It is currently Tue Oct 24, 2017 3:52 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 61 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4, 5  Next
Author Message
 Post subject: Banda, the Heritage Paradise
PostPosted: Wed May 27, 2009 5:12 pm 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: Mon Jun 12, 2006 10:40 pm
Posts: 1030
Location: kingdom of undersea
Surat Terbuka utk. Bpk. Mayjen TNI Moh. Noer Muis, Pangdam XVI/Pattimura, Maluku

Dear Pak Muis,

Tak terasa 10 hari penuh keriaan telah kami lalui di Banda. Berawal dari ajakan bapak untuk meliput pariwisata Banda, baik keindahan darat, budaya, masyarakatnya dan juga yang terpenting, keindahan bawah lautnya. Segera setelah tim terbentuk, yang terdiri dari 2 fotografer darat (Leo dan Edy), 3 UW fotografer (Heru, Ronald dan Dona), 1 penulis (Leon), 1 produser (Egy) dan 1 humas (Melanie), tepat pukul 6.30 WITA dinihari Sabtu tgl. 16 Mei 2009, kami menginjakan kaki di Ambon. Sambutan luar biasa kami terima di Airport Pattimura dimana kami tidak perlu repot2 mengurus bagasi dan segera digiring untuk menikmati sarapan pagi di restoran padang di lingkungan airport. Tim penyambut yg dipunggawai oleh Bpk. Herry dan juga Harry tak lupa telah menyiapkan 1 unit bus Kodam yang segera mengantar kami setelah selesai sarapan menuju Laha, dive spot pertama kami.

Laha, masih berada di komplek bandara Pattimura, merupakan salah satu muck dive site terbaik di Indonesia, dimana mudah sekali di jumpai beberapa jenis ribbon eel, udang2an, frog fish, dragonet, sea horse, banded pipefish, dan juga mandarin fish. Sungguh diluar dugaan, kami bisa menjumpai mandarin fish di tengah hari bolong, yang tanpa malu2 bermain di depan lensa kamera. 3 kali penyelaman di Laha, yang dipandu oleh sdr. Jamal dari MDC, memberi kami pengalaman makro fotografi yang luar biasa.

Image

Image

Suatu kehormatan besar pula bagi kami, pak Muis sudi berkunjung ke Mess AURI, yang merupakan base camp kami selama menyelam di Laha. Di sela2 kesibukan kami mengeset alat, pak Muis dengan gayanya yang ringan dan santai, memberi arahan dan masukan2 untuk beberapa kegiatan yang akan kami jalani selama di Banda nanti. Luar biasa... itulah kesan pertama kami mendengar arahan dari Bapak..., semuanya telah diatur rapi dan terorganisir oleh personil2 Kodam XVI/Pattimura dan juga beberapa rekan dari Pari Dive Club Ambon. Tak lupa kami titipkan salam dan terimakasih yang sebesar2nya kepada Danlanud Pattimura, Kol. Pnb. Asep Chaerudin beserta para personilnya yang dengan antusias sudi membantu kegiatan menyelam kami selama di Laha.

Image

Image

Sore menjelang malam, kami berkemas meninggalkan Laha untuk makan malam di resto Ratu Gurih Ambon yang langsung dilanjutkan menuju pelabuhan. Ya, kami akan menggunakan KM Ciremai dari PELNI untuk menuju Banda. Kapal bongsor berkapasitas 2000 penumpang, membuat suasana pelabuhan Ambon jadi hiruk pikuk dan dipenuhi lautan manusia, penumpang, pengantar, porter dan juga pedagang asongan. Tanpa bantuan personil2 Kodam, kami tidak dapat membayangkan bagaimana cara mengangkut barang bawaan yang terdiri lebih dari 30 bagasi, 30 tabung dan 1 kompresor ke dalam kapal. Jam menunjukan pukul 11 malam saat kapal mulai bergerak meninggalkan pelabuhan Ambon. Tim kami menjadi 10 orang yang menuju Banda, ditambah Harry dan Pace dari Pari Dive Club, segera masuk ke kamar masing2 untuk beristirahat.

Image

Image

Minggu pagi, tgl 17 Mei, sekitar pukul 6 WITA, tampak pemandangan yang luar biasa indah laksana lukisan, gugusan pulau di tengah laut dengan gunung api yang menjulang tinggi 670m diatas permukaan laut, bermandikan cahaya matahari pagi dan beberapa perahu nelayan memulai kegiatannya pagi itu. Kami bersepuluh hanya tertegun diam menyaksikan suguhan ilustrasi alam, yang pelan2 mulai terlihat detilnya dan tampak kerumunan orang di pelabuhan Banda. Pukul 8 pagi, untuk pertama kalinya kami menginjakan kaki di Banda dan segera setelah semua barang diturunkan kami menulu hotel Maulana, tempat kami menginap 7 malam kedepan. Sambutan dan bantuan dari danramil Banda, Bpk. Suliono beserta personilnya, benar2 merupakan kejutan, sehingga dengan cepat dan mudah kami bisa membongkar semua bagasi.

Image

Image

Hotel Maulana milik Bpk. Des Alwi, merupakan hotel terbaik di Banda yang berada persis di sebelah pelabuhan. Sekali lagi kami dikejutkan dengan telah disiapkannya sejumlah kamar untuk kami, lengkap dengan sarapan pagi. Segera setelah kami selesai berkemas dan sarapan, kami memulai tur darat pertama di Banda. Dengan menggunakan 4 sepeda motor dan 1 mobil, kami mengelilingi Banda yang diawali dengan mengunjungi rumah budaya. Dilanjutkan ke rumah pengasingan Sutan Sjahrir, Moh. Hatta, Benteng Belgica, Benteng Nasau dan Gereja Tua. Puas foto2 di darat, kami segera menuju hotel untuk memulai dive pertama kami di Banda.

Dermaga Maulana, dikenal sebagai mandarin city, konon mudah sekali dijumpai ikan mandarin, menjadi satu2nya tujuan kami menyelam disini. Ternyata kabar itu bukan isapan jempol belaka.., hanya kurang dari 2m kedalaman, ikan2 mandarin tampak berkeliaran keluar masuk susunan batu di dermaga Maulana Hotel. Bahkan tanpa menyelam pun bisa menyaksikan ikan ini dari permukaan. Layaknya anak kecil yang mendapat mainan baru, kami begitu bersemangat cari posisi utk. memandang dan memotret ikan ini. Jumlahnya puluhan.., bahkan mungkin ratusan, membuat kami tidak perlu berebut posisi terbaik untuk menikmatinya. Hanya saja perlu ekstra hati2 dengan bulu babi yang tersebar begitu banyak di spot ini.

Image

Pak Muis yang terhormat, sesuai dengan petunjuk Bapak, kami mengawali hari Senin pagi tgl. 18 Mei dengan menyelam di Lava Flow. Divesite yang terletak di kaki Gunung Api, yang menjadi fenomena dunia, dimana disini pertumbuhan karang 10 kali lebih cepat dari semestinya. Bekas2 letusan gunung api thn. 1988 tidak terlihat lagi, tertutup hamparan hard coral yang dihiasi aneka jenis ikan2 kecil dengan jarak pandang lebih dari 20m. Insiden kecil berupa bocornya housing salah satu kamera, tidak mengurangi semangat kami untuk segera melanjutkan dive kedua di lighthouse. Divesite yang ditandai dengan mercu suar di ujung pulau Karaka, dipenuhi aneka soft coral dan hard coral dengan jarak pandang sekitar 25m dan dipenuhi ikan2 karang dan beberapa ikan pelagic seperti kuwe dan tuna. Hari ini kami tutup dengan menyelam kembali di dermaga Maulana, dengan sasaran utama mating mandarin fish.

Image

Image

Image

Hari Selasa pagi tgl. 19 Mei, cuaca cerah agak berawan. Kali ini kami merencanakan 3x dive di Batu Kapal, P. Sjahrir (P. Pisang), dan Banda Besar. Batu Kapal ditandai oleh sebongkah karang besar di permukaan laut yang menyerupai badan kapal dari kejauhan, dengan karakter site berupa slope curam sampe kedalaman 40m lalu drop off. Disini kami dihadang arus berkekuatan lumayan, dan juga down current yang memaksa kami berolah raga pagi hari, menaklukkan arus. Tak lama menyelam disini, segera kami kehabisan udara dan naik ke permukaan untuk melanjutkan dive berikut di P. Sjahrir. Sejenak kami melepas lelah di pantai P. Sjahrir yang indah, dihiasi gugusan karang dangkal, mengundang kami untuk snorkeling. Segera setelah tenaga pulih, kami lanjutkan dive kedua disini. Divesite berupa slope dan drop off, diwarnai oleh beberapa ikan pelagic seperti tuna, kuwe, baracuda dan ikan2 karang seperti krapu, napoleon dan aneka ikan2 kecil lainnya. Jarak pandang sekitar 25m, matahari bersinar terang, dengan arus lembut, membuat kami betah berlama2 menyelam disini. Tak terasa persediaan udara hampir habis dan memaksa kami segera naik ke permukaan. Dive ketiga sore hari di Banda Besar, dengan tujuan gua di kedalaman 20m, gagal kami penuhi karena kondisi sangat gelap. Rupanya kami salah timing, untuk mengunjungi gua Banda Besar sebaiknya pagi hari, dimana sinar matahari ada di depan mulut gua. Jadilah dive ketiga itu kami susuri bibir wall, melawan arus, menjauhi tanjung yang konon berarus kuat. Sempat dijumpai hawkbill turtle yang sadar kamera. Tidak takut dan tidak bergeming saat kami mendekatinya sambil mengarahkan kamera. Puas menyelam disini, kami akhiri hari Selasa dengan makan malam di Hotel Maulana ditemani sdr. Raymond, putra dari Bpk. Des Alwi pemilik hotel.

Image

Image

Image

Kegiatan malam kami selama di Banda selalu sama, setelah membereskan gear, mandi, dilanjutkan makan malam dengan menu seafood segar, merencanakan dive esok harinya, download foto2 ke laptop, membahas hasil foto dan merencanakan beberapa kegiatan darat. Khusus malam ini, beberapa peserta mulai terserang flu yang nantinya satu persatu peserta dapat giliran. Malam ini juga kami membagi peserta jadi 2 tim. 1 tim yang terdiri dari Leo, Edy, Leon dan Egy (tim LELE), berencana naik ke Gunung Api untuk mengambil foto2 dari puncak gunung. Sisanya akan menyelam di P. Hatta.

Image

Image

Pagi ini, hari Rabu 20 Mei, cuaca agak mendung tidak mengurungkan niat kami untuk melanjutkan rencana pendakian dan menyelam. Pukul 8 tepat, tim pendaki berangkat, dikawal oleh 3 personil TNI, menggunakan perahu TNI menyeberangi selat menuju kaki gunung api. Sementara baru pukul 9, sisa peserta naik ke perahu menuju P. Hatta. Mendung semakin berat, matahari mulai malu2 memancarkan sinarnya. Dive pertama di P. Hatta benar2 mempesona. Gugusan soft dan hard coral aneka jenis dan warna, ikan2 karang warna warni yang menari2 lincah dengan jarak pandang mencapai 30m membuat kami terpana dan segera melancarkan aksi memotret membabi buta. Tak lama menyusuri bibir tebing, kami dikejutkan oleh kehadiran sekumpulan bumphead parrotfish berukuran extra besar, hanya di kedalaman 10m. Sungguh sayang, matahari kurang bersahabat saat itu, sehingga sulit sekali menghasilkan foto yang baik. Naik ke permukaan, hujan telah turun yang lalu makin bertambah besar dan memaksa kami berteduh di muka kampung. Hujan lebat diiringi angin membuat kami kedinginan dan memikirkan nasib rekan2 kami di puncak gunung api. Segera setelah hujan mulai mereda, kami lanjutkan dive kedua, tidak jauh dari muka kampung. Kembali kami disuguhi pemandangan bawah air yang luar biasa dengan tingkat kejernihan tinggi. Lebih dari 1 jam kami habiskan di bawah air untuk meliput keindahannya. Setelah naik ke kapal, segera kami bergegas kembali ke hotel untuk berkumpul dengan rekan2 pendaki. Syukurlah setibanya kami di hotel, mereka telah sampai terlebih dahulu dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang apapun juga, hanya sedikit bonus lecet2 dan pegel2 katanya. Berkumpulnya kami sore ini, diwarnai dengan cerita2 seru pendakian G. Api dan penyelaman di P. Hatta, berbagi pengalaman, berbagi keriaan sambil menikmati teh dan kopi hangat di sela gerimis sore hari..., sungguh merupakan pengalaman yang terlupakan.

Image

Image

Image

Pak Muis yang baik, cuaca di Banda yang mudah berubah2 membuat kami satu persatu tumbang terserang flu. Malam itu kami sepakat untuk beristirahat esok harinya sambil menunggu kedatangan rombongan Bapak. Setelah makan malam dan minum obat seadanya, kami segera tertidur pulas. Rasanya, flu yang melanda tidak mampu mengurangi semangat kami menjelajah Banda, terbukti esok paginya hari Kamis 21 Mei, segera setelah sarapan kami mulai berpencar menyusuri daratan P. Banda Naira. Tampak kegiatan beberapa pejabat2 Banda yang akan menyambut kedatangan rombongan Pangdam di sekitar pelabuhan. Lelah jalan2, kami berkumpul kembali di hotel sekitar pukul 11 siang, bertepatan dengan bunyi klakson KM Siwalima yang mulai tampak di kejauhan. Dengan sigap, kami keluarkan kamera masing2 untuk mengambil foto kapal yang membawa rombongan Bapak. Saat2 yang menyenangkan ketika satu persatu peserta rombongan turun dari kapal, menginjakan kaki di pelabuhan Banda dengan sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Pak Muis yang didampingi ibu, tampak gagah mengenakan jaket hitam dan topi militer berhiaskan 2 bintang, menyelusuri jalan menuju hotel Maulana. Selamat datang pak, selamat datang para rombongan, segera kita akan lanjutkan agenda menyelam disini.

Image

Sore itu, walaupun cuaca masih diliputi awan mendung, entah disengaja atau tidak, tercipta suasana kompetisi untuk menghasilkan foto mandarin terbaik di dermaga Maulana. Tak kurang dengan 2 kamera video dan 5 kamera foto, memburu mandarin fish. Hampir saja terulang insiden bocornya housing, hanya saja kali ini Harry yang membawa kamera video, dengan sigap segera naik ke permukaan begitu terlihat mulai ada kebocoran, sehingga tidak terjadi kerusakan yang berarti. Malam ini kita tutup dengan makan malam bersama sambil merencanakan kegiatan esok harinya.

Image

Jumat 22 Mei, dengan menggunakan KM Siwalima yang merupakan kendaraan dinas Gubernur Maluku, Bpk., Karel Albert Ralahalu, kami menuju titik penyelaman pertama di Hatta Atol, tidak jauh dari P. Hatta, yang merupakan gugusan karang/atol tanpa pulau. Ombak agak besar mengiringi perjalanan kami hari itu dan memaksa kami memilih dive site yang relatif aman dan terlindung dari ombak. Kondisi perairan di Hatta Atol agak keruh, jarak pandang sekitar 15-20m, tak heran mengingat ombak besar sedang melanda di permukaan. Suguhan wall diving dengan berbagai coral kembali kami nikmati disini. Tak jauh beda dengan penghuni tetangganya P. Hatta, kami menjumpai beberapa ikan karang dan juga beberapa ikan Napoleon Wrasse. Seperti telah direncanakan sebelumnya, dive kedua hari ini kita jelajahi P. Hatta. Kondisi tidak jauh berbeda dari penyelaman kami disini sebelumnya, sama beningnya, sama nikmatnya.

Sore ini, setelah merapat di dermaga Banda, kami kembali menyusuri Banda dengan tujuan khusus meliput kehidupan masyarakat Banda. Sungguh Banda merupakan daerah pariwisata yang sangat potensial, dengan keanekaragaman sejarah dan situs peninggalannya, masyarakatnya yang ramah dan murah senyum, lanskap perkebunan pala dan rempah2 lainnya, arsitektur tua peninggalan VOC, perahu tradisional kora2 dan pemandangan alam yang luar biasa, diatas maupun bawah lautnya, tak heran apabila beberapa nama besar dunia seperti Mick Jagger, Lady Diana, Jacques Cousteau, dll. pernah berkunjung kesini.

Image

Image

Image

Hari Sabtu 23 Mei 2009, kita sepakat untuk mengunjungi P. Run yang merupakan koloni Inggris pertama dan P. Ay, ladang Pala yang sangat subur. Dive pertama di P. Run benar2 spektakuler. Wall diving dengan begitu banyak celah dan gua2 kecil, membentuk frame cantik untuk pengambilan foto wide angle. Matahari bersinar cerah, jarak pandang mencapai 30m, arus lembut, seakan2 menyambut hangat para penyelam untuk segera mengeksplor keindahan bawah lautnya. Tak terasa 70 menit kami habiskan di site ini sampe persediaan udara benar2 habis, baru kami naik ke permukaan. Dilanjutkan dengan dive kedua di P. Ay, kembali suguhan wall diving dengan air jernih mengundang selera kami. Ini merupakan dive terakhir buat saya dan beberapa rekan lainnya. Puas menjelajah bawah air, kami melanjutkan dengan mengarungi daratan P. Ay. Tujuan utama mengunjungi benteng yang sayangnya sudah mulai hancur. Lalu juga kami kunjungi bekas tempat penampungan pala, reruntuhan gereja tua dan bekas pemukiman pekerja ladang jaman VOC yang sampe saat ini masih dihuni. Selama perjalanan kami diiringi segerombolan anak2 P. Ay dengan senyum sumringah menghiasi wajah2 polosnya. Di P. Ay ini tidak ada sumber air bersih dan listrik. Kebutuhan air tawar didapat dari menampung air hujan dan kebutuhan listrik untuk penerangan di peroleh dari solar cell yang tampak hampir di setiap rumah. Sejenak di P. Ay, memaksa pikiran kita menerawang ke masa lalu, memandangi buah dan biji pala yang menjadi sebab utama negri kita dijajah selama 3,5 abad. Tertegun.., pilu mendengar penuturan para tetua P. Ay yang mendampingi kami, bercerita kondisi menyedihkan masa lalu jaman kolonial.

Image

Image

Malam itu kita santap malam bersama sambil diiringi organ tunggal yang melantunkan lagu2 daerah. Masing2 peserta saling menyumbangkan suara, tak lupa wakil dari forumselam sdri. Leony, turut melantunkan lagu daerah maluku. Benar2 suasana yang santai dan menyenangkan bagi kami. Di penghujung malam, Pak Muis memberi sambutan dan ucapan terimakasih sambil tak lupa menutup acara dengan menyumbangkan suaranya yang merdu, melantunkan lagu dari Ebiet G. Ade. Malam itu pula kami sibuk mengemasi barang2 karena esok paginya akan meninggalkan Banda.

Pak Muis yang terhormat, kami memang tidak pandai berkata2, namun jauh dilubuk hati, kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas kesempatan yang Bapak berikan. Kamipun dengan senang hati dan sukarela, siap menyandang tugas berat yang Bapak berikan, untuk minimal ikut andil dalam mengembalikan kejayaan pariwisata Banda dengan menyusun buku tentang potensi pariwisata Banda pasca kerusuhan. Segala upaya akan kami usahakan yang terbaik demi terwujudnya cita2 mulia Bapak.

Minggu 24 Mei, tepat pukul 7 pagi, diatas KM Siwalima kami memandangi gugusan kepulauan Banda yang perlahan memudar, jauh tertinggal di belakang kami. Cuaca pagi itu matahari bersinar cerah, tampak seberkas pelangi turut mengiringi kepergian kami meninggalkan Banda yang begitu melekat di hati dan pikiran kami. Pagi itu, di dalam kabin ber-AC KM Siwalima, kami berkumpul sambil saling menyajikan foto2 dan video selama di Banda. Tanpa terasa, KM Siwalima mulai memasuki perairan Ambon dan segera menuju ke P. Tiga untuk melakukan dive terakhir. Sejenak kita mampir di dermaga Ureng, sekedar menikmati suguhan sashimi tuna segar dari cold storage, sembari menunggu para penyelam menyudahi aksinya. Sekitar pukul 4 sore, kami merapat di dermaga Ambon untuk selanjutnya digiring ke Mess Pattimura yang terletak persis di seberang kantor Pemda Maluku, dimana kami akan menghabiskan malam terakhir di Ambon.

Image

Makan malam bersama di Tirta Kencana malam itu, memberi kesan tersendiri akan kebersamaan dan kesatuan minat akan potensi pariwisata bawah laut perairan Maluku. Diiringi lagu2 yang dilantunkan oleh pak Is, yang konon merupakan guru dari Broery Pesolima, membuat malam itu benar2 menyenangkan. Tak lupa pak Muis dan rekan2 dari Pari Dive Club menyumbangkan lagu yang dinyanyikan bersama2... maaf pak, sekali lagi kami tak mampu berkata2, hanya tindakan dari kami nantinya yang mampu menunjukkan betapa kami sangat berterimakasih atas kesempatan yang Bapak berikan.

Senin pagi, selesai berkemas kami berkesempatan mengunjungi kantor Kodam XVI/Pattimura, yang disambut ramah oleh staff Bapak dan Pak Muis sendiri. Melihat2 isi kantor seorang Panglima adalah suatu kehormatan pula bagi kami, apalagi diiringi dengan acara foto bersama dengan Pangdam yang baru kali itu kami lihat mengenakan pakaian dinas. Tepat pukul 11 kami menuju airport Pattimura untuk segera melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.

Image

Image

Begitu banyak kesan yang kami dapat selama 10 hari perjalanan Ambon - Banda yang tak mudah kami tuturkan dengan kata2. Terimakasih sebesar2nya kami tujukan kepada pak Muis beserta staff Kodam-nya, pak Herry, pak Jufrie, dan lain-lainnya yg. mau bersusah payah mengurus segala keperluan kami selama perjalanan. Juga kepada rekan2 Pari Dive Club Ambon, Moe'in, Maya dan Pace, yang tak bosan2nya memberi hiburan tersendiri dengan gurauan2 segar dan lucu. Tak lupa kami ucapkan terimakasih sebesar2nya kepada Harry Pastel_Ambong, tanpanya trip ini tidak mungkin terlaksana. Segala kebaikan kalian tak mungkin bisa kami lupakan, begitu menoreh di hati, begitu menghunjam di benak. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa sudi membalas segala berkah dan kebaikan yang telah kami terima.

Jakarta, 27 Mei 2009

atas nama forumselam.com
hormat kami,

Heru Suryoko

photo credits : Leo (photo 5, 6, 17, 25), Dona (photo 7, 9, 12)


Last edited by hes on Thu May 28, 2009 7:44 am, edited 6 times in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Banda, the Heritage Heaven
PostPosted: Wed May 27, 2009 5:20 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Nov 02, 2006 10:31 am
Posts: 295
Location: jakarta
wueedaaaannn

_________________
the more you look around at things, the more you see


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed May 27, 2009 6:31 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 1:52 pm
Posts: 1318
Location: Jakarta
tunanya dari nelayan tuh belum masuk cold storage kan?
OISHIIIIIIIII !!!!

oia poto di lava flow dong... visibility yg clear n kaki gunung penuh coral yg stunning itu :wink:

_________________
Dona


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed May 27, 2009 8:10 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sun Feb 22, 2009 9:01 pm
Posts: 623
Location: SuNda KeLaPa
wow...what a report...fotonya lagi donkkkkk...kayaknya bagus2 nehhh....

_________________
|-JoeY-|
--------------------
" LooK dEEp InTo NaTuRe, U'LL UndeRsTaNd ThiNgs BeTTeR "


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 12:37 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Sadieess....foto2nya keren ajah....:D


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 9:50 am 
Offline

Joined: Tue Aug 28, 2007 1:12 pm
Posts: 6
Location: JAKARTA
waaa reportnya super lengkap, am duly impressed! foto2nya masih banyak tuw kan yang keren2, disusulin dunks ..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 11:16 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Jul 14, 2006 10:47 pm
Posts: 226
Location: Sydney, Australia
nO more comments... KEREEEEEN macronya sama wide.. wow....wow..wow..

Salam kangen dari jauh

Budy

_________________
Explore the sea and what lies beneath as much as you can - amazing creatures waiting for you down there
_-_-_-_-_

Budy


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 1:02 pm 
Offline

Joined: Mon Aug 28, 2006 4:03 pm
Posts: 192
Location: Jakarta
WOW...mantabs sekaliiii... reportnya and apalagi foto2nya her!!
sukses terus yaaa....moga2 terus kerjasama sama mereka...hihihi...

kabar2i gw yaa next trip..sapa tau gw bs jadi kru....hmmm...kru fotografer amatir ato kru konsumsi snack gitu...hahahaha...

foto2nya mantabs bangeet, reportnya baguuus

_________________
Bubble regards


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 3:50 pm 
Offline

Joined: Tue May 12, 2009 2:21 pm
Posts: 8
:shock: I..S..T..I..M..E..W..A :shock:
poto2 nya ga nahan dach..

Jd kngen diving lage haha.. :shock:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 5:09 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 3:45 pm
Posts: 426
Location: somewhere beyond the sea
Bikin sirik abieesssss!!! hahahhaha.. :D

Waaaah, akhirnya dpt juga tuh foto mandarin matting nya yah!! bagus bagus!! :wink:

_________________
'What's important in life
is not how many breaths we get to take
but those moments that take our breath away.'


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 5:36 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Oct 13, 2008 5:03 pm
Posts: 45
Location: Denpasar
awesome report!!!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 9:11 pm 
Offline

Joined: Wed May 20, 2009 10:14 am
Posts: 18
Location: di sini
il faisait très beau...
cool!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 28, 2009 10:42 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Prekrasna...
Manteb photo nya..bener2 bening,.. jadi inget ama Banda, ama benteng nya, ama lava flow,...karangnya udah merata ya ? cepet kali yee

Sukses her.. next time Halmahera Utara..

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri May 29, 2009 8:38 am 
Offline

Joined: Tue Aug 28, 2007 1:12 pm
Posts: 6
Location: JAKARTA
Ini gw tambahin foto2 peserta aja ya.. hihihi.. kalo mau yang lebih lucu2, ntar malem aja ye di yaudah :P ada berbagai gaya kok... huahahahaha


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri May 29, 2009 9:38 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 19, 2006 1:52 pm
Posts: 1318
Location: Jakarta
asik asik!! oia pada bawa file yg poto rame2an dongg.. mo minta yaaa


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 61 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4, 5  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: