It is currently Mon Oct 23, 2017 12:33 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 56 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4  Next
Author Message
 Post subject: Gorontalo - Togean - Toraja Trip March 2011
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 5:25 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Awalnya, untuk liburan bulan Maret ini kami berempat berencana kembali ke Ambon - surganya muck diving.
Bahkan, sempat berencana untuk bisa diving bareng sekaligus menimba ilmu dari pakarnnya UWphotography forum selam ini, yaitu mas Heru Suryoko.
Namun gara-gara mas Rendra :P ;laporannya yang sangat detail dan memikat mengenai Gorontalo membuat kami berpaling hati. Tujuan dialihkan ke Gorontalo - yang dikenal sebagai Hidden Paradise.
Terima Kasih juga untuk mbak Tati yang memberikan masukan berharga mengenai kondisi diving dan akomodasi di Gorontalo.
Konsultasi lebih lanjut ke mbah Google serta respon dari mas Christo Del Mar di post nya mas Rendra mengarahkan kita untuk berkunjung juga ke pulau Togean alias the Lost Paradise.
Diatas peta, Gorontalo, Togean dan Toraja kelihatannya tidak terlalu jauh, cuma beberapa cm saja; so, kenapa nggak dilanjut saja ke Tana Toraja - the Land of The Kings.

Akhirnya, diputuskan liburan kami selama 2 minggu di bulan Maret 2011 merupakan gabungan underwater dan topsite ke Gorontalo, Togean, Ampana, Tana Toraja, Ujung Pandang yang kemudian ditutup dengan mampir ke pameran Deep Indonesia 2011.

Image

Dongengan kali ini rencananya akan terdiri dari 4 babak, yaitu:
Babak 1: Gorontalo - The hidden paradise
Babak 2: Togean - The lost paradise
Babak 3: Togean to Ampana; almost "lost" in paradise.
Babak 4: Toraja - Another expensive way to Paradise

Mudah-mudahan saja nggak terserang penyakit males,


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 5:39 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Babak 1: Gorontalo - The hidden paradise

Tanggal 18 march, tengah Malam kami tiba di Surabaya penerbangan langsung dari Brunei - bermalam di hotel kecil 5 menit dari airport, sebelemu melanjutkan perjalanan dini hari berikutnya dengan Lion Air ke Gorontalo - transit di Ujung Pandang.

Di Gorontalo kita menggunakan jasa satu-satunya commercial diving center yang ada disana, yaitu Miguel Diving (MD). Alasannya, simple - asuransi kesehatan kita termasuk evacuation plan hanya berlaku jika kita diving di commercial diving center. Saya pribadi sangat puas dengan pelayanan MD yang profesional dan coorporatif.

Untuk akomodasi kami tinggal di Oasis; Hotel kecil yang juga merupakan markas MD. Tidak ada masalah buat kami yang terbiasa menginap difasilitas seadanya; namun serombongan tamu dari amrik yang cerewet dan maunya banyak tampaknya complain berat dengan kondisi hotel serta berbagai hal lainnya sehingga mereka semua membatalkan rencana diving mereka dan kembali ke Manado hari berikutnya.
Saya sempat memberikan beberapa masukan ke pemilik Hotel Oasis agar dapat meningkatkan pelayanan yang memang masih banyak bolongnya - typical hotel kecil yang belum dikelola secara profesional.

Namun kita agak kaget juga ketika pagi hari berikutnya di jemput ke dive center /jetty nya MD dimana boat mereka berlabuh. Terus terang, bayangan kita adalah laut biru yang jernih. Ternyata, DC MD terletak dipinggir sungai coklat keruh padat dengan bangunan yang agak kumuh.

Image

Untungnya lokasi diving berada di luar kota Gorontalo cukup jauh dari sungai coklat susu yang membelah kota Gorontalo.
Beberapa saat setelah meninggalkan Sungai - terbentang teluk Tomini dengan airnya yang biru jernih.
Untuk laporan mengenai kondisi, lokasi, akomodasi, transportasi serta divingnya, saya numpang mas Rendra saja ... laporan nya detail sekali, nggak ngerti mau nulis apalagi - sudah lengkap A sampai Z.

Image

Dinding coral dengan laut yang jernih tidak kalah dengan Bunaken, bahkan memberikan nuansa yang berbeda, bisa dikatakan agak kental nuansa misteri nya.
Sayangnya tidak terlalu banyak ikan, yang ada berukuran kecil-kecil, tidak ada yang special - menurut Rantje Allen, bosnya MD, karena tidak ada arus.

Image

Anyway, meskipun tanpa ikan-ikan besar ataupun gerombolan ikan Gorontalo tetap mempesona.Bahkan sore hari saat kembali. kita selalu mendapat bonus lenggokan anggun beberapa ekor dolphin baik si hidung botol maupun jenis Risso yang berukuran cukup besar - jauh lebih menarik dibandingkan paket berburu Dolphin di Lovina Bali dimana kita harus bangun sebelum subuh - itupun belum tentu ketemu.

Untuk pencinta sponge bob - Gorontalo adalah surganya sponge, berbagai jenis sponge berukuran massive.

Image

Image

Yang menjadi favorit dan ciri khas Gorontalo adalah sponge salvador dali (Petrosia lignosa).

Image

Image

Typical diving di Gorontalo bersama MD adalah day trip 3 x diving per hari, makan siang yang lezat dengan samble yang super enak (yang masak istrinya supir boat) disediakan setelah diving ke 2. Kita baru balik ke hotel setelah diving ke 3.


Last edited by wisnu on Wed Apr 06, 2011 3:31 pm, edited 1 time in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 5:54 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Kami sempat mampir di desa Olele dimana terdapat taman laut serta beberapa lokasi diving utama.
Desa ini memiliki potensi yang luar biasa, bahkan jika dikelola dengan baik bisa menyaingi Tulamben. Saya sempat titip pesan dengan yunis, kalau-kalau ada tanah dipinggir pantai yang dijual. Ngimpi untuk bikin rumah peristirahatan kecil disana; soalnya kalau Tulamben harganya sudah gila banget.

Image

Persis didepan desa ulele, sebelum naik kita juga sempat ketemu turtle. Saya sudah agak capek, untung kamera pas dipegang mayang yang dengan cepat ambil posisi untuk mendapatkan foto ini.

Image

Saat SI, melati malah pentalitan di depan desa Olele yang merupakan lokasi favoritnya pak Fadel Muhamad, mantan gubernur Gorontalo. Foto diambil oleh mayang, ceritanya lagi coba-coba split foto - sayang dome port nya kecil dan permukaan lautnya agak sedikit bergelombang. Exposure serta WB nya juga masih belum pas.

Image

Melati sedang mencoba mengambil foto scorpionfish berukuran cukup besar yang nempel di wall.

Image

Ikan yang sama diambil dari sudut lain. Maunya sih CFWAm, cuma masih belum pas.

Image


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 6:16 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Masih di gorontalo

Image

Image

Image


Last edited by wisnu on Tue Apr 05, 2011 7:55 pm, edited 1 time in total.

Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 6:51 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Aug 19, 2009 9:18 am
Posts: 185
Gileee baru babak I aja udah mantep abis.. Bikin popcorn ah, sambil nunggu babak selanjutnya.. :lol:

_________________
Randy | Email: [email protected]


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 6:53 pm 
Offline

Joined: Thu Apr 23, 2009 7:03 pm
Posts: 68
Yak ini dia yang ditunggu... terutama edisi Togian-nya...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 7:22 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Image

Hotel Oasis terletak ditengah kota, 5 menit jalan kaki dari pusat kota.
Dari luar tampak seperti Ruko, namun bagian dalam cukup lega. Hotel ini dibangun diatas bekas kebun sagu - selain deretan kamar didalam juga terdapat taman serta pohon-pohon sagu berukuran besar. Karena tidak punya banyak kesempatan menggunakan macro lens 35mm, maka sasaran beralih keobject kecil yang ada di taman.

Image

Image

Dibelakang hotel masih terbentang lapangan luas - jauh dari kesan perkotaan.

Image

Tidak jauh dari hotel terdapat "mall" nya gorontalo lengkap dengan KFC nya - yang sayang kualitas dibawah standard KFC. Jadi kalau ke Gorontalo, lupakan saja KFC, lebih baik menikmati jajanan makanan lokal yang banyak tersebar.
Transportasi umum di Gorontalo didominasi oleh bentor - bendi bermotor.

Image


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Apr 05, 2011 8:08 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Di Gorontalo kita tinggal selama 4 hari 3 malam, 9x diving di lokasi
Honeycomb west, buffalo head, fallen rock, white point, west point, cliff/paradise, honeycomb east, traffic circle dan sand castle.

Selama trip ini Mayang agak jarang pegang kamera karena setiap hari setelah diving dia sibuk belajar mempersiapkan GCSE yang tinggal 3 bulan lagi.
Kamera G9 yang kondisinya sudah mulai sekarat (kadang lensanya macet, dan pengunci housingnya patah sehingga setiap kali dibuka harus dilem kembali dengan superglue) lebih banyak dipegang oleh adiknya, Melati, yang selalu sibuk mencari object macro; setelah dia frustasi tidak bisa memotret salvador dali sponge.

Image

Beberapa hasil jepretan Melati:

Image

Image


Image

Image

Salah satu yang cukup menarik ketika dia sendiri menemukan sekumpulan telur anemonefish yang siap menetas. Perhatikan, ratusan mata-mata kecil siap menyongsong dunia yang kejam.
Ketika memotret ikan ini, Melati menerima beberapa serangan dari sang induk yang merasa anak-anaknya terancam. Mengingatkan ke film nemo.

Image


Tanggal 21 March, setelah diving ke 3, kami check-out dan melanjutkan perjalanan ke Togean, 11 jam menggunakan ferry Tuna Tomini.
Cerita berlanjut ke babak 2.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Apr 06, 2011 12:19 am 
Offline

Joined: Sun Oct 10, 2010 11:22 am
Posts: 34
aiihh aihh... mata terbelalak, mulut menganga hampir ngeces liat foto2nyaa...... Gak bosen2 liat Salvador Dali dan 'sponge bob' lainnya.. Wadooohhh bisa kebawa mimpi niiyy...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Apr 06, 2011 8:58 am 
Offline

Joined: Wed May 20, 2009 6:35 am
Posts: 57
emang mantep baca beritanya om wisnu
lanjut pakk..menanti babak selanjutnya ni :P


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Apr 06, 2011 3:14 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Babak 2: Togean, The lost paradise.

Saat ini hanya ferry KM Tuna Tomini yang berangkat langsung dari Gorontalo ke Togean setiap hari Selasa dan Jum'at pkl. 20.00 dan dijadwal tiba di Wakai pkl. 07.00 pagi - membutuhkan 11 jam untuk menempuh jarak sekitar 120 km; lumayan masih lebih cepat dibandingkan berenang.
KM Tuna Tomini memiliki 2 kelas, yaitu VIP dengan reclining seat dan pendingin udara; serta kelas ekonomi dengan ACC (angin cepoi-cepoi) + asap rokok.

Image

Kami sengaja memilih kelas ekonomi sekitar Rp. 80,000 - karena dengan bantuan pak Udin, kami berhasil mendapatkan 2 cabin, eks KKM dan crew yang disewakan masing Rp. 250,000 per kamar, jauh lebih murah dari LOB. Cukup bersih dan nyaman, mampu membuat kami tidur nyenyak dan terbangun sekitar pkl. 08:00 oleh goyangan ombak yang semakin terasa.

Image

Karena ombak yang cukup besar, perjalanan yang seharusnya 11 jam ditempuh selama 15 jam. Kami tiba di wakai pkl. 11:00 dilanjutkan dengan perjalanan singkat 15 menit dalam cuaca yang kurang bersahabat, ke Kadidiri dimana Black Marlin (BM) Diving Resort akan menjadi tempat tinggal kami selama 4 hari/3 malam.

Setelah beristirahat sebentar untuk makan siang, pkl. 14:30 kami langsung diving pertama di Kota Wall - tidak spectacular, viz. sekitar 25 m, kondisi karang cukup sehat, lumayan untuk sekedar pemanasan dan menurunkan nasi di perut.
Rencananya kami ingin juga night diving di house reef, namun karena ombak yang cukup besar terpaksa kami batalkan.

Image

Image

Di pulau Kadidiri terdapat 3 resort - paling murah adalah Lestari Kadidiri, cukup Rp. 75,000 per kepala per malam; kemudian Black Marlin, Rp. 220,00 dan sedikit lebih mewah dan lebih mahal adalah Kadidiri paradise, Rp. 250 - 300,000 semua sudah termasuk 3x makan, teh dan kopi sepuasnya. Breakfast di BM agak menyedihkan, cuma pan cake disiram susu coklat kental manis. Makan siang dan makan malam cukup bagus, menunya kombinasi ikan, dan ayam atau telur, tasty and spicy - sangat cocok dengan selera kami.
Supply air bersih sangat terbatas karena harus didatangkan dari wakai atau pulau lain. Listrik juga hanya ada sore sampai malam hari pkl. 24:00, jadi jangan berharap ada AC. Jaringan telpon seluler juga sangat tidak stabil, kalaupun sedang "ada", signalnya cuma cukup untuk SMS atau emergency call.

Di Pulau Kadidiri tidak ada toko atau bahkan warung kecil sekalipun tidak ada. BM dan KP memiliki toko kecil menyediakan snack, soft drink, dan keperluan dasar lainnya tapi pilihan sangat terbatas dan relatif mahal. Battery AA biasa (bukan alkaline) Rp. 5000 per butir. Untung kami sudah mengantisipasinya di gorontalo dengan berbelanja keperluan sehari-hari termasuk sambel, Indomie, snacks, dll.

Image

Pulau kecil tepat didepan resort menambah kecantikan pantai kadiri. Tepat dibelakang pulau kecil tersebut terdapat house reef yang "lumayan" dan sempat mebuat kami penasaran mencari pigmy seahorse Togean (Hippocampus waleananus) yang sangat unik karena berdomisili di soft coral, tidak seperti saudaranya Hippocampus bagibanti yang lebih menyukai seafan.


Image

Togean sangat populer dikalangan turis backpacker; jika tidak booking jauh-jauh hari jangan berharap dapat tempat di bulan Juli - September. Bahkan katanya banyak yang nekat tidur di tenda.
Di BM, Kami ketemu bule ganteng & macho asal Swiss yang sudah tiga kali ngebackpacker ke Togean - setiap kali berkunjung dia menghabiskan waktu sekitar 3 bulan keliling togean dengan perahu kayunya. Biasanya juga tidur di perahu dan keman-mana pakai sarung. Kali ini karena cuaca buruk, tertahan di Kadidiri, numpang di BM.

Cukup banyak anjing di pulau Kadidiri sehingga buat mereka yang tidak suka anjing bisa sedikit terganggu dengan kehadiran anjing yang sok akrab. Tapi jangan kuatir - dengan beberapa kali bentakan keras anjing-anjing tersebut cukup tahu diri dan tidak akan mendekat lagi.
Maska, salah satu anjing penjaga resort Back Marlin sedang beristirahat menikmati matahari terbenam di pulau Kadidiri.

Image[/img]


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Apr 06, 2011 3:17 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
hiks.. mas wisnu butuh anak angkat ndak ya? saya berminat loh.. hahaha.. wah sayang banget kemarin ndak ketemu pas deep..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Apr 06, 2011 3:49 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@mas wisnu: cerita perjalanan nya asik banget! ditunggu lanjutannya.. btw anjingnya keren! ganteng & sekilas seperti kayak macan hehehe..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Apr 06, 2011 10:13 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
:shock: :shock: :shock: :shock: :shock: :shock: :shock: waw..

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Apr 07, 2011 3:04 am 
Offline

Joined: Wed Feb 09, 2011 11:48 am
Posts: 16
Saya Juga mau jadi anak angkat mas wisnu... heheheh


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 56 posts ]  Go to page 1, 2, 3, 4  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: