It is currently Mon Dec 11, 2017 4:09 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 61 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4, 5  Next
Author Message
 Post subject: Dive Plan & Respect to Nusa Penida dive sites
PostPosted: Sat Jul 16, 2011 1:18 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jul 18, 2006 9:25 am
Posts: 399
Location: Sanur - Bali
Dear divers,

topik ini saya angkat kembali, mengingat seringnya diving accident atau diving emergency yang terjadi di perairan Nusa Penida.

Selaku trip arranger yang berdomisili di Bali dan sering menerima rekan diver dari luar Bali, saya dan rekan2 sering sekali mendengar maupun melihat sendiri kejadian2 tidak enak yang menyangkut diving emergencies di area Nusa Penida, terutama yang berhubungan dengan strong current, dalam hal ini down current.

Seorang diver dengan certificate Open Water sudah diajarkan untuk merencanakan suatu penyelaman berdasarkan beberapa faktor, terutama :
1. Training level dan skill
2. Membaca kondisi dive site
3. Physical fitness dan decision making

Masih banyak faktor lain seperti penguasaan basic skills dan rules seperti monitoring air consumption, exit and entry techniques, buddy system, separation underwater, diving with current dan buoyancy/kicking control, etc etc. Jika hal-hal tersebut sudah dikuasai oleh seorang diver, maka 90% kesuksesan suatu dive sudah di depan mata. Sukses dalam arti tidak ada potential emergency ya. Yang 10% kita kembalikan ke novel problems, yaitu masalah yang dapat terjadi di luar kontrol seorang diver pada waktu penyelaman (hujan, angin, changing current, inflator stuck, ruptured hose, tali buoy putus, o-ring tank valve jebol, dll).

Kenyataannya, banyak beginning recreational diver yang menggantungkan semua dive plan di tangan divemaster atau guide yang bertugas. Intinya, "gua ikut elu aja deh, ntar kalau ada arus kan elu pegangin gw ya". That's a no-go attitude. Kalo satu guide handle 4 divers, sisanya dipegang pake apa?

Tidak menutup mata, kecelakaan di perairan Nusa Penida sudah lewat dari hitungan 10 jari, itu yang terlapor menjadi fatality (death/missing), belum lagi kecelakaan seperti terlibas boat propeller, shooting up/runaway ascent to surface, decompression sickness, lung over-expansion injuries, dan yang kecil2 seperti CO2 toxicity karena short-breath during overexertion melawan arus. Hayo silakan diingat sendiri, berapa orang disini yang selalu naik dalam keadaan pusing berat karena CO2 build-up di paru2 maupun otak setelah diving melawan arus? Dijawab masing2 dalam hati ya.

Dalam setahun terakhir :
Ada kejadian seorang diver yang panik karena tertarik downcurrent ke 30m di Toyapakeh, dan bersamaan dengan itu tankinya kendor dari BCD. Guide sedang mengurus diver lain dengan problem lain, yaitu tidak bisa kicking dengan benar sehingga terbawa arus ....hellouw??? Can't kick??? A certified scuba diver?? Alhasil sang diver meng-inflate BCD full dari 30m sampai melejit ke surface, pingsan di boat, kaki mati rasa, dan berakhir di hyperbaric chamber Sanglah Hospital. She survived.

Kejadian lain, kurang mengantisipasi perubahan arus yang cepat sehingga tertarik ke 40m sedangkan posisi descent sudah jauh dari reef di Crystal Bay. Kombinasi first stage yang baru diservis tapi belum dites, sehingga pada waktu labor-breathing, regulator tidak mampu menyuplai udara dengan kecepatan inhale yang dibutuhkan saat itu, no reef reference sehingga terjadi vertigo campur narcosis karena dalam hitungan detik tertarik dari 5m ke 40m. Result : Sanglah Hospital. She survived without hyperbaric chamber treatment.

Another tourist on different day, shooting up from 30m di Crystal Bay krn out-of-air hasil melawan arus, panic surfaced sambil menahan nafas. Result : Sudden death at surface karena lung-over expansion injury, alias paru-paru pecah kata orang awam.

Another diver, found dead di kedalaman 14m setelah hilang 30 menit terpisah dari group pada waktu arus, tersangkut di karang di Crystal Bay.

Masih banyak kasus panik dan emergency lainnya yang saya nggak perlu sebutkan semuanya, dan banyak juga yang tidak terlapor.

Kita sering melihat di Crystal Bay, dalam satu hari, puluhan diver menyelam dengan menggunakan tangan untuk propulsion, atau masih doggy-paddling, beberapa masih dipegangin oleh buddy maupun guide-nya. Do you think they're ready for current diving?

Moral of the stories told di atas adalah, jika anda merasa belum siap secara skill maupun mental untuk kondisi diving di atas, JANGAN MEMAKSAKAN DIRI. Memang ada saatnya Nusa Penida bisa menjadi sangat tenang pada saat tide table menunjukkan pergerakan air yang ideal di jam yang tepat. But that doesn't happen everyday. Local guides know better mengenai hal ini dan topogrpahy dive site, tapi lagi2 mereka bukan Dewa Syiwa dengan 8 tangan.

Ada yang menyebutkan, kalau mau diving di Penida, minimum harus sudah mengantongi 20 logged dives sudah cukup. Right and wrong. Every individual is different physically and psychologically. Sering kita handle tamu-tamu yang mengaku sudah 200 dives (log book ketinggalan atau nggak pernah ngisi), tapi pontang-panting buoyancy-nya atau out-of-air di arus Penida. Ada juga yang baru 10 dives tapi calm mentally and physically waktu melawan arus.

Remember, you are a recreational diver, artinya kegiatan diving anda adalah untuk tujuan rekreasi, bukan mencari2 bahaya. Biarin aja rekan lain membual tentang Manta atau Mola Mola, your time will come, and by the time it does, you're already prepared.

Hey guys, mau latihan arus di Bali dan masih tolerable dan less-dangerous than Penida's current? Coba main ke beberapa dive sites di Bunutan, Amed. Disini kita sering membawa beginners untuk latihan drift diving dan membaca arus, dan so far cukup berhasil sebagai persiapan turun ke Penida.

Satu lagi, masih ada idiom di kalangan recreational divers bahwa seorang guide/Divemaster bertanggung jawab atas keselamatan tamunya. Yes, that's true, tetapi hanya sampai batas merencanakan global dive plan ke group/tamu, termasuk briefing yang detail. Waktu sudah masuk di air, each individual certified diver bertanggung jawab untuk melaksanakan dive plan yang sudah disetujui bersama di waktu briefing tersebut, dan bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri. As simple as that. (Liability Release and Assumption of Risk pernah dibaca dengan detail kah sebelum ditanda tangani?)

So which one of a recreational diver are you? Dijawab dalam hati masing-masing. Kalau anda sangat responsible, saya angkat topi, that's what scuba diving is all about. Kalau anda mencibir waktu membaca topik ini, I don't blame you, seperti yang disebut di atas, you write your own fate.

Safe diving!

cheers,
Chris

_________________
@divephotobali


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jul 16, 2011 2:15 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Apr 04, 2011 7:17 pm
Posts: 51
Location: jakarta
Keren nih ulasannya om Christ.

Serem2 bgt yah incidentnya. sebagai pemula jadi takut nih :shock:
kayaknya mola-mola cm mimpi nih jadinya, setidaknya dalam waktu dekat :wink:


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jul 16, 2011 4:03 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Good information Chris!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jul 16, 2011 4:14 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jul 18, 2006 9:25 am
Posts: 399
Location: Sanur - Bali
Oink,

Penida bukan untuk ditakuti, tapi lebih untuk di-respect. Dengan respect and a little bit of stress level in mind, pastinya diver lebih aware dalam preparation dan divingnya, not just a walk in the park.

All level of divers akan dive di sini eventually, tinggal prosesnya aja mau short cut atau proper.

Pertama kali dive di Penida, saya sudah mengantongi 30-an dives, dan masih menyimpan stress di kepala, sehingga buddy maupun guide tidak lepas dari pandangan maupun jangkauan saya. Dive ke-3 hari itu, kami turun di Mangrove dan terbawa arus kencang sampai naik di Blue Corner, very choppy surface sehingga untuk naik ke boat saja harus berantem dengan boat ladder yang terbanting2 menghantam surface. A valuable experience, yes I was calm with high self-confidence that day, tapi tetap aja takut of being swept away and separated, or getting hit by the ladder. Luckily I went with two very experience guides yang posses good control for that kind of situation, and I listen to their briefing positioning myself as if I knew nothing, a clean white paper to write on.

Cheers,
Chris

_________________
@divephotobali


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jul 16, 2011 9:17 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
akhir juni lalu saya sempat ke nusapenida bersama pasangan wisman malaysia dan seorang guide yg merupakan salah seorang instruktur pengalaman.

jelas2 mereka (2 wisman) tahu bahwa hari ini mo ke nusapenida, namun mereka bangga cerita bahwa semalam mereka mabok black label. ok, saya pikir inilah jagoan dari negeri jiran.

singkat kata, di kedalaman 30m somethin dan suhu divecomp menunjukkan 19 derajat celcius, sang cowo tiba2 terkena narcosis, dia tanpa diduga menyelam terus ke kedalaman seperti orang kesurupan. kami bertiga serentak memukul tank agar dia sadar, namun sepertinya dia sudah tidak peduli dan benar2 menyelam seperti orang kesetanan. akhirnya guide kami memutuskan untuk mengejar dia yg untungnya berhasil ditangkap dan perlahan kita diminta untuk naik ke tempat yg lebih dangkal.

guide dan korban terkena deco. akhirnya diving yg diharapkan penuh dengan fun, berakhir hambar hanya karena kebodohan yg tidak perlu dilakukan oleh diver yg bersertifikat.

terimakasih untuk om chris atas postingannya mengingat tidak sedikit teman2 diver yg belum tahu potensi bahaya di nusapenida jika tidak mempersiapkan diri dengan baik. namun, jika syarat utama seperti yg om chris jelaskan diikuti, sebaliknya, nusapenida sungguh amat indah untuk dinikmati, termasuk arusnya.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jul 17, 2011 12:28 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Dec 14, 2009 9:47 pm
Posts: 177
Location: di atas ombak, di bawah laut
inilah yg bikin gw blom nyampe2 nusa penida walaupun udah sekitar 50 dives, masih belom berasa pede euy.. :D

semoga gk perlu nyampe 100 buat siap diving di nusa penida :)

_________________
-ardi-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Let's Go Diving


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jul 19, 2011 6:56 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Excellent message Chris!

Divers, respect the environment, respect yourself.

Semua yang ditulis Chris adalah benar adanya.

Safe diving,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jul 19, 2011 11:41 pm 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
good info oom !

+ saya mau nanya:

A. Krn arus di sana yg cenderung kuat, apakah saat menyelam di sana tidak descent dgn bantuan tali (tali jangkar) misalnya. Saya rasa akan lebih aman bagi seluruh level diver. + Arus kuat percuma dilawan :)

Asumsinya diver pertama bisa menunggu diver kedua sambil pegangan di tali jangkar. begitu seterusnya
Saat semua diver udah siap di surface, bisa turun pelan2 bareng2 sambil pegangan jangkar ... lalu drifting bareng2 deh :)

Kebetulan saya pernah descent pake tali jangkar bersama teman2 waktu di Wakatobi yg pada saat itu di spot tsb arusnya lumayan kenceng

B. Bulan apa saja ya di Nusa Dua yang arusnya agak kendor - best time for diving?

tengkyu


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 21, 2011 4:55 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jul 18, 2006 9:25 am
Posts: 399
Location: Sanur - Bali
Hello,

seperti yang sudah disebut di awal, drift/boat dive di Nusa Penida area seharusnya adalah untuk diver yang memang sudah siap skill dan mental untuk area tersebut. Artinya entry dan exit techniques sudah dikuasai untuk free descent drift diving, termasuk penggunaan current/swimming line behind the boat ketika di surface. Kenyataannya banyak yang belum kan ?

Di Nusa Penida bukan area untuk buang jangkar, karena memang untuk daerah berarus, boat harus bisa sigap bermanuver seandainya ada case diver yang terbawa arus permukaan waktu exit maupun entry di permukaan. Dan lagi sudah konsesus bersama komunitas diver di Bali bahwa penggunaan jangkar di area ini = merusak coral. Jadi sudah disediakan mooring buoy seandainya musti parkir, itupun sementara. Sisanya boat harus drift with the divers.

Arus di Nusa Penida ya whole year round, karena memang karakter channeling water dari open Indian Ocean yang masuk ke Selat Lombok/Nusa Penida area dengan 3 pulau kecil yang berhimpitan dan topografi bawah laut yang unik menghasilkan arus yang kuat pada saat pergerakan pasang surut, everyday. Tinggal tergantung jamnya saja yang berubah tiap hari. Jadi, diving di sana harus berkonsultasi ke tide chart for the best possible condition.

Mudah2an membantu.

cheers,
Chris

_________________
@divephotobali


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jul 23, 2011 12:52 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Diving should be fun and safe after all... :)

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 25, 2011 7:59 am 
Offline

Joined: Sat Mar 20, 2010 7:31 pm
Posts: 222
Location: Jakarta Selatan
pemakaian tali maupun mooring buoy relatif lebih aman - tidak merusak.

Pemakaian jangkar memang bisa merusak, krn kebanyakan boat crew main lempar aja.

Tapi tidak semua anchoring merusak bila dilakukan dengar benar.

Saya punya pengalaman menarik saat di Raja Ampat. Dimana Dive Guide kami, Zaka setiap menurunkan jangkar dia lakukan sambil free dive.

Dia bawa tu jangkar sambil free dive kemudian dicantolin ke karang mati. Hebat euy ! :)

Sayangnya, mungkin tidak banyak dive guide yg mau repot2 anchoring seperti yg dia lakukan

salam


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 25, 2011 11:54 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 01, 2009 12:12 pm
Posts: 63
Whuaaah Sereem... ane ampe merinding bacanya..

Good Dive = Safe Dive


Top
 Profile  
 
 Post subject: Dive Plan & Respect to Nusa Penida dive sites
PostPosted: Sun Jul 31, 2011 10:11 pm 
Offline

Joined: Tue Sep 15, 2009 10:45 pm
Posts: 13
Let's be a good diver!! :D

mari lakukan semua yang telah dipelajari di course...

terimakasih sharing nya om Chris :)


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Dive Plan & Respect to Nusa Penida dive sites
PostPosted: Mon Aug 01, 2011 11:45 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
[quote="Christo del Mar"]Dear divers,

Ada yang menyebutkan, kalau mau diving di Penida, minimum harus sudah mengantongi 20 logged dives sudah cukup. Right and wrong. Every individual is different physically and psychologically. Sering kita handle tamu-tamu yang mengaku sudah 200 dives (log book ketinggalan atau nggak pernah ngisi), tapi pontang-panting buoyancy-nya atau out-of-air di arus Penida. Ada juga yang baru 10 dives tapi calm mentally and physically waktu melawan arus.

Remember, you are a recreational diver, artinya kegiatan diving anda adalah untuk tujuan rekreasi, bukan mencari2 bahaya. Biarin aja rekan lain membual tentang Manta atau Mola Mola, your time will come, and by the time it does, you're already prepared.

Hey guys, mau latihan arus di Bali dan masih tolerable dan less-dangerous than Penida's current? Coba main ke beberapa dive sites di Bunutan, Amed. Disini kita sering membawa beginners untuk latihan drift diving dan membaca arus, dan so far cukup berhasil sebagai persiapan turun ke Penida.
-----------------------------------

1. Thanks untuk info dan sharenya om chris,
2. Sampai sekarang kami belum PD buat ke Nusa Penida (log sudah diatas 80), dan memang cerita tentang Mola-mola dan Manta cukup mengintimidasi, tapi kami lebih seneng diving shallow, no current dan luama-luama motret (walaupun hasil fotonya juga masih amatir...)
3. Makin naik certificate makin tinggi awarness dan makin sedikit parno dalam persiapan... hehehe
4. Bunutan -Amed konfirm, mantab arusnya dan perlu dicoba buat latihan drift, karena relatif tidak down current dan buttom slopenya landai.
5. walaupun sudah ngalami down current di weh dan pramuka (iya .. APL tuh selalu down current kalau lepas siang), strong current di sangiang, donggala dan amed... tetep aja belum PD ke Penida... (kudu ada yang ngajak maksudnya.. hehehehe) --> intinya diving harus jadi rekreasi yang bisa dinikmati (..tos kolot euy.. )

6. Om Rendra, Om Chris, sering2 donk bikin cerita begini untuk meningkatkan awarnes kita bersama...

7. Thanks lagi and save diving....

ar


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 06, 2011 6:55 pm 
Offline

Joined: Mon Jun 21, 2010 10:29 pm
Posts: 171
Location: Rotterdam
Makasih banyak atas sharing pengalaman dan berita mengenai Nusa Penida. Saya baru tahu kalau di sana arusnya kuat. Rencananya memang mau diving di Manta Point tahun ini.

Saya pribadi punya pengalaman menyelam di tengah arus kuat dan keseret nyaris nabrak kapal pesiar. Yang penting harus tetap tenang dan tidak panik.

Walaupun dive log sudah diatas 30-an tapi kalau jarak antar menyelam sebelumnya ke berikutnya di atas 3-6 bulanan tetep aja - imho - untuk sebagian orang bisa seperti back to basic loh. Ini sih pengalaman saya pribadi karena jarak periode diving holiday saya biasanya sekitar 4 bulanan ke atas, jadi sebagai antisipasi pas hari pertama menyelam, biasanya ambil dive site yang mudah dan take it easy atau kalau perlu ambil refreshment course kalau gak pede.. :oops:


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 61 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4, 5  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: