It is currently Wed Oct 18, 2017 6:07 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 38 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blending ?
PostPosted: Sun Jun 23, 2013 11:22 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Dear Gang,

Ini menjawab pertanyaan Mas Rendra dan sekalian di bahas dikit demi dikit, supaya kawan2 kita yang running dive center, atau Mr Experimental dan suka dive di remote area dan ingin ber Nitrox ria..... dapat wawasan baru.

Mas Rendra bertanya :
http://www.forumselam.com/viewtopic.php?f=4&t=3468

"Itu kompresor oilless, bisa ditimpa oksigen langsung gak ya untuk EAN mix di atas 40?"

Bro Rendra,
Yang pasti untuk <40% EAN pun compressor ini tidak cocok, karena tidak di design untuk itu, walaupun konon oil-less.

Ini dilema besar soal Nitrox/EAN manufacturing.
Ada dua kubu, USA dan Eropa.

Eropa jauh lebih ketat, USA untuk upto 40% EAN/Nitrox masih loose.

Ini cuplikan dari Aqua Lung USA ( bukan Europe yah, USA )
http://www.aqualung.com/AL_comm_techlib ... trxAdm.pdf

Obtain Fills From a Professional Gas Blending Facility

"Home brewing," or partial pressure blending your own EAN/
Nitrox, is an extremely dangerous procedure which involves mixing
oxygen with compressed air inside your cylinder. The potential for
an oxygen fire or explosion becomes very real when pure oxygen is
transferred through an ordinary K or J valve at a high flow rate, or
is mixed with normal compressed air which contains hydrocarbons.

Accidents have been caused by this reckless practice, and have
resulted in serious injuries and damage to property. Despite what
anyone may tell you, it is not worth taking a chance with handling
pure oxygen to make your own EAN/ Nitrox. Today, there are many
Aqua Lung Dealers and other dive stores throughout the country
which offer professional gas blending services, and can fill your
cylinder with EAN/ Nitrox using a much safer and precise method.

Be sure to request verification, however, that the air which is
pumped into your cylinder is either hydrocarbon-free produced by
an oil-free compressor system, or is at least oxygen compatible
;
which means that it has been specially filtered to contain a
maximum level of 0.1 mg/M3 condensed hydrocarbons.
A professional gas blending facility won't mind showing you their
credentials or a certificate of purity for their fill station.

Saya berikan merah pada : level 0.1 mg/M3 condensed hydrocarbons
Saya berikan warna biru bagi : that the air which is pumped into your cylinder is either hydrocarbon-free produced by an oil-free compressor system, or is at least oxygen compatible

Satu hal kita harus ingat, di atas 22% oxgen, udara kita sudah bukan lagi normal breathing air standard atau di Eropa di govern oleh EN12021 , tetapi 22% oxygen ke atas, di Inggris di govern oleh BS 8478:2006 yang dimana disamakan dengan oxygen dan 0.01 mg/M3 condensed hydrocarbons, bukan 0.1 mg/M3.

Jika kita simak cuplikan Aqua Lung USA soal Nitrox/EAN, itu sama dengan oil-less compressor ONLY.
Di BS 8478:2006 juga sebenarnya oil-less compressor sebagai acuan dan 0.01 mg/M3 condensed hydrocarbons itu test nya saja mahal sekali, boro boro filter system nya.....dengan asumsi kita lakukan partial blending dan oil-less compressor bisa di abaikan.

Harus kita hati hati membaca dan mempahami standard keselamatan bagi breathing air Nitrox/EAN up to 40%.
Tingkat kebersihan udara di fokuskan ke level hydrocarbon atau berkas oli , sebab oxygen + oil yang bisa membuat bahaya kebakaran atau meledak.

EDIT :
Cuma saja banyak dive center tidak paham standard ini atau tidak mau tau soal standard ini sebab yang menjual compressor juga tidak berikan informasi yang sedetail-detailnya. END-OF-EDIT.

Pada scenario PARTIAL BLENDING, kita bersihkan tabung kita sampai cinklong dan oxygen ready dah....walaupun tank valve yang kita pakai sebenarnya tidak cocok untuk oxygen...merem dulu dah.
Dalam teori kerja, standard udara yang kemudian di pompa kan ke tabung yang saat itu sudah berisi 99%-100% oxygen..... BISA lulus 0.1 mg/M3 hydrocarbon jika filter bagus dan super sulit untuk dapat 0.01 mg/M3 hydrocarbon. Asumsi 0.1 mg/M3 sebagai acuan dah. Jadi deh Nitrox/EAN up to 40% dengan proses dari manufacturing ke delivery = sesuai standard.

Pada scenario CONTINUOUS BLENDING, di mana oxygen 99-100% di jeksikan dengan metering system dan mixer manifold ke INTAKE nya compressor yang oil-lubricated dan saat di tekan itu udara , hanya up to 40% oxygen yang akan di terima oleh semua stages di compressor. Ini sama dengan cari susah sendiri dan pastinya tidak lulus standard manapun. Kenapa ??? Wong 1st stage nya oil-lubricated compressor di jeksi uap oli untuk pelumasan....itu sama dengan "pabrik oli" dalam proses blending up to 40% Nitrox/EAN di SEMUA stages compressor yang di pakai.

Pada scenario CONTINUOS BLENDING dengan Nitrox Membrane, teori kerja sama dengan di atas yang pakai tabung oxygen sebagai sumber oxygen.

Lalu kok Nitrox Membrane di jual sih ? Atau kok ada orang yang masih jeksi 99-100% oxygen ke INTAKE compressor mereka saat buat Nitrox/EAN ? Ini lah salah paham nya dive center yang tidak sadar, bahwa standard begitu ketat di buat demi safety dan bukan soal Nitrox/EAN udara nya harus sangat-sangat bersih sebab jual lebih mahal...wak kik kik kik. Kalo cuma Nitrox yang super bersih, lalu udara biasa EN 12021 jorok kah ?
Para dive center berasumsi, bahwa filter system mereka, pada akhirnya di tabung Nitrox/EAN, tercapai lah udara sesuai standard berlaku. Jadi manufacturing nya illegal, product nya legal :mrgreen:

Ini semua balik lagi ke dive center atau air fill center masing-masing.

01. Murahkah nyawa karyawan mereka ?

02. Paham kah bahaya udara berkadar oxsigen tinggi up to 40% masuk ke compressor yang oil-lubricated dan di tekan di compressor ?

03. Paham kan bahaya adiabatic compression ? Ingat mesin diesel. Tak perlu busi, cukup dengan speed of compression dan ratio of compression = KABOOM, power to the flywheel via explosion in the piston chamber, simply by adiatic compression. x_x

04. Paham kan Auto Iginition Temperature ( AIT ) oli pelumas compressor yang konon bisa tahan 320 celcius pada 1 ATM, akan turun drastis menjadi 180 Celcius jika di atas 150 BAR ? Makin tua dan makin jorok itu oli, makin cepat turun nilai AIT nya.
http://www.onepetro.org/mslib/servlet/o ... C-07-08-06

05. Tau kah, US Navy sebagai super Mbah nya diving saja jelas-jelas tulis ; OIL-LESS Compressor untuk nitrox blending baik pakai tabung oksigen atau Nitrox membrane sebagai sumber enriched oksigen
http://www.supsalv.org/manuals/diveman5 ... chap10.pdf
Lihat halaman 10-10 , 10-12 , Figure 10-3 dan 10-4


Balik ke oil-less compressor.
Dulu, RIX Compressor untuk unit kecil nya masih tutup mata saat user pakai itu compressor untuk Nitrox Blending.
Hari ini RIX sudah jelas-jelas tolak.

Email jawaban 15 Juni 2013 dari RIX kesalah satu kapal LOB yang sedang cari Nitrox system dan saya bilang ikuti standard yang baik, cari lah a PROPER oil-less compressor
" We have two small compressors that are oil-free ( maksud doi RIX SA3 dan SA6), but they are not rated for nitrox use. Then we have a larger compressor that is expensive (maksud doi RIX 4VX). I have attached information and pricing on all of these compressors. Please let me know if you would like more information.

Best Regards, Dave "


RIX SA3 dan SA6 oil-less karena pakai teflon dry lubricant. Jika continous blending, semua compressor akan lebih panas jauh saat oxygen level naik ke let say 36% deh. Maka potensi teflon terbakar dan racun nya masuk ke breathing air kita sangat nyata. Ini berapa bahaya racun dari teflon jika kita sedot.
http://www.theecologist.org/green_green ... _lube.html
http://www.peteducation.com/article.cfm ... 9&aid=2874

RIX SA3 RPM nya 2,300 dan SA6 RPM nya 1,500
http://compressors.rixindustries.com/vi ... &forward=1
Semakin cepat putaran RPM nya sebuah compressor, artinya piston speed juga cepat dan adiabatic compression mudah terjadi.

Maka saat ini, RIX hanya perbolehkan Nitrox cont-blend di model 4VX yang 4 stage.
http://compressors.rixindustries.com/it ... rix-4vx-4s
Lihat RPM nya cuma 300-1,100, tetapi untuk Nitrox model RPM cuma 730 jika unit di set sebagai 46 cubic meter per jam atau 766 liter per menit atau setara dengan 3.8 unit Bauer Mariner 200. Power perlu 30HP.
4 stage artinya compression ratio lebih kecil di setiap stage dan ini akan kurangi resiko adiabatic compression.
4VX juga campuran water cool dan air-cooled. HEAT adalah kawan baik kebakaran dan ledakan, maka di buang lah jauh jauh HEAT tersebut. Untuk crankshaft nya ini pressurized oil lubricated, sejuk dan umur panjang. Untuk compression stages nya, dry lubricant, jadi tetap masuk kategori oil-less. Harga ? Cuma Rp900 juta saja :-s FOB USA pulak.

Karena RIX supply banyak ke US Navy, maka sudah tidak berani mereka sembarangan tutup mata saat SA3 dan SA6 dipakai nitrox cont-blend oleh para diver.

EDIT :
Nitrox Membrane aman kah ?
http://www.commerce.wa.gov.au/worksafe/ ... trox_(EANX)_compressor_systems.pdf

http://www2.worksafebc.com/i/posters/pd ... 009_20.pdf
END-OF-EDIT


Jadi pertanyaan nya adalah :

Mau cara ter-aman atau mau bermain dengan resiko ?

Yep, too bad, money talk here......... :( , sebab PROPER Nitrox System mahal neh.

Untuk yang demen kuras abiz tabung oksigen, beli oxygen booster yang beneran approved yah, biar aman.

Happy Pumping Air....

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Mon Jun 24, 2013 7:45 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
Wah brarti selama ini kita gak tau bahwa nitrox yg kita sedot itu bahayanya besar bgt ya pak. Bahakan sampai RIX aja skr gak may jual kompresor nya kecuali yg 900jt itu yah krn menurut mereka itu gak aman yah.

Jadi bahan pertimbangan baru nih untuk urusan nitrox, jd gak ada jalan lain untuk nitrox murah ya....

_________________
don't dream your live, but live your dream.......


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Mon Jun 24, 2013 9:53 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
weleeh.. apa kabar free nitrox tuh

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Mon Jun 24, 2013 1:45 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
ditajong wrote:
Wah brarti selama ini kita gak tau bahwa nitrox yg kita sedot itu bahayanya besar bgt ya pak. Bahakan sampai RIX aja skr gak may jual kompresor nya kecuali yg 900jt itu yah krn menurut mereka itu gak aman yah.

Jadi bahan pertimbangan baru nih untuk urusan nitrox, jd gak ada jalan lain untuk nitrox murah ya....


Termurah yah pakai partial blending, dengan segala resiko nya.
Saya lakukan partial blending di trip LOB dan 2 kali loh.
Itu valve seat HP di tabung luxfer, ampe kebakar man, itu kan nylon 6/6 kalo standard, untung kagak meledak tuh tabung. Kita oxsigen clean kan tabung nya sebelum partial blending. Lalu pada trip ke 2 nya saya bawa blower 81M3 khusus tiup udara super kencang ke compressor sebab saat oksigen sudah 500 psi di tabung besar, kita continous blending neh......ha ha ha ha. Been there & done that.........serem euuyy.
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Mon Jun 24, 2013 1:47 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
oceanographer wrote:
weleeh.. apa kabar free nitrox tuh


Partial blending pasti Do. :mrgreen:
Kalo di darat partial blending lebih murah asal tabung oksigen ada dan gampang di cari.
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 1:27 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Mantap pencerahan dari mbah Surya... :-bd

Loud and clear... mudah2an banyak DC yang baca yeh....

Memang dilematis soal penyediaan nitrox untuk diving ini. Di satu sisi terdapat permintaan, kemudian banyak yang kreatif (nggak musti comply), serta user yang umumnya cuek, taunya pesan dan tersedia... :D

Incidents did happened, and potentially could happen again anytime, khususnya untuk aplikasi continuous blending. Kalau kita telusuri dari Sabang sampai Merauke, boleh dikatakan nggak ada satupun filling station yang memenuhi syarat untuk nitrox blending. Akan tetapi nitrox tetap diproduce dan dengan harga murah. Di banyak negara selain Indonesia hal ini juga terjadi, ya terutama karena faktor investasi yang sangat besar untuk bisa menyediakan nitrox secara memenuhi syarat.

Gw bikin Nitrox blender, tapi sampai hari ini belum ada satu unitpun yang terjual. Alasannya sederhana, gw gak berani jual! :D Nitrox Blending System component yg gw buat sih gw berani jamin 99.9% safe, akan tetapi syarat2 pengoperasian di sisi user yang sangat sulit untuk bisa comply. Kita gak usah ngomong soal compliance to the law deh, yang penting justru safety compliancenya sendiri. Bahaya dari nitrox production memang jelas banget, dan ini mengerikan. Gw nyari asuransi yang berani cover third party liabilities pada nitrox component gw, sampe hari ini belom nemu juga. Nah daripada nanti ada apa2 akhirnya jadi masalah, mending gw gak jualan deh.... :)

Kalau partial pressure blending memang jauh lebih aman, tapi decanting kurang efisien dan sampai pressure tertentu tetap memerlukan gas booster yang nggak murah. Memilih aman vs kaboom menjadi pilihan sulit dalam hal ini hehehe...

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 7:37 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Bro Rendra,

Gw juga awalnya tidak pusingin soal Nitrox manufacturing, toh jaman kita mulai diving Nitrox belum populer di Indo atau di manapun.

Sebetulnya kenapa gw concern soal bahaya nya Nitrox manufacturing, karena I am Mr Experimental.
Pada saat belajar soal compressor, satu ilmu yang didapati. HEAT adalah musuh compressor, tak beda dengan mesin mobil kita atau semua benda mekanikal. Cuma saja kan kalo mesin ada alat monitoring lengkap, kalo compressor yang <Rp100 juta, oil pressure gauge ajah sering kagak dapat... :-o .

Yang pasti sangat berbeda antara mesin penggerak dan mesin yang kita sebut Dive Compressor, adalah commodity nya beda. Di mesin mobil, commodity nya adalah kinetic power, roda berputar kita happy.
Di Dive Compressor, commodity nya adalah udara dan udara kudu bersih sebab kita nafas dari supply udara tersebut.

Mesin boleh bakar ini ono di ruang kompresi/piston nya dan jorok, no problem, emisi pasti ada dan di maklumi.
Dive Compressor kalo ampe oli kebakar dan filter system tidak ada Hopcalite untuk conversi CO ( carbon monoxide ) menjadi C02, mati kita, jika mencapai sekitar 30PPM dan di pakai oleh diver sehat walafiat pada 20-30 meter selama 10-20 menit saja deh. Compressor filter system yang bablaskan oli ke tabung = KASUS.

BTW, hampir tidak ada filter cartridge di jual di Indonesias secara umum yang isi nya ada Hopcalite, selain mahal umur pakai filter turun. Gampang tengok Hopcalite, 3 media berbeda di filter, dua hitam dan 1 putih. Salah satu hitamnya adalah Hopcalite. Money talk, murah = laku keras. Mahal = susah jual nya.

Image

Balik lagi ke Dive Compressor.
Kenapa gw takut cont-blend nitrox di compressor oil-lubricated, sebab gw udah punya database suhu dan jadi takut sendiri euuyy @-). Belajar seperti sampean lakukan untuk Dive Education kan fun, kalo gw demen nya mekanikal.
Tak ada habis nya kita kalo mau belajar toh.

Anyway, kita tau bahwa panas adalah bahaya, selain oksigen kadar tinggi di udara dan udara nya banyak kadar oli pulak...........ini lah resiko cont-blend Nitrox di compressor yang oil-lubricated. Cek water & oil separator no 1 ( 2nd to 3rd stage ) di oil lubricated compressor, mana mungkin itu uap air tak campur sedikit oli.

Fire Triangle.
- Heat Source
- Ignition Source
- Fuel Source jika semua lengkap maka = KABOOM

Sebetulnya yang paling menakutkan cuma si Auto Ignition Temperature nya oli, itu concern utama gw, sebab banyak orang kagak percaya bahwa pada high pressure akan buat oli yang konon 320C, bisa terbakar pada 180C.

Sama dengan jaman dulu saat Jacques-Yves Cousteau saat diving pertama kali pakai oksigen murni.....kok pada 10+ meter mulai mau mampus dia. Tidak ada yang tau soal bahaya oksigen pada partial pressure tinggi zaman itu. Ini hal sama dengan pelumas compressor, chemistry kan emang kayak magic, you don't learn...you won't know sebab logic does not apply. :mrgreen:

Maka beberapa tahun lalu gw rekam panas nya semua cylinder head compressor Mariner 200 di Sea Pearl.

Image

.

Image

Cylinder 2 memang paling panas untuk Mariner 200, tahun 2003 ke atas yang pakai oli filter.

.
Image

.

Wele2, kalo skin temperature cylinder head bisa 128C, entah berapa panas udara di compression chamber.
Tidak ada buku Manual Compressor yang kasih info........kampret !!

Cari pelan-pelan, lalu nemu informasi ini, indrectly sih

.
Image

.

Jika Bauer Canada bilang 135C adalah suhu overheating, dan sensor nempel di kulit logam cylinder head doank.... itu artinya suhu udara produksi
di compression chamber pasti lebih panas dari itu. Korelasi nya piyee ??? Berapa Celcius di ruang kompressi neh ? Cari lagi dan akhirnya ketemu


.
Image

.


Jika sebuah produsen compressor besar kayak Ariel ( Luna Maya nya mana nih ?? :ymdevil: ) yang jual ukuran ampe 500+Kw atau
1/2 juta watt ajah takut ama Auto Iginition Temperature ( karena R & D team nya pasti sudah pelajari AIT oli pada tekanan tinggi ), masak kita
yang bolot kagak percaya ama mereka ? :mrgreen:
Di compressor besar, sensor suhu udara produksi memang ada, compressor diving mah hanya Bauer B-Trox ( Nitrox ) yang
ada sensor itu. Padahal sensor kayak EGT ( Exhaust Gas Temperature ) mobil sport loh, cuma kudu tahan 250 BAR opeartional, itu yang bikin
susah carinya.

.

Nah gw baca begini soal Auto Iginition Temperature oli yang drop drastis pada ambient pressure tinggi, jadi empot-empotan donk.
Kan emang ini nyata.


Image
.
Image
.

Kumpulin database lagi..........
.
Image

.
Image

.
Image
.

Di luar dari illegal atau tidak kadar oli yang melimpah pada stage 1 semua compressor oil-lubricated, bagi cont-blend
Nitrox, suhu udara ter-kompressi yang bikin jiper abiz. Kita orang mesin, so pasti tau dan takut ama HEAT.

Maka gw tolak permintaan bokin untuk bikin Nitrox cont-blend di Sea Pearl....sorry neh, nyawa mahal.
Masaalahnya adalah , cuma perlu 1 kali apes, cukup sudah. Tidak ada kesempatan " I told you so" kalo staff ampe cilaka.

Apa pasti meleduk cont-blend Nitrox di oil-lubricated compressor ....yah kagak lah...sama seperti apa pasti keracunan oksigen pada 57.5 meter...tidak selalu...asal jangan
sering-sering dan lama coba nya :mrgreen: , sebab Murply Law pasti akan main peranan....akhirnya.
.

Ujung2 nya terserah yang punya compressor lah. Mau ngapain pun silahkan.
Cukup sering gw info kan pemilik compressor soal AIT dan panas nya compressor di negara tropis, cuma kalo mereka tidak kuasai ilmu fisika, dan lihat tetangga nya belum meleduk compressornya...... yah susah lah. :mrgreen:


Udah abis ratusan juta untuk fact finding soal ini, experiment dan beli ini ono....tapi kan lebih murah daripada kalo mata ku kena cylinder head terbang dan ganti status jadi :
"Si Buta Dari Grogol" wak kik kik kik

BTW gw ada mainan baru untuk baca suhu, thermal imaging gun Flir i5
.
http://www.amazon.com/FLIR-i5-Compact-I ... B003EUGJLW
.

Image
.

Nafsu birahi bisa kebaca loh thermal signature nya..... :))

Dive safe guys...........

SP


_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 1:00 pm 
Offline

Joined: Mon Apr 04, 2011 9:00 am
Posts: 255
Location: Jakarta Crazy City
haduhhh panjang banget penjelasannya buat nubie yg sekedar user
saya mau bertanya kepada mbah surya
sebagai user yg tau nya datang diving happy bayar pulang apakah masih bisa "mempercayakan" nyawa kita dgn fasilitas nitrox yg tersedia pada umumnya skrg ini ?
jujur aja saya lebih memilih nitrox kalau tersedia walaupun harus bayar extra, karena seinget saya waktu belajar nitrox saya ga diajarin apa yg dijelaskan mbah surya. kenapa memilih nitrox ? menurut hitungan lebih "safer" aja. kalo begini jadinya malah lebih worse.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 5:07 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Mas Tanto,

Nitrox bukan lebih safe, tetapi untung dari segi bottom time vs non-deco dive di banding udara biasa 21%, asal kedalaman sesuai kadar % oksigen di nitrox blend tersebut. Pada scenario wall diving, air bening dan disiplin diver yang rendah, Nitrox adalah ticket ke heaven... :mrgreen: , air super bening bikin orang tidak sadar sudah very deep.

Balik the produksi udara nitrox nya sendiri :

01. Bisa 50% umur compressor hilang
02. 50% umur oli hilang, so pasti
03. 50% umur pakai suku cadang gerak di compressor hilang, so pasti

01 - 03 adalah karena oksigen adalah oxidizer kuat, tau Ozone, itu 03.
Oksigen kan 02.
Heat build up tinggi buat semua benda mekanikal short lived.

Mas Tanto sebagai konsumen kan terima finished product alias udara di tabung, jadi concern soal compressor meleduk cylinder head nya....jangan di pusingin. Yang harus di pusingin adalah :

AA. Jika air fill center berdisiplin kurang untuk udara biasa, lalu main Nitrox, ada potensi udara lebih bobrok akan lebih cepat terjadi. Kenapa saya bilang lebih cepat ? Purification di compressor ada umur pakainya. Tergantung suhu ambient berapa, tergantung suhu final saat di proses ke media purifikasi di filter dan tergantung level wear & tear compressor nya sendiri. Jadi kalo pas kamu dapat udara yang bersumber dari filter cartridge baru ganti, yah aman lah. Jika kamu dapat udara pas filter cartridge sudah expired, yah apes lah.

BB. Mengingat performa atau level kotor nya udara produksi sebuah compressor sebelum di filter kan ( purified ) adalah variable, yaitu saat unit baru, kotor nya X value dan saat compressor sudah worn out kotor nya udara masuk ke level berlebihan pada X+Y, padahal filter cartridge umur pakai nya pada suhu ambient tertentu adalah sudah fixed......artinya....jika disiplin perawatan compressor yang di pakai untuk produksi Nitrox, tidak di imbangkan dengan accelerated wear & tear nya.....coba fikir apa yang akan terjadi pada hasil udara nya ?

Satu hal yang perlu di ingat, semua dive compressor yang pakai pelumas oli, jika tanpa filter system, semua jorok.
Mau tau udara nya berapa dashyat bau nya, cukup buka katup water & oil separator 1 atau 2 yang sebelum filter system dan sedot lah, cukup 2 menit, di jamin nenek nenek pun semua nampak cantik :mrgreen:
Itu bau oil-vapor yang di sedot.

Compressor baru seperti Poseidon 200 termasuk murah, cuma Rp100 juta max lah after discount.
Yang mahal adalah media filter nya. Jika pakai filter system P21, cartridge nya US$36 per unit dan pada suhu ambient 30C, suhu final di filter housing P21 pada 45C ( pasti panas segini ), cuma bisa isi 30 tabung 80CF doank yang sisah 30BAR. Jadi per tabung biaya purification media nya ajah, US$1.20 atau Rp12K deh. Pada hitungan perawatan compressor baik, umur pakai filter catridge sesuai tabel kompensasi suhu dan ini ono disiplin, di Bauer/Poseidon compressor pada suhu ambient 30C, biaya produksi udara adalah sekitar Rp19,000 - 21,000. Coba cek berapa harga jual udara di Bali ?


Bagi yang pakai Coltri MCH13 atau MCH16, lebih murah sebab bisa re-fill sendiri media nya dan tidak cakep dan jaminan mutu seperti Bauer yang vacuum packed dan factory sealed filter cartridgenya , tak ada istilah refill di Bauer. Media di dalam filter cartridge simpan nya susah neh, maka nya di vacuum packed ama Bauer dan pakai alumunium foil bukan plastic. Plastic tidak gasproof, cuma waterproof. Kita main gas loh.

Semakin besar filter system sebuah compressor ( up to a point ) semakin murah biaya media nya per 1x isi tabung, cuma filter system nya mahal neh. Untuk dapatkan U$0.25 biaya media per 1x isi tabung, filter system nya U$4,300 dan hasil udara nya top abiz. Pada pengisian 30 tabung sehari pada sisah 30 BAR, ini harga filter system besar sebentaran balik.

Untuk buat percaya dan sadar para air-fill center atau dive center, bahwa umur pakai filter cartridge begitu pendek, susah sekali neh, sebab urusan ama $$. Padahal jelas2 dibuku User Manual compressor ada tertulis. Kalo buku nya Coltri salah tulis tuh ( bukan suhu final di pakai, tapi suhu ambient, error +-40% kepanjangan umur pakai nya tuh ), buku nya Bauer benar. Kalkulator Bauer juga tepat.

Tapi yang paling tepat adalah, beli alat ukur yang bisa baca umur filter. Namanya DewPoint sensor. Harganya 40% dari sebuah compressor 200 Liter per menit :mrgreen:

Sebagai konsumen, Mas Tanto bisa tengok lah compressor room sebuah air fill center.

01. Belepotan oli kah si compressor.
02. Di pipa pipa yang tersambung ke cylinder head, ada kerak coklat bekas oli kebakar kah ?
03. Ada blower besar untuk sejukan compressor nya kah ? Ruangan ventilasi baik kah ?
04. Lihat log book nya, berapa tabung di isi per 1x ganti filter catridge dan filternya besar atau standard ?
Ini paling penting.


04. Scheduled maintenance di jalankan dengan baik kah ? Di log book harus ada.
Budaya beli bisa dan merawat ogah, kan cukup kental.....jadi kita harus jeli.

Ok deh itu dulu yah...

SP
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 5:33 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jan 31, 2013 4:06 pm
Posts: 350
Location: Coral Triangle
Wuih penjelasannya mbah lengkap bin kumplit..
Menyadarkan kami sbgai konsumen yang tau beres dan pake aja..

Buat ngehasilin nitrox ternyata tidak segampang yang dibayangkan,nyawa taruhannya. :-s :-s

Quote:
Jika pakai filter system P21, cartridge nya US$36 per unit dan pada suhu ambient 30C, suhu final di filter housing P21 pada 45C ( pasti panas segini ), cuma bisa isi 30 tabung 80CF doank yang sisah 30BAR. Jadi per tabung biaya purification media nya ajah, US$1.20 atau Rp12K deh. Pada hitungan perawatan compressor baik, umur pakai filter catridge sesuai tabel kompensasi suhu dan ini ono disiplin, di Bauer/Poseidon compressor pada suhu ambient 30C, biaya produksi udara adalah sekitar Rp19,000 - 21,000.


Selain itu ternyata umur filter itu sangat pendek, jadi malu terkadang mau nyari diving yang murahnya aja,pdahal untuk menjamin kualitas udara yang bersih itu "mahal".. :-ss
Tapi justru disitu mbah airfill/DC bener2 bimbang,mengutamakan safety tapi susah mendapatkan profit atau make profit dgn sedikit mengabaikan safety..
Ada masukan gak mbah buat airfill/DC biar seimbang antara safety dan profit seiring sejalan..

_________________
Eat, Sleep, Dive and Dive

Pin 2357C1BD
HP 085270426789
Email : ben_ak_s1@yahoo.com
FB: Benny Dwi Saputra
@mr_beny
Website www.divingatindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 8:38 pm 
Offline

Joined: Thu Jul 12, 2012 12:39 pm
Posts: 33
Location: Jakarta
Pak Surya,

Apa untuk compressor diving ada safety device semacam auto switch off yang terhubung ke temperature sensing sehingga apabila temperature mendekati maksimum yang bisa ditoleransi unitnya bisa automatically shutdown?

_________________
Work Safely, Dive Safely, Live Happily


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 9:49 pm 
Offline

Joined: Mon Apr 04, 2011 9:00 am
Posts: 255
Location: Jakarta Crazy City
Surya Prihadi wrote:
Mas Tanto,



Sebagai konsumen, Mas Tanto bisa tengok lah compressor room sebuah air fill center.

01. Belepotan oli kah si compressor.
02. Di pipa pipa yang tersambung ke cylinder head, ada kerak coklat bekas oli kebakar kah ?
03. Ada blower besar untuk sejukan compressor nya kah ? Ruangan ventilasi baik kah ?
04. Lihat log book nya, berapa tabung di isi per 1x ganti filter catridge dan filternya besar atau standard ?
Ini paling penting.


04. Scheduled maintenance di jalankan dengan baik kah ? Di log book harus ada.
Budaya beli bisa dan merawat ogah, kan cukup kental.....jadi kita harus jeli.

Ok deh itu dulu yah...

SP
.


Nah ini nih yg penting, tips untuk "membaca" situasi
jadi kalau jawabannya tidak - tidak - tidak - (nah kalo no 4 terlalu banyak nanya repot juga ya :p)

sedikit pertanyaan buat mbah surya, misal mbah menyediakan fasilitas nitrox, brp besar harga yg pantas kira2 penambahan buat nitrox filling ?
dari sana kan saya bisa mengira2 dia melakukan penambahan yg sesuai dgn biaya tambahan yg akan dikeluarkan (dgn catatan ybs benar2 menggunakan untuk menutupi biaya tambahan lho ya )

Thanks buat penjelasannya panjang lebar, i appreciate that


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 10:48 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Adik Ben, ( idih tua amat gw heheh )

Semua balik ke budaya.
Diving di Indonesia mulai sudah cukup lama, dimana buku User Manual compressor pada tahun 80an, tidak berikan informasi soal kompensasi suhu, alias makin panas suhu ambient, makin cepat habis umur pakai compressor. Saya juga tidak paham kok saat memiliki compressor pribadi di tahun 90an. Saya ada 2 group dan patungan lah sebuah Bauer Capitano di group 1 dan Mariner di group 2.

Di buku lama di tulis dan pakai asterik

Bauer P21 umurnya di cantumkan sebagai :

Up to 100* tank fills.

Up to maksudnya, tabung 50 cubic dan suhu ambient adalah 10 Celcius.
Di User Manual yang baru sudah di jelaskan tabel yang benar terhadap suhu ambient dan kubik meter udara yang bisa di hasilkan/bersihkan sebelum filter cartridge expired. Tetapi karena air fill center atau dive center ilmu nya turun temurun dari zaman dulu, masih melekat lah kepercayaan bahwa up to 100 tanks dan 80CF pulak, masih lah OK tuh filter.

Lalu banyak pelaku usaha diving juga bukan business planner yang baik jika menyangkut mechanical device dan kebutuhan perawatan nya. Maklum lah, pada mechanical device yang mahal adalah biaya routine maintenance dan preventive maintenance, untuk supaya alat tersebut umur pakai bisa sesuai target design nya , tetapi harus di pensiunkan setelah X ribu jam dan ini kalo di accounting nama nya kan depresiasi.

Mobil jika di pakai dan mogok melulu, lama lama owner cape perbaiki dan beli baru...........case closed.
Jadi definisi rusak adalah jika itu mobil tidak bisa gelinding karena mesin mati, barulah di bilang rusak.

Compressor beda tipis dengan pesawat terbang, yaitu perawatan based on X jam ganti ini dan Z jam ganti ono.
Kalo pesawat mogok di udara = mati donk kita

Kalo compressor, tidak akan mogok, kecuali crankshaft atau piston rod patah atau block pecah, baru lah "mogok".
Nah kenapa gerangangan ? Yang putarkan compressor kan si motor listrik atau Honda/Diesel, jadi si compressor hayo ajah muter, ampe patah. Nah disini lah banyak yang berfikir, selama compressor masih mutar dan bisa pompa 207 BAR, sehat lah si compressor =))

Seperti saya jelaskan, commodity dive compressor adalah udara, dan udara bersih untuk manusia.
Parameter "rusak" sebuah compressor adalah saat :

- Oli di udara produksi sebelum filter sudah berlebihan, sebab liner haus dan piston ring haus.
Itu doank, simple..... kan ?

Tabel umur pakai di filter catridge, di luar dari basah nya si Molecular Sieve 13X, adalah berdasarkan bablas nya oli baik dalam bentuk cair atau gas/uap dalam kadar yang sudah melebihi perhitungan jumlah Activated Carbon yang di alokasikan.

Activated Carbon ( AC )adalah bagaikan tempat parkir sementara untuk semua gas racun. Pori2 nya di isi ama gas racun. Itu cara AC berkerja, bukan kayak filter particle yang menjebak kotoran , karena ada media yang menahan kotoran dari sisi kotor ke sisi bersih. Lihat saja cara AC di kemas, kan cuma di padatkan doank di tube filter cartridge, kagak ada istilah mampet, tetap udara akan bisa lewat. Saat AC pori2 nya udah penuh, gas racun tak ada tempat parkir, nah itu gas masuk ke tabung selam. Tapi entar dulu...........masih ada lagi nih. Lihat kenapa AC selalu di letakan downstream dari Molecular Sieve ? Karena AC, jika Molecular Sieve gagal tangkap uap air karena udah saturated/penuh/expired si uap air akan lanjutkan wisatanya ke bagian AC bed, nah AC itu demen ama uap air dan apa pun gas beracun yang tadinya sedang parkir di AC, akan di depak ama uap air. Lalu gas beracun ini akan dalam jumlah besar bablas lah ke tabung selam, ini di sebut "breakthrough" alias pagar jebol :mrgreen: .

Jadi jangan heran jika air-fill center atau dive operator pakai sensor ala-hidung untuk periksa kualitas udara, akan ada saat dimana tadinya udara lumayan bau doank di tabung sebelumnya, tiba tiba di tabung berikutnya bau nya udara jubilah bau banget.

Apakah semua ini akan dan perlu terjadi ?
Dengan compressor sehat, umur pakai filter di jaga ketat sesuai suhu, ini tidak akan terjadi.

Jadi designer compressor punya acuan :

AA. Suhu udara X = sekian persen uap air , umur filter secara Molecular Sieve adalah X+? jam.
BB. Compressor sehat cuma akan bablas uap oli Y mg/M3 udara terproses, maka Activated Carbon sebanyak Y+? gram.

AA + BB di jadikan acuan ukuran dan umur pakai filter.
Di negara dingin AA umur pakai lebih panjang, maka BB nya di hitung jika si pabrik compressor tau diri dan kagak pelit belanja Activated Carbon yang mahal, adalah pada suhu 0 Celcius.


Nah balik lagi ke budaya.
Karena sensor ala-hidung yang di pakai bagi kebanyakan dive center atau air-fill center, dan karena tidak pernah punya Air Test Kit atau sering kirim udara ke Labotarium untuk di test atau paham standard breathing air EN12012 atau Grade E dari CGA......its all by the nose my man... :D , jadi lah budaya, asal tidak bau so pasti OK !

Tidak semua gas beracun ada bau atau kadar nya pada level bahaya tetapi hidung kita bisa cium....kecuali kita keturunan helder :p .



Sekarang kita bahas praktek MURAH MURAH MURAH = murahan , kok jual udara air-fill bisa murah atau Rp20,000 dengan modal filter kecil seperti Bauer P21 atau refil media nya Coltri di compressor MCH-13 atau MCH-16.

Mari kita berdongeng........

Pak Anu beli compressor Bauer Poseidon 200 baru. Anggap 100 juta. Pakai filter system P21 dan motor listrik.
Dapat lah business isi 30 tabung sehari pada @Rp20,000
Karena sensor nya pake ala-hidung maka filter di ganti lah pada let say 80 tabung dah.
US$36 / 80 = Rp4,500 per tabung , rate Rp10,000 dah. Sejam bisa isi 5 tabung.
Akhir bulan bayar listrik Rp 1,380 per kw hour, jadi 5 tabung per jam = 1,380 / 5 = Rp 276...wele2 cuan chia kata orang Chinese nih.
Lalu dia baca informasi di buku Bauer, konon N28835 Syntetic oil bisa pakai 1,000 jam.....wah mantap. Tanya ama yang jual US$56 per liter dan compressor P200 perlu 2.85 liter, anggap 3 liter dah. Filter oli US$25, cuma perlu 1
( US$56 x 3 ) + US$25 x rate 10,000 / 1000 jam di bagi 5 tabung = Rp386 per tabung

Pada saat ini di benak Pak Anu, biaya cuma :
4,500 + 276 + 286 = Rp5,062 per tabung.......wah mantap.

30 tabung sehari x Rp 5,062 cuma Rp151,860 biaya sehari
Jual Rp 20,000 x 30 potong biaya anter jemput @2,000 per tabung karena dekat, masih dapat Rp18,000/tabung atau Rp540,000 sehari.
Gajih staff Rp 1.5 juta, sehari cuma kena Rp50,000 atau 1,666 per tabung.
Mobil asset usaha, maka anggap Rp2,000 itu sebagai transport sudah memadai

Income di hitung ama Pak Anu :
Air fill dapat Rp20,000
less 5,062 filter cartridge + oli
less 2,000 transport
less 1,666 karwayan >>>>>>> Rp8,728 sebagai biaya

Umur kompressor di anggap bisa 10 tahun ama Pak Anu
Rp 100,000,000 / ( 365 hari x 10 tahun x 30 tabung ) = Rp 913 per tabung

Untuk saat ini Pak Anu percaya bahwa Rp10,000 lah sebagai semua biaya. Maka jual Rp17,000 pun sudah untung, apalagi Rp20,000

Berdagang air-fill lah Pak Anu.
6 jam sehari compressor Pak Anu jalan untuk dapatkan 30 tabung.
Sebulan 180 jam compressor running
Setahun 2,160 jam running

Compressor pada hari 1 sampai hari ke 180 atau sampai 1,080 jam running masih sehat dan udara tidak ada bau keras, karena secara activated carbon cukup nilai nya di dalam filter, toh ini compressor masih sehat banget.

Lihat umur filter P21 pada suhu ambient 0 Celcius dan suhu final 10C, 25 jam euuy.
Artinya jumlah Activated Carbon akan memadai sampai minimal 75 tabung.

Image

.
Ini jika panas ambient 30C and suhu final 45C, cuma 4 jam neh, atau 20 tabung......wak kik kik kik
.
Image

.
6 bulan Pak Anu uncang2 kaki sambil ngopi, beliau dapat Rp7,000 dah per tabung x 30 tabung x 180 hari = Rp37.8 juta..........asik.

Sebenarnya 1,000 jam untuk oli compressor, tidak lah bisa di negara tropis dengan kelembapan kita pada 80+%.
Kelemahan bukan pada kotornya atau jenuh oli, tetapi kadar air dalam oli yang tidak bisa tidak ada karena piston blow by. Saat compressor tekan udara, 5% itu akan bocor balik ke crankcase dimana oli berada, ini standard baku semua compressor, bocor balik ke crankase pasti ada dan pada udara tertekan di piston yang bocor ke crankcase terjadi penurunan tekanan = sejuk, kalo sejuk uap air akan keluar. Jadi lah air pelan pelan ter-akumulasi di oli.

Suhu oli di compressor tidak bisa lebih dari 60C di crankcase, maka uap air di oli tidak akan menguap kayak di oli mesin mobil yang umumnya +20C di atas coolant radiator atau sekitar 110C. Ini juga kenapa mobil kalo di pake jarak pendek, so pasti buku akan tulis ganti oli cepatan.

Karena Pak Anu tidak paham bahwa compressor kalo baru oli harus ganti 5-10 jam pertama sebab masih kotor berkas assembly di pabrik ( dan buku compressor tak sebut ini ), maka compressor Pak Anu mengalami lebih kehausan cepat. Di tambah lagi oli selalu ada butiran air karena piston blow by tersebut, makin cepat lah ini oli dari baru sampai 1000 jam membuat kehausan di komponen gerak sang compressor.


77 Jam dari baru out of the box ini compressor - oli Bauer Mariner 200
Image

.

Ganti oli ke dua. Umur 143 jam, oli OK tapi air nya kagak tahan neh.
Di Sea Pearl karena sehari isi cuma 5-6 tabung average, compressor oli nya lebih banyak kadar air.

Image

.
Karena tidak ada orang keluarkan oli compressor lalu di endapkan dan pakai Pyrex bening, kecuali Mr Experiment :mrgreen: , maka berkas air di oli banyak orang kagak tau. Di compressor industrial yang besar , di crankcase nya ada water drain untuk buang air di oli.

Nah, balik ke Pak Anu pada 1,000 jam mulai lah oli bablas berlebihan dan tidak lagi udara di tabung ke 70-80 bebas bau sebab jumlah Activated Carbon sudah tidak bisa handle wear & tear yang sudah mulai geser melebihi limit. Pak Anu kurangkan umur pakai ke 70 tabung. Naik lah biaya dia. Pada hari ke 270 dan masuk ke 1,600an jam, Pak Anu tidak sadar bahwa per 1,000 jam dia harus keluar uang untuk ganti parts di tabel perawatan 1,000 jam dan ini Rp10 juta neh. Ada tabel 500 jam juga, tapi murah. Mulai lah oli makin bablas lagi ke udara sebab stage 3 si piston apung udah terlambat 600 jam, 1,000 jam kudu di ganti. Pada 60 tabung udara sudah bau, makin mahal lagi biaya air fill Pak Anu.

Pada sekitar 1,500 jam jika mujur, baru lah katup di stage IN/OUT di stage 2 dan 3 minta duit. Mulai lah ngempos tuh compressor dan jadi pelan. Keluarlah doku Rp4 juta si Pak Anu.

1 tahun berlalu, compressor masuk ke 2,000 jam. Umur pakai filter dengan cara sensor ala-hidung gagal di tabung ke 40 sebab piston apung 3rsd stage makin bocor. Wah Pak Anu pusing. Ganti piston apung, kena Rp4-5 juta.
Pada umur 3,000 jam atau 1.5 tahun di tangan Pak Anu, mulai lah kena reed valve stage 1, lalu liner dan piston ring kena, bawa ke agen, dapat repair quote Rp30 juta ( liner stage 1 nya doank Rp8 juta euuyy ) sebagai major overhaul tapi cuma ganti piston ring, tanpa ganti piston liner loh. Karena dekat pantai air fill center nya Pak Anu, korosi mulai main peranan di semua drat dengan logam yang tak sama. Saat cabut valve IN/OUT berbahan besi di cylinder head yang terbuat dari aluminium, galling terjadi, rusak lah drat nya itu cylinder head. Rp4 juta masing2 cylinder head stage 2 dan 3.
Nambah lagi biaya...........dek dek kan Pak Anu.

Pak Anu mulai lah cari akan biar gimana repair bisa murah dan hasilnya pada ulang tahun ke 2, itu compressor sudah butut banget dan tidak ada hari setelah itu yang udara bisa di produksi dengan baik setelah tabung ke 30.

Nah itu lah scenario yang selalu terjadi di dive center atau air-fill center di lokasi padat diver.
Jika air-fill di jual Rp30,000 saja dengan volume besar nya demand di Bali, lalu ikuti tabel perawatan yang baik alias keluar $$ banyak, lalu ganti oli per 250 jam............. 5,000 jam mah merem dah pakai compressor terawat baik dan bisa dapat profit. Apalagi jika pakai blower kuat supaya tidak ada overheating, lebih cakep lagi.

Karena ada yang berani jual udara abal-abal pada Rp17,000 dengan modal filter system kecil , itu lah jadi acuan di Bali sekarang dan barometer harga jadi nya.

Tanggung jawab penjual jasa air fill adalah, tabung pertama sampai tabung terakhir, udara harus lulus EN12021 alias bersih sekali. Bebas bau, bebas rasa dan tabung pun tidak akan ada air di dalam nya, 1 tetes pun tidak ada.

Coba lah buka tabung-tabung dive center yang udara nya bau dan yang sudah di pakai 6 bulan sebelum di visual. Hampir bisa di pastikan dalam nya pasti ada air sekitar 10-20 tetes mah, malah lebih banyak dari itu. Hampir bisa di pastikan di dasar tabung dan di leher tabung ( di bawah o-ring leher ) anda akan jumpai berkas bubuk putih. Itu berkas korosi alumunium yang kena sulfuric acid. Saat Activated Carbon sudah jenuh dan basah, by product nya adalah sulfuric acid. Ini acid akan grepes-kan alumunium. Tabung yang dari baru di rawat baik dan hanya pakai compressor super bersih/kering, itu drat lehernya akan bersih dari berkas apapun tahun demi tahun saat di buka dan di visual.

Orang banyak pikir itu sedikit air laut masuk dan buat grepes di drat leher. Bukan, itu leher ada o-ring. Tabung hanya bisa masuk air laut jika udara habis dan katup terbuka, atau tabung kosong dicemplungkan dengan o-ring leher cacat....selebihnya adalah air dari compressor sebab setelah filter di extend umurnya di luar table pakai nya, molecular sieve sudah lagi tidak bisa tangkap uap air.

Potensi air masuk ke tabung dari compressor berudara basah karena filter sudah expired adalah sekitar :
4-5 cc per 1x isi udara atau 100 tetes pada worse case scenario.

Siapa yang pernah buka katup tabung selam yang masih baru ?
Lihat lah ada pipa kecil sepanjang 1 jengkal yang di pasang di dasar tabung katup.
Itu pipa gunanya adalah saat diver turun posisi head down, air tidak bisa masuk ke katup dan ketelan ama diver sebab kudu air 2 liter terakumulasi di dalam tabung, baru lah keselek tuh diver :))

blup blup blup...
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 10:55 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
oranje wrote:
Pak Surya,

Apa untuk compressor diving ada safety device semacam auto switch off yang terhubung ke temperature sensing sehingga apabila temperature mendekati maksimum yang bisa ditoleransi unitnya bisa automatically shutdown?


Ada, di Bauer German besar yang pakai PLC controller over heat shut down standard, tapi ini yang model lemari. Kalo di USA Bauer USA pasang sendiri low oil pressure + time delay dan overheat shutdown juga, free of charge bagi ukuran sekelas Mariner.

Tapi sensor nya cuma di stage 3 loh. Stage 2 padahal lebih panas.

Di Bauer Btrox 320, semua stage dan ini 4 stage, ada sensor yang malah production air temperature sensor, bukan cylinder head skin temperature dan di control oleh electronic module juga. Bauer 320 biasa US$25K , kalo B-Trox konon bisa ampe US$40K atau lebih loh.

Gampang pasang sensor suhu mah.
Beli thermocouple thin wire dan pasang ke programable controller, trigger out nya masuk kan ke contactor 3 phase 380V si compressor dan bisalah compressor auto shutdown saat panas melebihi setting.

Semua sensor yang saya pasang pakai thin wire thermocouple, pasang nya pas di pipa exhaust setiap stage, itu yang terpanas.

Selamat experiment... :mrgreen:
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Compressor oil lubricated untuk nitrox continous blendin
PostPosted: Wed Jun 26, 2013 12:16 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
tantowijaya wrote:

Nah ini nih yg penting, tips untuk "membaca" situasi
jadi kalau jawabannya tidak - tidak - tidak - (nah kalo no 4 terlalu banyak nanya repot juga ya :p)

sedikit pertanyaan buat mbah surya, misal mbah menyediakan fasilitas nitrox, brp besar harga yg pantas kira2 penambahan buat nitrox filling ?
dari sana kan saya bisa mengira2 dia melakukan penambahan yg sesuai dgn biaya tambahan yg akan dikeluarkan (dgn catatan ybs benar2 menggunakan untuk menutupi biaya tambahan lho ya )

Thanks buat penjelasannya panjang lebar, i appreciate that



Cara buat Nitrox bisa partial blending, sebagai cara termurah asal di darat dan dekat dengan sumber atau bandar tabung oksigen medical grade atau aviation grade, jangan pakai yang tukang las punya neh kalo bisa.

Resiko handling 100% oksigen memang nyata, tapi ini cocok sebab listrik nya tidak tambah.
Saat tabung oksigen udah tidak cukup penuh untuk transfer ke tabung selam, balikin ke supplier, jangan sedot pake booster pump segala, cari aman dan murah investasi. Berapa harga oksigen per 36% Nitrox mix di tabung selam 80 CF, saya kagak hafal. Asumsi Rp X lah.

Filter system nya harus di oxygen clean dulu semua ampe selang2 nya.

Minimal filter system akan seperti ini, tetapi di tambah 1 tower lagi yang isinya 100% acivated carbon doank dan filter particle 2 micron lagi. Lalu custom made blending panel.

.
Image
.
Image
.

Image
.

Itu filter system di atas ini mainan saya di Bali.
Saya yang pasang dan itu saya punya, compressor punya Dive Sport....he he he, demi Experiment.
Bisa isi 12 tabung sekaligus dan tengok ada sensor Carbon Monoxide ( Toxi-RAE ) dan juga Carbon Dioxide ( tapi merek mur-mer ).

Itu sensor -80C dew point yang saya bilang bisa baca umur filter, tapi mahal nih mainan.
As-is system lengkap di photo dan jika di tambahkan 2 filter lagi yang saya sebut, siapkan Rp 200 jt merem dah.
Blending panel yang bagus ini ono dan bisa isi 6 tabung, saya rasa 40 jt dapat deh. Semua fitting Swagelok dan pipa yang bukan stainless steel biasa tetapi pipa khusus yang lebih cocok ke oksigen 100%, lupa euy nama nya.
Di hyperbaric chamber spec jika yang ketat ada tuh spec logam pipa nya.


Ini ada dewpoint meter yang udah turun harganya, dulu ampir US$4,000 nih.
http://www.ecompressedair.com/accessori ... meter.aspx


Nah business wise pasti tergantung volume isi per hari, ini akan menentukan harga.
Regular Air, Rp25K per air fill dengan system besar, jika 30 tabung per hari traffic nya masih bisa jalan lah, dengan catatan air-fill center ber-ada di lokasi/usaha diving yang sudah well-established dan cuma numpang sebagai salah satu fasilitas dan termasuk mobil pick-up numpang. Kalo khusus beli atau sewa tempat dan omset sebulan cuma Rp22.5 juta ( regular air ), mendingan investasinya di pakai untuk bisnis lain, sebab NET margin aktualnya tak sampai Rp10K per tabung pun jika di hitung dengan matang selama let say 4 tahun mechanical life span compressor putaran 1,300 RPM , prime time nya loh. Filter system sih 10 tahun umur pakai merem deh. 15 tahun potong tuh filter dan di kg saja, sebab sudah lewat umur aman life cycle sebuah pressure vessel.


Biaya beli Rp X untuk oksigen dan transport tabung nya.
Biaya panel blending pay back 2 tahun
Biaya staff 2-3 orang, rotasi
Biaya resiko
Biaya antar jemut radius 2KM dari air fill center.

Saya rasa jika 30 tabung konsisten sehari, jual pada harga Rp 50,000 + Rp X biaya oksigen nya sendiri, bisa lah jadi sustainable business dan cukup profitable ( asal numpang infrastruktur ), dengan kualitas udara yang tidak ada tandingan di Indonesia jika filter system nya sesuai yang saya paparkan...amien.. :mrgreen:
Pada compressor cuma 400 liter per menit atau 2 x Bauer/Poseidon 200, itu filter dan real time air-quality monitoring system yang saya pasang di Dive Sport Bali, masih sampai hari ini the most high end system di Indonesia. Cuiiii :mrgreen:
Ini lah nikmatnya kalo semua alasan keluar uang atas nama Experiment, jadi kagak fikirkan segi $$ investasi nya.

Kalo biaya oksigen nya per tabung 80CF pada 36% EAN, dengan sisah oksigen di tabung besar tak terpakai let say Rp25,000 deh , maka jual nya Rp75,000 36% EAN.

Kalo cont-blend pakai mebrande, wele2 mahal sekali lah yau kalo mau bintang 5 dan lulus segala standard Eropa, Inggris dan US Navy dari segi manufacturing Nitrox nya sampai delivery ke tabung nya. Hanya LOB yang perlu pakai membrane.

Untuk bisnis dan jika menyangkut udara & safety untuk diving, tawarkan lah produk sebaik-baiknya.
Kita bicara nyawa manusia jika udara nya contaminated, kan bisa kasus.
Jangan berdagang sesuatu yang complicated, jika tidak menguasai bidang nya, nanti hasilnya abal-abal.
Buang duit dulu yang banyak ber experiment dan kaya kan ilmu, nanti saat kita dagangkan commodity tersebut,
know how cukup dan sebisanya be the best in the business if not one of the best.
Satu lagi dari Mayora........ :D

SP

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 38 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron