It is currently Tue Oct 24, 2017 7:14 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 47 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4  Next
Author Message
 Post subject: Deeper End of Menjangan Wreck
PostPosted: Fri Nov 19, 2010 4:33 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
Ini sebuah kesempatan dimana saya diabadikan dalam video ketika diving dengan konfigurasi technical dive di Anker Wreck di bagian utara pulau Menjangan. Kebetulan kali ini seorang teman baik - Kandis Semidang - berkenan untuk membuat & mengedit videonya. Oh iya.. Tolong abaikan caption terakhir di ending title ya.. Itu kerjaan Kandis hehehe..

Equipment:
Custom Stainless Steel Backplate
OMS Deluxe Harness
OMS 95lbs Dual Bladder Wing
2x DiveRite RG2000 DIN regulator (for twin set)
1x ScubaPro R190/Mk2 regulator (for oxygen set)
2x Luxfer 80cu/ft tank with OMS Isolation Manifold for normal air
1x Luxfer 60cu/ft tank for oxygen
ScubaPro Jetfin with spring strap
Bare 5mm Wetsuit
2x Suunto Vyper dive computer (bottom timer)
Dive Voyager & J-Plan Dive Software for custom dive tables

Dive Profile:
- 21% O2 deep air diving
- 80% O2 deco mix
- 68m target depth
- 25 min bottom time at target depth
- 48 min deco time (deco stage)
- 108 min total dive time
- solo dive from 45m to 68m depth

Additional Data:
Max PpO2 on 21% air = 1.64
Max PpO2 on 80% oxy = 1.52
Gradient Factor 30-85%
Descent rate 21m/min
Ascent rate 10m/min
Total tank (air) volume = 4260 litre
Total tank (oxygen) volume = 1084 litre
Deep stop applied
DAN 100% O2 emergency on board

http://vimeo.com/15797146


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 19, 2010 6:38 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Wakakakakakakak..... memang Diver Bajingan!

Kompor meledug!

bhuahahahahaha....

video yang ke 90 meter trimix mana om? setel juga dong...

:D

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 19, 2010 9:31 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Aug 25, 2009 5:03 pm
Posts: 156
hahahaha
*ngakak beneran


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 19, 2010 11:10 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@rendra: hahaha.. emang kampret si kandis.. diangkat dulu di depan, dibanting di belakang hehehe.. yang 90m kagak nyampe housing pideoh nya bro..
@deudeuh: puaaaas.. puaaas? narsis dikit daah kite hehehe..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 19, 2010 11:32 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Gw jadi inget jaman dulu. Waktu itu kalau nggak salah lagi PON XI dimana olahraga diving dipertandingkan.

Nah, bersamaan dengan PON, dilakukan juga pameran aktivitas sport dan rekreasi, dimana juga ada stand diving oleh PB POSSI. Gw kebetulan kebagian jaga stand untuk menjelaskan mengenai sport diving kepada para pengunjung.

Singkat kata, suatu hari pas gw lagi jaga stand bersama beberapa atlit selam wanita (waktu itu Primadewi Purnomo dan Lusi), datanglah kunjungan panglima Armada Barat beserta jajarannya ke pameran itu. Setibanya di stand diving, panglima kagum dan bangga dengan kegiatan diving oleh generasi muda dan membandingkannya dengan kemampuan serta kualitas penyelam Angkatan Laut.

Karena pas sedang ada atlit selam putri, yaitu Primadewi dan Lusi, Panglima pun bertanya kepada mereka:

Panglima: "Wah, hebat ya kalian wanita dan atlit selam?"

Dewi & Lusi: "Iya pak"

Rendra: "Pak Panglima, inilah juara-juara nasional selam Indonesia saat ini"

Panglima: "Juaranya? Wah hebat sekali! Kamu (sambil menunjuk Dewi) bisa menyelam berapa meter?"

Dewi: "Empat ratus meter pak!"

Panglima: "Empat ratus meter??? Kalau kamu? (sambil menunjuk Lusi)"

Lusi: "Saya dua ratus meter pak!"

Panglima kemudian menoleh kepada salah satu anggota rombongannya yang rupanya tentara dari pasukan katak sambil mengatakan:

Panglima: "Kamu pasukan katak menyelam berapa meter?"

Paska: (sambil terlihat ragu) "Siap Dan! paling dalam 50 meter Dan!"

Panglima: "50 meter?? Masa kamu kalah sama wanita-wanita muda ini yang menyelam hingga ratusan meter?"

Paska: (mukanya males banget) "Siap Dan! kedalaman kerja kami maksimum 50 meter Dan!"

Panglima kemudian menoleh lagi kepada Dewi, Lusi dan gw...

Panglima: "Kalian menyelam pakai apa hingga ratusan meter begitu?"

Dewi/Lusi: "Hanya pakai masker, snorkel dan fins pak..."

Panglima: "Tidak pakai tabung selam atau alat lainnya?"

Dewi/Lusi: (dengan muka mulai bingung) "Tidak pak"

Nah, gw yang sedari awal serius banget mendengarkan percakapan ini baru ngeh bahwa ternyata ada perbedaan persepsi! Hahahaha... yang atlit, kebetulan atlit fin swimming, yang sebetulnya berenang horizontal, bukan menyelam vertikal. Sementara sang Panglima menganggap yang namanya diving ya nyelem ke bawah! Wakakakakakak....

Tanpa mengurangi rasa hormat, gw menjelaskan kepada Panglima dan jajarannya perihal olah raga selam dan apa itu fin swimming dsb... Barulah Panglima dan rombongannya ngakak nggak berenti-henti mengenai hal ini! Hahahahahahahahahahahahahahahahahaha.....

200 - 400 meter bolak balik kolam renang sama diving 50 meter underwater! What a difference!

Wakakakakakak.... this is a true story loh... para saksi mata masih hidup dan bisa dikonfirmasi kebenarannya....

Wakakakakakakakakak.....

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Nov 20, 2010 9:00 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
@hantulaut:... wah saya baru tahu kalau ....
nice video (divernya juga) bener2 pro - sampai kedalaman berapa tuh videonya ..
Ikan yg di menit ke 2:00 itu shark ya?


@rendra: ceritanya bener2 lucu ... jarang2 saya baca sesuatu di forum sampai ketawa dan cenger-cengir sampai istri heran.
anyway - man world record utk free diving apnea w/ fins sampai kedalaman 265 m
utk ceweknya 225 m
gila bener - beyond human.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Nov 20, 2010 1:26 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@wisnu: hahaha.. itu sih kerjaan iseng temen-temen saya mas.. itu ada kok dive profile nya:

Dive Profile:
- 21% O2 deep air diving
- 80% O2 deco mix
- 68m target depth
- 25 min bottom time at target depth
- 48 min deco time (deco stage)
- 108 min total dive time
- solo dive from 45m to 68m depth


Top
 Profile  
 
 Post subject: OO
PostPosted: Sun Nov 21, 2010 4:33 am 
Offline

Joined: Sun Nov 22, 2009 12:59 am
Posts: 77
@om rendra... : gile..... saya ampe di marahin cewek saya dan di usir keluar rumah.. utuk ketawa dengar cerita om rendra.. hahahaha jadi penasaran dl Dan Lantamal nya siapa ya...??? btw masih di jogja om..? 8)


@om Ocean's Ghost / Hantu laut : OM boleh nanya gak.. sy agak newbie untuk technical diving.. tapi SANGAT AMAT TERTARIK..... :D dan akan segera ngambil.. course nya..!

dari Dive profile list nya mas pake 21% O2 (normal air) kemudian bawah nya 80% deco mix

pertanyaan sya adalah apakah om hantu dive menggunakan Nitrox 21 alias normal air dengan dual blander wing...??

atau mengunakan Nitrox 80..??


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Nov 21, 2010 8:48 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
gelembung wrote:
@om Ocean's Ghost / Hantu laut : OM boleh nanya gak.. sy agak newbie untuk technical diving.. tapi SANGAT AMAT TERTARIK..... :D dan akan segera ngambil.. course nya..!

dari Dive profile list nya mas pake 21% O2 (normal air) kemudian bawah nya 80% deco mix

pertanyaan sya adalah apakah om hantu dive menggunakan Nitrox 21 alias normal air dengan dual blander wing...??

atau mengunakan Nitrox 80..??


@bung gelembung: nanya boleh, asal ndak minta duit aja haaaaa..

saya turun ke target depth 68m dengan normal air (alias nitrox 21%), kemudian saya melakukan decompression stage dengan nitrox 80% mulai kedalaman 9m selama 8 menit, 6m selama 13 menit & 3m selama 27 menit. tapi saya juga melakukan deep stop mulai 24m sampai 12m.

semoga bisa menjawab pertanyaan nya..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 22, 2010 4:16 pm 
Offline

Joined: Sun Nov 22, 2009 12:59 am
Posts: 77
Om hantu... Kenapa gak langsung pake nitox 80..?? Apa karna depth limit nya..?? Sorry ni om nanya terus

Gak bakal minta uang kok :D


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 22, 2010 4:18 pm 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Mas Bayu,

Senang sekali ngelihat video kapal budak di anker point, sayang cuman bentar ditayangkannya hehehe...
Saya hanya pernah ke anker kedua di 30m dan jalan2 disekitar itu,

Bisa gak diceritakan tentang site tersebut terutama di sekitar kapal budak ?

Dan kemudian di video nya ada celah/gua kemudian pasir coklat di bottomnya, itu di kedalaman berapa ?
Schooling Jack nya disitu juga ya pak ?

Tolong diceritakan karena gak mungkin saya jalan-jalan ke kedalaman segitu hahaha....

salam.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 22, 2010 4:34 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Feb 11, 2010 2:54 pm
Posts: 117
Location: SG/JKT
Wuihhh... keren banget nih om Hantu.....

Masa keren gitu videonya tau2 bagian belakang ada title Diver Baj.... :lol:

Jadi pengen belajar technical diving nih, BC sich udah punya cuma tidak pernah kesampean. Ditunggu buka kelas tech dive ya Om...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 22, 2010 11:23 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
gelembung wrote:
Om hantu... Kenapa gak langsung pake nitox 80..?? Apa karna depth limit nya..?? Sorry ni om nanya terus

Gak bakal minta uang kok :D


coba bantu jawab yah...

itu om hantu pake nitrox 80 untuk deco stage yang terakhir.

beliau sebetulnya niatnya detox, cuma nggak ada salon yang terima, jadinya nitrox 80 yang diembat, eh nggak ngefek juga ternyata, sehingga di akhir video ada tulisan BAJ.....

:lol:

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 22, 2010 11:58 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
*serius mode on.. :D

Nitrox atau Enriched Air Nitrox (EAN) adalah sebutan untuk campuran gas (gas mix) atmosfir normal yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Designation angka pada nitrox/EAN adalah persentase kadar O2 di dalam campuran Oksigen dan Nitrogen. Jadi misalnya udara normal dengan 21% O2 bisa juga disebut sebagai Nitrox 21 atau EAN 21 (walaupun sebetulnya belum enriched).

Tujuan penggunaan nitrox pada umumnya adalah untuk mengurangi kadar N2 (nitrogen), sehingga NDL (no decompression limit) bisa diperpanjang dari batasan normal. Namun demikian, dengan penggunaan nitrox dimana kadar O2 ditingkatkan, terdapat drawback berupa berkurangnya batas maksimum kedalaman dikarenakan terjadinya perubahan ambang batas aman PPO2 (Oxygen Partial Pressure). Untuk konsumsi normal, batas aman PPO2 adalah antara 1,4 - 1,6. Penggunaan O2 dengan partial pressure di atas 1,6 dapat mengakibatkan terjadinya O2 toxicity atau keracunan O2 (dengan efek umum berupa convulsion/ kejang-kejang).

Bagaimana menghitung PPO2? PPO2 adalah fungsi antara persentase O2 di dalam campuran udara dengan tekanan sekitar (ambient pressure). Misalnya kedalaman adalah 50 meter dimana tekanan sekitar adalah 6 atm, maka PPO2 untuk kadar O2 normal (21%) adalah 6atm x 21% = 1,26 atm.

Untuk contoh dive profile om Hantu dengan target depth 68 meter, maka perhitungan PPO2nya adalah:

- target depth dibulatkan ke atas menjadi 70 meter agar konservatif
- ambient pressure = 8 atm
- kadar O2 = 21%
--> PPO2 = 8 atm x 21% = 1,68 atm

Bagi EAN certified diver, akan diajarkan untuk membiasakan diri dengan ambang batas PPO2 sebesar 1,4 sebagai batas aman. Sebagai kontinjensi, PPO2 dapat ditolerir hingga 1,6.

Tec diver seperti om Hantu sudah berlatih dan terlatih untuk mengkombinasikan penggunaan scubanya dengan variasi gas mix sesuai kebutuhan secara aman. Jadi kalau om Hantu menggunakan target depth 68 meter dengan PPO2 1,68 (deep air), itu adalah hasil latihan dan O2 tolerance test yang mendukung.

Mengapa om Hantu menggunakan Nitrox 80 untuk deco stage? Ini tidak lain untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk decompression stop. Karena pada saat deep air tubuh om Hantu sudah menyerap cukup banyak nitrogen, maka beliau mengurangi konsumsi nitrogen dengan menggunakan gas mix yang kaya akan oksigen, pada kedalaman yang aman, yaitu 3 meter. Jika om Hantu tidak menggunakan Nitrox 80 melainkan normal air dengan 21% O2 untuk deco stage, maka diperkirakan beliau akan membutuhkan waktu sedikitnya 3 jam untuk melakukan deco procedure (deco stop).

Contoh deco profile om Hantu:

- 21% O2 deep air diving
- 80% O2 deco mix
- 68m target depth
- 25 min bottom time at target depth
- 48 min deco time (deco stage)
- 108 min total dive time

Jika om Hantu menggunakan normal air (21% O2) untuk seluruh leg penyelaman, maka menurut perkiraan saya dive profilenya akan menjadi sbb:

- 68m target depth
- 25 minutes bottom time at target depth
- 1st deep stop di 44 meter selama 1 menit
- 2nd deep stop di 30 meter selama 2 menit
- 3rd deep stop di 23 meter selama 2 menit
- deco stop di 3 meter (termasuk total ascent time) selama sekitar 190 menit
- total dive time menjadi sekitar 226 menit atau sekitar hampir 4 jam.

kebayang kan kalau om Hantu nggak bawa nitrox 80 untuk deco stop? Pasti dia jadi keriput karena kedinginan, belom lagi berapa banyak tank yang harus dibawa?

semoga serious mode ini cukup menjelaskan.

om Hantu, monggo, silahkan dikoreksi kalau perhitungan kasar saya meleset jauh... :D

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Nov 23, 2010 1:42 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@bung gelembung: waduh, rada panjang nih kalo diceritain kumplit. kurang lebih begini: *sori udah saya tulis sebelumnya tapi baru sempet di upload sekarang. kurang lebih penjelasannya sama dengan yang ditulis om rendra*

1. normal air (alias 21% oxygen) itu max depth nya 56.6m (partial pressure O2 1.4ata) & bisa 'dipaksa' alias ' contigency plan' sampai dengan 66.1m (pada partial pressure O2 1.6ata).

partial pressure O2 sebesar 1.6ata ini adalah batas maksimal rata-rata yang bisa ditolerir oleh manusia.

umumnya di kedalaman lebih dari 66.1m, sebagian orang akan mengalami 'keracunan' oxygen. namun dengan training yang bertahap, normal air bisa dipakai sampai kedalaman 70m - sering disebut dengan deep air.

CATATAN: deep air diving melibatkan proses yang lumayan kompleks karena diver harus di test kemampuan 'oxygen tolerance' nya & harus secara progresif menyelam dengan penambahan kedalaman secara gradual sedikit demi sedikit.

namun ini masih jadi kontroversi di kalangan technical divers karena sebagian menganggap kalau resiko deep air cukup besar, karena tidak semua orang bisa tahan oxygen toxicity pada kedalaman dibawah 60m. untuk kedalaman dibawah 60m disarankan menggunakan trimix.

CATATAN PENTING: deep air diving hanya dilakukan dengan menggunakan teknik penyelaman technical. TIDAK ada alasan untuk melakukan deep air diving dengan teknik penyelaman rekreasional.

jangan mencoba untuk melakukan deep dive atau deep air melebihi batas kedalaman maksimal yang telah ditetapkan recreational dive agency masing-masing.

2. nitrox 80% saya gunakan untuk proses 'accelerated decompression' dimana kalau menggunakan proses dekompresi biasa dengan menggunakan udara normal (21% oxygen) akan memakan waktu yang sangat lama.

nah karena maksimum depth nitrox 80% adalah 7,5m dan bisa 'dipaksa' alias 'contigency' sampai kedalaman 10m, saya memilih menggunakan nitrox 80% mulai dari 9m. ini semua didapat dari hasil kalkulasi optimal dengan bantuan dive software & perhitungan ulang secara manual.

kenapa saya menggunakan nitrox 80%? idealnya memang menggunakan oxygen 100%, namun untuk mendapatkan oxygen 100% dengan tekanan 150 bar pada tangki 60cu/ft cukup sulit dilakukan di dive center saya - alias harus pake booster yang harganya mahal & penangannya cukup beresiko tinggi.

@kunnikunni2003: kapal budak di kedalaman 68m ya gelap hehehe.. saya sudah beberapa kali menyelam di kapal budak (nama lain dari anker wreck) pada kedalaman dibawah 60m. bahkan pernah 1x sampai ke kedalaman 87m dengan menggunakan trimix 15/55 & stage decompression nitrox 40 & nitrox 80. semuanya tidak lain karena saya penasaran karena menurut sejarah perkapalan, pada tahun tersebut umumnya kapal-kapal berlayar secara berkelompok. ada teori sejarah yang menduga bahwa kapal budak tidak tenggelam sendirian, melainkan ada beberapa kapal lagi yang tenggelam di sekitar perairan tersebut.

atas dasar info tersebut saya agak yakin bahwa di sekitar kapal budak kemungkinan besar ada kapal lain yang tenggelam. karena itu saya penasaran siapa tau ketemu kapal yang lain.. sayangnya saya ndak punya sidescan sonar & alat-alat canggih lainnya, ya jadi modal eksplorasi primitif aja hehehe.. dan ternyata ndak ketemu haaaaaa..

tapi pengalaman menarik, karena di kedalaman itu saya menemukan devil ray berukuran besar banget (diameter sekitar 2m lebih) beberapa oceanic white tip yang sedang tidur - cukup langka untuk di perairan pulau menjangan & ada beberapa yellowfin tuna yang sliweran. asli cakep banget..

celah dan gua itu ada di sebelah barat (kanan kalo menghadap ke arah pantai/shore). ketika saya balik dari kedalaman 68m, beberapa teman (termasuk yang nge video saya) nyusul ketemu di kedalaman 35m & lalu kita lanjut dive naik ke atas.

schooling jack itu biasanya ada di sisi timur pulau menjangan (pos II arah ke kiri kalo menghadap laut) jumlahnya memang nggak sebanyak yang di tulamben, tapi cukup heboh.. karena saya decompression stop cukup lama mulai dari 9m sampai ke 3m, saya drifting ke arah channel garden eel di sisi utara. rupanya schooling jack lagi main-main disitu.

@looks_diver: bwahahaha.. emang itu kerjaan temen-temen kampret saya.. emang ndak ada yang waras tuh mereka..

ayo belajar technical dive, seru loh & bisa lebih meningkatkan safety kalo diaplikasi ke recreational dive.

@om rendra: haaaaaaa.. sama lah itungan kita, paling juga beda tipis hehehe.. thanks udah dijelasin buat yang lain. udah gw tulis sebenernya, cuman baru sempet upload sekarang. nggak beda jauh kan hehehe..


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 47 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: