It is currently Mon Oct 23, 2017 6:04 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 57 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4
Author Message
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Tue Jan 21, 2014 8:33 pm 
Offline

Joined: Mon Sep 30, 2013 4:17 pm
Posts: 86
Location: Padang - West Sumatra
Pada akhirnya, saya berhasil operasikan si Bauer Junior ini dan sukses ngisi 200 bar tangki saya.

He3.. Happy banget rasanya... :-D

Sebelumnya saya belum pernah memegang (apalagi mengoperasikan) kompresor selam apapun, hanya lihat saja, itupun sekilas di bbrp dive center.

Jadi, bisa dibayangkan betapa ribetnya saya pertama kali membuka kotak Junior ini dan melihat mesin ini: gimana nyalainnya? Gimana operasikannya? Olinya? Filter gimana pasangnya? Dimana pasangnya? Dstnya...

Saya butuh bbrp hari baca2 manual dan bolak-balik baca diskusi di forumselam terkait kompresor, juga buka2 youtube dan browsing. Sembari pandang2in ini kompresor.

Banyak hal2 yg tidak tertulis di manual, yg jika kita tidak pernah bersentuhan sedikitpun dgn kompresor, akan benar2 membingungkan.

Contoh hal2 yg TIDAK tertulis di manual:

- kata manual kita dpt telescopic tube untuk intake.
Saya sampe browsing2 telescopic tube itu kayak apa bentuknya, ataukah bikin sendiri? Ternyata ada dibawah belt cover (tadinya saya kira ini knalpot, tapi kok dari paralon ya? Saya tarik2 kok keras, takut rusak).. Baru ngeh bahwa ini adalah telescopic-tube dihari ke-2.. Sy udah nyaris membeli paralon atau selang hi3

- urutan mengoperasikan ini kompresor.. Step by step hingga ngisi.. Kaga ada manual untuk detil urutan ini.. kita harus baca2 manual dan mikirin sendiri urutan langkahnya

- tanda2 jika kompresor penuh juga nggak tertulis, dan jika penuh apa yg mesti dimatikan duluan? Apakah akan mati otomatis? Atau kita jaga di 200bar, lalu kita apain? Lalu jika lupa apakah katup pengaman akan mendesis? Dll

- begitu buka foil Filter, juga bingung. Krn selama ini lihat di forum -yg diposting Om Surya dkk lain- filternya kelihatan isinya (tube transparan, 3 layer di dalamnya kelihatan). Kok filter saya dilapisi plastik biru dan plastik biru ini kelihatan nggak pantas untuk dimasukkin ke housing gold yg keren itu.. Sy coba2 tarik dikit, kayaknya ga bisa copot, juga pentil dibawah kelihatan kokoh ke si plastik biru. Akhirnya saya nelpon ke teknisi toko, dijelasin bahwa memang begitu, aluminium foil dibuka si biru langsung aja dimasukkin...

Akhirnya semuanya akhirnya berjalan lancar... Saya sukses mengisi tabung 1, lalu sejam kemudian dilanjutin tabung ke 2 ... Ini baru test, pompa setan malah belum disetup.

Image

Sehubungan dengan pengoperasian pertama ini, timbul bbrp pertanyaan sbb:
(semoga teman2 forum, juga lirik2 Om Surya untuk bantu2 kasih penjelasan):

1. Apakah pipa intake (telescopic tube) yg dari paralon, panjangnya kira2 1m ini boleh diganti dengan selang keras sepanjang 2-2,5m?
~ krn paralon 1m ini kelihatan riskan sekali, dekat sekali dengan buangan knalpot, angin berbalik dikit aja atau no-wind, maka asap mungkin bisa naik kesedot

2. Saya penasaran dengan hose (selang pendek transparan) yg menghubungkan filter intake dan oil filler. Gambar sbb:

Image

Saya perhatikan sewaktu pengisian, selang ini seperti ada air didalamnya. Dan jika menghubungkan antara tabung pengisian oli dan udara masuk, bukankah udara ruang oli akan kehisap, bahkan berikut olinya bisa kehisap?

3. Selesai mengisi (mencapai 200 bar), proses stop saya adalah:
a. tutup tabung
b. tutup filling-hose
c. matikan engine switch, tutup fuel, open choke
d. drain keseluruhan (ketiga) condensate tap
e. copotin filling-hose dari si tabung
Dalam melakukan proses stop ini, di proses 'a' atau 'b', yg mana filling hose belum sy copot dari tabung, selalu terdengar bunyi 'pup' -seperti udara bertekanan meletup kecil- dari kepala filling hose tsb. Apakah keluarnya sedikit udara ini wajar, atau sy ada salah prosedur stop?

Sementara, ini dulu sharing dan pertanyaan terkait operasional Bauer Junior dari saya..
Besok2 pasti lebih banyak sharing dan pertanyaan lain lagi :D

::


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Tue Jan 21, 2014 10:36 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Om William,

Itu lah susah nya kalo shipping oli dan bensin tak boleh ada di system, jadi mau belajar sekian jam di Sea Pearl susah yah :mrgreen:

Selang bening itu adalah crankcase breather.
Dari pipa oil-filler, masuk nya ke intake filter housing tetapi posisi jeksi oli setelah filter element.
Ini ada lah pelumasan secara uap oli, supaya stage 1 dapat pelumasan dalam bentuk uap oli.
Kan compressor ada piston blow-by, maka crankcase itu ada sedikit positive pressure.
Semua compressor memang begini. Makane disebut OIL LUBRICATED compressor dan tanpa filter cartridge, sedap lah paru2 kita belepotan uap oli.


PEMANJANGAN INTAKE PIPE atau snorkle atau telescopic
Jika mau di panjangkan, pipa berikutnya harus lebih besar diameter nya. Supaya suction resistance tidak tinggi.
Jika suction resistance tinggi, compressor akan overheat dan akan lebih sedot oli dari crankcase, sebab sedot itu kan cari titik resistance terendah.

Terbaik adalah, beli PVC sama dengan intake snorkle, cukup sejengkal, dan beli adapter 1 size up supaya pipa jadi diameter besar dan sambung lah selang re-inforced/ada spiral di dalam nya ( supaya tak menyot ) dan panjangkan selang ini sampai 3 meter pun aman. Jika pipa PVC asli 3/4", selang sebisa nya 1 inch. Kudu bakar dikit tuh selang biar agak monyong , sebab tak ada selang yang cocok langsung dengan outside diameter PVC... :mrgreen:


Cara operasional yg baik compressor pakai HONDA


STARTING COMPRESSOR

- Buang tekanan di Water Separator #1, si silver kecil sampai kosong.
- P21 ( water separator 2 sekalian filter housing ) buang tekanan juga. Kalo filter system P41 tak perlu, sebab ada check valve dan ada water separator ke 2 yg dedicated. Buang udara nya di water sepator 2.

- Honda dalam posisi si switch ignition : OFF
Tarik tali starter Honda 3x. Ini untuk pelumasan supaya minimal meler dulu ke komponen gerak.
Baru lah Honda switch dalam posisi ON.

Water separator #1 di buka terus, di tahan buka.

Tarik dan hidupkan Honda

TETAP Water separator #1 di buka terus, di tahan buka.

Tergantung suhu ambient dan fine tuning si Honda ( atau Subaru ), kadangkala Honda hanya bisa hidup jika CHOKE di setel 50%. CHOKE adalah katup dimana saat mesin belum start, alur udara di tutup sedikit, supaya kondisi jadi RICH alias bensin banyak.....ini memudahkan start. Tapi kalo di tarik2 terus dan Honda tidak start, banjir lah tuh kaburator. Saat Honda sudah start, CHOKE di enolkan. Mesin akan getar dikit awalnya dan stabil kemudian. Pelan pelan tambah gas/kecepatan Honda sampai mulai halus. Akan ada RPM sebelum maximum RPM, Honda akan mulai lebih halus.

TETAP Water separator #1 di buka terus, di tahan buka.

Jika Honda sudah cukup hangat, atau minimal 1 menit, baru lah Water Separator 1 di tutup dan mulailah Honda terbebankan oleh compressor.

Secara pulley ratio Honda di banding compressor, pasti Honda perlu di geber full gas untuk compressor bisa outputkan 100 L/menit untuk Junior. Maka Honda selalu lah main di 3,600 RPM supaya compressor Junior main di 2,300 RPM. Jadi, 1000 jam saja, bye bye Honda.

Mesin bensin tidak bisa disamakan dengan motor listrik.
Motor listrik bisa terima full load selalu, no problem.
Mesin bensin akan di loading pada 70% paling top.
Junior jika pakai motor listrik, perlu 2.2 Kw, saat pakai Honda akan di pasang yang 5.5 HP atau 6 HP, setara dengan sekitar 4Kw. Karena mesin bensin makin lama power output akan melemah juga, selain tidak boleh 100% loading, maka jadi besar lah si Honda terpilih di banding motor listrik secara KW. Motor listrik bagus, 10,000 jam so pasti bisa, banyak yang 20,000 jam sebelum kapoot.

Dimana Honda sudah menua atau haus atau udah lemot tak lagi full power, akan mulai lah bergetar keras saat tekanan 175-200 BAR. Sebab 5.5 tenaga kuda nya, udah jadi kuda tua... :mrgreen:


Jika Honda setting bagus dan sehat, dengan 3x tarik awal pre-lubrication tersebut, lalu choke 50%, cukup 1 tarikan panjang akan start dan gas pada posisi idle. Ini kudu setting idle tak boleh rendah sangat.



MATIKAN COMPRESSOR

Kecuali ada high pressure switch di model yang besar, semua compressor kecil atau ber Honda pasti di matikan MANUAL ama operator saat tekanan 200 BAR sudah tercapai. Automatic pressure switch harus di kawinkan dengan automatic drain. Artinya saat compressor mati, udara di Water Separator #1 dan #2 akan di buang total. Ini akan kurangkan hammering ke compressor. Sebutan lain untuk buang udara/tekanan adalah UNLOADING.


Cukup water separator 1 di kosongkan total, P21 buang 50% udara, pelankan gas Honda sampai idle dan matikan Honda.

Jangan pusingkan soal tabung, saat sudah penuh, PMV di P21 tak akan kasih udara tabung lari balik ke compressor.
Cabut selang isi tabung dengan santai dari tabung nya. P21 jangan di buang udara total. Pakai katup sisi kiri P21 untuk buang udara di filter housing, jangan yang kanan. Kalo katup kiri itu zona water separator dalam P21, kalo katup sisi kanan itu zona tempat filter cartridge plastik biru berada. Jadi buka katup yg kiri akan lebih worth-it, sebab sambil buang air di P21. Jaga tekanan 50% di P21. Kalo simpan lama tetap ajah habis tuh tekanan bocor dari valve di stage 3. Filter cartridge lebih baik di simpan dengan ada tekanan udara. Sama seperti tabung, kotoran tak bisa masuk.

Jika isi tabung lebih dari 1, jangan pusingkan compressor. Ganti saja tabung ke dua tanpa sentuh Honda pun.



LATIHKAN SAFETY VALVE di atas P21
Sekali kali , saat mau buang tekanan di P21, putar lah ini safety valve ke kanan.
Proses buang tekanan di P21, akan paksakan high pressure seat supaya turun naik di dalam rumah silinder nya, ini akan mencegah kotoran atau oksidasi dari menjepit/menghambat safety valve. Latihan ini juga akan buat drat halus nya si safety jadi terlumasi.

Jika safety valve macet, umumnya macet dalam posisi OPEN, jadi 150 BAR saja sudah cossssss.


TEST SAFETY VALVE BERKALA
Sekali-kali putar safety valve maximum ke kiri ( counter clockwise ) dan dengan tabung tertutup atau vent valve di selang isi Bauer tertutup, dan test tekanan maximum berapa. Kalibrasi pabrik adalah 225BAR, +- 5 BAR lah.
Bagi yang sering bawa compressor ke laut, itu safety valve dalam nya adalah cincin2 besi bertugas sebagai per/pegas. Jika ini cincin besi berkarat, tekanan maximum bisa naik dan ini tak aman.
Latihkan safety valve berkala juga ada guna supaya udara tekanan tinggi alias kencang, akan lewat mekanisme safety valve dan tindakan ini akan buat safety valve internal lebih bersih dan kering. Safety valve itu akan dapat air, sebab zona nya berada di zona water separator nya P21. Safety valve compresor German di segel oleh TUV pake kawat dan dalam teori tidak boleh di buka ama konsumen, kayak argo meter taksi ajah.

Jika bisa, test dan putar safety valve dimana akan bocor total pada 3,100 psi atau 215 BAR+_.
Lalu selotip kertas-kan lah itu putaran safety valve. Artinya jika melengpun, maximum pressure tercapai di tabung adalah 3,100 PSI....sudah tak boleh nih extra 100 psi. Tidak bisa safety valve mechanical model adjustable kayak si Bauer punya, mampu venting udara seketika saat 3000 psi. Progressive bocor nya sih safety valve, maka setting 3,000 psi, sudah akan bocor pelan2 di 2,900 psi si safety valve.

Compressor memang kudu di jaga kayak orang di ICU saat operasional. That is the nature of the beast.
Jangan pake acara bobo dulu yah :mrgreen:

Ada sih trik dimana safety valve mulai nge-coss, bisa kita dengar dari jauh pun. Ini demi safety, bukan demi convenience. Ambil coca cola botol besar plastik. Beli priwitan yang super kencang. Potong botol coca cola seperlu nya dimana diameter nya akan matching dengan diameter P21 di sisi putaran pembuka. Priwitan di pasang di mulut botol coca cola dan di ganjel dengan ban dalam bekas, jadi tak bocor. Pakai klem selang untuk secure kan botol coca cola ke P21. Botol coca cola di anti bocorkan juga dengan ban dalam bekas di kawin nya ke P21, supaya udara terfokuskan ke priwitan. Ini safety valve kudu di set 3,100 PSI max dan di selotip dulu sebelum di pasang priwitan.... :mrgreen: Dulu saya pasang ginian sebagai warning kalo bawa Bauer Mariner saya ke laut. Takut ABK pada molor saat isi tabung. Kan dari jauh pun eke bisa dengar priwitan kencang ini.



Filter cartridge Bauer ukuran P21 adalah body plastic biru.
Yang besar baru pakai body alumunium, contoh P41.
Yang besar sekali P2 saya pakai itu bukan dari Bauer, itu plastic bening model dari MAKO.
Lihat betapa alumunium foil pelindung filter cartridge P21 si biru itu tebal dan kempot abis, sebab di vacuum packed.
Ini menjamin bisa 2 tahun di simpan jika itu alu-foil nya tidak di robek.
Di Bauer tak ada istilah filter cartridge di re-fill sendiri sebab tak bisa bagus simpan media nya di botol plastik.


Bauer pakai 2 o-ring di ujung nipple/fitting filter cartridge nya ( si biru atau model manapun ).
O-ring atas cegah kebocoran dan o-ring terbawah itu safety o-ring.
Jika filter housing ukuran P21 tak ada filter nya, maka housing P21 akan bocorkan udara ke luar dan tidak kasih udara ke selang isi......ini supaya tak bisa lah kita isi tabung tanpa filter cartridge. Itu guna o-ring kedua, untuk tutup alur udara safety-if-there-is-a-filter-cartridge.


Suara "POP" itu saat buka selang isi dari katup tabung adalah suara normal. Katup tabung tutup total dulu yah.
Selang isi Bauer ada katup kecil di "T" nya.
Katup ini dua fungsi.
Satu arah putaran adalah, udara bebas mengalir ke tabung selam.
Satu arah lagi adalah, udara di tutup supaya tidak mengalir ke tabung selam dan pada saat yang sama, udara sisah akan di buang....maka bunyi lah POP. Udara yang di buang cuma pendek sekali, yaitu dari katup Bauer sampai bibir yoke dimana ciuman sama o-ring tabung.

PROSES : Tutup katup tabung. Putar katup kecil di selang isi Bauer untuk buang udara sisah. Cabut deh selang isi dari tabung selam.

Pada selang isi model kayak Coltri.
2 katup di pakai. Satu katup besar kayak katup tabung selam putaran nya untuk atur masuk nya udara dari selang ke tabung, satu katup mini adalah bleeder valve, untuk buang sisah udara yang terjebak di yoke. Bauer kombinasikan ini di katup uniknya. Repair Kit filler hose assy Bauer US$90 yah, asal tau ajah... :mrgreen:
Umur jeroan ( repair kit ) filler hose Bauer sebelum akan bocor super halus, kira2 1,000 - 1,500 kali buka tutup.
Jika pakai nya P21 filter system, selama ini filler hose meler/bocor udara ke arah tabung, no problem. Kalo bocor nya ke udara ambient, ganti deh repair kit nya. Jika filler hose meler nya cukup banyak, buka nya dari tabung selam bisa susah ( ada pressure terus ) dan o-ring sering terbang saat POP terjadi.


AWAS
- Jangan jatuhkan selang isi Bauer ke lantai, itu pressure gauge isinya pipa capillary tembaga nan halus, akan cepat error. Hal yang sama berlaku untuk pressure gauge regulator juga loh. Saat kena tekanan si pipa tembaga cpillary akan ngesot alias gerak/mekar, dan itu lah yang buat jarum mutar.

- Selang snorkle flexible intake compressor jangan sampai kecemplung di air dan air ke sedot compressor....di jamin meleduk.

- Lokasi dengan ada tembok sekitarnya, cukup dua sisi tembok kayak huruf L, bukan lah tempat yang cocok untuk isi udara pakai compressor ber HONDA. Jauhi lokasi di mana flow udara bebas sulit terjadi atau ada potensi turbulansi.

Ok sementara ini dulu.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Tue Jan 21, 2014 10:41 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Ampir lupa.

JANGAN SAMPAI OVER FILL OLI DI COMPRESSOR ATAU HONDA.

Cari tempat sangat rata.

BAUER pakai dipstick. Sama dengan mobil, sapu bersih dulu dipstick oli saat mau baca level oli.
Colokan ke dua lah yang tepat, bukan level oli saat dipstick bari di keluarkan. Overfill oli akan buat oli dalam jumlah besar masuk ke udara loh.


HONDA
Dipstic ada di filler cap tapi cara lain adalah, level oli cukup cuma 1 cm lagi akan meler keluar dari lubang isi, itu acuan nya. Tempat harus rata yah.


Have fun.....

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Fri Jan 24, 2014 8:29 am 
Offline

Joined: Mon Sep 30, 2013 4:17 pm
Posts: 86
Location: Padang - West Sumatra
Om Surya,

Trims penjelasannya.. makin jelas, lebih jelas dari buku manualnya nih :-D

Ada bbrp pertanyaan Om:

Surya Prihadi wrote:
Om William,
STARTING COMPRESSOR

....cut...

Tergantung suhu ambient dan fine tuning si Honda ( atau Subaru ), kadangkala Honda hanya bisa hidup jika CHOKE di setel 50%. CHOKE adalah katup dimana saat mesin belum start, alur udara di tutup sedikit, supaya kondisi jadi RICH alias bensin banyak.....ini memudahkan start. Tapi kalo di tarik2 terus dan Honda tidak start, banjir lah tuh kaburator. Saat Honda sudah start, CHOKE di enolkan. Mesin akan getar dikit awalnya dan stabil kemudian. Pelan pelan tambah gas/kecepatan Honda sampai mulai halus. Akan ada RPM sebelum maximum RPM, Honda akan mulai lebih halus.

Dimana Honda sudah menua atau haus atau udah lemot tak lagi full power, akan mulai lah bergetar keras saat tekanan 175-200 BAR. Sebab 5.5 tenaga kuda nya, udah jadi kuda tua... :mrgreen:

Jika Honda setting bagus dan sehat, dengan 3x tarik awal pre-lubrication tersebut, lalu choke 50%, cukup 1 tarikan panjang akan start dan gas pada posisi idle. Ini kudu setting idle tak boleh rendah sangat.


Bauer Junior saya posisi gas-Subaru (dapatnya motor Robin/Subaru nih) sepertinya sudah terkunci Pak.
Tuas gas sudah tidak bisa saya geser2 lagi.. ok kah ini, Pak?

Image

Quote:
MATIKAN COMPRESSOR

..cut..

Cukup water separator 1 di kosongkan total, P21 buang 50% udara, pelankan gas Honda sampai idle dan matikan Honda.


indikator 50% kita lihatnya di filling gauge?
jadi kita puter.. cossss.. sambil lihat filling gauge, tinggal 100bar baru kita stop cosss nya

Quote:
Jika isi tabung lebih dari 1, jangan pusingkan compressor. Ganti saja tabung ke dua tanpa sentuh Honda pun.


artinya: kita kaga usah matikan mesin Subaru, cukup kunci valve tabung, kunci valve filler, ganti tabung kosong baru, pasangkan filling dan isi lagi?

Untuk bisa begini, blower kuning mesti dipakai Om ya? Kalau nggak pakai blower, pastilah kompresor kepanasan dan mesti istirahat (dimatikan) setelah selesai isi pertabung.

Quote:
LATIHKAN SAFETY VALVE di atas P21
Sekali kali , saat mau buang tekanan di P21, putar lah ini safety valve ke kanan.
Proses buang tekanan di P21, akan paksakan high pressure seat supaya turun naik di dalam rumah silinder nya, ini akan mencegah kotoran atau oksidasi dari menjepit/menghambat safety valve. Latihan ini juga akan buat drat halus nya si safety jadi terlumasi.


Test ini, dilakukan saat buang setiap 15menit (sedang isi tabung) atau dilakukan saat sedang tidak sedang ngisi?

Sementara ini dulu nanya2 Om Surya..

Ntar kalau ada yg masih bingung, masih boleh nanya ya?
Takut ada yg salah, krn menyangkut air supply dikedalaman dan juga pengen kompresor awet :D

[/quote]


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Fri Jan 24, 2014 9:49 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Om Wil,

Memang Bauer sudah kunci gas Subaru/Honda, jadi aman.
Kalo mau kalibrasi, kudu pake non contact tachometer yg pake cahaya dan sticker reflective. Ukur di pulley kipas nya si Junior.

Yah, indikasi 50% tekanan dari filling gauge lah so pasti, cuma itu doank yg baca tekanan filter housing P21.


artinya: kita kaga usah matikan mesin Subaru, cukup kunci valve tabung, kunci valve filler, ganti tabung kosong baru, pasangkan filling dan isi lagi? BENAR



Untuk bisa begini, blower kuning mesti dipakai Om ya? Kalau nggak pakai blower, pastilah kompresor kepanasan dan mesti istirahat (dimatikan) setelah selesai isi pertabung.

Jawaban tepatnya adalah, kamu kudu beli pistol suhu infra merah dan baca semua titik terpanas di compressor kamu di head nya, dan jika ada yang melebihi 135C, itu waktu nya stop pakai compressor, jika mau se awet awet maksimal umur si Junior. 135C limit maksimal suhu allowable.

Dengan blower kuning cap badai, suhu bisa 125C palingan kalo di Mariner/PE200, dan seharusnya mirip di Junior.



Test safety valve P21 di lakukan terbaik setiap saat start isi tabung pertama pada hari itu.
Toh keamanan kudu di test rutin, tak perlu per 15 menit lah.
Kalo satu hari itu isi 10 tabung tapi pelan2 sambil istirahat, cukup test 1x lah.

Rajin bertanya itu bagus :mrgreen:

Dive Safe..........

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Fri Jan 24, 2014 10:08 am 
Offline

Joined: Mon Sep 30, 2013 4:17 pm
Posts: 86
Location: Padang - West Sumatra
Om Surya,

Thanks pembelajarannya...

Instruksi2 yg tidak ada di manual ini lagi sy rapikan dan akan tempel di dinding dekat si junior :-D

::


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Sun Jan 26, 2014 8:38 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
Om wil tinggal bikin ringkasannya aja mulai dr cara nyalain, ngisi sampai matiin compresornya tuh.

Ati ati kl pas nyopot selang ke tank tuh harus dibuang dulu usaea di selangnya kl gak drat di yoke nya bs cepet kena tuh mas. Trus kl sampe pas buka yoke nya ada bunyi pop biasanya oringnya tuh lepas n jatuh. Buruan di cek tuh jatuh atau ngak deh. Lumayan binging tuh kl gk ada oring pas mau diving kan

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Sun Oct 12, 2014 11:49 am 
Offline
User avatar

Joined: Sun Aug 11, 2013 11:21 am
Posts: 24
Location: Manokwari
Halo semua...

Saya newbie diver yang br beli bauer junior II...ada bbrp hal yg ingin saya tanyakan..

1.Apakah senior2 bisa mem-post foto perpanjangan intake snorkle??
Mau pasang takut salah2 malah ngerusak mesin...
2. Brp jam harus ganti filter catridge p21?
Ada yang bilang 200 jam, ada yang bilang 100 jam..jadi bingung.
3. Dimana bisa beli co analyzer ya?
Maklum takut mati..

Saya baca postingan om surya berulang kali jg masih ngga ngerti2... Haha..maklum newbie.

Terimakasih


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Mon Oct 27, 2014 7:56 am 
Offline

Joined: Mon Sep 30, 2013 4:17 pm
Posts: 86
Location: Padang - West Sumatra
ditajong wrote:
Om wil tinggal bikin ringkasannya aja mulai dr cara nyalain, ngisi sampai matiin compresornya tuh.

Ati ati kl pas nyopot selang ke tank tuh harus dibuang dulu usaea di selangnya kl gak drat di yoke nya bs cepet kena tuh mas. Trus kl sampe pas buka yoke nya ada bunyi pop biasanya oringnya tuh lepas n jatuh. Buruan di cek tuh jatuh atau ngak deh. Lumayan binging tuh kl gk ada oring pas mau diving kan



Thanks sarannya Bro,
Memang pas nyopot selang dari tank sering bunyi pop kayak meleduk kecil, awalnya bikin kaget :D

::


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Mon Oct 27, 2014 8:09 am 
Offline

Joined: Mon Sep 30, 2013 4:17 pm
Posts: 86
Location: Padang - West Sumatra
adichen168 wrote:
Halo semua...

Saya newbie diver yang br beli bauer junior II...ada bbrp hal yg ingin saya tanyakan..

1.Apakah senior2 bisa mem-post foto perpanjangan intake snorkle??
Mau pasang takut salah2 malah ngerusak mesin...
2. Brp jam harus ganti filter catridge p21?
Ada yang bilang 200 jam, ada yang bilang 100 jam..jadi bingung.
3. Dimana bisa beli co analyzer ya?
Maklum takut mati..

Saya baca postingan om surya berulang kali jg masih ngga ngerti2... Haha..maklum newbie.

Terimakasih


Salam kenal Bro Adi..
Sharing2 aja:

Saya juga operasikan Junior II
Kalo mau tau lebih banyak soal Junior II, bisa baca2 diskusi ini dan diskusi2 lainnya soal compressor di forum ini.
Postingan Pak Surya, Bro Ditajong, dll sangat bermanfaat, apalagi banyak diskusi2 mereka yg tidak ada di manual book.
Saya bacanya berulang-ulang, 2 sd 3x diresapi pelan2 wkkkkkkk

Saya pakai tambahan kipas CKD untuk membantu pelepasan panas dan juga beli satu pistol temperatur (pengukur temperatur yg pakai sinar) untuk mengetahui suhu piston secara berkala di ke-3 stage.

Saya sampai saat ini masih belum pakai selang intake perpanjangan, krn sy ngisinya di tempat terbuka , juga dibantu oleh kipas CKD yg blowing nya kayak mesin jet, sehingga buangan udara mesin di blow habis-habisan.

Cartridge P-21 saya ganti pas sekitar 30an tabung.
Kenapa cuma 30an tabung? Karena negeri kita tropis dan kelembaban tinggi. Penjelasan lengkapnya ada disini:http://www.forumselam.com/viewtopic.php?t=1754

::


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Mon Oct 27, 2014 8:37 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
halo mas

selamat bergabung di dunia perkompresoran nih mas.
untuk bauer junior sebenernya dia tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang maksudnya dia untuk pemakaian perorangan sih ok tapi kl untuk dive center jgn harap deh ya mas. kenapa? karena dr RPM nya dia geber kecepatan tinggi yg bikin parts lbh cepet rusak dan byk parts2 yg tidak dimiliki oleh junior yg ada di mariner jd saran saya untuk junior setiap abis ngisi 4 tank tuh kompresor didiemin dulu aja mas atau gak tambahin kaya mas wiliam bilang, blower 14' dr CKE yg kenceng bener dia akan bantu prosespendinginannya.

untuk filter di mariner 2200 sih saya biasa ganti di 5-6 jam tapi ini kapasitas 200L/menit nah kalo di junior dengan kapasitas 100L/menit mungkin sekitar 12 jam kali yah...atau sekitar 30-40 tank tuh mas si catridge sudah harus ganti.

tapi untuk junior dengan mesin Honda atau mesin bensin dia gak pake catridge yg sama kaya mesin listrik yah. yg untuk mesin bensin dia lbh mahal mas krn dia hrs ada hopcalite nya untuk saring karbon dr knalpot bukan yg biasa yg hanya molecular sieve dan carbon active doang ya mas....jd dgn ini semua cost nya akan bertambah mas.

untuk penambahan snorkle intak bs pake selang atau pipa paralon tapi ukurannya harus digedein ya mas supaya tarikan gak berat yg ujunganya bikin mesin tambah panas tuh....kl gak salah junior kasih paralon 1/2' deng ya buat snorklenya. masukin aja ke selang 1' mas kalo mau tambah panjang tuh...

co analiser bs beli di seapearl mas tapi mereka jg blm tentu stok ya mas soalnya barang jarang lakunya tuh dan harganya jg gak murah deh kayanay 3jtan kl gak salah skr tuh untuk barang kecil gitu hehehehe....

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: BIAYA OPERASIONAL PERSONAL & COMMERCIAL OWNERSHIP COMPRE
PostPosted: Mon Oct 27, 2014 9:07 am 
Offline
User avatar

Joined: Sun Aug 11, 2013 11:21 am
Posts: 24
Location: Manokwari
Haloo,

Terimasih Mas William dan Mas Ditajong atas info dan penjelasannya....

Sejak saya baca forum ini pengisian tabung saya kasih jeda waktu 2 jam...hehe maklum biar awet si junior.
jadi pengen beli jg blower dan thermal pistol nya jg deh....kalau boleh tau beli di mana ya Mas William?
untuk CO analyzer nanti ane coba kontek seapearl...

Thx a lot skali lagi untuk senior2...

REgards,


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 57 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot] and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron