It is currently Sat Nov 18, 2017 9:00 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 10 posts ] 
Author Message
 Post subject: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Thu Aug 13, 2015 9:12 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
:sad: Ini cerita untuk lesson learn sekaligus RCA (root cause analysis).
Mudah-2an ada pelajaran berharga yang bisa diambil
Saya punya 2 housing papan atas yaitu Nauticam utk EM-5 (sekitar 200 dive) dan utk EM-1 (sekitar 80 dive). Sangat happy dengan performance dan nggak pernah ada masalah sampai 3 minggu yang lalu kena "apes" untuk NA EM-1 saat saya pakai diving di Dahab (red Sea).

Housing ini dilengkapi dengan built-in vacuum dan water/moisture detection system. Diatas kertas kemungkinan untuk flooding saat diving sangat kecil.
Biasanya sekitar 30 menit sebelum diving, housing saya vacuum sampai lampu hijau nyala menunjukan kondisi vacuum tercapai.
Selama ini, setelah di vacuum BELUM PERNAH lampunya blinking merah (ada kebocoran kecil). Jadi sangat reliable.

Sampai apes menimpa saat hari terakhir diving di Dahab. Saat itu kita akan diving di Blue Hole.
Ini kronologis nya:
1. Saat masih di hotel, camera sudah saya set-up dan vacuum. Lampu hijau on.
2. Dari hotel jalan kaki ke DC 5 menit, sampai disana lampu masih hijau.
3. Sekitar 15 menit di DC, pakai kita pakai mobil ke lokasi. Kamera saya pangku. lampu masih hijau. Perjalanan ke lokasi sekitar 30 menit; sekitar 2 km terakhir jalan jelek.
4. Sampai di lokasi kita gear-up. Kamera saya taruh di bangku kayu. Suhu udara saat itu 38C (under shade). Terus terang saya ngga ngecek lampu nya.
5. Dari lokasi kita jalan ke entry point sekitar 100 m. Lagi2 tidak secara khusus ngecek lampunya. Matahari amat sangat cerah.
6. Entry point di El Bell, yaitu celah / lorong vertical kecil (pas untuk 1 orang) yang turun kebawah sampai kedalaman 27 meter. Dive guide turun duluan.
7. Strobe arms saya lipet; kamera saya tempelin kedada - nggak sempat lihat kondisi lampu. Lebih konsentrasi untuk turun agar tidak kena dinding.
8. Sampai kedalaman 27 meter, kamera saya persiapkan untuk motret istri yang turun di celah tersebut back ground nya cakep banget seperti chimney yang dipenuhi oleh berkas-berkas sinar matahari vertical kebawah.
9. Saat itu baru realize kalau lampu merah berkedip. Nggak jadi switch-on kamera. Saya nyingkir ke tempat terbuka. Setelah memberi tahu dive guide, saya menjauh dari dinding dan naik keatas perlahan. Istri dan dive guide terus diving.
10. Saat safety stop, air sudah memenuhi seluruh ruang di port. Housing saya posisikan agar air terkumpul di port. Saat itu tampak gelembung kecil keluar dari penutup housing pada posisi pkl. 11 dan pkl, 13.
11. Begitu sampai diatas; langsung kamera saya cuci dengan air minum dan setelah itu saya keringkan dengan udara tabung.

Setelah kering semua, saya cek; dan hasilnya:
- Kamera berfungsi dengan baik, nggak ada setetes airpun yang masuk kekamera. Ruang battery kering kerontang.
- Lensa (Panasonic 7-14m) nggak berfungsi. Beberapa tetes air masuk ke lensa. Setelah beberapa hari dikeringkan di dessicant, bisa berfungsi lagi tapi motor AF nya mati. Jadi bisa dipakai MF saja.
- Housing beserta vacuum & leak detection juga berfungsi dengan baik setelah battery diganti. Dicoba lagi nggak ada yang bocor, bahkan bisa saya pakai untuk diving ke 2 dan 3 (pakai lensa lain).

Saya masih belum ketemu penyebab pasti kenapa bisa bocor. Mungkin ada yang bisa bantu analisa.

Saat ini cuma bisa nyengir sepet karena lensa Panasonic 7-14 harganya sekitar USD 900 :(
Saya coba e-mail ke Panasonic service center tapi belum ada jawaban.

Mungkin sudah saatnya ngelirik ke lensa Pro Olympus yang baru, 7-14mm atau 8mm Fish Eye :D . Dua2nya lensa pro, weather proof, dust proof dan splash proof. Pas dengan kameranya yang juga weather proof dan splash proof. Makanya selamat.
Sayang nggak cocok dengan portnya.

_________________
https://www.flickr.com/photos/wisnupurwanto/


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Thu Aug 13, 2015 10:15 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Ouch!! ….pengalaman yg tidak mengenakkan Mas, sorry to hear that.
Saya belum pernah pakai housing Nauticam, kl dr fitur vacumnya sih seharusnya sangat mumpuni mencegah flooding.
Dari cerita Mas Wisnu ini saya jadi makin sadar pentingnya tes housing di dalam bak sebelum turun diving.
Moga2 lensanya bisa diperbaiki ya Mas, walau besar kemungkinan biayanya nyakitin hati juga.

_________________
dive safely!
guswid


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Fri Aug 14, 2015 3:35 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
sebetulnya vacuum system memberikan perlindungan yang jauh lebih efektif dibanding test housing di bak air.
di DC pun, kamera sempat saya taruh di bak air.
saat di mobil masih bagus, jangankan air, udara luar juga nggak bisa masuk.

_________________
https://www.flickr.com/photos/wisnupurwanto/


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Sat Aug 15, 2015 12:18 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Sepertinya kebocoran baru terjadi di kedalaman 27m ya? Soalnya walaupun Mas tidak sempat ngecek indikator lampu tapi seharusnya terdengar dari indikator suaranya kan?
Sudah coba ditanyakan ke pihak Nauticamnya Mas? atau mgkn Mbah Surya bisa kasih analisa teknis?

_________________
dive safely!
guswid


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Sun Aug 16, 2015 5:32 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Hello Mas Wisnu,

Waduh , sayank amat itu lensa. :(

Kalo vacuum system OK dan tak bocor pada next dive nya, itu bisa di pastikan ada kotoran super halus saat kebocoran terjadi di dive yg Mas cerita itu.

50 menit vacuum tidak lost di dive apes tersebut , itu kotoran pasti super kecil Mas.
Coba beli lampu UV deh, saya selalu sekarang pakai lampu UV untuk cek o-ring, sebab ada fiber halus yang kadangkala tak nampak mata. Kalo di hotel, biasanya karena selimut. Kalo pernah pakai tissue bersihkan housing, fiber tissue juga bisa.

Ini fiber jika tak pakai lampu UV tak nampak
Attachment:
UV Light.JPG


Paling baik pakai air-blower gun model ini :
Image

Sebelum pintu di tutup, sambil tengok pakai lampu UV...cari kotoran fiber halus.


Jika bersihkan o-ring, cuci pakai sabun biasa sampai bersih. Jangan lumaskan o-ring dulu.
Pasang o-ring dan baru lah lumaskan di mana akan hanya ada gesekan dari pintu penutup.
Saat keringkan o-ring, hati hati, hang to dry saja. Tangan kita jika baru cuci tangan dan dikeringkan, kulit mati suka ikut rontok. Sekitar 520 gram per tahun atau 1.4 gram sehari, itu tipikal volume kulit mati kita rontok. 1.4 gram itu banyak sebagai kotoran halus. 20 tetes obat air mata cuma 1 cc. 1 cc = 1 gram doank berat jenis air.
http://www.cfmccleaning.com/id54.html
Ini di luar itungan ketombe :mrgreen:

Semenjak pakai UV lamp, saya baru tau saat sy cuci tangan bersih dan keringkan tangan dan handle o-ring, kok banyak fiber halus nempel di o-ring ? Ternyata itu dari kulit rontok dari tangan saya saat kering...wak kik ki kik.

Jika pakai kain bersihkan housing, cari yang lint-free ( rontok fiber nya minimal ), atau micro fiber juga lumayan.

Dive safe.....


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Sun Aug 16, 2015 7:26 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
guswid wrote:
Sepertinya kebocoran baru terjadi di kedalaman 27m ya? Soalnya walaupun Mas tidak sempat ngecek indikator lampu tapi seharusnya terdengar dari indikator suaranya kan?
Sudah coba ditanyakan ke pihak Nauticamnya Mas? atau mgkn Mbah Surya bisa kasih analisa teknis?


Bisa jadi mas, dan seperti analisa mbah surya, bocornya kecil banget - atau karena saat dipermukaan temp. nya cukup tinggi 38C; menyebabkan tekanan udara lebih kecil dan density nya juga lebih kecil.
Dan sangat betul saya dan juga istri saya nggak denger ada indicator suara saat di mobil ataupun saat jalan ke lokasi.
Nah saat tekanan luar semakin tinggi bisa jadi air mulai merembes masuk.

_________________
https://www.flickr.com/photos/wisnupurwanto/


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Sun Aug 16, 2015 7:55 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Saya sih selalu bawa air blower. Nah, cuma pas hari terakhir tsb. saya nggak pakai blower tsb.
Sekarang saya nggak pernah lagi pakai kertas tissue buat bersihin kamera housing. Selalu pakai micro fiber serta kanebo.
yg menarik kebocoran tsb. terjadi di dua titik yang berdekatan, pada posisi pkl. 11 dan pkl. 13. bisa jadi rambut rontok jatuh keposisi tsb.
Yang pasti kondisi o-ring masih sangat bagus. Tidak ada kerusakan sama sekali.
Sampai dirumahpun saya test, 12 jam lebih nggak ada kebocoran.
anyway. ide UV lamp cukup menarik. Ntar saya cari yang kecil.

Mbah Surya,
tolong dong ditanyain ke Nauticam, apakah mereka pernah coba pakai 6" dome port untuk Olympus lens 7-14mm ataupun 8mm Pro. Ini lensa top banget, diatas kertas jauh lebih baik dibanding Panasonic 7-14mm dan 8mm fish eye.
Saya lihat di website, memang disebutkan 6" dome port hanya untuk Panasonic 7-14mm serta port serta extention yang lain untuk kedua lensa tersebut.
Tapi saya pernah pakai 6" dome port untuk lensa Olympus 12-40 pro meskipun di parking di 12mm; tapi hasilnya okay banget.
Apakah mereka pernah coba test pakai 6" dome port untuk kedua lensa tsb. Kalau pernah, apa masalahnya kok nggak bisa dipakai.



Surya Prihadi wrote:
Hello Mas Wisnu,

Waduh , sayank amat itu lensa. :(

Kalo vacuum system OK dan tak bocor pada next dive nya, itu bisa di pastikan ada kotoran super halus saat kebocoran terjadi di dive yg Mas cerita itu.

50 menit vacuum tidak lost di dive apes tersebut , itu kotoran pasti super kecil Mas.
Coba beli lampu UV deh, saya selalu sekarang pakai lampu UV untuk cek o-ring, sebab ada fiber halus yang kadangkala tak nampak mata. Kalo di hotel, biasanya karena selimut. Kalo pernah pakai tissue bersihkan housing, fiber tissue juga bisa.

Ini fiber jika tak pakai lampu UV tak nampak
Attachment:
UV Light.JPG


Paling baik pakai air-blower gun model ini :
Image

Sebelum pintu di tutup, sambil tengok pakai lampu UV...cari kotoran fiber halus.


Jika bersihkan o-ring, cuci pakai sabun biasa sampai bersih. Jangan lumaskan o-ring dulu.
Pasang o-ring dan baru lah lumaskan di mana akan hanya ada gesekan dari pintu penutup.
Saat keringkan o-ring, hati hati, hang to dry saja. Tangan kita jika baru cuci tangan dan dikeringkan, kulit mati suka ikut rontok. Sekitar 520 gram per tahun atau 1.4 gram sehari, itu tipikal volume kulit mati kita rontok. 1.4 gram itu banyak sebagai kotoran halus. 20 tetes obat air mata cuma 1 cc. 1 cc = 1 gram doank berat jenis air.
http://www.cfmccleaning.com/id54.html
Ini di luar itungan ketombe :mrgreen:

Semenjak pakai UV lamp, saya baru tau saat sy cuci tangan bersih dan keringkan tangan dan handle o-ring, kok banyak fiber halus nempel di o-ring ? Ternyata itu dari kulit rontok dari tangan saya saat kering...wak kik ki kik.

Jika pakai kain bersihkan housing, cari yang lint-free ( rontok fiber nya minimal ), atau micro fiber juga lumayan.

Dive safe.....

_________________
https://www.flickr.com/photos/wisnupurwanto/


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Mon Aug 17, 2015 12:24 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
OK Mas, ntar saya tanyain soal Dome 6" dengan 2 lensa baru Oly itu.

Ada kabar buruk nih, 4 diver asing hanyut semenjak 15 Aug di Sanglaki ( derawan area ).
Dive guide berhasil buka BCD dan berenang sampai mau pingsan untuk sampai ke darat cari pertolongan dan di bantu oleh kapal diving lain. Ombak lagi besar katanya dan di BMG per hari ini lumayan, 2 meter. Maka dive boat nya aslinya tak nampak diver nongol :(

http://regional.kompas.com/read/2015/08 ... .Sangalaki

Kabar dari kawan kita Andrew tadi jam 7an malam. Andrew lagi di Togean pulak dan bell saya sebab dia kenal dive guide nya.

Maka per 16 agustus jam 11:59 malam, sudah mendekati 2 hari hilang nya para diver asing, banyak nya orang Itali.

Angin dan arus menurut data BMG per 16 agustus dan prakiraan sampai 18 agustus, saya estimasi akan push diver ke Utara. Arus 1.5 knot ke utara dan angin berkisar 5-10 knot dari south dan south east. Ini bisa bisa hanyut nya sampai Tarakan ( 87 n.miles ) jika angin berubah arah dari south-east dorong ke north west. Jika lurus dari selatan angin dan dibantu arus, bisa ke Tawau dan Semporna Sabah Malaysia 130an n.miles.

Sukur2 diver bisa kandas duluan di Pulau Panjang utara nya Derawan, cuma 25 n.miles dari Sanglaki, atau sukur2 lagi ke Pulau Samana yang cuma 5.6 nmiles 300 derajat dari Sangkali.

Aduhhhhhh , semoga pada selamat dah :(

.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Mon Oct 12, 2015 10:38 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
turut berduka cita nih buat om wisnu dan diver di sangalaki yah....


bs juga yah kecolongan tuh vacum, padahal dah ok tp masih juga bocor yah

tapi skr dah dites lagi gak om, apakah maish bocor atau skr setelah semua dibersihin semua kembali normal lagi nih. kl normal bs jadi emang krn ada benda halus tuh yah ehheehehe

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Housing Papan atas juga bisa bocor
PostPosted: Tue Oct 13, 2015 12:23 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
TQ mas Dita
Setelah saya bersihin sih langsung normal; bahkan bisa dipakai untuk diving ke 2 dan ke 3 hari itu (pakai lensa lain)
Berhubung besok pagi mau ke Sharm, baru saja saya test semalaman nggak ada masalah.
sayang belum punya lensa pengganti 7-14mm; disini ngga ada yang jual lensa Olympus.

Yang saya heran kenapa bocornya setelah sekitar 1 jam; kenapa nggak pas di dive center atau pas saya pangku di mobil saat perjalanan.

_________________
https://www.flickr.com/photos/wisnupurwanto/


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 10 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 5 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: