It is currently Thu Oct 19, 2017 4:15 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 31 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject: Tips Penggunaan Dive Computer
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 12:02 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Dive computer adalah salah satu hasil temuan yang indah dan secara pesat menggantikan posisi dive table. Namun demikian, perlu diketahui bahwa sistem algoritme (perhitungan) pada dive computer masih memiliki berbagai kekurangan dan secara terus menerus harus disempurnakan untuk meningkatkan keamanan dalam penggunaannya.

Kita sebagai penyelam harus benar-benar mempelajari dan memahami penggunaan dive computer kita dan segala keterbatasannya. Hal ini berarti kita tidak boleh lupa untuk menerapkan praktek diving yang aman. Ingat selalu:

Plan your dive and dive your plan. Ingat, computer failure dapat terjadi setiap saat!

Beberapa tips:
- Muncul dengan perlahan (ascend slowly). Jangan pernah melampaui kecepatan muncul ke permukaan sebagaimana yang diindikasikan oleh dive comp. Umumnya ascend rate adalah 33ft (10mtr) per menit atau lebih lambat pada kedalaman di atas 80ft (24mtr)

- Akhiri dive anda dengan safety stop sedikitnya 5 menit pada kedalaman 5-6 mtr. Pada deep dive, tambahkan deep stop. Hindari profil penyelaman persegi (rectangular profile)

- Jangan menyelam hingga limit waktu yang diindikasikan oleh dive comp. Limit yang diindikasikan belum tentu reliable dan dive comp tidak pernah memperhitungkan keterbatasan fisiologis si penyelam (misalnya: umur, overweight, bekerja di bawah air, dll yang mempengaruhi tingkat bubble absorption oleh tubuh)

- Extra hati-hati jika anda melakukan profil penyelaman terbalik (reverse dive profile / dangkal - dalam)

- Selalu siapkan prosedur backup: Rencanakan penyelaman anda! Tetap gunakan dive table, pengukur waktu (jam/ bottom timer) dan pengukur kedalaman non komputer sebagai backup jika dive comp anda tiba2 tidak berfungsi saat anda menyelam.

- Jika anda menyelam selama beberapa hari berturut2 dengan menggunakan dive comp sebagai patokan, disarankan tidak menyelam sehari penuh sesudah beberapa hari menyelam untuk memberikan waktu bagi tubuh anda membuang muatan nitrogen ekstra yang telah bertumpuk.

- Jangan mulai menggunakan dive computer dalam waktu kurang dari 24 jam sejak dive pertama anda tidak menggunakan computer tersebut (misalnya pagi hari dive pertama lupa pakai komputer, kemudian siangnya saat dive kedua dst memakai dive comp! Perhitungan pasti salah!) Tunggu 24 jam no-dive jika hal ini terjadi atau menyelamlah secara manual (non dive comp).

- Selalu minum yang cukup sebelum dan sesudah diving;

- Hindari kerja berat dan pergi ke tempat tinggi terlalu cepat setelah diving.

Semoga bermanfaat.

Salam :)

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 2:32 am 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: Mon Jun 12, 2006 10:40 pm
Posts: 1030
Location: kingdom of undersea
Nanya donk.. rectangular profile tu apaan yah?

_________________
PETUALANG - Penyelam Tua Lupa Pulang


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 4:32 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Waahh tip Bagus..., tp perlu beberapa perlu diluruskan ;

Ascent rate itu tidak melebih 18 mtr/menit, lebih lambat lebih baik, dive computer di program dengan ascent rate yang lebih lamban yaitu 9 mtr per menit dengan pertimbangan conservatif.
Ascent rate maximum 9 mtr per menit jika kita menyelam di tempat tinggi (altitude dive).

Safety stop itu min 3 menit di 5 mtr sebelum naik ke permukaan lebih lama lebih bagus dan dianjurkan dilakukan tiap kali penyelaman, dan harus dilakukan pada kondisi2 tertentu, mungkin bisa dijelaskan oleh Rendra..

Emergency Decompresion stop (deco stop) beda dengan safety stop, mungkin rendra juga bisa jelaskan lebih jauh..

@hes ; mungkin yang dimaksud reactangle profile adalah yo-yo dive (dive kayak gigi gergaji) naik turun naik turun,..


thanks ya ndra..

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 9:59 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 1:52 pm
Posts: 1318
Location: Jakarta
:D wah bener2 artikel yg bermanfaat nih...

_________________
Dona


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 2:14 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
@ hes:
rectangular dive profile tuh adalah model dive profile yg umumnya dipergunakan. descent - stay at depth - ascent.

gimana ya gambarnya, kira2 gini deh:

__ __
| |
| |
|____________|

hasil penelitian nitrogen absorption / DCI risks terbaru oleh DAN merekomendasikan dive profile yg mengurangi risiko DCI utk recreational diver adalah spt ini:

__ ___
| /
| /
|_/

maaf ya, agak susah nih menggambarnya... nanti gw gambar and scan terus di posting deh beberapa recommended dive profile utk recreational divers. ada yg utk wreck dive, deep dive, multiple/repetitive dive.

perlu diketahui bahwa dive profile kita SANGAT menentukan bubble formation sebagai akibat dari nitrogen absorption.

jadi kalau teman2 sdh pada pakai dive comp, coba mulai download dan perhatikan dive profile kamu pada setiap penyelaman. umumnya (kebanyakan) pasti hasilnya kaya gergaji hehehe.... :D

Gak apa-apa, yg penting mulai berlatih menyempurnakan dive profile agar kegiatan penyelaman kita senantiasa asik-asik aja!

Safe diving!

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 2:50 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
@mola-mola:

thanks atas pelurusannya.

kemungkinan perbedaan konversi ft/mtr ya. ok, kita pakai 18mtr dan 9mtr.

jadi begini... (udah kayak dosen aja heheh)...

utk depth below 18mtr, ascend rate boleh sampai dengan 18mtr/menit

utk depth mulai 18mtr sampai surface, recommended ascend rate adalah 9mtr/menit

Jadi kalau misalnya kita melakukan deep dive (deeper than 18mtr), misalnya di 30mtr, maka ascend rate dari 30mtr hingga ke 18mtr boleh sampai 18mtr per menit. begitu sampai di 18mtr hingga ke permukaan, ascend rate disarankan tidak lebih dari 9mtr per menit.

Old text book (US Navy Diving Manual) mengatakan 60ft/minute adalah ascend rate yg direcommend, skrg sudah disempurnakan utk recreational menjadi lebih konservatif.

Safety stop, tujuannya adalah untuk mengurangi risiko bubble formation. Mengapa? Lagi2 karena antara dive table, dive comp dan fisik manusia tidak bisa 100% matching. Tubuh gw yg overweight udah pasti memiliki perbedaan absorption dengan tubuh diver yg in-shape :)

Oleh karena adanya perbedaan fisiologis dengan generalized data pada dive table/dive comp, maka disarankan (mandatory) safety stop pada kedalaman 5mtr yg dianggap sbg kedalaman optimal utk nitrogen release pada rec diver. Mandatory safety stop ini sebagaimana disebutkan oleh molamola, sedikitnya 5mnt. Kalau divecomp umumnya safety stop 3mnt utk normal air dive.

Utk deep dive, ada baiknya melakukan deep stop, say di 10mtr selama 2-3mnt. Deep stop adalah cara yg lebih konservatif untuk nitrogen release. Setelah deepstop, tetap mandatory safety stop harus dilakukan.

Emergency deco stop - oops - jangan sampai perlu dilakukan ya... sumpah gak enak! udah stress, belum tentu air supply cukup.... dan pastinya dingin. Ini biasanya kalau kita kehilangan panduan (misalnya: depth gauge malfunction), atau dive comp marah karena kita mengabaikan ascent rate atau safety stop sehingga si divecomp hanya mau menjadi bottom timer.

Prosedur edc (emergency deco stop):
- No-deco limit dilanggar dengan waktu di bawah 5 menit, lakukan edc di kedalaman 5mtr selama 8 menit (mandatory). Sesudahnya dilarang menyelam selama minimal 6 jam (tentunya sambil memperhatikan adakah tanda2/ symptom DCI?) hiiiiiii............ :(

- No-deco limit dilanggar dengan waktu lebih dari 5 menit, lakukan edc di kedalaman 5mtr selama minimal 15 menit (makanya harus ada persediaan udara cadangan, repot kaaan). Sesudahnya dilarang menyelam selama minimal 24 jam.

Pokoknya gini, recompression procedure untuk penanganan DCI itu gak ada yg enak ataupun asik. Gw sih amit2 deh jangan sampai kena DCI. Gw bisa cerita karena gw pernah belajar dan mengikuti prosedur DCI treatment.

Be conservative deh, gak usah gaya2an pake nyilem deeper than 40mtr ya... gak ada yg dilihat, dingin, gelap, dan risikonya terlalu tinggi.

DAN gak pernah recommend penyelaman rekreasional melebihi kedalaman 40 meter, air dive maupun EAN/nitrox. PADI juga sama. Malahan PADI di manualnya menyebutkan, kalau kita sempat kebablasan melebihi kedalaman 40mtr, SEGERA naik dengan kecepatan 18mtr per menit menuju kedalaman 5mtr, dan lakukan safety stop mandatory selama minimal 8 menit.

Wah, banyak yah... nanti gw posting lagi deh sharing soal diving safety ya...

Safe diving!

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 4:08 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Hayoo...siapa disini yg masih suka buka dive table seblm nyelem...ayo ngaku :D


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 5:29 pm 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: Mon Jun 12, 2006 10:40 pm
Posts: 1030
Location: kingdom of undersea
setujuuu... dalem ga asik, susah motret n waktu nyelemnya pendek, hehehe.. tp kalo wreck dive yg rata2 dalem, ya apa boleh buat :roll:

_________________
PETUALANG - Penyelam Tua Lupa Pulang


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 10, 2009 9:34 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 1:52 pm
Posts: 1318
Location: Jakarta
wah... kaya kuliah singkat... lagi lagi lagi...

jadi kalo tubuh overweight divestopnya harus lebih lama gitu ya ?

_________________
Dona


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jul 12, 2009 3:28 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Waah sip banget, lengkap tuh ulasannya,..

tuh para diver mania, be a safe dive (slowly ascent from every dive), specially the contributing factor apply to you..,

Bener, nggak ada asyiik nya nyelem dalem, apalagi lewat 40 meter, kecuali ada hal2 yang memang perlu di cari, hihihi... walau bisa 42 mtr itu hanya untuk tujuan emenrgency...

gw pernah turun ke 65 meter di menjangan, 60 meter di Banda, dengan single tank, tak ada apa, sampai2 harus deco stop 45 menit, can u imagize, kalau tak ada yg dilihat 45 menit, dingin dan membosankan...hehehe

Tapi kalau urusan hunting Mola,..sekali2 mesti ke 45-50 meter, dengan segala resiko nya.., not recommended.
Kamera bisa jalan sendiri, suhu 16 derajat, mau ?

recreational diving is fun dive, so sitution beyond the fun is not recreational, is night mare..hahaha

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jul 12, 2009 11:03 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jun 14, 2006 10:07 am
Posts: 446
Location: Market
molamola wrote:
Waah sip banget, lengkap tuh ulasannya,..

tuh para diver mania, be a safe dive (slowly ascent from every dive), specially the contributing factor apply to you..,

Bener, nggak ada asyiik nya nyelem dalem, apalagi lewat 40 meter, kecuali ada hal2 yang memang perlu di cari, hihihi... walau bisa 42 mtr itu hanya untuk tujuan emenrgency...

gw pernah turun ke 65 meter di menjangan, 60 meter di Banda, dengan single tank, tak ada apa, sampai2 harus deco stop 45 menit, can u imagize, kalau tak ada yg dilihat 45 menit, dingin dan membosankan...hehehe

Tapi kalau urusan hunting Mola,..sekali2 mesti ke 45-50 meter, dengan segala resiko nya.., not recommended.
Kamera bisa jalan sendiri, suhu 16 derajat, mau ?

recreational diving is fun dive, so sitution beyond the fun is not recreational, is night mare..hahaha


More than agreed nik...recreational diving is fun when we know and follow the procedures...

Kamera jalan sendiri udah masuk di kedalaman berapa?which casing?canon?

_________________
People got to see this www.sharkwater.com !!!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 13, 2009 8:45 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Iya ri, casing canon yg 40 m itu, gw bawa ke 45 mter, eh jalan sendiri..hihihi, coba aja kalau mau..ri nanti di penida..,
kemarin ama Mel, nyebur dan berburu mola,.. dapet tuh 1 ekor tuk group kita aje.. yang lain not lucky...hihiihi

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jul 14, 2009 12:25 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 3:45 pm
Posts: 426
Location: somewhere beyond the sea
molamola wrote:
Iya ri, casing canon yg 40 m itu, gw bawa ke 45 mter, eh jalan sendiri..hihihi, coba aja kalau mau..ri nanti di penida..,
kemarin ama Mel, nyebur dan berburu mola,.. dapet tuh 1 ekor tuk group kita aje.. yang lain not lucky...hihiihi


Camera jalan sendiri?? jalan gimana?

_________________
'What's important in life
is not how many breaths we get to take
but those moments that take our breath away.'


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 15, 2009 9:51 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
@kal ; iya kamera jalan sendiri maksudnya, jepret2 sendiri, focus2 sendiri, nggak mau di atur intinya...hahaha :lol: :lol:

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 16, 2009 11:38 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
It's all because pressure Pak, kan ada limitnya :)


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 31 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: