It is currently Sun Dec 17, 2017 11:21 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 23 posts ]  Go to page 1, 2  Next
Author Message
 Post subject: Solo Diving
PostPosted: Fri Aug 07, 2009 9:59 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jun 14, 2006 10:07 am
Posts: 446
Location: Market
Menyambung dengan serunya diskusi tentang spearfishing, gimana kalau buka thread baru tentang Solo Diving? karena spearfishing di Indonesia juga identik dengan solo diving...atau mungkin karena komunitasnya?

Gimana pendapat temen2 tentang solo diving tsb? FYI di luar sudah ada buku guidelines untuk solo diving, tapi kadang suka menjadi kontroversi juga..

_________________
People got to see this www.sharkwater.com !!!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Aug 09, 2009 4:31 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
rule number one: never dive alone, tentunya rule ini berlaku khusus kan? karena emang ada koq dive yang dilakukan sendiri, tp pasti pake surface support..

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Aug 10, 2009 10:29 am 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
Sebelum dilanjut, saya mau kasih ilustrasi sedikit sebagai tambahan bahan untuk diskusi:

1. jika sedang dive dengan buddy, apakah sang buddy punya kemampuan yang layak untuk menolong/membantu kita jika kita dalam kesulitan? (diver A adalah seorang Advanced Open Water dengan 100 dive log & diver B adalah Open Water Diver dengan 10 dive log)

2. jika sedang menyelam dengan group & seorang penyelam mengalamai masalah serius, apakah jarak antara penolong & yang ditolong cukup dekat? (seringkali kita diving beramai-ramai, namun jarak antara penyelam satu dengan yang lain cukup jauh)

3. apakah kita sudah cukup 'pede' dengan kondisi/kemampuan peralatan dan skil kita? (peralatan selam dalam kondisi & fungsi yang terbaik, kecakapan yang sesuai dengan batas kemampuan diri)

4. apakah solo diving itu tidak aman?

monggo dilanjut..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Aug 10, 2009 1:31 pm 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: Mon Jun 12, 2006 10:40 pm
Posts: 1030
Location: kingdom of undersea
hantulaut wrote:
Sebelum dilanjut, saya mau kasih ilustrasi sedikit sebagai tambahan bahan untuk diskusi:

1. jika sedang dive dengan buddy, apakah sang buddy punya kemampuan yang layak untuk menolong/membantu kita jika kita dalam kesulitan? (diver A adalah seorang Advanced Open Water dengan 100 dive log & diver B adalah Open Water Diver dengan 10 dive log)

2. jika sedang menyelam dengan group & seorang penyelam mengalamai masalah serius, apakah jarak antara penolong & yang ditolong cukup dekat? (seringkali kita diving beramai-ramai, namun jarak antara penyelam satu dengan yang lain cukup jauh)

3. apakah kita sudah cukup 'pede' dengan kondisi/kemampuan peralatan dan skil kita? (peralatan selam dalam kondisi & fungsi yang terbaik, kecakapan yang sesuai dengan batas kemampuan diri)

4. apakah solo diving itu tidak aman?

monggo dilanjut..


Jawab ah...

1. Kalopun mampu, belum tentu sudi nolong gw krn ukuran gw XXL, huehehehe...
2. Sebagai penyelam Jakarta yg biasa nyelem di air butek, rata2 vis 3-5m, buddy deket pun ga kliatan, jd sering bgt kepisah n terpaksa jd solo diver. Boro2 nolong, kliatan jg kagak :)
3. Nah ini nih yg penting, alat harus prima dan kita kenal betul, mutlak tuh.
4. Aman asal disiplin. At least menurut gw yah, hehehe.. Gw sering, krn keadaan ataupun emang niat, jadi solo diver. Biasanya gw batesin paling dalem 10m, dgn. asumsi di kedalaman segitu gw msh bisa survive kalo ada apa2. Jadi asal disiplin sih gw rasa aman2 aja yah :)

ayo lanjut lagiiii....

_________________
PETUALANG - Penyelam Tua Lupa Pulang


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Aug 10, 2009 1:57 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jun 14, 2006 10:07 am
Posts: 446
Location: Market
hes wrote:
hantulaut wrote:
Sebelum dilanjut, saya mau kasih ilustrasi sedikit sebagai tambahan bahan untuk diskusi:

1. jika sedang dive dengan buddy, apakah sang buddy punya kemampuan yang layak untuk menolong/membantu kita jika kita dalam kesulitan? (diver A adalah seorang Advanced Open Water dengan 100 dive log & diver B adalah Open Water Diver dengan 10 dive log)

2. jika sedang menyelam dengan group & seorang penyelam mengalamai masalah serius, apakah jarak antara penolong & yang ditolong cukup dekat? (seringkali kita diving beramai-ramai, namun jarak antara penyelam satu dengan yang lain cukup jauh)

3. apakah kita sudah cukup 'pede' dengan kondisi/kemampuan peralatan dan skil kita? (peralatan selam dalam kondisi & fungsi yang terbaik, kecakapan yang sesuai dengan batas kemampuan diri)

4. apakah solo diving itu tidak aman?

monggo dilanjut..


Jawab ah...

1. Kalopun mampu, belum tentu sudi nolong gw krn ukuran gw XXL, huehehehe...
2. Sebagai penyelam Jakarta yg biasa nyelem di air butek, rata2 vis 3-5m, buddy deket pun ga kliatan, jd sering bgt kepisah n terpaksa jd solo diver. Boro2 nolong, kliatan jg kagak :)
3. Nah ini nih yg penting, alat harus prima dan kita kenal betul, mutlak tuh.
4. Aman asal disiplin. At least menurut gw yah, hehehe.. Gw sering, krn keadaan ataupun emang niat, jadi solo diver. Biasanya gw batesin paling dalem 10m, dgn. asumsi di kedalaman segitu gw msh bisa survive kalo ada apa2. Jadi asal disiplin sih gw rasa aman2 aja yah :)

ayo lanjut lagiiii....


Ikutan jawab juga aaaa....

1. kalau menurut gua, biarpun ada buddy disamping, untuk safety tetep aja tidak bisa tergantung dengannya apapun alasannya karena yang tau persis keadaan hanya pada masing2 diver pribadi. Buddy hanya untuk membantu apa yang bisa dia bantu..so education untuk masing2 diver sangatlah penting.

2. Tergantung keadaan kondisi dive site
3. Peralatan so pasti harus sudah dikenal dan dalam kondisi bagus donk..tapi balik lagi si user harus tau skillsnya.
4. Setuju dan idem ama hes..yang tau limit hanyalah si diver itu sendiri

_________________
People got to see this www.sharkwater.com !!!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Aug 10, 2009 5:49 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
hantulaut wrote:
Sebelum dilanjut, saya mau kasih ilustrasi sedikit sebagai tambahan bahan untuk diskusi:

1. jika sedang dive dengan buddy, apakah sang buddy punya kemampuan yang layak untuk menolong/membantu kita jika kita dalam kesulitan? (diver A adalah seorang Advanced Open Water dengan 100 dive log & diver B adalah Open Water Diver dengan 10 dive log)

2. jika sedang menyelam dengan group & seorang penyelam mengalamai masalah serius, apakah jarak antara penolong & yang ditolong cukup dekat? (seringkali kita diving beramai-ramai, namun jarak antara penyelam satu dengan yang lain cukup jauh)

3. apakah kita sudah cukup 'pede' dengan kondisi/kemampuan peralatan dan skil kita? (peralatan selam dalam kondisi & fungsi yang terbaik, kecakapan yang sesuai dengan batas kemampuan diri)

4. apakah solo diving itu tidak aman?

monggo dilanjut..


1/2. Kalo menurut saya, bagaimanapun kemampuan sang buddy, ttp lebih aman kl ada buddy disamping kita, dan selalu dlm jarak yg mudah dijangkau. Bila ada masalah maka msh bisa dibantu/membantu sang buddy (yg plg umum kehabisan udara). Kl saya sih selalu nempel ke dive master kaya ikan remora :D

3/4. Pengetahuan thd alat & batas kemampuan kita adlh mutlak. Namun, trouble krn faktor X mgkn saja bs terjadi, dan dlm kondisi spt itu betapa beruntungnya bila ada buddy disamping kita yg bs menolong. Jadi, keberadaan buddy sangat penting utk mengatasi mslh2 yg tidak kita duga.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Aug 12, 2009 9:38 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Nov 02, 2006 10:31 am
Posts: 295
Location: jakarta
solo diver ya?
hehehe....

entah kenapa, mayan sering gue lakuin, gara2 emangnya kepisah, ato emangnya mencar ndiri
tp ya sama kayak yg dibilang hes, kalo lagi solo, ga berani dalem2

_________________
the more you look around at things, the more you see


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Mar 19, 2010 2:43 pm 
Offline

Joined: Wed Mar 17, 2010 6:34 pm
Posts: 21
hantulaut wrote:
Sebelum dilanjut, saya mau kasih ilustrasi sedikit sebagai tambahan bahan untuk diskusi:

1. jika sedang dive dengan buddy, apakah sang buddy punya kemampuan yang layak untuk menolong/membantu kita jika kita dalam kesulitan? (diver A adalah seorang Advanced Open Water dengan 100 dive log & diver B adalah Open Water Diver dengan 10 dive log)

2. jika sedang menyelam dengan group & seorang penyelam mengalamai masalah serius, apakah jarak antara penolong & yang ditolong cukup dekat? (seringkali kita diving beramai-ramai, namun jarak antara penyelam satu dengan yang lain cukup jauh)

3. apakah kita sudah cukup 'pede' dengan kondisi/kemampuan peralatan dan skil kita? (peralatan selam dalam kondisi & fungsi yang terbaik, kecakapan yang sesuai dengan batas kemampuan diri)

4. apakah solo diving itu tidak aman?

monggo dilanjut..



Saya juga mencoba menjawab ya..

1. Mutlak dive buddy kita harus lah seseorang yg qualified utk me-rescue kita jika kita sedang ada 'permasalahan' under the water. Of course, if you an ADV, and your buddy is an OW, you shouldnt go too deep. :)
2. Jika beramai2 dive nya, leader yang ada di groups tersebut harus jeli melihat situasi groups, apakah ada dari groups nya yg harus mendapat 'perhatian' khusus. Dalam artian 'sedikit' perlakuan khusus, walopun tetap harus adil terhadap anggota groups yg lain. Disini briefing seorang leader sangatlah penting.
3. Yup, anda harus sangat sangat confidence. Saya ingat pertama kali solo dive without my ponny, kedalaman 35 m sudah sangat scary. Kemudian akhirnya membeli ponny(yang tidak pernah terpakai smp skrg)
4. Solo dive sangat aman jika anda tau apa yg harus anda lakukan dalam keadaan 'emergency'.

After all, in my opinion..if 'something' happens in the water, ocean is a beautiful place to die, right? :)

*Ada beberapa yg saya tuliskan tidak sesuai dengan PADI rules or TDI rules. Its just my own opinion.

Cheers!
Zen


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Mar 20, 2010 10:19 am 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@sharky: tekkies juga ya?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Mar 20, 2010 2:45 pm 
Offline

Joined: Wed Mar 17, 2010 6:34 pm
Posts: 21
hantulaut wrote:
@sharky: tekkies juga ya?


Accidentally 'Yes' :)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Mar 21, 2010 12:07 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
wah ayo dong sharing ilmunya nih om sharky dan om hantu....

seru nih kalo tekkies saling ketemu nih ilmunya


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 22, 2010 7:26 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Solo diving... hmmm...

just double all the preparations lah... 8)

- use double tank with separator manifold
- use two sets of regulators
- use double bladder BCD
- bring double mask
- bring double bottom timer

make everything double! ribet kan?? Mending ajak buddy deh :D

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Mar 23, 2010 9:53 am 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
rendra wrote:
Solo diving... hmmm...

just double all the preparations lah... 8)

- use double tank with separator manifold
- use two sets of regulators
- use double bladder BCD
- bring double mask
- bring double bottom timer

make everything double! ribet kan?? Mending ajak buddy deh :D


hehehe.. ini mah udah diving dengan preparasi technical dive nih..

@om rendra: di IANTD ada jargon "consider all your dive as a solo dive", kalo gw gak salah di GUE juga gitu ya? mohon pencerahan


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Mar 23, 2010 12:00 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Gimana ya, soal consider all your dive a solo dive? ini terus menjadi perdebatan. tapi kelihatannya konsensus di tec dive justru menjurus ke semakin pentingnya peranan buddy.

sebagai contoh, di tec ataupun GUE Fundamentals kita belajar untuk dapat memperkirakan berapa sisa udara di tank buddy kita, sehingga kita selalu alert in any case kita menghadapi out of air situation (diri kita sendiri maupun buddy) dengan berbagai bail out plan/ contingency yang paling realistis.

buat gw pribadi, solo dive merupakan hal yang sungguh2 membingungkan. antara setuju dengan tidak setuju. contoh yg paling gampang kalau misalnya kita pergi liburan deh. sampai di dive resort, kita dapat buddy secara acak yang ternyata gak sesuai selera (dlm hal diving lhooo)... memang sih bisa opt untuk ganti buddy, tapi sering2 gak enak juga. akhirnya dia menganggap dia solo diving, sementara kita nganggap dia sebagai buddy, gimana tuh?

contoh lain yg sering kejadian: uw photography. kita motret sementara buddy kita nggak. kita happy, dia bete, akhirnya solo diving juga??

gw personally berapa kali mencoba nakal, submerged sama buddy, tapi di bawah gw jalan2 sendiri as a solo diver... eh, ujung2nya gw pusing n deg-degan sendiri nyari buddy gw hahaha....

kusut ah soal solo diving. yg jelas kalau solo dive pastinya gak bisa cerita, eh tadi seru ya ngeliat whale shark... hihihi...

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 27, 2010 11:33 pm 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
(terkadang) cukup merangsang adrenalin !

Waktu belum dapet sertifikat OW, bahkan saya pernah SOLO NIGHT Free Diving waktu di Raja Ampat, Abis temen2 diving masak saya bengong...

wow it could be once in a life time! ... akhirnya nyebur deh sendiri dan nemu Schooling of trevally, Bamboo Shark, Blue spotted ray and Cuttle fish segede bagong ... sementara temen yg dive cuma liat lobster doang hehehe ...

siangnya sempet sendirian "ngejar schooling of Manta ray" krn bbrp diver lagi surface interval N + exhausted ... seru euy !

terakhir waktu di wakatobi, buddy BCDnya bocor pdhl baru 10 menit-an dive... akhirnya dia naik.. saya putusin sendiri sampai akhirnya ingin mencoba ingin liat keindahan wktb hingga kekedalaman 35m selama 5 menit (pdhl OW harusnya cuma 18m) ... hal itu karena coba2 saja krn udara masih 160, vis ampe 40m, arus lemah, gak tau kenapa saat itu saya rileks banget (sisa udara masih 20 u/ 50 menit dive) serta ingin tau aja (ngetes)

ternyata asyik juga nyerempet2 "bahaya" surgawi ...
But you'll take your own risk of course :)

cheers,
giriwil


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 23 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: