It is currently Sat Oct 21, 2017 11:03 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 31 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 16, 2010 12:52 pm 
Offline

Joined: Fri Jul 09, 2010 12:58 pm
Posts: 57
ikutan nimbrung yah...

saya baru aja iseng-iseng browse tentang dive com....
tapi kok keluar juga tentang "citizen aqualand II Titanium" dsb yang serial aqualand ...

kalo citizen tersebut masuk kategori apa ya?...kalo ga salah ada juga yang "casio" tapi ga lupa tipenya...

mohon pencerahan dari rekan rekan sekalian....

salam
-n.s-


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 16, 2010 12:59 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Mar 21, 2009 6:40 pm
Posts: 161
oceanographer wrote:
tuh om frandi, mau ga jabanin ambil 5x kursus..?? wkwkwk


gpp 5x kursus deh.. biar lebih mahir dari instruktur g.. lirik om mola mola .. :wink: hahahha


hmm... ngambil material PADI.. mabil text booknya aja.. bisa kan? hihih 800rb-an.. + 25usd.. masih sejuta lebih dikit.. hahahhaa

_________________
Frandi @ambon
27773E0C


'sambil menyelam minumnya tetap teh botol SoSro'


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 19, 2010 6:28 am 
Offline

Joined: Sun May 16, 2010 12:53 am
Posts: 90
nyubi_slulup wrote:
ikutan nimbrung yah...

saya baru aja iseng-iseng browse tentang dive com....
tapi kok keluar juga tentang "citizen aqualand II Titanium" dsb yang serial aqualand ...

kalo citizen tersebut masuk kategori apa ya?...kalo ga salah ada juga yang "casio" tapi ga lupa tipenya...

mohon pencerahan dari rekan rekan sekalian....

salam
-n.s-


untuk dive comp coba ke http://www.suunto.com/en-us/Products/#filter=894

kalo menurut info yang ane baca, dive comp itu bisa digunakan untuk merencanakan penyelaman.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 21, 2010 9:25 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
nyubi_slulup wrote:
ikutan nimbrung yah...

saya baru aja iseng-iseng browse tentang dive com....
tapi kok keluar juga tentang "citizen aqualand II Titanium" dsb yang serial aqualand ...

kalo citizen tersebut masuk kategori apa ya?...kalo ga salah ada juga yang "casio" tapi ga lupa tipenya...

mohon pencerahan dari rekan rekan sekalian....

salam
-n.s-


biasanya citizen aatu casio keluarin juga jam tangan untuk uw tapi hanya sebatas sebagai bottom timer saja bukan dive comp.
maksudnya jam tersebut hanya bisa menghitung kedalaman dan lama kita di dalam air.

tetapi fungsi utama dari dive comp lebih untuk menghitung NDL atau no decompresion time supaya kita tidak kena deco dalam air.
selain itu divecomp juga menghitung safety stop, ascenct rate, deco stop, avg depth, max depth dll yg kita butuhkan . biasanya info ini kita tulis dalam log book kita.

saran saya coba dulu jenis dive comp sebelum membeli,jgn sampai nyesel nantinya.
soalnya yg paling penting buat saya sih kita tau brp lama waktu yg aman dalam air.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 21, 2010 12:33 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Ikut nimbrung deh...

Fungsi utama dive comp adalah membantu kita memonitor aktivitas diving meliputi depth dan bottom time, untuk selanjutnya diolah datanya secara continuous dalam mengukur no decompression limit (NDL), rate of ascent, kedalaman dekompresi, safety stop, surface interval dan planning.

Ada banyak produsen yang memproduksi dive computer, beberapa diantaranya namanya sangat dikenal seperti Suunto, Scubapro (UWATEC), Mares, Tusa, dan lain sebagainya. Bahkan beberapa produsen jam tangan juga sudah membuat dive computer, diantaranya Seiko.

Dalam memilih dive comp, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan diantaranya:

1. Mudah dipergunakan (semakin sedikit tombol semakin mudah biasanya);
2. Fitur: diluar fitur standard, dive comp ada yang memiliki fitur tambahan seperti compass, wireless tank monitoring, gas switching, mixed gas, dll. Pilihlah yang paling sesuai untuk dipergunakan. Misalnya kita hanya diving recreational, tidak perlu melakukan investasi pada dive comp technical;
3. Display yang jelas/ mudah dibaca, angka2 vital sebaiknya berukuran huruf cukup besar;
4. Aftersales support, ini penting banget. Jangan sampai nanti misalnya divecomp perlu ganti batere nggak ada yg bisa support. Atau terdapat upgrade software, malfunction, dsb.

Dalam membeli dive comp, perlu diingat bahwa mahal bukan selalu berarti bagus. Karena bagus atau tidaknya sebuah dive comp secara teknis adalah sama2 bagus, tapi yang paling menentukan adalah bagaimana fungsi2nya dapat dipergunakan sesuai kebutuhan, selain masalah mode/ look.

Sebagai contoh, tanpa bermaksud beriklan/ promosi, dive comp favorit saya utk recreational diving adalah Mares Puck, dibandingkan dive comp canggih saya Suunto HelO2. Mares Puck harganya cuma 2 jutaan. HelO2 harganya diatas 7 juta. Setelah dicoba berkali-kali diving, saya tetap jatuh hati sama si Mares Puck, dan sebel bener sama yang namanya Suunto HelO2. Saya berani untuk merekomendasikan Mares Puck sebagai dive comp pilihan yang tepat. Kuat, displaynya jelas, algoritmanya bagus dan konservatif, mudah digunakan karena hanya 1 tombol, baterenya irit, planning modenya bagus, software interfacenya cakep. Menurut saya ini dive comp paling sukses deh untuk ukuran recreational diving, value for moneynya nggak ada yg lawan.

Yang sangat penting diingat adalah bahwa dive comp BUKAN primary dive gear. Dive comp sebagai instrument sifatnya hanya membantu/ memudahkan diver melaksanakan dive plannya. Yang paling utama adalah dive plan itu sendiri yang harus dipersiapkan oleh seorang diver. Planning your dive dengan menggunakan dive table is as good as using a dive comp :D

Instrument utama seorang diver berkaitan dengan safe diving practice/ risk of DCS justru sebetulnya adalah:

- Jam/ bottom timer, untuk mengukur berapa lama penyelaman sudah berlangsung
- Depth gauge, untuk mengukur berapa kedalaman maximum yang sudah dilakukan (ini sering kelupaan untuk set ulang depth marker ke nol sebelum dive)
- Dive table
- SPG, untuk mengukur sisa udara di scuba tank

Dive comp adalah benda elektronik yang sensitif dan selalu bisa malfunctioning, misalnya karena kepentok, bocor, dsb. Yang lebih parah adalah banyak case dimana diver yang memakainya nggak ngerti bagaimana mempergunakan dive compnya :D

Plan your dive, dive your plan :D

Happy shopping!

Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 21, 2010 9:36 pm 
Offline

Joined: Fri Sep 25, 2009 3:20 pm
Posts: 115
Location: Jakarta
Tambahan lagi utk memilih dive com, memilih type algoritma-nya dan jumlah tissue kompartemennya.
yang saya tau ada 3 type algoritma, yaitu haldane, RGBM, dan Buhlmann, dan mungkin ada lagi algoritma lainnya.
Untuk jumlah tissue kompartemen ada yg 8, 9, 10 atau lebih. makin banyak katanya makin akurat.
Saya ada perbandingan 2 dive com dgn 2 algoritma tsb. Modified Haldane dgn 9 compartment (mares surveyor) VS RGBM dgn 10 compartment (mares puck). Ternyata mares surveyor lebih konservatif. Saya tertarik utk membandingkan dgn algoritma lain di merek yg lain.
@ Rendra yg sebel sama HelO2nya, ceritain dong kenapa? Suunto kalo ga salah pakai RGBM sama kaya mares type baru, udah pernah dibandingin dgn Puck?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 21, 2010 10:43 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
*pengen nimbrung*

saya pikir ada baiknya selama masih dalam batasan 'recreational dive' urusan algoritma bisa dianggap seragam, karena perdebatan mana yang paling baik bakalan tidak akan pernah selesai. semua algoritma - baik itu Haldane (termasuk modified Haldane), RGBM ataupun Buhlmann (sering juga disebut Gradient Factor) punya penjelasan & teori yang sulit dibantah/disanggah. belum lagi bicara algoritma lain yang jarang diketahui seperti VPM (termasuk VPM B & VPM BE)

bicara mengenai tissue compartment juga sami mawon, karena rata2 semua dive computer modern yang ada di pasaran saat ini menghitung berdasarkan 8-12 tissue compartment (umumnya antara 9-10 compartment). hal ini bakalan terlalu teknis jika dicari mana yang terbaik, karena kemampuan tubuh masing2 diver untuk menetralisir/menyerap residu nitrogen akan berbeda satu sama lain. jadi sekali lagi dalam batasan 'recreational dive' unsur ini juga sebaiknya dianggap sama.

saya lebih tertarik untuk menekankan pada cara pemakaian dive computer yang benar & segala resiko yang dapat timbul. sampai hari ini tidak ada satupun dive computer ataupun software dive planner yang bisa menjamin diver 'kebal' terhadap DCS ataupun DCI - walaupun sudah mengikuti semua perintah dari alat bantu tersebut.

tunggu tanggal mainnya! *sambil melirik om rendra*


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 21, 2010 11:21 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
hantulaut wrote:
*pengen nimbrung*


tunggu tanggal mainnya! *sambil melirik om rendra*


main apaan nih ? kok pake lirik lirikan segala?om bluefx dilirik juga gak nih?

jadi curiga deh ah.....hahahha


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jul 21, 2010 11:51 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@dita: kalo ngelirik bluefx urusannya gaswat! bwahahaha..

oiya tambahan:
ada beberapa algoritma yang belum saya sebut seperti: comex (biasanya dipakai oleh dive computer Beuchat) & cochran16 (biasanya dipake dive computer Cochran).

comex termasuk salah satu algoritma yang di kembangkan sudah cukup lama (era 1960an) dan cochran16 termasuk adopsi dari beberapa algoritma (saya lupa apa aja - tapi tergolong algoritma yang baru)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 22, 2010 10:41 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Gw sepakat sama om Hantu Laut soal dive comp algorithm.

Untuk recreational divers silahkan pilih recreational dive comp mana saja sama baiknya. Semua memenuhi standard yang sama kok. Yang paling penting adalah user friendly, ngerti cara pakenya dan terjangkau harganya.

Nanti kita bahas soal decompression algorithm di topik lain ya. Kalau sudah membahas algorithm bakalan jadi topik berat neh hhehehe...

Antara Haldanean, Buhlmann, RGBM, dan lainnya? Hmmmm.... :D bakalan sedaaaaaaap nih topik he he he...

Cheers,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 22, 2010 7:34 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
hehehe.. sip deh om rendra.. kalo mau bahas perbedaan algoritma gw siap. gw ada bukunya segambreng tuh tapi jangan dipinjem soalnya buat ganjel lemari wakaka.. kalo dibahas bisa 7 hari 7 malem.. udah gitu ndak penting pula buat dibahas hahaha..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 22, 2010 9:50 pm 
Offline

Joined: Fri Sep 25, 2009 3:20 pm
Posts: 115
Location: Jakarta
di suunto serie D ada setup utk membuat limit lebih longgar, kalo ga salah settingnya 50%, apa ini maksudnya deco time limit jadi bertambah 50%? ada yg pernah coba?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 23, 2010 12:08 am 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
joym wrote:
di suunto serie D ada setup utk membuat limit lebih longgar, kalo ga salah settingnya 50%, apa ini maksudnya deco time limit jadi bertambah 50%? ada yg pernah coba?


bukan begitu maksudnya.. sepengetahuan saya setting di suunto seri D memungkinkan diver untuk mengubah rasio perhitungan RGBM dengan full sampling (100%) atau setengahnya (50%) - sering juga disebut sebagai "attenuated RGBM atau slim RGBM".

kedua setting ini masih bisa dianggap aman/konservatif pada penyelaman rekreasi dengan catatan TANPA melibatkan prosedur dekompresi dan mentaati peraturan lain (ascent rate, safety stop dll)

penjelasan gampangnya adalah: perubahan dari 100% RGBM menjadi 50% RGBM akan memberikan 'surface interval' yang lebih pendek dan 'no deco limit' yang relatif (sedikit) lebih panjang pada penyelaman berulang (repetitive dive)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 23, 2010 2:12 pm 
Offline

Joined: Fri Sep 25, 2009 3:20 pm
Posts: 115
Location: Jakarta
hantulaut wrote:
joym wrote:
di suunto serie D ada setup utk membuat limit lebih longgar, kalo ga salah settingnya 50%, apa ini maksudnya deco time limit jadi bertambah 50%? ada yg pernah coba?


bukan begitu maksudnya.. sepengetahuan saya setting di suunto seri D memungkinkan diver untuk mengubah rasio perhitungan RGBM dengan full sampling (100%) atau setengahnya (50%) - sering juga disebut sebagai "attenuated RGBM atau slim RGBM".

kedua setting ini masih bisa dianggap aman/konservatif pada penyelaman rekreasi dengan catatan TANPA melibatkan prosedur dekompresi dan mentaati peraturan lain (ascent rate, safety stop dll)

penjelasan gampangnya adalah: perubahan dari 100% RGBM menjadi 50% RGBM akan memberikan 'surface interval' yang lebih pendek dan 'no deco limit' yang relatif (sedikit) lebih panjang pada penyelaman berulang (repetitive dive)


oh jadi cuma beda sedikit ya.. that's a nice feature though. Di Mares soalnya ga ada nih. Thanks utk penjelasannya Mas Hantu


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jul 23, 2010 10:49 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
@joym: sip! kita sama2 belajar kok.. saya kebetulan cuman tau sedikit ajah hehehe..


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 31 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 4 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: