It is currently Tue Oct 24, 2017 2:07 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 71 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4, 5  Next
Author Message
 Post subject: Diving P. Weh
PostPosted: Mon Feb 21, 2011 8:55 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 516
Location: jakarta
Rekan2, mohon maaf, mau sharing pengalaman saja, sehubungan juga ada yang minta supaya disharingkan pengalaman diving kamu terakhir. Semoga dapat memberikan inspirasi dan tidak membosankan, karena saya gak jago cerita. Biasanya my buddy yang suka cerita disini.

Jadi kalau ditanya, kenapa di trip Diving yang terakhir ini kami memilih ke P. Weh ?, -- yang banyak divers temen2 memilih ke indonesia timur... Jawabannya cukup panjang karena ada latar belakang historynya . Pertama, saya bbrp tahun lalu pernah bekerja di Aceh dan pernah berkesempatan ke P. Weh, sayang waktu itu belum diving jadi cuma penasaran bengong di depan dive center di Gapang. Jadi kali ini saya ingin mengajak my buddy untuk juga melihat daerah dimana dulu saya pernah kerja. Tentunya kali ini dengan lebih asik karena dengan berdiving ria bersama.

Alasan kedua, adalah karena salah satu temen saya yang bekerja sebagai Technical Diver yang bekerja di Lhok Sumawe lah yang sebenarnya pertama kali mengajak saya untuk diving. Dulu dia menjanjikan untuk ngajarin saya diving, walaupun kenyataannya kami dah gak sabar dan akhirnya mengambil sertifikat di jakarta saja. Jadinya saya menagih semacam hutang ke teman saya tersebut untuk bareng diving di Aceh. Tentunya kalau di aceh yang terkenal yaaa di P. Weh.

Jadinya beberapa waktu lalu kami berdua berangkat ke P. Weh, memanfaatkan cuti kantor yang mepet dan hari kejepit nasional. Sampai di sana, sayang karena sesuatu hal, justru temen saya tersebut tidak bisa sampai ke P. Weh karena masalah penyebrangan dari Banda Aceh. Btw Kapal cepat dari Banda Aceh cukup nyaman, walaupun hanya ada 2 x sehari.

Beberapa hari sebelumnya kami booking akomodasi di Iboih Inn. Iklannya katanya termasuk yang baik, dengan fasilitas lengkap. Jadi kami memilih untuk mengambil fasilitas yang cukup baik, pondok kayu tepi laut yang ber AC. Ternyata di Iboih, kebanyakan pondokan (baca : bungalows) kebanyakan tanpa AC dan bahkan banyak dengan kamar mandi di luar. Namun demikian harga cukup ekonomis. Suasana romantis, pondokan kayu, tempat tidur berkelambu, beranda menjorok ke laut dan ditutupi kawasan hutan pohon banyan dan pohon jeruk. Fasilitas selain AC, kamar mandi di dalam dan yang asik "internet WIFI".

Untuk Diving, kebetulan sudah di arrange oleh temen saya dari Aceh untuk memakai jasa Rubiah Tirta Diver. Dive center pertama dan tertua di P. Weh. Bicara mengenai Rubiah Tirta Diver, ijinkan kami pertama mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Pak Dodent , sekitar seminggu sebelum kami datang. Namun demikian, Bang Yudi yang sekarang mengelola telah memberikan servis yang luar biasa baik dan professional.

Kesan pertama kami, sama seperti di sedikit tempat diving di Indonesia yang pernah kami kunjungi (selain P. Pramuka) adalah tamunya sebagian besar adalah bule. Jadi gak heran, baik di hotel, di jalan setapak antara Dive Center dan di Dive Center sendiri kita terpaksa berbahasa inggris.

Kebetulan Hari Sabtu dan Minggu waktu kami diving, pengunjung Dive Center sangat banyak, 3 kapal dari RTD semua bekerja untuk mengantar para diver. Sempat terpikir untuk buka bisnis dive center nih.. hehehehe, informasinya skarang, selain RTD dan Lumba-lumba sudah ada beberapa dive senter baru yang buka di sekitar Iboih dan Gapang.

Site Pertama kami adalah Pantai Peunateuh. Posisinya kira2 di Barat Utara Tugu km 0. Ujung utara P. Weh. Ke Utara tentu saja Andaman Sea yang laut lepas. Dari awal kami sudah diingatkan, bahwa karakter Diving di Weh utamanya adalah ARUS.... wow... kami hanya bisa kurang dari satu menit di surface sebelem descent karena arus... Dibawah yang dilihat, luar biasa, karena selain visibility baik sekali, yang dilihat tumpukan batu2 besar yang ditumbuhi karang (sayang karang katanya banyak terkena bleaching). Karena Arus lumayan kuat yang menyedot ke bawah dan ke arah laut lepas, jadi guide kami (Mantab... Bang Wandi...) harus baik2 mengarahkan kami agar tidak terhanyut ke deep blue ocean, sehingga ketemu GT, Tongkol besar, school oh jack. Leopard Eel. Big Napoleon Fish dan Trigger Fish dimana-mana. Selain arus yang mantab, batu2 besarnya seolah seperti berada diantara bangunan2 kuno... rada sereem euy.

Tadinya kami target bisa 3x Dive, tapi karena kondisi dive center sedang ramai sekali jadi kami mengalah dua x saja turun hari itu. Yang kedua di siang hari kami turun di East Saulako. P. Seulako ini sebelah utaranya Pulau Rubiah, Lokasi Dive berupa Slope dan sand buttom composition. Walaupun Visibility kalah dari yang pertama, tapi cukup lumayan sampai 15-20 m. Kali ini Arus cukup bersahabat dan diving kami bisa cukup santai. Coral dan Soft Coral lebih banyak berkembang cukup baik, disini kelihatannya efek bleaching tidak terlalu kelihatan (katanya di Pulau Rubiah kondisi lebih buruk), demikian juga ikan2 nya cukup banyak dan bervariasi. Primadonanya adalah Moray Eel yang buesar2 bener dimana-mana, selain Trigger Fish, Ribbon Eel, Puffer Fish dan Nuddy Branch..

Kami berencana untuk night dive, tapi sore hari hujan deras dan kondisi cukup gelap sehingga kami memutuskan untuk membatalkan.. brrr dingin, enakan tarik selimur bedua.. ops...

Hari kedua, kami lebih semangat, karena satu grup dengan diver lokal (akhirnya). Mbak Ina dan Mas Rafiq dari Medan yang katanya susah bener cari temen divers di medan.

Site Berikutnya adalah di The Canyon. Kali ini posisinya pas didepan tugu Km 0 Ujung Pulau Weh. Pertama saya sudah ketar ketir dapet arus deras seperti kemarin, tapi kenyataannya Luar Biasa indah dan arus justru sangat bersahabat. Hujan ikan dimana-mana dan yang dikatakan Canyon bener2 seperti tebing dan lembah yang luar biasa indahnya (yaaa bayangin aja Grand Canyon). Kaki Tebing sekitar 40-50m (bener kali, soalnya kami males nyelem dalem2) Tapi di kedalaman 30 keatas saja wow ...Coral dan Soft Coral berkembang sangat baik di wallnya maupun atap tebingnya, ikan luar biasa banyak. Rasanya pengen berteriak kegirangan di dalam air.. seperti anak2 yang ketemu mainannya.....Luar Biasaaa... Kali ini kami bertemu Porcupine Fish yang buesar bener... buddy saya kegirangan karena dia cinta bener sama matanya si ikan buntal yang luar biasa belok tersebut. Ada lion fish dan warna-warninya ikan karang serta Trigger Fish besar-besar (jadi sempet takut karena ceritanya Om Wisnu ...) . Batu-batu besarnya di akhir penyelaman kedalaman 10m-an juga cukup misti dan menawan.

(bersambung)..


Last edited by aria4m on Mon Feb 21, 2011 9:30 pm, edited 3 times in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Feb 21, 2011 9:20 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 516
Location: jakarta
(sambungan)

Diving berikutnya adalah di Sabang Wreck. Biasanya Paket Sabang Wreck ini digabungkan dengan Under Sea Vulcano. Kami sangat antusias karena latar belakang sekolahan dulu yang banyak hubungannya dengan vulcano membuat kami antusias untuk melihat yang namanya undersea vulcano. Paket ini lokasinya mendekati kota sabang dan cukup dengan satu tabung saja.

Sabang Wreck sendiri berada di pelabuhan dekat sabang, adalah wreck Tug Boat yang tidak terlalu besar dan yang pasti dangkal. Bener2 tempat yang sangat idel untuk (belajar) wreck diving, Kebetulan kami turun bersama grup diver bule yang sedang ngambil advance OW dan Ina yang satu grup bersama kami ternyata belum pernah diving di Wreck, jadinya dia katanya deg2an campur antusian. Sempet gak berani masuk ke dalam wreck, tapi karena dangkal dan tidak ada arus jadinya guide kami berusaha mengajak untuk masuk ke dalam wreck. Karena di dekat pelabuhan, buttom compositionnya muddy untung tidak terlalu banyak sampah...., ke dalaman cuma sekitar bbrp belas meter. Di dasar kapal, saya sempet memotret Lion Fish yang cukup besar sedang santai. Yang menarik tentu saja foto-foto di dalam ruang kemudi kapal dan duduk rame2 diatas kapal. Di Palka depan saya sempet kaget karena bertemu Morea Eel yang besar bener, sepertinya terjebak di celah2 wreck. Sebelum Presure di Tangki sampai 100 bar kami sudah surface...

Langsung kami menuju Dive Site berikutnya yang secara keilmuan kami sungguh menantang dan amat perlu dilihat. Under Sea Vulcano. Kedalamannya sekitar 10 meter saja, dan sebenarnya adalah sumber air panas dan gas sulphur yang masih aktif (serasa di spa). Pemandu kami mempersilahkan untuk membuka Wet Suit kalau mau karena kondisi air cukup hangat. Bener2 seperti di Spa yang sambil berdiam diselimuti gelembung2 yang muncul dari dasar laut. Beberapa ikan kelihatannya nyaman disitu, seperti puffer fish, grouper dan beberapa anthias fish. Di permukaan laut nya bau belerang cukup tajam terasa... hati2 dengan barang2 besi yang dibawa katanya.. Buat kami, ini adalah experience yang luar biasa dan rasanya apakah bisa ditemui ditempat lain. Diving di muka kawah gunung aktif.

Pada Hari Senin keesokan harinya, kami berencana sudah akan kembali ke Banda Aceh dengan Kapal Cepat siang, namun kami sempat meng-arrange untuk Dawn Dive. Untuk kami berdua kebetulan ini adalah pengalaman Dawn Dive kami yang pertama. Berangkat hanya berempat dengan Bang Wandi sebagai Guide, kami menggunakan speed boat kecil ke Lokasi Bate Tukong. Lokasinya dekat dengan P. Seulako, berupa pulau karang kecil yang berupa wall ke bawah, di kedalaman sekitar 10 meteran menjadi slope sampai kedalaman 40m an (mungkin soalnya sekali lagi kami males diving dalem2.... gak bisa lama2 soalnya, hehe). Kondisi pagi hari itu hujan di permukaan dan gelombang lumayan besar. Begitu back roll dari speed boat, kami langsung descent. Wow, ternyata sinar matahari pagi dan melihat beberapa ikan yang baru bangun cukup luar biasa.. (hehehe yang baru bangun diversnya sih...).

Kali ini saya agak kecewa karena ketika berangkat tidak ngecek memori camera.. ternyata sudah fulll.. jadi hanya bisa beberapa jepretan. Kali ini kami melihat Penyu sedang santai cari makan, Lion Fish, Si Ikan Buntal, Puffer Fish dan Morea Eel, yang tentu saja besar2, menakuti dan mengagetkan kami dari beberapa sudut. Diving mengitari si batu yang tidak terlalu besar, tapi coral dan soft corel yang berkembang sangat baik, beserta ikan karang seperti hujan. Sedikit arus yang dwelling justru membuat diving kami semakin asik.

Syukur Alhamdulillah, perjalanan diving kami tidak terkendala. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa besar kepada Rubiah Tirta Divers. -- absolutely recommended. Tidak ada sama sekali diskriminasi kami sebagai diver 'minoritas' diantara diver berkulit bule lainnya.

Demikian sedikit cerita kami. Mudah2an gak bosen yaa. Kalau bosen berarti temen2 perlu melihat sendiri ke P. Weh. Menurut info Bang Yudi, almarhum Pak Dodent sudah memetakan seluruh dive site di P, Weh dan P. Aceh, yang masih perlu kita liat dan eksplorasi lebih jauh.

yuk ke P. Weh lagi....

foto2 menyusul yaa... (suka malu --malu2in-- soalnya fotonya kurang mantab...)

salam
Aria


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Feb 21, 2011 10:15 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
hmmm...cukup ngiler bacanya om. akhir april nanti saya ada rencana diving ke p.weh, sekalian pengen liat tugu km 0 dari negeri tercinta ini....ada yang mo ikut?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 7:01 am 
Offline
User avatar

Joined: Wed Aug 19, 2009 9:18 am
Posts: 185
Wah seru banget nih review-nya mas aria, thanks for sharing. Kebetulan lagi lirik2 juga nih diving ke pulau weh. Alesannya ada dua, pertama emang pengen coba diving disana dan kedua pengen makan makanan aceh. Ayam tangkap nya itu lho nggak nahan. Hehehe. *ujung2nya perut*

@botolkecap: april nya tanggal berapa bro?

_________________
Randy | Email: [email protected]


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 7:01 am 
Offline
User avatar

Joined: Wed Aug 19, 2009 9:18 am
Posts: 185
Wah seru banget nih review-nya mas aria, thanks for sharing. Kebetulan lagi lirik2 juga nih diving ke pulau weh. Alesannya ada dua, pertama emang pengen coba diving disana dan kedua pengen makan makanan aceh. Ayam tangkap nya itu lho nggak nahan. Hehehe. *ujung2nya perut*

@botolkecap: april nya tanggal berapa bro?

_________________
Randy | Email: [email protected]


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 10:20 am 
Offline

Joined: Sun Oct 10, 2010 11:22 am
Posts: 34
Hhmm... mau nambahin apa yaah... udah diborong semua ceritanya sama my buddy..

Oh ya, kami berangkat dengan penerbangan pagi LionAir yang tepat waktu datang dan sampainya. Jadi pas banget waktu kita sampai di Banda Aceh, masih ada waktu untuk keliling2 kota sebelum menyeberang ke P Weh. Kapal cepat berangkat jam 4 sore jenis ferrynya seperti ferry batam - sin, berAC waktu tempuh 45 menit saja.

Sampai di Balohan Port ke Iboih butuh waktu kl 30menit dengan mobil charteran. Jalannya lumayan mulus, naik turun perbukitan hijau dan monyet2 berkeliaran sepanjang jalan.

Sampai di Iboih jangan kaget kalau akomodasi di sini letaknya di sepanjang tebing dengan jalan setapak yang naik turun. Jadi ketika kami sampai di pelataran parkir Iboih beach, untuk mencapai Iboih Inn sebenarnya kami harus jalan lagi melalui jalan setapak kl 10 mnt (400m an) dengan membawa bagasi...!! Waah untungnya, boat Iboih Inn sedang tambat di dermaga kami bisa menumpang boat ke penginapan yang punya dok pribadi.

Saya surprise juga di Iboih ini relatif ramai touris bule yang membawa keluarga/anak2 kecil. Kalau diliat dari jenis akomodasi yang sederhana dan lokasi yang berbukit2, wahh saya gak berani bawa anak2 kecil menginap di sini. Lucunya lagi saat kami beres2 di DC, ada seorang bule yang menemani 2 anaknya menggambar, sedang istrinya pergi diving... waahhh...

Untuk diving, benar kata oom Wisnu (laporan tahun 2009 jadi referensi juga).. di sini surganya Moray Eel, si cute pufferfish, porcupinefish dan Titan Triggerfish... Untuk si Titan, enggak cuma pas diving, saat snorkelingan aja di depan DC udah ketemu dua segede2 bantal...!!!
Typical dive di sini rada2 berasa mistis.. balok batu besuar besuar, kayak runtuhan bangunan soalnya si batu2nya. Arusnya juga lumayan bikin keqi.. mau ngejer si Napoleon, gak beranii... udah dihalau sama bang Wandi daripada keseret downcurrent ke laut Andaman... whooaahh..

Laporan pandangan matanya mungkin bisa diliat di youtube saya di sini

http://www.youtube.com/watch?v=ife1SNMR7I8

Saya susun dari divesite 1 sampai ke 6, Pante Peunateuh - East Seulako - The Canyon - Sabang Wreck - Underwater Volcano - Bate Tukong. Gak clear-clear amat siih... maklum pake kamera amatiran.. :p


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 10:35 am 
Offline

Joined: Sun Oct 10, 2010 11:22 am
Posts: 34
Klo males buka youtube, saya coba attach beberapa foto dari kamera buddy..


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 10:46 am 
Offline

Joined: Sun Oct 10, 2010 11:22 am
Posts: 34
Beberapa foto di Sabang Wreck


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 11:37 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 516
Location: jakarta
nambahin foto... seadanya nih.. (sorry yaaa amatiran, "serasa minder nih")


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 11:53 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Asyik.... mas aria and mabk dindon
Thanks berat atas sharing ceritanya yang super detail dan seru lengkap dengan foto-2 menariknya.
Kita jadi pengen balik lagi kesana nih ... jadi superman di the Canyon dan cari belut gede2 di batu tokong,
dan ayam tangkap di banda aceh memang crispy banget
Tapi bulan Maret ini kita sudah schedulin diving di Gorontalo dan Togian ... ayo siapa mau ikut...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 12:48 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
kosasih.raditya wrote:
@botolkecap: april nya tanggal berapa bro?


rencana 20-24 april ran. pas jumat 22 ada libur nasional. biaya kurang dari 5jt untuk 9x dive, twin-share. kalo tertarik, japri gw aja bro untuk info lebih lanjut.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 22, 2011 1:32 pm 
Offline

Joined: Mon Dec 13, 2010 6:58 pm
Posts: 14
akhirnya keluar juga ceritanya mba dini + pak aria...seru banget...
tapi klo liat ini..."bahwa karakter Diving di Weh utamanya adalah ARUS.... " hmm kapan ya saya berani ke sana... :lol:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Feb 23, 2011 8:47 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 516
Location: jakarta
wisnu wrote:
Asyik.... mas aria and mabk dindon
Thanks berat atas sharing ceritanya yang super detail dan seru lengkap dengan foto-2 menariknya.
Kita jadi pengen balik lagi kesana nih ... jadi superman di the Canyon dan cari belut gede2 di batu tokong,
dan ayam tangkap di banda aceh memang crispy banget
Tapi bulan Maret ini kita sudah schedulin diving di Gorontalo dan Togian ... ayo siapa mau ikut...


Thank you Mas Wisnu, wah saya malah yang terima kasih karena ulasannya mengenai P. Weh sebelumnya menjadi referensi kami juga. "Jadi Superman" wah bener mas, ini juga yang saya rasakan, serasa terbang.. dasar laut nun juh dibawah serasa terbang diantara gedung2... hehehe tebing2 maksudnya.

Thank you juga buat temen2 yang sudah mampir, semoga menjadi inspirasi.

salam,
Ar


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Feb 23, 2011 8:50 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 516
Location: jakarta
eva wrote:
akhirnya keluar juga ceritanya mba dini + pak aria...seru banget...
tapi klo liat ini..."bahwa karakter Diving di Weh utamanya adalah ARUS.... " hmm kapan ya saya berani ke sana... :lol:


Wah Mbak Eva,
Soal arus kan ceritanya udah gak baru... kalau gak salah waktu grup mbak Eva ngambil sertifikat aja sudah 'kenalan' sama arus kan ?. Kami sendiri juga sebenarnya gak termasuk yang seneng2 amat dengan arus, tapi dengan Guide yang berpengalaman dan berpegang pada prosedur yang bener rasanya enjoy ajah koq.

btw, arus mungkin tergantung musim juga, dan dari pengalaman, rasanya yang kami alami arus di Sangiang waktu itu rasanya lebih kenceng dari yang di Weh -- ops jadi jangan malah takut ke sangiang yaaa---, (belum nyebut yang di depan Pramuka lho...) . Jadi bisa koq enjoy ajah.. hehehehe

salam,
Ar


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Feb 23, 2011 12:38 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
numpang nambahin info terkait post gw sebelumnya di thread ini. beberapa temans pm gw dan menanyakan apakah biaya trip ke weh akhir april nanti itu termasuk tiket. biaya 5jt kurang itu HANYA untuk nyelam+akomodasi. TIDAK termasuk biaya tiket pesawat yang berkisar 1.7-2jt. info terakhir, kuota min. telah terlampaui jadi positif berangkat.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 71 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4, 5  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 5 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: