It is currently Sat Oct 21, 2017 4:43 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 26 posts ]  Go to page 1, 2  Next
Author Message
 Post subject: Panduan Deep Stop di Suunto D4
PostPosted: Sat Dec 03, 2011 7:20 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Sep 16, 2011 10:30 am
Posts: 59
Location: Jakarta
Salam, butuh panduan dari yang lebih pengalaman nih.

Kurang dari 4 bulan lalu, saya lulus open water. Dua bulan kemudian baru pakai dive computer Suunto D4 Ingin tahu tentang "deep stop", serta tampilannya di dive computer Suunto, terutama D4.

Deepstop selalu saya aktifkan 1 menit. Mengapa 1 menit? Padahal bisa 2 menit. Karena beberapa orang yg pakai Suunto bilang "1 menit aja cukup kok".

Biasanya setelah lewat dari 20 meter, akan muncul di kiri layar angka kedalaman ceiling. Kalau saya menyentuh kedalaman maksimal 25 meter, biasanya D4 menetapkan angka kedalaman ceiling di 12 meter. Lalu saat saya dekat dengan 12 meter (say di 12.7) biasanya akan muncul tulisan Deepstop dengan angka detik countdown. Begitu selesai deepstop, tampilan divecomp akan kembali seperti biasa.

Meskipun sifatnya hanya recommended (bukan mandatory, karena itu bisa di non-aktifkan) tapi ada beberapa hal yang "ngganjel" dari beberapa pengalaman diving:
1.Di kedalaman berapa sih deep stop akan menjadi aktif? 18 atau 20 meter?
2.Bagaimana kalau deep stop dilanggar karena saya beberapa kali mengalaminya. Biasanya ketika sudah touch down, katakanlah di 25meter, lalu muncul ceiling 12m. Ketika memulai ascent, saya sering periksa apakah sudah tiba di 12m. Kadang2 saking slow ascentnya karena keasyikan, saya suka lupa, atau tiba2 ada hal lain yg bikin lupa. Pas liat divecomp, tau2 sudah di 10 meter. Rasanya gak ada warning (beeping) ketika tiba di ceiling. Juga tak ada penalti untuk ini. Lalu apakah perlu balik ke 12m?
3. Apakah deep stop hanya cukup sekali saja? Artinya tidak ada deep stop lagi bila, katakanlah ascent dari 40m. (Selama ini belum pernah lebih dari 35m)
4. Perlukah deepstop 2 menit? Atau 1 menit cukup? Jawabannya tentu 2 menit lebih baik, tapi bagaimana signifikansinya?

Dalam gambar dr manual p. 27. terlihat kondisi deep stop dari kedalaman 21.5 m. Si penyelam berada di 11.6m (sudah lewat ceiling nih). Padahal baru nyelam 3 menit. Jadi kalau dia naik 10m/min, dia turun dan berada di max selama 2 menit. Kurang kerjaan banget.

Segitu dulu, masih ada pertanyaan lain, cuma masih mau baca2 dulu deh sampe nyerah, baru bertanya... hehe... Kalau ada advise dari merek lain, highly appreciated.

Salam,
Kresna


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

_________________
-home is wherever I am-
Kresna Astraatmadja, Jakarta


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Dec 05, 2011 5:54 am 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Kang Kresna,

Deep stop gunanya untuk 'Deep Dive', by standard organisasi penyelaman, deep dive adalah semua dive dibawah kedalaman 18m.
Deep Stop berguna untuk memperlambat kecepatan ascend kita, memastikan kita memberikan waktu untuk dekompresi.

Saya lihat Deep Stop asalnya dari penelitian J.S Haldane, bapak teori dekompresi modern. (googling saja).
Beliau mengatakan bahwa cukup aman untuk mengurangi tekanan (ascend) secara cepat dari kedalaman maksimum ke 50% nya (mengurangi pressure 50%).
Quote:
“ Hence it seemed to me probable that it would be just as safe to diminish the pressure rapidly from four atmospheres to two, or from six atmospheres to three, as from two atmospheres to one. If this were the case, a system of stage decompression would be possible and would enable the diver to get rid of the excess of nitrogen through the lungs far more rapidly than if he came up at an even rate. The duration of exposure to high pressure could also be shortened very considerably without shortening the period available for work on the bottom ”.


setelah 1/2 kedalaman maks (ie deep stop) itu baru melakukan dekompressi lambat.

Tentu saja ini penelitian awal. sekarang aturan kecepatan ascend sudah di tetapkan di 18m/mnt atau 9m/mnt, yang tidak lagi membutuhkan deep stop.

Dari penelitian J.S Haldane itu, Deep Stop selalu diambil 1/2 dari maks depth. jadi kalau maks depth 25m, deepstop akan ditetapkan di 12m, kalau maks 30m deepstop di 15m.
Untuk memastikan penyelam 'berhenti' dan kemudian melakukan dekompresi secara lambat sampai ke area safety stop.


Seingat saya ada bunyi "beep" untuk mengingatkan deepstop, tapi saya perlu konfirmasi lagi.
Saya tidak pakai deep stop karena saya lihat ketika deep stop diaktifkan, maka safet stop (yang juga seharusnya juga bersifat 'recommended') menjadi tidak aktif.
Silahkan teman2 yang lain mengoreksi, saya mencoba di D9 dan D4.
Karena safety stop nya tidak aktif (tidak ada count down di 6-3m) maka saya putuskan tidak mengaktifkan feature deep stop ini.


Karena sifatnya yang recommended, pelanggaran deepstop tidak akan memberikan pinalti apapun bagi anda.


saya harap udah semua kejawab.

salam

ps : hanya mengingatkan saja bahwa kedalaman maks untuk sertifikasi OW seharusnya 18m :).


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Dec 05, 2011 12:05 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Sep 16, 2011 10:30 am
Posts: 59
Location: Jakarta
trims mbak/mas kunni
Jadi, asumsinya, perintah deep stop di D4 (ditandai dgn munculnya angka ceiling) akan aktif ketika penyelaman lewat 18 meter ya. Soal bunyi "beep" mungkin saya yang gak terlalu perhatikan karena bunyinya kurang galak :) Dua hal ini akan saya perhatikan next dive deh.

Nah, soal pengaktifan deep stop yang meniadakan safety stop di 6-3m, saya bisa konfirm, enggak begitu kok. Recommended safety stop tetap nongol meski kita mengaktifkan deep stop

Kalo menurut manual, recommended safety stop akan jadi mandatory kalau ascent rate terlalu cepat. Berapa menit kewajiban itu, tergantung berapa parah ascent ratenya. Ini pun kalo dilanggar cuma diskon NDL aja di next dive. Divecomp gak nge-lock. Gitu katanya.

Saya sendiri minggu lalu mental dr 12.5m ke surface (gara2 kesedot down current kenceng dr 6m. & tiba2 currentnya ilang, gak bisa ngerem, hehe), divecomp gak ngelock. Cuma ya abis itu turun lagi di tempat tenang utk safety stop.

Salam,
K.

_________________
-home is wherever I am-
Kresna Astraatmadja, Jakarta


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Dec 06, 2011 8:45 am 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Quote:
Jadi, asumsinya, perintah deep stop di D4 (ditandai dgn munculnya angka ceiling) akan aktif ketika penyelaman lewat 18 meter ya.


Saya tidak yakin Suunto bekerja sama dengan organisasi penyelaman (ie : PADI, SSI dst) untuk menetapkan semua penyelaman dibawah 18m akan mengaktifkan Deep Stop.

Saya tidak temukan di panduan Suunto dan tidak mengingat juga.

Yang saya tahu, Dive Comp menganggap satu kali penyelaman sebagai kedalaman dibawah 10m selama beberapa waktu (kalau gak salah lebih dari 1 menit).
Saya rasa ini untuk antisipasi DiveComp dibawa untuk freediving....

So, perkiraan saya, semua penyelaman dibawah 10m yang mengaktifkan deepstop akan langsung masuk kalkulasi oleh si Dive Comp.
Maks Depth akan diingat dan ketika kita berada di 1/2 dari maks depth si Dive Comp akan mulai count down Deep Stop.

lebih make sense, tapi tidak pernah saya buktikan secara khusus.


Quote:
Nah, soal pengaktifan deep stop yang meniadakan safety stop di 6-3m, saya bisa konfirm, enggak begitu kok. Recommended safety stop tetap nongol meski kita mengaktifkan deep stop

Count down nya tetap keluar kah ?

Kalau count down tetap ada, saya yang garuk2 kepala, karena saya sudah coba di D9 dan D4, pada beberapa penyelaman sama2 gak keluar count down nya ketika safety stop.
Apa mungkin ada setting parameter yang lain, saya tidak tau.

salam.
kunni (cowok) :).


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Dec 06, 2011 12:19 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Sep 16, 2011 10:30 am
Posts: 59
Location: Jakarta
Mas kunni,
Quote:
Count down nya tetap keluar kah ?

Count down (angka 3) untuk recommended safety stop tetep ada di tempat/mengganti NO DEC TIME (seperti di gambar). Walau deep stop aktif, apakah deep stop dipatuhi apa enggak, tetep keluar juga.

Barangkali ada kemungkinan safety stop luput dari perhatian. Misalnya: Pas ascent, sudah masuk 5.9m (angka 3 keluar mengganti NO DEC TIME. Setelah safety stop 3 menit selesai, angka di situ kembali jadi NO DEC TIME. Mungkin pas 3 menit lagi gak liat divecomp kali :roll:
Pernah juga sih safety stop ga keluar, tapi waktu itu penyelaman kurang dari 10 meter.
Setting parameter saya sih default ya (RGBM100%, Personal 0, Altitude 0).

Quote:
Yang saya tahu, Dive Comp menganggap satu kali penyelaman sebagai kedalaman dibawah 10m selama beberapa waktu (kalau gak salah lebih dari 1 menit).
Saya rasa ini untuk antisipasi DiveComp dibawa untuk freediving....

Logbook di D4 saya pernah mencatat penyelaman 4.9m selama 6 menit. Kalo ga salah sih satu penyelaman dicatat kalau dibawah 1.2m, lebih dari 5 menit dari penyelaman sebelumnya (kalau ada). Kalau kurang dr 5 menit bakal nyambung dive sebelumnya.

btw, mas kunni di surabaya? Saya ada kemungkinan ke sana dalam waktu dekat. Bisa diving dimana yah dekat2 situ? Mungkin bisa dicoba bareng? :P

salam,
Kresna


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

_________________
-home is wherever I am-
Kresna Astraatmadja, Jakarta


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Dec 06, 2011 3:44 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Penjelasan di thread ini bener banget... :)

1. Dive comp akan assume dive saat turun ke kedalaman 1,2 meter untuk waktu 1 menit

2. Dive comp computation tidak sama dengan Gauge computation (protokol terpisah)

3. Repeated bounce dive dalam waktu kurang dari 5 menit akan dianggap sebagai dive yang sama (computer gak akan nge-lock)

4. Prinsip Deep Stop yang dijelaskan benar sekali... 50% dari deepest depth adalah deep stop depth. Umumnya deep stop dilakukan 1 menit, dan selanjutnya diasumsikan kenaikan 3 meter selanjutnya adalah 1 menit (proses decompression berlangsung). Contohnya, jika deep stop adalah di 18 meter, maka deco process adalah:

Deep Stop - 18m - 1 menit
Asc to 15m - 1 menit
Asc to 12m - 1 menit
Asc to 9m - 1 menit
Asc to 3m - 1 menit
Asc to 0m - 1 menit

Ascent dengan metode ini dikenal juga dengan istilah "Minimum Decompression", sebuah metode pelaksanaan dekompresi yang sangat konservatif dan aman (norma standard di agency seperti GUE).

Ini asumsinya dive yg dilakukan adalah No-Stop Dive atau dive yg tidak melanggar NDL. Jadi sebetulnya yg dimaksud dengan no-stop dive, diver tetap melakukan decompression process, tapi secara on-the-fly dengan memperhatikan ascent rate 3m/ menit (contrary to 9m/ menit).

5. Safety stop adalah precautionary/ normative stop yang disepakati untuk semua dive (@5m/3 menit)

6. Dive comp akan mengeluarkan count down time untuk setiap 'mandatory stop'. Kalau di Suunto, biasanya untuk safety stop dia akan keluar angka "3" besar, yang kemudian akan berubah menjadi "2", "1" dan akhirnya "-"

7. Produsen dive computer pada umumnya tidak bekerjasama dengan diving certification agency, karena table yg dipakai semua punya dasar yg sama berdasarkan algoritma pilihan masing2. Jadi kalau beli divecomp, sebaiknya tetapkan dulu mau pakai algoritma mana, apakah Buhlmann, RGBM atau lainnya. Ingat, dive computer adalah sama saja dengan Dive Table yang perhitungannya dilakukan secara otomatis dan terus menerus berdasarkan data sampling rate.

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Dec 07, 2011 9:01 am 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Quote:
btw, mas kunni di surabaya? Saya ada kemungkinan ke sana dalam waktu dekat. Bisa diving dimana yah dekat2 situ? Mungkin bisa dicoba bareng? Razz


Kang Kresna,

ya, saya domisili Surabaya.

terdekat dan terpopuler adalah pasir putih di dekat Situbondo, kemudian pulau Menjangan di Bali barat yang biasanya sulit dicapai oleh diver2 luar Surabaya / Bali.
Sisanya explorative sites tersebar di sepanjang pesisir utara antara Probolinggo - Banyuwangi dan Madura.

Welcome kalau mau join, kontak saja kalau lagi main2 di Jawa Timur.

salam.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Dec 09, 2011 10:54 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
untuk masalah pro & kontra deep stop bisa dibaca disini: http://www.alertdiver.com/255

saya sendiri termasuk yang tidak menyarankan deep stop untuk RECREATIONAL diving, terutama bagi diver baru atau diver ceroboh. pengalaman saya, deep stop ini justru memberi tambahan 'task load' pada penyelaman. menjaga kedalaman agar bisa 'steady' di kedalaman tertentu dengan kurun waktu tertentu itu butuh bouyancy yang baik

contoh: ada diver yang malah tidak 'aware' ketika kena down current karena terpaku mengikuti perintah deep stop pada dive computernya (kejadian nyata & saya saksinya)

sangat disarankan & lebih baik mengikuti prosedur slow ascend & safety stop sesuai prosedur masing-masing dive agency.

mau bouyancy nya jadi lebih baik? silahkan ikuti "bouyancy & propulsion clinic" hehehe.. *ujung-ujungnya buka lapak*


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Dec 10, 2011 1:17 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Dec 14, 2009 9:47 pm
Posts: 177
Location: di atas ombak, di bawah laut
hantulaut wrote:
..

mau bouyancy nya jadi lebih baik? silahkan ikuti "bouyancy & propulsion clinic" hehehe.. *ujung-ujungnya buka lapak*


mau kejar target buat akhir taun yah? :P

*maap OOT :D

_________________
-ardi-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Let's Go Diving


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Dec 11, 2011 9:40 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Sep 16, 2011 10:30 am
Posts: 59
Location: Jakarta
Wah thanks buat para suhu terutama oom rendra. penjelasannya klir banget.

oom hantu agak kontradiktif. saya coba deh untuk ga jadi diver ceroboh. deepstop memang saya aktifkan, tapi terlewat kalo lagi ribet emang (arus, atau hal lain)

mas kunni, kemaren saya perhatikan khusus soal deepstop aktif dan safety stop. saya dive ke sekitar 35m, lalu divecomp suggest 18m deepstop. pas masuk ke <6m, angka 3 nongol bersama tulisan STOP, pertanda safetystop aktif.

Salam,
Kresna

_________________
-home is wherever I am-
Kresna Astraatmadja, Jakarta


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Dec 11, 2011 11:51 pm 
Offline
User avatar

Joined: Wed Jan 05, 2011 12:54 pm
Posts: 312
Kresna wrote:
saya dive ke sekitar 35m, lalu divecomp suggest 18m deepstop. pas masuk ke <6m, angka 3 nongol bersama tulisan STOP, pertanda safetystop aktif

Kalo ndak salah info di awal, Anda masih OW. Namun di sini Anda sudah dive pada kedalaman 35m. Seperti yg bro Kunni ingatkan di awal, batas maksimal OW di 18m. Entah untuk alasan apa Anda nyebur sampai sedemikian dalamnya, dengan segala risikonya sesuai batasan level sertifikasi yang Anda miliki.

Soal deep stop, saya sependapat dengan om Hantu. Untuk sementara matiin aja dulu fitur deep stopnya.

Nyelam sesuai batasan level sertifikasi yang kita miliki, sempurnakan bouyancy, jaga ascent rate, selalu cek sisa udara, dan pastikan menyelam tidak melebihi deco limit. Hal2 ini lebih penting, dan penting dijadikan habit, dibanding mengaktifkan deep stop.

But, the choice is yours....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Dec 12, 2011 10:12 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Jan 14, 2011 12:51 pm
Posts: 105
Saya Harus Setuju dengan Om BotolKecap dalam hal ini...Dive within your certification limit.

_________________
-Always Happy To Go Down-


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Dec 12, 2011 2:17 pm 
Offline

Joined: Thu Nov 19, 2009 10:24 am
Posts: 174
Kang Kresna,

nah tuh, tambah banyak yang ngingetin :).

thanks infonya. saya masih ada pertanyaan, di 1/2 kedalaman maks apakah kang Kresna menaati deep stop ? ie : berhenti 2 menit ?

oh ya, dulu saya setting Deep Stop 2 menit.

Jadi pertanyaan saya :
Kalau kita 'langgar' deep stopnya apakah SS nya aktif ? dan kalau kita 'taati' deep stop nya apakah SS nya aktif juga ?

Dari info anda nanti saya akan coba di D4 juga.... agak sulit di kondisi saya sekarang karena sekarang saya pakai Zoop yang gak ada deepstop nya.

salam,
kunni


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Dec 12, 2011 3:13 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Saya sangat setuju perihal depth limit berdasarkan certification. Memang antara 18 meter dan 19 meter bedanya tipis sekali, tapi disitulah letaknya risiko.

Dalam hal kedalaman penyelaman, perbedaan antara kedalaman sangat tipis 'rasanya' akan tetapi sangat tebal 'konsekuensinya'... Ingat, dalam penyelaman maka kedalaman adalah = perubahan tekanan. Di 18 meter, tekanan adalah 2,8ata. Di 19 meter, tekanan adalah 2,9ata. Artinya, dalam setiap perubahan tekanan akan terjadi banyak sekali perubahan parameter penyelaman, diantaranya:

* pressure x time = inert gas loading = decompression risk
* pressure x volume = gas consumption = out of air risk
* pressure x ppGas = narcosis, toxicity = disorientation risk

So let's be conservative and dive within our certification limit :)

Dive safely :)

Cheers,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Dec 12, 2011 5:44 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Sep 16, 2011 10:30 am
Posts: 59
Location: Jakarta
om botol kecap, om rendra dan bwraf,
trims advisenya dan totally AGREE. memang di awal thread saya bilang bahwa saya officially lulus open water kurang dr 4 bulan lalu, which is true. cuma emang ga bilang kalo sekarang sudah AOWD, dengan log sekitar 60 dives di beberapa tempat. kebanyakan dive saya di kedalaman sekitar 20m, lebih dikit/kurang dikit. So, untuk alasan ingin melihat respon divecomp terhadap deep stop, saya nyebur ke kedalaman tersebut. sebelumnya, secara gradual memang saya sudah beberapa kali mencoba ke range 20-29m.
meski begitu, saya masih menganggap diri pemula. beberapa kali diajak ke situs yg rada"sangar" cuma saya ragu karena selain soal sertifikasi, terutama krn belum cukup terlatih. skill & self confidence dirasa belum cukup. saya merasa masih perlu nyari pengalaman di situs dengan karakteristik tertentu yg cukup aman, sambil nambah pengalaman baru secara gradual...

thread ini sebenarnya lebih kepada: bagaimana membaca/menafsir divecomp (terutama yg saya pakai :D ) bila profile kita begini atau begitu, bila kedalamannya sekian dgn durasi menyelam sekian, dan bila ini aktif dan itu tidak aktif, dst. pasalnya dalam kasus ini: ketika sudah cukup lama hanya diving belasan meter, nah sekalinya ke 20an meter, dan nongol tanda ceiling, saya agak bingung juga (walaupun tidak totally lupa), sampai2 harus cek buku manual ketika udah di surface untuk membuat jadi super haqulyakin. (sampai sekarang, stlh melototin divecomp 40dives, itu manual masih saya bawa2 buat ricek, takut ada yg lupa dan gak ada tempat bertanya).

nah, selama 4 bulan terakhir sejak saya memulai selam, banyak sekali informasi/bacaan/obrolan yg masuk ke kepala saya, untuk melengkapi training. beberapa rada kontradiktif emang. beberapa malah bikin bingung :( beberapa kekurangan saya temukan ketika mereview dive2 terakhir dibandingkan dengan bacaan, untuk dapat diperbaiki, in case ketemu kasus yg mirip di dive berikutnya.

soal deep stop, setelah baca teliti link yg dikasih om hantu, ternyata banyak kontroversi ya. salah satu yg menarik kira2 begini simpulannya: kalo divecomp/algoritma yg dipakai tidak ada opsi deep stop, mending jangan dipake karena bisa jadi kedalaman/durasi deep stop yg dipake bukan membuat lebih baik, tapi malah jadi lebih buruk. dus, kalo memang sependapat dengan deep stop, mending pake algoritma yg mendukung/ganti divecomp.

saya sendiri masih belum punya pendapat alias masih mencari. jadi, bagaimana kalau deep stop tetap saya aktifkan dan berusaha untuk stay 1 menit di ceiling ketika ascent. toh saya slow ascent anyway (tanpa atau dengan deep stop, dari kedalaman berapa pun). kalau deepstop kelewatan atau tidak memungkinkan karena kelupaan atau sesuatu hal, toh ascent tetap dilanjutkan, slow sesuai anjuran 10m/menit, dan (dengan/tanpa deepstop) tetap melakukan safety stop juga di 3-6m selama minimal 3 menit. saya sih sering lebih kalo tempatnya bagus dan angin masih banyak. kalau emang saya temukan lebih banyak mudaratnya, mungkin akan saya matikan saja si deep stop ini.

Soal "be conservative", saya setuju. kata orang Suunto dikenal cukup (atau paling?) konservatif? Nah, balik ke deep stop, mana yg lebih konservatif? dengan atau tanpa deep stop?

oom hantu: tertarik tuh untuk ikut kliniknya... kapan ada lagi?

mas kunni,
deep stop saya aktifkan 1 menit mas. kenapa gak 2 menit? ini juga pertanyaan saya, mending mana? dan itu saya taati, 1 menit stop di ceiling (kurang lebih 1/2 max depth). setelah itu, safety stop tetap nyala setelah masuk ke <6m. jadi kalau deepstop ditaati, ss tetap aktif. saya gak coba yg melanggar sih, karena kemaren cuma 2 dive dan dive keduanya gak dalem2 amat :D Suunto D4 emang agak kurang jelas kalo SS aktif, cuma angka 3-2-1 di tempat no dec time dengan banner STOP nyala. tanpa detik mundur, tanpa panah atas bawah (kecuali kalau mandatory). Dan setelah selesai SS, cuma ada tanda minus (-) di situ, yg artinya No Dec Time lebih dari 99 menit (bisa 100 menit, bisa 200 menit :) )
Nah, kalo pake divecomp yang gak ada deepstopnya, beberapa pendapat di linknya om hantu menyarankan enggak usah katanya, cukup SS aja... Oh ya, di manual p49 ada note tuh: "With Deep Stop on, the Recommended Safety Stops will still be activated at the end of the dive"

berkaitan dengan menafsir divecomp, sebenernya masih banyak pertanyaan nih, terutama untuk kasus2 yg bukan sehari2, seperti: ascent rate, deco, dll. tapi mungkin di thread lain kali ya. bukan mau gegayaan deco sih, in case tanpa sengaja terjadi hal ini, kita gak salah membaca divecomp. so, just for knowledge, itu saja.

again, thanks bangeeut buat yg udah ngingetin, will remember & appreciate it. sebagai penyelam baru -setelah selama 18 tahun dihantui "open water nightmare"- i wont take a risk...

tabik,
Kresna

_________________
-home is wherever I am-
Kresna Astraatmadja, Jakarta


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 26 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 3 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: