It is currently Tue Dec 12, 2017 4:02 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 55 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4  Next
Author Message
 Post subject: Donggala & Marantale - akhir Juli 2011
PostPosted: Thu Aug 11, 2011 8:28 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Diving trip kali ini bisa jadi merupakan diving trip terakhir kita di Indonesia untuk tahun 2011. Tulisan inipun saya buat di pesawat Air Astana dari Amsterdam ke Atyrau setelah menempuh perjalanan panjang selama 16 jam dari jakarta ditambah transit di Amsterdam selama 4 jam.

Selama tinggal di Brunei setiap tahun kita berusaha untuk diving trip ke Indonesia paling tidak 3 - 4 kali, dimana tahun 2011 ini kita sudah mengunjungi Gorontalo dan Togean di bulan Maret; Bali akhir Mei - Juni, dan akhir Juli ini kita berkunjung ke kabupaten donggala serta Marantale di propinsi Sulawesi tengah.

Rencana awal kita ingin ke Derawan, Sangalaki dan Maratua - sayangnya e-mail kita kurang ditanggapi oleh operator disana. Hanya Nabucco yang merespon dengan baik tapi sayang agak telat dan Ekowisata Maratua menyarankan bulan september sebagai waktu terbaik kesana. Akhirnya kita membatalkan rencana ke Derawan dan memilih Donggala terlebih lagi setelah berkorespondensi dengan mas Aria. Tanggapan dari Prince John Resort (PJR) baik sekali dan kami juga mendapat rate yang cukup bagus meskipun saat itu tingkat hunian disana sangat tinggi - seluruh kamar full, dan kita ditempatkan dirumah yang dulunya digunakan oleh manager yang lama. Kita juga dijanjikan mendapat 1 guide paling senior di PJR. Langsung saja kesempatan ini saya ambil.

PJR terletak di pantai wisata Tanjung Karang, 3 km dari kota Donggala atau sekitar 1 jam perjalanan dari ibu kota propinsi Sulteng, yaitu kota Palu. Paling tidak setiap harinya ada 5 penerbangan ke Palu. Jadi relatif mudah dicapai dengan berbagai pilihan penerbangan termasuk maskapai penerbangan Nasional Garuda yang kita gunakan pada kunjungan kali ini dan mendapat dua acungan jempol untuk pelayanannya.

PJR adalah satu-satunya dive resort komersial di Tanjung Karang atau boleh jadi di Palu. Meskipun menempati lahan yang sangat luas, Secara fisik PJR tidak istimewa bahkan sudah mulai termakan usia dan membutuhkan sejumlah perbaikan.

Yang istimewa adalah pantainya dengan air yang sangat jernih serta house reef yang terbentang sepanjang 500 m.

Image

Image

Pantai tanjung karang merupakan objek wisata umum yang sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal pada akhir pekan. Ratusan orang akan memadati pantai tersebut untuk sekedar bermain air dan bersnorkeling ria. Sayangnya, mereka masih kurang bisa menjaga kebersihan pantai. Pada senin pagi akan terlihat tumpukan sampah menggunung dipinggir pantai bahkan saya menjumpai beberapa bungkus rokok kretek diperairan yang dangkal.

Selama penyelaman pagi dan siang hari, kamera Olympus EPL-1 dipegang oleh anak saya Mayang sedangkan adiknya Melati menangani kamera Olympus XZ-1. Tugas saya cuma sebagai kuli membawa kamera tsb sampai dan setelah diatas air serta sekali-kali jadi model. Praktis saya hampir tidak memotret selama penyelaman kecuali saat night diving bersama Mayang dimana Melati dan mamanya lebih memilih santai setelah 3 kali diving pagi dan siang hari. Selama penyelaman kita selalu ditemani oleh pak Nasrun DM senior PJR yang rupanya sudah terbiasa menemani UW photographer.

Night diving di house reef PJR sangat menyenangkan sekali karena sama sekali tidak ada arus. Apalagi relatif dangkal, paling dalam kita cuma sampai 9 meter. Kalau tidak ditunggu Melati dan mamanya untuk makan malam rasanya 2 jam didalam air tidak terasa lama. Di house reef ini kita juga menjumpai blue ring octopus - salah satu makhluk paling berbisa di planet ini. Yang ini berukuran lebih kecil dari jempol saya.

Image

Cerita lebih detail berikut foto-fotonya bisa dibaca lebih lanjut di blognya Mayang

http://mayang.weebly.com/donggala.html

Adiknya, Melati, setelah kembali ke jakarta, karena kesibukannya berlatih tenis baik pagi dan siang hari belum sempat mengupdate blognya dengan kunjungan ke Donggala. Namun saya akan coba tampilkan beberapa foto=foto hasil jepretannya.

Kalau Mayang dengan kamera EPL-1 lebih banyak bermain di wide angle dan reefscape, maka Melati dengan XZ-1 nya plus wet lens Inon Macro UCL165M67 yang kadang ditandem dengan Olympus Macro PTWC-01 lebih banyak mengambil object macro bahkan super macro.

Objek favoritnya tetap nudibranch. Persis didepan PJR terdapat bangkai perahu kayu dimana terdapat nudibranch Hipselodoris Bullocki. Tampak seekor emperor shrimp kecil bermain dibadannya.

Image

Sangat sulit untuk bisa fokus dengan menggunakan dua lensa macro sekaligus. Namun dengan kesabaran yang tinggi dan tentunya buoyancy yang baik dia berhasil juga mengclose-up si emperor shrimp tersebut meskipun hasilnya tidak terlalu tajam. Saya sendiri akan nyerah kalau pakai dua macro lens

Image

Dan juga close-up dari insangnya.

Image

Dengan dua wetlens macro dia semakin hobby motretin emperor shrimp. Nah ini spesies yang lain, kali ini berada diatas tubuh seekor timun laut.

Image

Masih "kerabat" emperor shrimp, yang ini sangat umum dijumpai dibalik tubuh bintang laut biru. Terpaksa mohon maaf terhadap sibintang laut karena terpaksa kita ganggu sedikit dengan membaliknya. Memotret emperor shrimp yang ini bahkan lebih sulit lagi, selain ukurannya yang sangat kecil juga nggak bisa diam - selalu loncat sana dan kemari.

Image


Last edited by wisnu on Sun Aug 14, 2011 10:29 am, edited 1 time in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Aug 11, 2011 10:29 am 
Offline

Joined: Sun Oct 10, 2010 11:22 am
Posts: 34
Takjuuubbbbb!!! Baru selesai baca cerita mayang di blognya... Langsung merindiiiingg....
Waahh oom Wisnu bikin saya makin meringiiisss kepingin segera ke Palu niihh... Buddy siiyy udah ngajakin.. tapi sepertinya mesti mencari jadwal cuti yang tepat niiyy.. Gimana Buddy?? kapan niiyy bisa cuti...!! :wink:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Aug 11, 2011 11:08 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
wow .. thanks reportnya mas Wisnu... jadi pengen kesana lagi..:).

Pada waktu itu sayang saya gak sempat ke Marantale. Padahal ketika grup diver dari PJDR ke sana saya sedang ada di Parigi dan bahkan sempat bertemu mereka di penginapan ... sedang menyelesaikan pekerjaan survei disana. Tiap sore saya duduk pinggir pantai dan mikir, diving disini bagus gak yaa... wowww ternyata .......

yuk buddy.... ke donggala..

Salam
ar


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Aug 11, 2011 10:46 pm 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
.

... nice report ... !

thx for sharing


.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Aug 12, 2011 11:57 am 
Offline

Joined: Fri Sep 25, 2009 3:20 pm
Posts: 115
Location: Jakarta
Wah berarti bakalan lama nunggu next dive trip report-nya Pak Wisnu nih :(
Seperti biasa, foto2nya menakjubkan. Bapak retouch lagi or emang spt itu hasil xz-1? Warna2nya tuh vivid banget. Keren.
Saya pingin ngikut2 beli xz-1, tapi ternyata di Indonesia, housingnya belum masuk (sampai saat ini).

Shrimp yg di bintang laut sy pernah ketemu jg di p pramuka, bentuknya sama persis cuma warnanya coklat orange sesuai warna induk semangnya (cushion sea star). Ini Shrimp bisa berganti warna atau apa ya? penasaran ...


sorry gbr kurang focus
Image


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 9:35 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Mas Aria - thanks
Sayang banget lho sudah kesana nggak diving ... marantale viz. nya gila bener .. the best viz. yang pernah saya alami. Terumbu karang berlokasi beberapa km dari pantai pada kedalaman 8 - 10 m, begitu kita turun, kiri-kanan nggak ada apa2, yang ada cuma biru yang bener2 biru; tapi begitu lihat kebawah - gugusan terumbu karang sepanjang mata memandang dengan gerombolan ikan-ikan anthias dan blue damsel mungil berwarna warni.
Memang sih selama kita diving disana, ikan paling gede cuma kerapu seukuran betis.
Diving 1 - sedikit ada arus, tapi masih manageable - diving kedua sama sekali nggak ada arus, bener-bener kaya kapas melayang-layang, pokoknya surealis banget suasananya.

Ayoh survey lagi kesana, kalau perlu di survey setiap bulan :D


Mbak Dini,
apa susahnya sih nyari jadwal :D , nggak jauh kok, cuma satu kali penerbangan .. bener suasananya dibawah air enak banget .. apalagi diving berdua sama mantan pacar, pegangan melayang lembut diantara bukit-bukit coral yang indah ditemani ribuan ikan-ikan kecil berwarna-warni serta sponge2 berukuran raksasa ... sponge terbesar yang pernah saya lihat selama ini.

Image


Last edited by wisnu on Sat Aug 13, 2011 5:28 pm, edited 1 time in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 9:50 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
@Joym, TQ
Kayaknya baru bisa diving lagi tahun depan ... laut caspian nggak jauh sih cuma 30 km tapi kayaknya nggak diveable. Saya sudah uprek-uprek, diseluruh negri nggak ada dive center sama sekali.

Foto-foto tsb. diambil dengan strobe, jadi warna-warnanya muncul semua, paling banter cuma diadjust levelnya sedikit, malah umumnya pakai autolevel.

Waktu Deep Indonesia 2011, saya lihat di stand olympus memamerkan housing utk XZ-1, coba aja cek kesana. Saya sendiri beli lewat internet waktu masih di Brunei.
Divervision.com punya, harganya USD 324, tapi dia bisa disuruh ngerubah invoice lebih rendah ... asal masih make sense saja. Di opticaloceansales.com harganya USD 300. Untuk komplet set kamera XZ-1 + housing + strobe S&S YS-02 + FO cable + tray & arm harganya USD 1339 plus ongkir sekitar USD 60.

Mengenai emperor shrimp, memang mengagumkan sekali .. sepertinya memang memiliki warna dan pola seperti host nya. Pasti ada penjelasan ilmiahnya, tapi saya cuma bisa bilang itulah Kebesaran Tuhan dalam menciptakan makhluk-makhluknya.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 10:48 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Di website kesannya PJR terletak dilokasi yang terpencil, padahal bersebelahan dengan pemukiman penduduk dan juga cukup banyak kamar2 sederhana miliki penduduk yang bisa disewa. PJR berbatas pagar dengan rumah pak Amin dive guide senior disana yang juga memiliki bisnis pembuatan kopra - yang beliau lakukan diantara waktu diving - luar biasa.

Image

Untuk para game mania, juga tidak perlu kuatir - pak Amin juga menyediakan game station yang selalu dipadati oleh para gamer lokal.

Image


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 11:02 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Selain house reef, juga terdapat lokasi diving lainnya - antara lain south atol dan pasi kawe yang dapat dicapai dengan menggunakan boat selama 1 jam. Boat yang digunakan cukup besar dan memiliki toilet.

Image

Dikedua lokasi tersebut, begitu turun kita disambut oleh beberapa ekor white dan black tip reef sharks - sayangnya sangat pemalu sekali. Kami tidak berhasil mengambil foto shark tersebut. Ketika didekati langsung melesat pergi dan sekali-sekali berkelebat dikejauhan, sepertinya sharks-sharks tersebu penasaran dengan makhluk-makhluk aneh dengan bubble yang sangat mengganggu.

Beberapa hasil jepretan Melati yang lain.

Crinoid shrimp yang juga berukuran sangat kecil.

Image

Porcelain crab - relatif mudah dipotret karena ukurannya ideal untuk macro bahkan tanpa macro lens. Hewan ini biasanya tinggal di anemone bersama anemonefish. Nah, ikan ini yang sering kali sangat agresif dan menyerang kita saat sibuk memotret porcelain crab. Beberapa kali Melati jidatnya disosor saudara dekatnya nemo ini.

Image

Penghuni anemone yang lain adalah berbagai anemone shrimp, salah satunya:

Image

Dan favoritnya yang lain, keluarga anemone fish - emak, bapak dan anak.

Image

Sepasang orang utan crab

Image

Dia juga mencoba WA memotret kakaknya, tapi 28mm memang kurang lebar utk underwater apalagi dengan flat port.

Image


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 5:29 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Dec 14, 2009 9:47 pm
Posts: 177
Location: di atas ombak, di bawah laut
wow.. bagus juga yah dsana, tapi apa emang karena report-nya pa' Wisnu yg bikin site-nya lebih indah yah? hehe..

Pa' Wisnu, kalo boleh usul, semua dive report-nya pa' Wisnu diterbitin dalam bentuk hard copy dunk, ntr saya jadi orang pertama yg beli deh :) soalnya setiap reportnya pa' Wisnu, pasti saya ikutin dan selalu terkagum2. tapi sayang karena kadang2 terkendala sama koneksi internet, jadi gak smua gambar yg bisa keliatan :(

*baru trip kemaren ketemu orang2 di AMPA 09 n saya tanyain tentang bapak, eh ternyata bener udah langsung pindah aja yah :) . sukses di tempat baru pak. gk bisa ketemu di Seria, mungkin bisa ketemu di tempat lain :)

_________________
-ardi-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Let's Go Diving


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 8:32 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
@Ardiles,
TQ banget atas pujiannya ... cuma nggak panteslah kalau pakai di print & di jual.. katanya e-mail (coba lihat di bagian bawah nya kebanyakan corporate e-mail) kalau di print kurang environmental friendly :)

Anyway, kalau mau hardcopy ... khan ada divemag nya mbak febby yang sangat bagus, bener2 pro and gratis lagi.

Saya sudah 6 tahun di Brunei, memang sudah waktunya .... sayang belum sempat ketemu, atau ketemu disini aja :D


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 9:08 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Dec 14, 2009 9:47 pm
Posts: 177
Location: di atas ombak, di bawah laut
beda pa' klo dari majalah profesional sama baca hasil reportnya pa' Wisnu, dan saya yakin member dsni sedikit banyak pada setuju sama observasi saya.. :D

wisnu wrote:
..

Saya sudah 6 tahun di Brunei, memang sudah waktunya .... sayang belum sempat ketemu, atau ketemu disini aja :D


hehe, saya sebelum di tempat sekarang, malah dapet tawaran ke tempatnya pa' Wisnu sekarang, tapi saya lebih ambil ini karena perjalanannya lebih singkat :p

oiya, klo boleh minta alamat email yg baru? karena yg alamat email lama mungkin sudah tidak dipakai (**@**.bn)
masih mau belajar langsung saya :)

_________________
-ardi-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Let's Go Diving


Last edited by ardilles on Sat Aug 13, 2011 11:39 pm, edited 2 times in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 11:15 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
masih jalan tapi yang baru sudah saya PM


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 13, 2011 11:19 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Melati baru saja mengupdate blognya mengenai diving trip ini:

http://melati-wisnu.blogspot.com/2011/08/palu-sulawesi-indonesia-2011.html

dia menulis mengenai dive site dan pengalamannya pakai XZ-1.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Aug 14, 2011 12:13 am 
Offline

Joined: Fri Sep 25, 2009 3:20 pm
Posts: 115
Location: Jakarta
Pak Wisnu, thanks infonya ttg xz-1 justru saya tanya ke occi, mereka bilang belum pernah masukkan pt-050, aneh!! Saya coba cek lagi deh. Btw kalo ga salah, shrimp biru itu namanya sea star shrimp (Periclimenes soror) sedikit beda sama emperor shrimp (Periclimenes imperator) yg ada di nudi.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 55 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron