau pencarian/evakuasi korban meninggal

Kalo rescue korban hidup jelas ada standard nya, metode penyelamatan di sungai ada standard nya, metode penyelaman zero visibility juga ada standardnya, tinggal di compile jadi suatu kurikulum kompetensi dan disahkan oleh badan yang berwenang, saya kira seperti itu seharusnya,

soalnya sedikit sekali keahlian yang disertifikasikan di Indonesia, padahal sertifikasi tersebutlah yang akhirnya akan dijadikan dasar penilaian kemampuan seseorang, tujuannya jangan sampai suatu tindakan dilakukan oleh seseorang yang tidak berkemampuan, pada suatu scenario penyelamatan yang gagal, niat menyelamatkan satu malah harus menyelamatkan dua

Tapi ya itu tadi kenyataan dilapangan memang tidak pernah se-ideal aturan

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 12:08 am 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
cuphe wrote:
apa mungkin penerapan di rescue dive course bisa diterapkan di profesi teman saya??

sangat mungkin donk, apalagi ditambah search & recovery dan uw navigation. gw sulit membayangkan sang teman hanya bermodalkan advanced mampu memberikan rescue breath/cpr/oxygen maupun prosedur penyelamatan kepada korban secara baik dan benar.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 6:23 am 
Offline

Joined: Mon Aug 30, 2010 9:12 am
Posts: 166
Semestinya sertifikatnya public safety kayaknya tuh, atau coast guard ?? CMIIW yaahh ...

Etanto


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 7:53 am 
Offline

Joined: Sun Apr 29, 2012 12:56 pm
Posts: 49
di padi ada Speciality : "Search and recovery diver" related kah??
mungkin karna ini untuk recreational, bukan untuk body/human recovery, jadi agak beda

tapi mungkin ada metode search nya ada yang sama... pernah deh liat di forum ini ngebahas tentang "search and recovery" or related
Image
Attachment:
Circular_search_pattern.png


dari SSI jg ada
http://www.mermetsprings.com/index.php/ ... h-recovery

tapi untuk SAR mungkin ada SOP dan teknis yang sedikit beda kali ya??


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

_________________
Hardy
085266344428
322305f9


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 8:54 am 
Offline

Joined: Wed Jul 14, 2010 1:44 pm
Posts: 163
Location: Midden - Java
walaupun sangat "rewarding" kalau kita dapat mendedikasikan hidup (kemampuan) kita untuk menolong orang. Namun klasifikasi (pendidikan) bagi seorang rescuer mutlak dibutuhkan, tanpa itu sangat mungkin sang rescuer akan menjadi victim berikutnya.

case study dave shaw di Afrika Selatan http://www.youtube.com/watch?v=rTlmJeP2Cr0

banyak sekali organisasi penyelamat amatir seperti di Inggris (life boat organisation) atau life guard di australia. Saya dengar yang beginian totaly pangabdian, namun tentunya dengan pelatihan-pelatihan yang menunjang untuk personilnya

_________________
If you don't want it, don't bother making it


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 10:29 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
Pendidikan/knowledge seorang penyelam ga selalu dari asosiasi/agency selam kan?

Kalo ambil rescue diver, badan yg men-sertifikasi EFR/CPR kan bisa dari PMI/paramedic/hospital dll, tapi kan sertifikasi EFR/CPR sendiri boleh diambil oleh siapapun tanpa harus jadi rescue diver, non diver pun boleh

OOT, scientific diver sebaiknya punya background, marine science/biology/archaeology/geology

Kompetensi yg kita bicarakan nanti ya seperti itu lah, untuk air misal, ada boat handling, tali-temali, alat berat, fire, biohazzard, dsb
dan skill2 seperti itu seharusnya tersertifikasi layaknya sertifikasi pada selam

Makanya rescue squad itu biasanya team dengan berbagai macam keahlian

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 11:12 am 
Offline

Joined: Sun Jan 16, 2011 9:15 pm
Posts: 38
sekedar ikut menambahkan karena posting pertama diatas tentang rescue di sungai yang kadang zero fiz,
sebenarnya di BASARNAS ada banyak pelatihan dan setifikasi rescue ( jungle rescue, vertical rescue, confined space rescue, dll)
termasuk rescue perairan. Jadi bagaimana SOP mencari dan handling korban di perairan sudah ada standard tersendiri agar tidak terjadi korban berikutnya.. celakanya sangat banyak yang tidak tau hal ini mungkin karena kurangnya sosialisasi dari basarnas atau orang kita yang berpendapat kalo pelatihan lokal kurang keren... :D :D :D :D


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 4:39 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Oct 19, 2011 6:53 pm
Posts: 115
BotolKecap wrote:
cuphe wrote:
apa mungkin penerapan di rescue dive course bisa diterapkan di profesi teman saya??

sangat mungkin donk, apalagi ditambah search & recovery dan uw navigation. gw sulit membayangkan sang teman hanya bermodalkan advanced mampu memberikan rescue breath/cpr/oxygen maupun prosedur penyelamatan kepada korban secara baik dan benar.


makasih om

dalam rutinitas dan kasus teman saya total lebih ke pencarian korban ( death body ) di sungai,waduk dan semacamnya.
sukur bila dalam 1x24 jam bisa ditemukan,terkadang bisa 3 hari kemudian baru ditemukan.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 4:50 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Oct 19, 2011 6:53 pm
Posts: 115
dadut wrote:
sekedar ikut menambahkan karena posting pertama diatas tentang rescue di sungai yang kadang zero fiz,
sebenarnya di BASARNAS ada banyak pelatihan dan setifikasi rescue ( jungle rescue, vertical rescue, confined space rescue, dll)
termasuk rescue perairan. Jadi bagaimana SOP mencari dan handling korban di perairan sudah ada standard tersendiri agar tidak terjadi korban berikutnya.. celakanya sangat banyak yang tidak tau hal ini mungkin karena kurangnya sosialisasi dari basarnas atau orang kita yang berpendapat kalo pelatihan lokal kurang keren... :D :D :D :D



makasih om.
sangat menarik ulasannya,untuk hal itu kurang bisa banyak mengomentari saya.
karena kami ( teman saya maksudnya ) dalam setiap operasi pencarian selalu bekerjasama dan berkoordinasi dengan banyak instansi termasuk lembaga yang tersebut di atas.
dan dari yang sudah2 belum pernah kami mendapatkan informasi mengenai SOP standart tsb.
yang sudah2 penerapan pencarian relatif lebih dari SOP lokal yang diambil dari masukan2,pengalaman2 dan saran dari pendahulu/pelaku selam rescue sebelumnya.
kalo pelatihan lokal dianggap kurang keren gak juga menurut saya om,saya cuma licensed possi dan saya bangga dengan itu lho.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Mon Jul 15, 2013 5:03 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Oct 19, 2011 6:53 pm
Posts: 115
oceanographer wrote:
Pendidikan/knowledge seorang penyelam ga selalu dari asosiasi/agency selam kan?

Kalo ambil rescue diver, badan yg men-sertifikasi EFR/CPR kan bisa dari PMI/paramedic/hospital dll, tapi kan sertifikasi EFR/CPR sendiri boleh diambil oleh siapapun tanpa harus jadi rescue diver, non diver pun boleh

OOT, scientific diver sebaiknya punya background, marine science/biology/archaeology/geology

Kompetensi yg kita bicarakan nanti ya seperti itu lah, untuk air misal, ada boat handling, tali-temali, alat berat, fire, biohazzard, dsb
dan skill2 seperti itu seharusnya tersertifikasi layaknya sertifikasi pada selam

Makanya rescue squad itu biasanya team dengan berbagai macam keahlian


Nah ulasan Bang Nando makin bikin menarik nih....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Wed Jul 17, 2013 5:57 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Sedikit berusaha menjelaskan ya, kebetulan saya ada pengalaman di bidang operasi SAR...

1. Di Indonesia dan dimanapun di dunia kegiatan SAR diatur dan ada aturan main yang ketat
Kegiatan Search and Rescue adalah sebuah kegiatan (pekerjaan) yang regulated dan dipenuhi syarat-syarat. Kenapa begitu? Sederhana saja yaitu karena objective dari sebuah kegiatan SAR adalah untuk memberikan pertolongan dalam hal terjadinya peristiwa/ insiden/ kecelakaan/ musibah

Dalam kegiatan SAR sendiri seringkali dibutuhkan SDM dalam jumlah yang banyak, dan untuk ini koordinator SAR dapat merekrut relawan terlatih untuk membantu kegiatan SAR. Relawan terlatih ini umumnya dihimpun melalui berbagai organisasi masyarakat seperti mahasiswa, gerakan pramuka, gerakan kepemudaan, dsb.

Lembaga Rescue (sekarang banyak banget organisasi dengan tag "Rescue"), di Indonesia adalah BASARNAS. Organisasi lainnya di bawah BASARNAS biasa disebut sebagai elemen SAR (jika mereka sudah terlatih dan terdata), contoh misalnya Wanadri, Tramp, IOF dan lainnya.

BASARNAS maupun BNPB/ BPBD memiliki modul2 pelatihan/ training khusus untuk berbagai bidang SAR, yang mana modul2 tersebut akan membekali kompetensi yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mengambil bagian dalam suatu kegiatan SAR.

Kegiatan SAR yang bersifat volunterisme dapat saja dilakukan oleh masyarakat, namun demikian disarankan dalam hal terjadinya peristiwa sehingga perlu dilakukan SAR maka harus menghubungi elemen SAR terdekat (BASARNAS, Kepolisian, dll). Tujuannya adalah agar aktivitas SAR ini dapat dilakukan secara kompeten, profesional dan bertanggung jawab.

2. Klasifikasi Rescue
Sebelumnya sudah disinggung juga soal klasifikasi, misalnya Rescue Diver, apakah tergolong klasifikasi yang acceptable untuk dapat melakukan SAR secara profesional?

Secara profesionalisme dan kompetensi, kemampuan seorang water rescuer adalah jauh di atas rata2 kemampuan seorang recreational diver bersertifikat Rescue Diver. Rescue Diver atau setara pada agency lain lebih bertujuan menciptakan kompetensi pribadi pada seorang recreational diver untuk melakukan risk prevention, assessment dan memberikan pertolongan kepada buddy ataupun diri sendiri dalam keadaan mendesak. Sertifikasi Rescue Diver yg dimilikinya tidak memberikannya sebuah kompetensi, hak atau entitlement sebagai seorang Professional Rescuer. Secara teknik, teknik-teknik dasar pencarian dan pertolongan memang sudah diberikan sewaktu mengambil jenjang Rescue Diver dan ybs dapat memakainya kondisi menuntut.

Sebagai contoh soal EFR (Emergency First Responder) certification, ini adalah program basic training bagi lay person atau orang awam mengenai bagaimana cara melakukan pertolongan dasar jika kondisi memaksa (pra-pertolongan medis tiba). Namun demikian, seorang dengan sertifikasi EFR tidak memiliki kompetensi sebagai seorang EMT/ paramedic yang dapat menjadi ambulance crew. Ini contoh aja.

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Klasifikasi..??
PostPosted: Sun Jul 21, 2013 7:53 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jul 18, 2006 9:25 am
Posts: 399
Location: Sanur - Bali
Tahun 2009 ada sebuah perusahaan besar di Kalimantan mengirim 4 orang staff safety & rescue department mereka. Mereka dikirim untuk ikut program sertifikasi Rescue Diver Course dari sebuah agency recreational, padahal mereka sudah kerja di dept bersangkutan dari tahun 95-2000, mereka scuba certified thn 95-99 sebagai Advanced Diver. Umur mereka 48+ semua. Awalnya saya anggap ini janggal.

Begitu saya background check dan mereka sharing cerita & pengalaman mereka, kesimpulan saya waktu itu, mereka gila + perusahaan mereka juga gila! :D

Jadi scoop kerja mereka adalah : mengangkut pipa-pipa diameter 1m+ dari darat turun ke air, instalasi pipa termasuk perbaikan di bawah air, mencari barang pabrik yang tercebur di air, mencari rekan yang hanyut/tenggelam hidup atau mati, dan semua ini adalah dilakukan di Sungai Barito apa Sungai Mahakam (lupa saya) yang super butek dan masih ada buayanya.

Sekilas mengenai skill, selama kurun waktu lama itu, pola scuba diving mereka adalah :

hanya 1 dari 50 dives dimana mereka memakai fins. Sisanya ya hanya booties, karena mereka lebih banyak berjalan di dasar sungai, di kedalaman kurang dari 15m (menurut mereka). Konfigurasi regulator tanpa octopus, karena buat mereka selang octopus biang masalah sering nyangkut di batang kayu/akar/rumput/pipa/rongsokan di sungai #-o . "Lagian mau sharing bagaimana pak, wong buddy-nya juga nggak keliatan di air", katanya. :)) In short, ada important basic scuba skills mereka sangat buruk karena jarang terlatih, yang namanya buoyancy dan fins kicking sih super amburadul, kebayang kan?

Anyway, saya tanya kalau sudah se-ekstrem itu kerjaanya (saya aja super kagum campur miris dengar pengalaman mereka), kenapa baru sekarang ambil Rescue Course dan kenapa dari recreational agency?

Jawabannya bikin kesel sekaligus terharu : "Perusahaan minta kita menaikan kualifikasi, supaya kompetensi kerja bertambah dan bisa dipromosi jabatan, jadi pensiun nanti bisa bagus jaminannya. Dan kita juga udah bosan diving di sungai, pengen ngerasain diving di laut yang bener."

Mereka selama kerja itu, baru dua kali diving di laut, itupun di mainland Kalimantan Timur, bukan Derawan dan sekitarnya. :(

At the end of the course saya beri penekanan : "sebenarnya pelatihan untuk scope kerjaan bapak2 ini harus dilakukan lebih in-depth dengan skill yang disesuaikan oleh badan yang lebih kompeten, badan apapun itu. Rescue diver course yang baru diselesaikan itu adalah lebih ke "kelengkapan pribadi", masih kurang banyak untuk kondisi lingkungan kerja bapak."

Jawaban mereka : " wah, kita yang terima kasih banyak, sebelumnya kita tidak tahu skill2 yang diajarkan di rescue course , kayak nenangin diver panik atau teknik naikin diver ke permukaan yang bener, termasuk ngamanin alat pasca kecelakaan untuk diteliti. Jujur pak, ini baru kursus yang beneran terpakai, kalau yang dulu2 (OW/AOW) kayaknya cuma numpang lewat (ini menurut mereka lho)".

Saya tidak bilang recreational Rescue Diver Course cocok untuk lingkungan kerja mereka yang ekstrim, tapi palng tidak bagus untuk "kelengkapan". Mudah2an nyambung dengan pertanyaan di awal thread ini.

_________________
@divephotobali


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 23 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron