It is currently Sat Dec 16, 2017 4:51 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 30 posts ]  Go to page Previous  1, 2
Author Message
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Mon Mar 25, 2013 12:32 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Pembahasan tentang Dive Computer bisa dilihat pada thread berikut: viewtopic.php?f=17&t=1683

Melanjutkan bahasan bongabonga soal statement:
"4. Menurut saya kepemilikan dive comp untuk recreational / vacation diver cukup penting, karena honestly speaking, saya gak pernah liat DM/vacation diver buka2 dive table di boat di tengah laut. Dan mungkin juga kita bingung gimana cara baca table-nya kalo multiple dive dalam 1 hari. Dan dive comp gak umum disewakan."

Memang inilah salah satu hal paling mengerikan, dimana banyak diver yang 'bingung' baca table-nya kalau multiple dive dalam 1 hari...
Sangat menyedihkan, padahal waktu belajar diving pertama kali sudah pada diajarkan. Saran saya sih kepada para diver, mau dia baru OW kek, atau DM bahkan instruktur sekalipun, sudah selayaknya anda semua fasih membaca dive table dan membuat manual dive planning.

Para DM di PADI sudah dibekali RDP ataupun e-RDP yang akan memudahkan mereka melakukan kalkulasi pada dive planning. Kenapa PADI masih membuat e-RDP yg seperti kalkulator ini kalau dive comp memang sangat reliable? Silahkan direnungkan.

Dive comp memang sangat membantu dan memudahkan.... tapi satu hal yang nggak membuat dive comp sebagai decompression caculator yang handal adalah real time calculation yang dilakukannya. Real time by the book, beda banget sama kondisi fisiologis si diver.

Kalau menurut saya pribadi, the best saat ini mungkin menggunakan Diving Software seperti Deco Planner atau V-Planner maupun brand lainnya. Much safer. Bedanya dari dive comp? Diving software ini nggak dibawa diving, melainkan digunakan saat sebelum menyelam. Persis seperti metode full manual. Ini jauh lebih konservatif.

When you are good at doing manual dive planning, then you are good to use a dive computer. If you don't understand dive table, then DON'T DIVE! Cari hobby lain yang nggak perlu dive table aja, jauh lebih aman :)

Cheers,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Mon Mar 25, 2013 12:51 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
bongabonga wrote:
Tentang dive comp :

1. Entry & exit plan. Apakah boat ikut kita atau tidak - menentukan poin 2 di bawah.
2. Turnpoint reserve - berapa pressure dalam tabung ketika kita harus balik arah kembali ke kapal, atau in case boat ngikut kita, kapan harus mulai naik ke kedalaman untuk safety stop.
3. Siapa yang release SMB (sosis), siapa yang megangin/menjaga peluncur sosis supaya depthnya gak berubah (gak ikut naik pas lagi ngeluncurin sosis)
4. Berapa max depth
5. Berapa max dive time
6. Signal untuk ngecek sisa udara dalam tangki
7. Familiarisasi alat - octopus ditaro di mana, weight ditaro di mana, dsb

Mungkin masih ada yang bisa ditambahkan.


Nambahin yah....

1. Tentukan dive objectivesnya apa. Misalnya mau sightseeing di reef atau wall? Mau drift, photography atau wreck diving? Planningnya walaupun sekilas sama, tapi sebenarnya beda...
2. Tentukan dive profile... ini kaitannya ke nomor 1: Dive Objective. Di poin ini mulai menentukan max. depth berapa, max. time at depth brp lama, turn pressure berapa, emergency plan bagaimana (misalnya kalau buddynya gak kelihatan, terus gimana). Khususnya yg suka photography, pastikan gimana peranan masing2 buddy. Harus lebih sering instrument check, dll. Gunakan table, software atau dive comp utk pre-dive planning ini. Ikuti max time at depth sesuai kata planner di computer kamu. Kalau perlu catat di slate dive plan ini. Sepakati signal untuk komunikasi bersama buddy dan dive leader (jika ada).
3. Discuss rencana entry/ exit sama dive leader atau skipper
4. Routine pre-dive safety check: Buoyancy System, Weight System, Releases System, Air Supply, dan Final OK (BWRAF)
5. Setelah nyebur, lakukan safety check, turun ke kedalaman 5 meter, periksa ada bubble nyelonong keluar dari valve tabung scuba atau bagian lain dari regulator dan BCD nggak? Kalau ada, abort the dive, naik, ganti part yg bocor, baru nyebur lagi. Sekalian check weight, sudah pas belom?

Ini semua bagian dari pre-dive sequence yang baik. Nggak sulit! Gak lebih dari 10 menit!

Kemudian soal SMB/ safety sausage, dengan metode/ cara yang benar seharusnya nggak ada yg 'ketarik' ke atas. Kalau pas release sosis kamu ketarik ke atas, berarti caranya belum benar atau buoyancy control masih kurang sempurna. Kalau harus dipegangin, risikonya 2 orang yg akan ketarik ke atas. Too risky.

Segitu aja deh nambahinnya... :)

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Mon Mar 25, 2013 2:36 pm 
Offline

Joined: Mon Aug 27, 2012 7:25 am
Posts: 73
rendra wrote:
Pembahasan tentang Dive Computer bisa dilihat pada thread berikut: viewtopic.php?f=17&t=1683

Melanjutkan bahasan bongabonga soal statement:
"4. Menurut saya kepemilikan dive comp untuk recreational / vacation diver cukup penting, karena honestly speaking, saya gak pernah liat DM/vacation diver buka2 dive table di boat di tengah laut. Dan mungkin juga kita bingung gimana cara baca table-nya kalo multiple dive dalam 1 hari. Dan dive comp gak umum disewakan."

Memang inilah salah satu hal paling mengerikan, dimana banyak diver yang 'bingung' baca table-nya kalau multiple dive dalam 1 hari...
Sangat menyedihkan, padahal waktu belajar diving pertama kali sudah pada diajarkan. Saran saya sih kepada para diver, mau dia baru OW kek, atau DM bahkan instruktur sekalipun, sudah selayaknya anda semua fasih membaca dive table dan membuat manual dive planning.

Para DM di PADI sudah dibekali RDP ataupun e-RDP yang akan memudahkan mereka melakukan kalkulasi pada dive planning. Kenapa PADI masih membuat e-RDP yg seperti kalkulator ini kalau dive comp memang sangat reliable? Silahkan direnungkan.

Dive comp memang sangat membantu dan memudahkan.... tapi satu hal yang nggak membuat dive comp sebagai decompression caculator yang handal adalah real time calculation yang dilakukannya. Real time by the book, beda banget sama kondisi fisiologis si diver.

Kalau menurut saya pribadi, the best saat ini mungkin menggunakan Diving Software seperti Deco Planner atau V-Planner maupun brand lainnya. Much safer. Bedanya dari dive comp? Diving software ini nggak dibawa diving, melainkan digunakan saat sebelum menyelam. Persis seperti metode full manual. Ini jauh lebih konservatif.

When you are good at doing manual dive planning, then you are good to use a dive computer. If you don't understand dive table, then DON'T DIVE! Cari hobby lain yang nggak perlu dive table aja, jauh lebih aman :)

Cheers,
Rendra


Mantap mas,
Penjelasan di atas udah paling "konservatif" dan paling "tertib aturan", jadi saya fully setuju.
Yang mungkin menarik dibahas berikutnya adalah, seberapa jauh sih biasanya kita melenceng dari "prosedur dive planning"? :D
(sesi ngaku dosa nih ceritanya :)))

Saya ngaku deh: udah lama gak baca2 dive table padahal saya ada apps nya smartphone saya :D
in defense - biasanya dive profile saya konservatif - average depth 10 m, max depth 20 m, max bottom time 50min, SI 1.5-2jam per dive.
*tetep aja gak bener ya =))


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Mon Mar 25, 2013 9:50 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Ngobrol2 soal dive computer... di dalam manual book/ user's manual pasti ada tulisan seperti berikut ini (dikutip dari manual Suunto D6):

To get the most out of your Suunto D6, please read this instruction manual carefully and make sure you understand the use, displays, and limitations of the instrument before using it.

Kemudian di bagian Warning, banyak sekali warningnya, di antaranya:

THERE IS ALWAYS A RISK OF DECOMPRESSION ILLNESS (DCI) FOR ANY DIVE PROFILE, EVEN IF YOU FOLLOW THE DIVE PLN PRESCRIBED BY DIVE TABLES OR A DIVE COMPUTER. NO PROCEDURE, DIVE COMPUTER, OR DIVE TABLE CAN PREVENT THE POSSIBILITY OF DCI OR OXYGEN TOXICITY! An individual's physiological make-up can vary from day to day. The dive computer cannot account for these variations. Dst.....

Terus ada Warning lagi yang cukup sering kita lihat diabaikan:

USE BACK-UP INSTRUMENTS! Make sure that you use back-up instrumentation, including a depth gauge, submersible pressure gauge, timer or watch, and have access to decompression tables whenever diving with the dive computer.


Terus ada lagi di bagian BEFORE DIVING:

Do not attempt to use the dive computer without reading this user's manual in its entirety, including all the warnings. Dst....

Always remember that YOU ARE RESPONSIBLE FOR YOUR OWN SAFETY! When used properly, Suunto D6 is an outstanding tool for assisting properly trained, certified divers in planning and executing sport dives. It is NOT A SUBSTITUTE FOR CERTIFIED SCUBA INSTRUCTION, including training in the principles of decompression.

Terus ada lagi tulisan begini:

5.3. Dive computer limitations
While the dive computer's calculations are based on current decompression research and technology, it is important to realize that the dive computer cannot monitor the actual physiologial functions of an individual diver. All decompression schedules currently known to the authors, including the U.S. Navy Tables, are based on theoretical mathematical models, which are intended to serve as a guide to reduce the probability of decompression illness.

Nah... pertanyaannya: Siapa yang sudah benar2 membaca user's manual dive computernya 'in its entirety'? Coba mulai dibaca lagi...

Kemudian, siapa yang sudah menggantungkan hidupnya ke dive computernya? Nah, baca lagi user's manual, hayati dan implementasikan precautions/ warning yang sudah disebutkan. Misalnya, bahwa anda harus benar2 properly trained certified diver yang memahami principles of decompression, tau cara baca dive table, harus memakai back-up instrument spt jam dan depth gauge, dll.

Remember guys, seperti contoh Suunto, tag line dia adalah Replacing Luck, bukan saving your @ss from DCI! :D

Be well trained, build experience, dan stay on the conservative side. No daredevil diving, atau cuek/ gak mau tau soal2 'kecil' mengenai using dive table dan melakukan planning secara proper... Otherwise, sekali lagi, silahkan memilih hobby lain aja deh.... Do not replace your luck! ;)

Cheers,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Tue Mar 26, 2013 9:30 am 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
rendra wrote:

Nah... pertanyaannya: Siapa yang sudah benar2 membaca user's manual dive computernya 'in its entirety'? Coba mulai dibaca lagi...

Do not replace your luck! ;)

Cheers,
Rendra


Sudah om.. sudah dibaca sebelum dipake... hehehe teteeep aja baca sekali gak cukup. And biasanya bagian yang "warning-warning" biar udah ditulis pake tanda seru dan hurup tebal malah sering dilewati... kayak baca buku text aja, bagian pendahuluan dan kesimpulan di skip.. :( :shock:

btw.. mau lanjut nanya donk...
kalau gejala DCS terutama yang mild.. kayak pegel2.. kalau gak masuk chambers bisa ilang sendiri gak..????
kalau bisa... ada jaminan ndak yaaa setelah 24 jam (sesuai errornya Dive comp kalau ascend ngawur atau skip safety stop).. si nitro bubles bakal ilang sendiri..??

makasih jawabannya sebelumnya..

_________________
-------------
aria anugraha m.
0818796937
https://www.facebook.com/aria.anugraha
--------------


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Tue Mar 26, 2013 10:04 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Jawaban utk bikin senang: ya, dlm beberapa mild cases, gejala dalam artian gangguan yg dirasakan bisa hilang sendiri atau tidak dirasakan lagi setelah beberapa waktu.

Jawaban jujur: sebaiknya tetap ke chamber, krn micro bubbles biasanya trapped. Efek baru akan dirasakan beberapa tahun lagi, krn akumulasi micro bubbles dan sejalan penuaan jaringan tubuh.

;)

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Tue Mar 26, 2013 6:07 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
rendra wrote:
Jawaban utk bikin senang: ya, dlm beberapa mild cases, gejala dalam artian gangguan yg dirasakan bisa hilang sendiri atau tidak dirasakan lagi setelah beberapa waktu.

Jawaban jujur: sebaiknya tetap ke chamber, krn micro bubbles biasanya trapped. Efek baru akan dirasakan beberapa tahun lagi, krn akumulasi micro bubbles dan sejalan penuaan jaringan tubuh.

;)


pertanyaan berikutnya ke chambernya harus kapan..? kan udah gak kerasa gejalanya alias ilang... seminggu atau sebulan kemudian boleh gak..? ada manfaat gak..? kan efeknya sampai ke masalah penuaan segala ini..

soalnya kan pegel ilang kita bisa kurang yakin karena efek DCS atau pegel karena keberatan bawa tabung... kalau 2 hari ilang trus gimana ..? kalau semua pegel persendian langsung ke chamber koq yaaa kayaknya ndak pas juga yaa..??

thanks... :)

_________________
-------------
aria anugraha m.
0818796937
https://www.facebook.com/aria.anugraha
--------------


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Mar 27, 2013 9:20 am 
Offline

Joined: Mon Mar 18, 2013 8:42 am
Posts: 40
Location: Medan
pagi om hantu laut!maaf baru masuk ngasi tambahan,,kok sering mngalami "problem loading page" y masuk ke forsel ini.. :-\
hantulaut wrote:
sayang data/planning penyelaman tidak disebut jelas, turun ke depth berapa & berapa lama, trus naik ke berapa dsb. juga mengenai "naik ke permukaan terus turun lagi" --> ini setelah penyelaman di kedalaman berapa & berapa lama & berapa diving days? lalu naiknya (surface interval) berapa lama? penjelasan itu semua ada di DIVE TABLE. mengenai "tidak akan kena dekompresi di 10 m" itu setelah penyelaman berapa dive & berapa hari dive? bisa aja kena kalo dive ngaco selama berhari-hari dan beberapa kali dive (terutama kalo deep dive) dalam sehari. perhitungannya juga ada di DIVE TABLE dengan metoda perhitungan REPETITIVE DIVE (table 3 kalo di dive table PADI)

perubahan tekanan paling besar, itu justru ada di 5 meter terakhir & ketika muncul ke permukaan. disitulah paling rentan resiko terkena DCS . dan TIDAK ada yang namanya "in water recompression". ini mubazir karena badan sudah terkena perubahan besar yang mendadak. TIDAK ada juga yang namanya "naik sebentar" terus turun lagi. yang namanya naik ya penyelaman dianggap SELESAI.

oleh karena itu jika setelah surfacing selama kurang dari 10 menit dan kemudian menyelam lagi, dive computer menghitung penyelaman tersebut sebagai 1 penyelaman (5 menit pada beberapa dive computer) dan pada beberapa komputer langsung akan menghitung penalty. NDL pasti akan berkurang drastis dari seharusnya (di suunto pasti akan ada gambar segitiga alias warning). untuk dive berikutnya, dive computer PASTI akan mereduksi NDL dan akan menghitung tambahan nitrogen exposure & saturasi.


nah,,memang penyelaman itu dilakukan cm 1x dlm hari itu om,,dan 1x lagi keesokan harinya..Jd total penyelaman nya cuma 2x dlm 2 hari..Waktu itu kedalaman penyelaman sudah 10m selama 30menitan..disitulah tmn saya ini naik kepermukaan..Ada x 5 menit diatas..karena seingat saya dia crta sempet ngubek2 kamera juga diatas..

bgtu lah om gambaran nya.. :)

hantulaut wrote:
teknik terbaik jika tidak memiliki dive computer adalah BELAJAR dengan benar menggunakan DIVE TABLE. ini sudah paling jagoan. dan jangan lupa juga diikuti dengan metoda PLAN YOUR DIVE & DIVE YOUR PLAN. technical diving aja yang begitu canggih & sarat teknologi, masih menggunakan perhitungan manual dengan DIVE TABLE (walaupun telah di customized sesuai keperluan - tapi prinsipnya sama)


siap om!!ga bakal minder lagi walopun ga punya divecomp!!mantepin di dive table! :D

_________________
-because its there-


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Mar 27, 2013 9:22 am 
Offline

Joined: Mon Mar 18, 2013 8:42 am
Posts: 40
Location: Medan
slamat pagi om2 semua!!!
Jadi panjang juga y pembahasan di thread ini,,senang membacanya..banyak juga informasi dan pembelajaran baru yg didapat,,walao puyeng jga memahami nya.. :-o

Lanjutin lagi om2 smua!!Share semua ilmunya... :ymdevil:

_________________
-because its there-


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Mar 27, 2013 9:48 am 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
newcomer wrote:

hantulaut wrote:
teknik terbaik jika tidak memiliki dive computer adalah BELAJAR dengan benar menggunakan DIVE TABLE. ini sudah paling jagoan. dan jangan lupa juga diikuti dengan metoda PLAN YOUR DIVE & DIVE YOUR PLAN. technical diving aja yang begitu canggih & sarat teknologi, masih menggunakan perhitungan manual dengan DIVE TABLE (walaupun telah di customized sesuai keperluan - tapi prinsipnya sama)


siap om!!ga bakal minder lagi walopun ga punya divecomp!!mantepin di dive table! :D


jujur saya akan lebih takjub & hormat dengan diver yang tidak pake dive computer dan mengandalkan dive table, daripada diver yang pake dive computer super canggih tapi ndak tau gimana cara pakenya & divingnya ngawur..

ini serius, walaupun table cuman selembar plastik putih tapi kalau dipelajari dengan benar kita akan kaget sendiri. betapa benda ini dibuat dengan perhitungan dan pemikiran yang sangat canggih.

_________________
BanyuBiru Explorer Indonesia - Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | Dive Training & EFR Training | Halcyon Dive Systems Dealer | DAN Asia Pacific Supporter | W: www.banyubiru.org | F: Banyu Biru Explorers | T: @banyubiru_xplor


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Mar 27, 2013 11:09 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jan 31, 2013 4:06 pm
Posts: 350
Location: Coral Triangle
hantulaut wrote:
newcomer wrote:

hantulaut wrote:
teknik terbaik jika tidak memiliki dive computer adalah BELAJAR dengan benar menggunakan DIVE TABLE. ini sudah paling jagoan. dan jangan lupa juga diikuti dengan metoda PLAN YOUR DIVE & DIVE YOUR PLAN. technical diving aja yang begitu canggih & sarat teknologi, masih menggunakan perhitungan manual dengan DIVE TABLE (walaupun telah di customized sesuai keperluan - tapi prinsipnya sama)


siap om!!ga bakal minder lagi walopun ga punya divecomp!!mantepin di dive table! :D


jujur saya akan lebih takjub & hormat dengan diver yang tidak pake dive computer dan mengandalkan dive table, daripada diver yang pake dive computer super canggih tapi ndak tau gimana cara pakenya & divingnya ngawur..

ini serius, walaupun table cuman selembar plastik putih tapi kalau dipelajari dengan benar kita akan kaget sendiri. betapa benda ini dibuat dengan perhitungan dan pemikiran yang sangat canggih.


Saya sekarang cuma pake dive watch aja jadi bottom timer, gak pake dive comp.
walaupun harga dive watchnya hampir sama kyk dive comp.. :((

_________________
Eat, Sleep, Dive and Dive

Pin 2357C1BD
HP 085270426789
Email : [email protected]
FB: Benny Dwi Saputra
@mr_beny
Website www.divingatindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Mar 27, 2013 11:50 am 
Offline

Joined: Mon Mar 18, 2013 8:42 am
Posts: 40
Location: Medan
bennydwisaputra wrote:
Saya sekarang cuma pake dive watch aja jadi bottom timer, gak pake dive comp.
walaupun harga dive watchnya hampir sama kyk dive comp.. :((


saya cuma pake jam yg 25rb om...salut jg ma ni jam,,tahan mpe kedalaman 24 m :))

_________________
-because its there-


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Fri Mar 29, 2013 8:52 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Coba baca topic Story Sharing di forum Diving Safety... ada sedikit kisah tuh soal org kena decompression sickness di Derawan dan Bangka.

Fresh story... :)

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Apr 24, 2013 11:48 am 
Offline

Joined: Wed Apr 24, 2013 12:42 am
Posts: 2
Tetap patuh sama RDP saja pak biar aman :-D


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: curhat
PostPosted: Wed Apr 24, 2013 6:09 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Jun 14, 2010 9:24 am
Posts: 518
Location: jakarta
Rudz wrote:
Tetap patuh sama RDP saja pak biar aman :-D


Walaupun nurutin rdp , kita perlu aware justru adalahmperlu lebih konservatif, apalagi kalau kondisi. Kurang fit, menjaga agar profile diving tidak "yoyo" .... itu pun tidak bisa terhindar. 100% dari resiko dcs.... so be more prepare....

_________________
-------------
aria anugraha m.
0818796937
https://www.facebook.com/aria.anugraha
--------------


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 30 posts ]  Go to page Previous  1, 2

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 3 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron