It is currently Thu Oct 19, 2017 2:08 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 
Author Message
 Post subject: Lion (Bolsel, Sulut) – Indah tiada tara…
PostPosted: Tue Jul 14, 2015 12:40 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Feb 04, 2013 4:19 pm
Posts: 135
Location: Manado
Desa dan pantai Lion memang berada di Sulawesi Utara, akan tetapi letaknya persis di perbatasan dengan Propinsi Gorontalo. Sehingga bisa Anda bayangkan, dari Manado sekira 8 jam perjalanan sedangkan dari kota Gorontalo sekira 2 jam. Jadi ya jangan heran kalau yang datang kemari adalah penyelam-penyelam dari Gorontalo. Di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sendiri sudah ada dive oprator yang berbentuk klub yaitu Bolsel Diving Club di Molibagu, ibukota Bolsel. Dari Molibagu sampai Lion sekira 1,5 jam.

Attachment:
IMG_0401.JPG


Spot diving di Bolsel banyak dan semuanya menawan. Terlebih yang di sisi Molibagu ke Lion, atau ke arah Gorontalo. Sedangkan yang ke arah Boltim, dasarnya sudah bercampur lumpur. Yang ke arah Gorontalo hebatnya pantainya bukan pasir lembut tetapi batu dan kerikil mulai dari yang kecil sebesar kuku sampai sebesar kelapa. Nah karena saking banyaknya dan masing-masing mempunyai karakter berbeda, kali ini saya khususkan di Lion. Lion adalah sebuah desa bersahaja yang hidup dari cengkeh, seperti juga sebagian besar penduduk Bolsel. Jadi, agak susah mencari dan menyewa perahu katinting disini. Sejauh yang saya tahu, perahu katinting yang bisa dipakai untuk diving (max 2 diver) hanya 2 buah saja.

Attachment:
Goa.JPG


Pantainya indah, (*) sangat indah malah buat saya. Dengan pemandangan alam yang memesona. Berbentuk teluk dengan desa Lion berada di sisi kiri dalam persis di sisi bukit yang menjorok ke laut (tadinya saya pikir bukit ini tanjung, tetapi disini tetap saya sebut saja tanjung ya… ). Nah di ujung tanjung terdapat goa yang elok dengan mulut sempit tidak muat dua orang masuk berbarengan dan harus sedikit menunduk. Tetapi di dalamnya luas dan semakin dalam semakin gelap. Kata penduduk ada pintu keluar di ujung satunya tetapi pasti masih jauh karena tak terlihat ada cahaya di ujung goa yang saya masuki. Saya lupa bawa senter. Dan konon ada juga lobang ke bawah mirip sumur yang juga tembus keluar. Sangat menantang untuk diselami tetapi belum terlaksana karena medan yang cukup berat untuk mencapainya.

Attachment:
Lion #1.JPG


Saya sudah beberapa kali menyelam disini namun yang pertama lah yang paling berkesan buat saya. Saat itu malah sedang berarus. Akan tetapi itu memberi berkah tersendiri. Begitu banyak dan dari berbagai jenis ikan tumplek blek disini. Dari yang kecil sampai yang besar. Dari fusilier sampai Napoleon. Di ujung tanjung dengan arus yang tak mungkin dilawan, bertemu dengan ribuan GT & Tuna. Saat balik, sudah dekat pantai, malah ketemu whaleshark dengan panjang 5 m. Menyusuri pantai, bertemu dengan jutaan tude. Saking banyaknya sampai bunyi gerakan serentaknya saja ‘nggegirisi’. Wwwukkk… begitu kira-kira kalo ditulis. :-bd

Attachment:
Lion #2.JPG


Selain keberagaman dan banyaknya ikan, kecantikan terumbu karangnya pun membuat takjub mata. Keelokan warna dan corak yang beragam serta sehat menandakan lingkungan yang memang jarang diganggu manusia. Padahal berada persis di depan desa Lion! Bahkan Salvadore Dali ada disini. Khusus untuk salvadore dali sponge, saya melihatnya bahkan sampai Soputa, sekira 1 jam dari Molibagu/Lion. Ceruk-ceruk yang menyerupai goa kecil pun banyak sekali membuat sensasi sendiri bagi diver yang punya rasa penasaran besar.

Konturnya, setelah lepas dari slope pantai dengan kemiringan 30-45o adalah wall yang susah dituliskan dan diekspresikan dengan kata-kata. Mungkin inilah wall ter-‘wah’ yang pernah saya selami. Beberapa kali menyelam disini, kondisi air terbaik juga yang pertama. Jernih sejernih-jernihnya yang bisa dicapai air laut. Sayang yang berikutnya, walaupun tetap indah, saya belum pernah lagi bertemu momen seperti yang pertama. Mungkin bisa mendekati jika menyelam di bulan yang sama di tahun berikutnya. Untuk penyelam, dengan syarat tidak mendekati tanjung, spot ini aman bagi penyelam pemula karena terlindung dari arus karena memang pantai ini berbentuk teluk dan dilindungi oleh tanjung sejauh 200 meter.

Begitulah kisah Spot Lion. Berikutnya (kalo gak males) saya ceritakan spot Tanjung Soputa yang GILA wah-nya. \m/ Tetapi khusus buat yang advance atau lebih tepatnya adventure diver ya…


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron