It is currently Wed Dec 13, 2017 2:30 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 24 posts ]  Go to page 1, 2  Next
Author Message
 Post subject: Udara di kedalaman (Air in Depth)
PostPosted: Tue May 17, 2011 10:52 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
beberapa literatur menulis, semakin dalam meyelam, maka udara akan semakin ditekan (compressed)

menghasilkan nafas yang makin berat, dan mempersingkat bottom time.

nah menurut teman2 disini, kira2 dari perjalanan udara tsb, mana yang paling terkena pengaruh?

udara dalam SCUBA Tank?
udara dalam chamber first stage?
udara di selang regulator?
udara di second stage
atau kah dari pengaruh human nya sendiri (udara di rongga mulut atau paru-paru)?

atau ada yang berpendapat lain?

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: coba2
PostPosted: Fri May 20, 2011 7:30 am 
Offline

Joined: Sun Nov 22, 2009 12:59 am
Posts: 77
OM nando saya yg newbie ini iseng2 menjawab ya.... kalo salah jgn di marahin.. :cry:
well, iseng2 sambil nunggu suhu2 nya forsel menjawab :D



Menurut saya dari pertanyaan om nando di atas yang paling bepengaruh menyebabkan nafas semakin berat dan mempersingkat bottom time adalah

absolute pressure = total pressure that surrounds the a divers.

sprt yg kita ketahui boyle's law mengatakan semakin besar tekanan maka volume akan semakin semakin mengecil/ berukurang.

dan semakin dalam kita meyelam tentu saja semakin besar tekanan yang kita alami dan semakin besar konsumsi udara yang kita butuhkan.

Surface Air Consume (SAC) calculations dapat membantu kita untuk menghitung berapa total udara yang di gunakan didalam kedalaman dan waktu tertentu.

namun tentu saja banyak faktor2 lain yang sangat mempengaruhi total konsumsi udara kita sprt :

- seberapa relax kita
- pelangalaman, level
- seberapa aktif akitifitas kita pada saat melakuan penyelaman.


nah karna makin besar konsumsi udara yang kita butuhkan ketika deep dive maka secara otomatis semakin besar juga absorption nitrogen di dalam darah kita (refer to normal air 21% o2 and 79% nitrogen)

dan akhir nya hal tersebut juga yang mempersingkat bottom time.... (refer to recreational dive) no decompression dive.

sekian penjelasan dari saya mohon maaf kalo banyak salah..... apalagi kalo salah semua :)))) =)) mohon bimbingan dari suhu2 sekalian ;)



PGH


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat May 21, 2011 10:01 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Jawaban om Giriwil dapet bintang 5 dan dua jempol!

Bener banget...

Jadi, masalahnya ambient pressure. Dalam perjalanan udara itu, yang paling banyak terpengaruh adalah density udaranya sendiri hehehe....

Kalau mau ngomong soal napasnya makin berat, sebetulnya kalau pakai SCUBA kan sudah 'regulated'. Tekanan pasokan udara sudah disesuaikan dengan tekanan sekitar oleh regulator second stage. Regulator 1st stage menyesuaikan tekanan dari tank pressure ke delivery pressure.

Kalau kita di 10 meter, tekanan 2atm, terus berusaha nyedot udara pakai selang ke permukaan tanpa kompresor (seperti snorkel) ya berat, karena pressure gradientnya extreme dari 1atm ke 2atm (100% increase).

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat May 21, 2011 5:37 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
wih bermantfaat sekali nih....

Cap Jempol 5 jari deh.....

jd kalo tekanan di kedalaman 30m yaitu 4ATM berarti kita akan bernapas 4x lbh banyak bila kita benapas di darat (1 Atm)

jati ati jgn mencoba hemat napas dengan nahan napas yah krn bs kena sakit kepala abis divingnya nanti ato bahasa medisnya hypercapnia (bener gak tuh om rendra...).....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat May 21, 2011 6:13 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
@dita: kalo yg hyper-hyper biasanya nanti ada yg nongol tuh....

gw gak ikutan deh urusan hyper hakhakhakhakkkkk....

salam,
rendra
hiperaktif?

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jun 03, 2011 9:48 pm 
Offline

Joined: Tue Jul 24, 2007 11:15 am
Posts: 15
Location: Palu-Sulteng
nompang koar koar..

Didalam penyelaman, dimanapun udara itu berada (tanki, regulator etc...) akan ter expose oleh ambience pressure (tekanan di sekitar kita). Jadi mereka akan bertekanan sama. Contoh: Pressure di tanki 4 ATM berarti di regulator dan ditempat lain juga 4 ATM.

Udara terdiri dari oxygen ( berat molekul 7) dan Nitrogen (berat molekul 8) makanya kalau selam yang agak dalam, gas nitrogen di ganti oleh gas yang lebih ringan. Contoh: selam di 40-150 depth meter Nitrogen diganti oleh helium (Berat molekul 2) sementara giat selam di 150 meter-300 meter depth nitrogen diganti oleh hydrogen (berat molekul 1)

kira kira demikian, kenapa makin dalam udara makin terasa berat dihisap.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jun 03, 2011 9:50 pm 
Offline

Joined: Tue Jul 24, 2007 11:15 am
Posts: 15
Location: Palu-Sulteng
maksud gue berat molekul dari Nitrogen adalah 7 oxygen 8, kok malah happy face yang keluar.. :?:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jun 04, 2011 12:52 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
kayanya pengguna alat hi-tech nih..

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jun 04, 2011 7:57 pm 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
rendra wrote:
Jawaban om Giriwil dapet bintang 5 dan dua jempol!


hehehe... sorry shrsnya bukan saya oom ...tp mr. gelembung :)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jun 04, 2011 8:02 pm 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
EVO CCR wrote:
Contoh: selam di 40-150 depth meter ..........kira kira demikian, kenapa makin dalam udara makin terasa berat dihisap.


sekalian mau nanya krn belon pernah turun ke 40m dan lebih dalam lagi
Apakah hal ini juga akan terjadi meskipun diver memakai Balance Regulator ? atau perlu regulator khusus yg lebih high end agar proses inhale-nya tetep enteng ...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jun 05, 2011 8:12 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
balanced regulator hanya sekedar mempertahankan kestabilan tekanan si first stage. bukan menyesuaikan dengan depth rate.

jadi asupan udara tetap konstan saat tabung isi penuh maupun hampir kosong.

nah jadi ada perbedaan toh..? mari di kupas lagii..

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jun 05, 2011 7:13 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
Bener sekali om. Balanced reg akan sama rasa nya saat tabung penuh dan kosong tanpa perbedaan berat saat kita ngisepnya, hal ini beda dgn unbalaced dimana pas msh full tank dia ringan tp pas dah kosong dia makin2. Tetapi ini juga berpengaruh pada kedalaman krn makin dalam tekanan juga makin besar jd kerja reg jg akan makin berat.

Nah ini yg membedakan antara reg murah n mahal, kalau dipake dalam berasa deh bedanya kok yg satu nyaman yg satu kaya ngenyot(buset betawi bener yah) selang aer panjang.....tapi kl nyelem di 10-30 sih kayanya msh sama sama aja deh. Kl lbh dr 30 tuh baru deh berasa uang gak boong hehehhe

Silahkan ditambahin


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jun 05, 2011 8:53 pm 
Offline

Joined: Tue Jul 24, 2007 11:15 am
Posts: 15
Location: Palu-Sulteng
Saya kurang ngerti balanced regulator itu apa.. buat saya regulator is regulator, yaitu tools untuk regulate pressure dari high ke breathable pressure.

Untuk menyelam dengan profile rekreasi ( multilevel, dibawah 2 jam dan tidak lebih dalam dari 40m) regulator terbaik adalah yang paling murah. Tentu saja kalau mau gaya dan budget ada, ya sah sah saja cari regulator yang paling mahal, keren & beken.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jun 06, 2011 7:37 am 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
EVO CCR wrote:
Untuk menyelam dengan profile rekreasi ( multilevel, dibawah 2 jam dan tidak lebih dalam dari 40m) regulator terbaik adalah yang paling murah....


kalo yg ini saya ga setuju. Yang terbaik adalah yg bisa dirasakan nyaman oleh si pemakai ... mau murah or mahal


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jun 06, 2011 5:00 pm 
Offline

Joined: Tue Jul 24, 2007 11:15 am
Posts: 15
Location: Palu-Sulteng
giriwil wrote:
EVO CCR wrote:
Untuk menyelam dengan profile rekreasi ( multilevel, dibawah 2 jam dan tidak lebih dalam dari 40m) regulator terbaik adalah yang paling murah....


kalo yg ini saya ga setuju. Yang terbaik adalah yg bisa dirasakan nyaman oleh si pemakai ... mau murah or mahal


ya bisa juga, when you are comfortable you can do anything (iklan hotel Marriot)


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 24 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: