It is currently Sat Oct 21, 2017 10:54 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 74 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 25, 2012 10:21 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Mar 10, 2011 11:33 am
Posts: 91
saya udah tes.
m36 vs nautilus,
setelah nautilus manggil di channel 16(tombol oren),
dia gak bisa nerima chat(68),tapi akan terdengar suara busy ketika m36 manggil pake channel 68(chat),
tinggal pencet tombol hijau(chat)maka nautilus otomatis standby di channel 68 lagi dan bisa nerima chat secara normal.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 25, 2012 10:31 am 
Offline

Joined: Mon Sep 07, 2009 1:33 pm
Posts: 655
Location: Bone, Sulawesi Selatan
ajehgile wrote:
saya udah tes.
m36 vs nautilus,
setelah nautilus manggil di channel 16(tombol oren),
dia gak bisa nerima chat(68),tapi akan terdengar suara busy ketika m36 manggil pake channel 68(chat),
tinggal pencet tombol hijau(chat)maka nautilus otomatis standby di channel 68 lagi dan bisa nerima chat secara normal.


ajehgile emang mantap!!! :wink: :wink: :wink:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 25, 2012 12:48 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
ajehgile wrote:
saya udah tes.
m36 vs nautilus,
setelah nautilus manggil di channel 16(tombol oren),
dia gak bisa nerima chat(68),tapi akan terdengar suara busy ketika m36 manggil pake channel 68(chat),
tinggal pencet tombol hijau(chat)maka nautilus otomatis standby di channel 68 lagi dan bisa nerima chat secara normal.


Sip, artinya jangan lupa untuk selalu balik ke channel 68 ( CHAT ) setelah transmissi dari tombol orange ( HAIL ).

Di M36 ada fitur LOCK, kamu kunci deh itu channel di 68 supaya kagak ketoel dan channel pindah. Lalu disiplinkan kru kapal bahwa untuk selalu lihat nomor channel yang terpilih.

Dive safe yah dan jangan lupa latihan pakai alat ini pada dive pertama di setiap trip.
Prosedur yang baik begini :

01. Kamu hafalkan dulu dimana utara, maka pakailah kompas selalu.

02. Saat panggil kapal, jangan pernah bicara saya di "belakang pulau" tidak ada istilah di belakang pulau, yang ada di Selatan pulau atau di Utara pulau atau 2 penjuru lain.

03. Jika kamu menyelam di lokasi rumpon atau sea mount, alias di tengah laut dan tidak ada daratan, referensi kamu adalah dive boat sendiri. Kamu bilang lah, saya di Selatan/Utara/Barat/Timur nya kapal. Jangan sekali kali bilang kamu di belakang kapal walaupun benar kapal sedang berikan pantazt nya ke kamu. Sebab kapal itu jika tidak sedang di ikat di dermaga, tidak ada istilah" belakang", kapal selalu geser kena arus dan angin.

04. Jika kita baca/tembak kapal dengan kompas dan kapal ada di utara kita, artinya kita bilang, saya di selatan kapal, jemput lah. recipocal heading neh, kan di ajarin di Advance.

05. Jika dive boat kamu kecil dan tidak kamu bisa lihat karena kamu hanyut jauh, tetapi radio tembus, minta kapal buat lingkarang kecil tetapi kencang, ini akan buat ombak putih dan kapal akan visible karena ombak nya. Lalu sebut kan lah posisi kamu saat kapal nampak. Saat kapal sudah melaju ke arah kamu, silahkan komando kan kiri dan kanan. Jangan lupa SOSIS tetap harus naik, walaupun pakai radio, kalo tidak susah si kapal tengok kamu dan ada potensi kamu kena giles baling2 nya kalo kru ngebut melulu ke arah kamu.

06. Test lah jarak Nautilus kamu. Perlu kapal ada GPS. Catat kordinat kapal dan kordinat kamu saat lakukan test ini. Nanti ukur pake Google Earth ajah, paling gampang. Di sini kamu akan tau, berapa jarak radio kamu. Mulai dengan 1 KM minimal dan kembangkan per 200 meter. Kru dan kamu harus pegang radio supaya antena tegak lurus ke langit supaya kamu bisa dapat transmisi dengan maksimal. Pegang Nautilus tinggi di atas kepala jika perlu sambil teriak.

07. Didik kru kapal untuk berdiri dan pegang radio M36 tinggi, squelch di buka se sensitive mungkin saat ada diver terlambat naik dan di asumsikan hanyut. Teori Line of Sight radio adalah, setiap antena naik 50cm, jarak akan naik sekitar 1,500 meter. Ini teori tidak salah, aktual nya adalah berapa kuat signal radio kamu bisa di kirim, gangguan dari pengapian busi mesin tempel atau radio lain dan "cuaca radio". "Cuaca radio" adalah keadaan di mana kadangkala transmisi radio jenis VHF bisa terkirim lebih jauh dari teori line of sight atau kurang dari nya karena kondisi atmosfir.

Dive Safe my man.........congrats anda telah sadar bahwa siap extra safety untuk keadaan "What If " itu penting.

Blup blup...........

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 25, 2012 5:12 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Mar 10, 2011 11:33 am
Posts: 91
@babon bisa aja nih:)



@mbah SP:thank you banget nih mbah:)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 26, 2012 5:39 pm 
Offline

Joined: Wed Oct 13, 2010 11:34 pm
Posts: 56
Location: Soerabaja
Pak S.P.

kalau device product dari MCMURDO ( Smartfind S10 Personal AIS Beacon ) bagaimana pak...? kira2 di rekomendasi nga pak....? dan yg satu ini boleh di bilang agak murmer lah..... (murah meriah)
Memang sih mungkin fungsinya tidak seperti two way radio, M36 atau Nautilus...

as always Thank you ya Pak S.P.

ArieS.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 27, 2012 4:30 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
AIS mah itu alat receiver nya cuma di pakai di kapal GEDE neh.
You pake itu AIS McMurdo yang adalah TRANSMITTER , yang nolong tanker nanti hahahah....mana mau tangker main dekat wilayah dangkal.

Itu AIS, dibaca sama kapal yang pake radar atau GPS plotter yang ada RECEIVER AIS. AIS akan keluarkan DOT dan data di layar radar dengan posisi GPS kita, speed kita, nama kapal kita, haluan/bearing kapak kita..........cuma ukuran CangCut kita ajah yang tidak di transmit hahahaha.

Khusus untuk personal AIS McMurdo ini, data yang akan di transmit adalah :
AIS Messages Transmitted. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Message 1 (UID, GPS position, SOG, COG, UTC)
Message 14 (MOB ACTIVE or MOB TEST)


UID = Nomor khusus/identifikasi unit transmitter
GPS Position = kordinat lat+long
SOG = speed over ground, kalo manusia ini speed dia hanyut, kalo kapal speed jelajah
COG = Course over Ground alias haluan hanyut nya kemana, kompas heading gitu
UTC = Universal Time Cordinate, jam Greewinch ( GMT ) alias London
MOB = Man Over Board, orang kecemplung ke laut. Ini nature of distress nya

McMurdo AIS lebih di design untuk MOB, Man Over Board situation, alias kru ke cemplung ke laut. Kalo di laut dingin 4 celcius, 10 menit ajah ke rendam air dingin gitu......mati kita kalo kagak di tolong mah.

Bisa ajah sih kamu beli ini, tetapi wilayah selam kamu kudu banyak kapa yang ada AIS receiver dan mau kah si kapal di repotkan rescue kan kamu ?

Ini penjelasan AIS 101
http://hadisupriyono.blogspot.com/2012/ ... g-ais.html


Nih contoh AIS receiver versi kapal pesiar, kudu ada VHF dan GPS charplotter, radar kagak perlu.
http://www.anchorexpress.com/SIMRAD-AI5 ... 135-00.htm

AIS akan sangat berguna bagi diver, jika kapal SAR nya punya AIS receiver/transmitter.

Jika AIS di kawinkan dengan PLB, ini jadi cepat rescue nya, jika update posisi diver via PLB nya yang bisa di minta di Basarnas atau Cospas Sarsat , tidak bisa di relay kan per 15-30 menit ke kapal SAR.

Jadi tetap best rescue pake radio dulu lah, dan jadi lah local rescue...no fuss , no drama.

Sebelum ada PLB, saya dan kawan-kawan sempat beli alat pencari signal radio.
Namanya RDF atau Radio Direction Finder. 1997-2002 saya aktif ke Ujung Kulon, hampir 2x sebulan naik kapal kawan saya. Jadi jika tim kita hanyut dan dia transmit di radio, kita bisa tau berapa derajat kompass bearing ke si diver tanpa perlu visual.
Ini alat nya : http://www.foreandaftmarine.com/SITEX525.htm

Saya attached alat nya saya pasang di kapal kawan.

Pertama kali saya hampir hanyut tahun <2000 ( jika tidak "buang" semua alat selam saya, hanyut nya 5KM sudah ), terpikir lah untuk buat radio di dalam housing senter UK 1200 ( dulu kagak ada model D8 ), tetapi saat belum ada Marine VHF yang water proof IPX7.

Jadi saya beli radio biasa, hack frequency ke marine channel 16, pretelin tuh radio biar muat ke dalam housing senter. Lalu ON/OFF lampu senter di sejajarkan ke micro switch biar bisa ON kan si radio layak nya ON kan senter. Lalu saya pasang audio tone generator biar ada bunyi tone. Sempet mau minta tolong temen supaya buat audio chip yang bisa kita rekam pesan suara saya di dalam chip nya, tetapi belum ke sampean. Maka cuma ada tone generator doank. Karena cuma ada tone generator, artinya yang terima pesan tidak akan tau saya di mana tanpa RDF tersebut. Makanya beli RDF. Ini radio unit pretelan, ada mic dan earphone juga, untuk jika saya bisa hanyut ke daratan dan bisa kering....entah dimana, saya bisa transmitkan audio gitu loh.

Tak lama kemudian Icom M1 keluar dan M88 yang paling waterproof saat itu.
Jadi kagak ke pake lagi RDF tersebut sebab Icom M88 jadi pilihan. Tetap si RDF bisa menjejak arah transmissi, tetapi dengan bantuan komando diver yang hanyut, RDF tidak mutlak lagi. Akan perlu jika signal lemah karena jarak dan audio meletot letot, ke pake lah tuh RDF.

Enek kagak beli RDF yang US$1,000, lalu kagak ke pake lagi.....?..yah nyawa mahal neh, $$ kagak laku saat hanyut.

Blup blup blup.........


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 27, 2012 10:17 am 
Offline

Joined: Wed Oct 13, 2010 11:34 pm
Posts: 56
Location: Soerabaja
Hadeehhhh......
Berarti kegunaan nya cuma khusus yang bener-bener hanyut sampai ketengah-tengah samudra x yah pak....? atau "Cast Away...." seperti si Tom Hanks Hahahaha.....
Tetapi paling kagak udah ngerti dah apa yang bakal dibeli/dipake....

Pak S.P. sekali lagi Thank you buat pencerahan nya...


ArieS.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Sep 06, 2012 11:39 am 
Offline

Joined: Mon Apr 04, 2011 9:00 am
Posts: 255
Location: Jakarta Crazy City
hm.... mengingat banyak kejadian gini koq jadi tertarik sama yg namanya nautilus lifeline yah.....

ada yg tau di jkt dijual dimana ?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Sep 06, 2012 10:02 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Mar 10, 2011 11:33 am
Posts: 91
saya kemaren beli di seapearl tu,kalo icom nya ane beli di mirusa:)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Sep 07, 2012 12:09 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Saya sudah mulai membiasakan bawa Nautilus Lifeline dan marine handheld radio buatan Cobra utk dijadikan radio di kapal. Soalnya banyak dive boat gak bawa radio.

Nautilus lifeline bisa channel scanning kalau tidak salah. Saya sih belom coba hail dan pindah channel utk RXnya si Nautilus. Kalau si Cobra sudah, setelah hail di 16 dia bisa scan dan standby di 68.

Semakin tenang jadinya setiap diving bawa Nautilus... sayang gak ada kameranya hahahaha....

Dan juga sayang belum bisa dapat MMSI

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Sep 07, 2012 2:25 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Bro Rendra,

Setau saya Nautilus tidak bisa channel scanning, ganti dari 68 ke channel lain bisa si channel sekunder.

Kalo radio marine biasa semua pasti sudah bisa scanning channel.
Coba donk jarak nya kapan2. Saya penasaran nih hehehe.
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Sep 07, 2012 7:36 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
OK nanti gw coba test jaraknya.

Soal MMSI, gw google kayanya sekarang di atur sama BRTI, bukan basarnas/ dephub?

Payah juga nih ada fasilitas distress tapi kagak punya MMSI hahaha....

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Sep 07, 2012 8:23 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
rendra wrote:
OK nanti gw coba test jaraknya.

Soal MMSI, gw google kayanya sekarang di atur sama BRTI, bukan basarnas/ dephub?

Payah juga nih ada fasilitas distress tapi kagak punya MMSI hahaha....


Bang Toga dapat tuh MMSI, dari USA kata nya hehehee.
Tanya deh ilmu nya gimana.
Bisa jadi sih karena ini ada transmissi, jadi masuk ke BRTI, sama ama PLB kalo di Hong Kong pun masuk bukan ke HK Coast Guard equivalent, tapi ama TelCom gitu karena di anggap transmitter. Jadi ada iuran tahunan loh dan ribet nya minta ampun izin nya.

Di fikir handphone kaleeee ama BRTI heheheeh
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re:
PostPosted: Sat Jan 16, 2016 11:27 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
AKA wrote:
BotolKecap wrote:
AKA wrote:
tapi klu pengusaha halal, apalg yg merintis from zero to hero, bisa sy tanyakan 1 pertanyaan klasik, bgmn cara mereka kerja dan apa yg mereka kerja sampai bisa spt itu??.

garis tangan dan keberuntungan bro. namun yang namanya keberuntungan lebih suka berpihak pada orang yang bekerja keras, cerdas, dan ikhlas. dan ini kembali lagi ke soal mental.


Sy salah satu org yg punya prinsip tdk percaya sm yg namanya garis tangan atau mungkin nasib atau takdir, dont know what the different between that 3 words..
Yg sy percaya, "orang yang bekerja keras, cerdas, dan ikhlas, sy tambahin lg punya integritas dan bisa dipercaya" klu percaya ama garis tangan, bedanya tipis ama pikiran "Ya gw dah kerja keras tapi gini2 aja mau gmn lg, emang udah nasibnya" ini yg kadang bikin kita down dan berhenti utk berusaha..



mungkin tinggal ditambahin unsur bersyukur kita dah dapet segini yah. kl bandingin sama orang lain yah gak akan ada abisnya juga tuh bro... jgn ikutin botol kecap karena dia cita2 beli lamborgini tuh hahhahaah

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 74 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: