It is currently Mon Dec 18, 2017 10:07 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 39 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject: persyaratan buka dive shop dan dive operator
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 11:27 am 
Offline

Joined: Mon Aug 30, 2010 9:12 am
Posts: 166
Selamat siang para empu2 dan para senior2..
Ada beberapa pertanyaan yg mo sy tanyakan kepada kakanda semuanya sehubungan dengan syarat2 untuk subjek diatas..

1. Legal: apa saja yg dibutuhkan ? (hehehee yg ini sederhana yaa pertanyaanya)
2. apakah ada beda antara dive shop dan operator (soalnya biasanya kalo ke t4 diving ya operator ya jual jg.. ra mudeng)
3. apakah harus mempunyai afiliasi/sertifikasi misalnya PADI, ato yg lainnya
4. apakah ada minimum peralatan yg harus dipunyai ? secara resminya ? mis: tabung minimal harus berapa, bcd, dll.
5. apakah ada fasilitas minimum jg untuk hal tersebut termasuk misalnya kolam renang ukuran, atau instruktur minimal berapa orang atau dll ?
6. yang lain2nya...
7. tips and saran, terutama 'how to start this business ?' hihihiii... (om rendra, om mola2 dan lain2nya yg saya tahu ,.. bagi2 dong sukses storinya)

Sebenarnya temen saya yg tanya ttg hal ini, tapi saya kok juga jadi penasaran, dah cari2 di internet tp berhubung isi kepala dah penuh jadinya gak mudeng2... sehingga minta tolong sama para om2 disini yg baik hati dan suka menolong...
:D ...

terima kasih sebelumnya


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 12:31 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
jadi inget ane dulu tanya2 beginian 5 yaun yang lalu..

viewtopic.php?t=405&highlight=

tapi kayanya yang ini lebih serius nih

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 3:08 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
om Tanto...

Definisi Dive Center dan Dive Operator agak berbeda. Yang jelas, Dive Center pastinya Dive Operator.

Dive Center:
Usaha di bidang diving yang meliputi pendidikan dan latihan, penjualan peralatan dan layanan purna jual, fasilitas pengisian gas, dan dive operator.

Dive Operator:
Usaha di bidang operasi diving, meliputi pariwisata dan komersial.

Mengenai syarat pembukaan Dive Center atau Dive Operator sebetulnya cukup bebas dalam artian tidak ada ketentuan yang mengatur secara spesifik, KECUALI mas Tanto mengambil afiliasi dari salah satu agensi penyelaman (PADI, NAUI, SSI, GUE, CMAS, dll).

Legal:
Untuk kegiatan pariwisata, setahu saya harus badan hukum (PT/CV) dengan lisensi pariwisata

Komersial:
Tentunya ini harus berdasarkan business plan masing-masing. Yang jelas business plan sebuah Dive Center maupun Dive Operator harus dipersiapkan secara matang dan sangat konservatif. Pemilihan lokasi akan cukup menentukan, namun terlebih penting adalah masalah KOMITMEN PEMILIK serta SDM yang dipekerjakan terhadap MUTU PELAYANAN dan DIVING SAFETY.

Bisnis DC maupun DO itu CUSTOMER CENTRIC dan SERVICE ORIENTED tanpa melupakan COMPLIANCE. Jadi harus benar2 dipersiapkan secara matang. Banyak orang yang merasa bisa buka DC ataupun DO karena semata punya duit, tapi ujung2nya berantakan juga. Sebaliknya, DC ataupun DO yang pas2an tapi servicenya bisa dipertahankan sederhana tapi full compliance, dia bisa survive.

Yang jelas, banyak sekali diving freak, khususnya yang baru 3 - 4 tahun mulai diving dengan sangat aktif, merasa ingin buka DC atau DO. Banyak yang impulsive, padahal belum siap banget. DC atau DO itu serious business yang kalau bener2 ditekunin bisa profit making. Tapi kalau selewatan aja atawa gak serius, bisa backfire dan bisa bikin gulung tikar.

Kalau mau belajar banyak, coba diskusi mendalam sama om Surya Prihadi (Sea Pearl) atau Vimal (Dive Masters). Kalau dari gw pribadi, gw pakai rumus investasi baku untuk buka DC ataupun DO, yaitu:

"Buka DC/DO hanya kalau kita benar2 sudah nggak perlu duit lagi, sudah punya sumber duit lain yang nggak terbatas, dan mau senang-senang melalui DC/DO yang akan gw bikin". Simple... hehehe...

Rumus gw itu nggak 100% valid untuk semua orang, but for me, that's the condition yang paling sesuai hehehehe....

Jangan lupa undang kite kalo pembukaan yeeee.... :D

Cheers,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 3:31 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
rendra wrote:

Kalau mau belajar banyak, coba diskusi mendalam sama om Surya Prihadi (Sea Pearl) atau Vimal (Dive Masters). Kalau dari gw pribadi, gw pakai rumus investasi baku untuk buka DC ataupun DO, yaitu:

"Buka DC/DO hanya kalau kita benar2 sudah nggak perlu duit lagi, sudah punya sumber duit lain yang nggak terbatas, dan mau senang-senang melalui DC/DO yang akan gw bikin". Simple... hehehe...




Om Rendra
Menurut salah seorang temen saya, kunci sukses DC/DO adalah komitment + kecintaan + safety concern ... baru masalah bisnis
Kalau cuma mau cari duit medingan buka panti Pijat.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 4:01 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Bener banget mas Wisnu... gw setuju 100% sama pendapat itu. hehehe...

Between buka panti pijat vs dive center, I opt for panti pijat deh.... :)

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 6:03 pm 
Offline

Joined: Mon Aug 30, 2010 9:12 am
Posts: 166
Heheheee.... terima kasih om Nando, om Rendra dan om Wisnu..
Waaahh jadi sebenernya semua orang bisa ya buka dive operator, hanya perlu buat PT under dinas pariwisata yaaa...
Baiklah saya sudah mulai bisa melihat obstacle dan tantangannya, nanti coba saya follow up lebih lanjut ke mas Surya dan mas Vimal ... ada no hapenya beliau ?? heheheheee
Dan juga kalau dive center harus ada layanan purna jual yaa ?? berarti harus punya chanel ke pabrikan alat selam ya om ??

Satu pertanyaan menggelitik lagi om, apakah dalam bisnis plannya nanti (karena customer oriented) kita yg harus narik2 pelanggan untuk pakai jasa atau kita tunggu saja pelanggan datang seperti tukang kompressor ban dipinggir jalan om ?? (kalo diliat2 hampir mirip jualannya yaakk hehehee... jualan angin)

Soalnya saya kok jg jadi tergelitik ngeliat yg punya dive center dan operator di indonesia kebanyakan bule2 (yg wong kito jg banyak sih, macem om2 disini heheeehehee) kan kasian orang2 sekitar yg cuma bisa berharap punya penghasilan dari negara sendiri ;))

Untuk masalah cari duit saya jg setuju sama om wisnu dan om rendra hehehehee... BTW, mohon alamat panti pijatnya om rendra dong.. biar saya bisa ikutan berpartisipasi hihihiiii.. om hantu mana nih ?? biasanya paling cepet kalo udah masalah yg nyerempet2 ginih heheheeee..

Terima kasih buat masukannya om, kalau ada lagii mauu dong sharenya.. thinking of snowball effect .. bisa gak yaaa???


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 6:34 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
om Tanto...

Kalau urusan after-sales, sudah pastilah kalau kita jual brand tertentu dan ingin jualan/ exist jangka panjang maka diperlukan layanan purna jual. Apalagi dive gear yang notabene barang gak murah, lagi2 urusan customer satisfaction sangat penting.

Kalau urusan nunggu bola atau harus ngejar bola, kayanya semua bisnis sama. Bahkan bisnis panti pijat juga harus rajin promosi, gak bisa cuma pasif aja. Harus rajin mendatangkan produk2 baru dan memberikan review serta special offers ;)

Memang banyak sekali DC yg pemiliknya bule2. Pada dasarnya mereka numpang hidup aja sekalian jalanin hobby. Ada yg beres dan make money, banyakan yang cuma numpang hidup beneran, sekedar bisa hidup di Bali (pada umumnya).

Seperti kata mas Wisnu, sebuah dive center yang baik dan berkualitas pasti ownernya punya passion about diving. Without the passion, kayanya nonsense lah. Nah bahayanya, with the passion juga bisa gulung tikar kalau nggak hati2 hahahaha.... Perfections can kill us, that's the fact :D

Just a hint, kalau menurut gw bisnis DC itu seperti bisnis hotel. Selama lo punya hotel, lo tetap saja hidup pas-pasan walaupun punya hotel megah. Pemilik hotel baru bisa jadi kaya pada saat hotelnya dijual dan beroleh untung dari kenaikan nilai property. Selama tetap jadi tuh hotel owner, tiap hari harus mikirin beli chinaware baru, ganti piring pecah, mikirin inventory dapur, belom lagi urusan harus rajin ganti handuk dan ganti seprei hehehe...

Nah bisnis DC sama aja. Harus terus upgrade kemampuan, fasilitas, inventory dll. Jadi kalau mau in better position, dalam benak gw harus dapat dulu posisi yang mantap untuk bangun dive resort, beli tanah yg nilainya akan naik. Ini artinya perlu modal ya gak dikit. Yang cilakanya pas nanti harus beli kapal! Hahahahaha.... Punya kapal itu enak pas belinya sama jualnya soalnya.... pas memilikinya, serasa ingin menenggelamkan sajaaaaa! Hahahahahahaha.....

Nah, thinking of snowball effect ataupun multiplier, rasa-rasanya menjadi dive operator posisinya better off. Investasi nggak perlu terlalu besar, yang penting bisa build-up diving network yang luas. Ciptakan trips dan services yang menarik dan unik, harus kreatif. This is a very good opportunity for many people. Tapi lebih bersifat individual atau close-group yang memiliki kesamaan spirit.

Begetoh om Tanto...

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 19, 2012 7:33 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
yang penting jangan takut nyoba om..

kalo udah terlanjur nyemplung, mending tenggelem sekalian.. diving aja gitu maksudnya.. hidup lebih menyenangkan kalo ngikutin passion..

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Mar 20, 2012 12:52 am 
Offline

Joined: Sat Aug 20, 2011 5:18 pm
Posts: 360
Klu menurut sy, sy setuju sm om rendra yg soal, klu udah punya duit lebih gak tau mau diapain lg, baru lah main ke bisnis diving..
Krn honestly, menghasilkan sih iya klu mmg kitanya bener2 passion dan bener2 punya strategi yg jitu, tapi buat jadi kaya raya krn penghasilan dari diving?? Ini yg sy agak pesimis, kecuali emang udah kaya duluan sebelumnya.. cuma klu punya modal dan blum ada usaha lain yg menopang mending jgn ditaruh di diving deh, buat usaha lain aja dulu..
Tapi balik lg, its a choice, what kind of life that you want to live.. Klu bule, gak mikirin punya mercy, bisa beli mobil mewah, keliling dunia nginap di hotel mewah, punya rumah dgn luas tanah minimum 5000m2, dan lain sebagainya.. yg penting mereka enjoy their life dgn apa yg mereka lakukan dan apa yg udah mereka punya.. Jadi klu mau lifestyle yg spt itu, silahkan aja jalan meskipun gak punya usaha backup yg sangat2 mapan dan jadi backup utk kelangsungan hidup.

Klu ngeliat misalnya resort2 di raja ampat yg land based seperti MER yg tarifnya di kisaran 20an jt, well kesannya profit gede, tapi jumlah tamu yg dtg apakah sll full every season?? apalg melihat pertumbuhan konsumen diving saat ini, banyak yg nyari diving ala backpacker, bisa pergi trip murah, asal udah nyemplung di wakatobi misalnya, meskipun itu cuma di wanci misalnya tapi shore entry dgn perjuangan renang dikit sampe ke wall nya krn irit gak perlu boat..
coba aja bandingin jumlah tamu di wakatobi dive resort dgn dive operator lain yg harga jauh lebih murah, di wanci dgn trip 4-5hari aja paling cuma habis 1-2jt per org klu grup di luar tiket pesawat tapi coba bandingin klu 5 hari di wakatobi dive resort lebih dari 15jt..
Sementara saat ini, diving bukan lg olahraga yg eksklusif, krn persaingan, banyak dive school misal buat promo2 diskon buat mahasiswa lah, diskon apa lah, jadi semakin banyak org yg *(Maaf sebelumnya) ekonomi menengah bawah bisa belajar diving jg, sehingga saat ini bisa dikatakan yg untung2 tipis aja lah, krn ada operational cost dan gaji karyawan yg haru ditanggung, klu pas cuaca ancur2an ampe brp bulan sepi trip, sementara ada org2 yg mesti tetap digaji. Sehingga jumlah org2 yg capable utk bisa mengakomodir biaya diving dgn layanan dan fasilitas 1st class lebih sedikit daripd yg backpacker, trend nya sy liat, ke arah backpacker lebih banyak saat ini..

klu ngomong profit, jelas yg 1st class lebih banyak untung per org nya, tapi qty dikit, dan org2 bgt rata2 rela spending lebih asal nyaman, ya istilahnya kerja dikit tapi untung lumayan, atau mau hajar mid-low dgn qty lebih banyak tapi profit per orgnya lebih tipis..

Selain itu kita sendiri harus paham masalah2 teknis, seperti om surya yg rasa2nya ampe jumlah baut kompresor mariner ada brp biji jg beliau masih bisa jawab.. hehehe.. bener gak om?? krn klu kita hanya modal duit tapi semua diserahkan kepada staf, hmmm, klu dapat staf yg mmg passion dan punya kesadaran diri yg tinggi ya syukur, cuma klu dpt yg ogah2an yg penting bisa ngisi udara ke tangki, kitanya jg yg kewalahan, mau alat sebagus dan semahal apapun gak bakal panjang umur..

Klu sy, cari SDM nya dulu, setelah itu baru urus yg lain.. SDM yg kompeten soal diving dan serius bekerja ini yg susah sebenarnya, gak bisa hanya dgn interview, trus nego gaji kayak penerimaan karyawan kantoran, tapi harus dive bareng dulu dll jadi bisa tau personality nya org itu krn ini usaha yg mau dirintis dari awal dgn skala yg tidak tll besar krn klu dpt SDM yg ok punya, marketingnya jago, pasti bisa survive dan berkembang sedikit demi sedikit lah.. Klu SDM udah ada, modal brp kita mulai kecil2an dulu, insya allah jalan deh.. tinggal kita aja manage keuangannya, meskipun kecil dan agak slowly, tapi mudah2an bisa berkembang sedikit demi sedikit dikumpulin bisa jadi banyak jg lah..
Tapi klu duit ada, langsung skala besar, ya bisa lah kurang lebih kayak org kantoran, klu gak becus ya nyari lg gantinya... cuma klu modal pas, mending SDM nya dimantepin deh..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Mar 20, 2012 10:01 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Mar 10, 2011 11:33 am
Posts: 91
asyik ,para senior2 udah bagi2 ilmunya .
nubie jadi tau banyak:)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Mar 20, 2012 4:17 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
been there, done that and still doing it hehehe..

yang disampaikan om rendra, om AKA & om wisnu 100% bener. kalo mau cari uang mending bikin panti pijet, bukan dive center. end of discussion.

passion? ya semua orang memang punya, apalagi yang (maaf) baru 2-3 tahun berkecimpung di dunia diving. tapi menyelenggarakan jasa dive center dengan baik, benar dan sesuai standar (baik itu keselamatan, kelayakan dsb) itu SUSAH nya minta ampun.

dive center pada 5 tahun terakhir ini memang menjamur banget, tapi dari ratusan dive center yang ada di endonesia saya harus bilang bahwa yang masuk kriteria baik dan benar paling hanya kurang dari 10 dive center.

ndak percaya kata-kata saya? tuh baca lagi tulisan mbah surya gimana cara merawat kompresor dengan benar. silahkan cek dive center yang anda tau atau kenal dan lihat apakah cara merawat kompresornya sesuai dengan yang mbah surya bilang? kalo belum, jangan bilang itu masuk standar kelayakan.

masih banyak lagi masalah vital yang harus dibenahi. saya banyak lihat dive center yang bikin course tapi yang ngajar divemaster. ini juga ndak bener. divemaster does not have credential to teach diving.

sementara itu dulu, nanti saya sambung lagih.. maaf ya, bukannya saya mau bikin patah hati. saya termasuk yang sangat mendukung jika ada orang yang mau buka dive center, tapi dengan standar & kualitas yang benar


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Mar 21, 2012 1:16 am 
Offline

Joined: Sat Aug 20, 2011 5:18 pm
Posts: 360
nah, tuan tanah menjangan dah nongol.. om hantu mungkin bisa share ilmu, kok menjangan bisa jln meskipun om hantu gak stay di sana.. malah setau sy agak2 jarang nongol ke sana...
Ini yg sy singgung soal SDM, klu dpt SDM bener, biar ditinggal jg tetep bener jalannya.. tapi klu ngaco, biar kita tiap hari ada ngawasin, tetep aja bisa ngaco di lapangan nantinya..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Mar 21, 2012 6:22 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Waah.. ada yg mau buka DC rupanya,.. ,

Kalau cuma mau jalankan hobby senang2, jadi dive operator saja, organize diving terus, kalau boleh milih, mending panti pijat, hahaha kata om rendra dan hantu yg udah sering melanglang buana di berbagai panti pijat, hahahaa

Kaya dari usaha diving ? panjang jalannya.. benar tuh kata om AKA..

Soal dive shop, dive operator dan dive center. di soal pilihanm tergantung mau menitik beratkan dimana.

Dive Shop adalah toko alat2 diving, titik beratnya ada pada penjualan alat2 selam, umumnya tidak menjual trip atau kursus

Dive Operator adalah pelaksana di lapangan, titik beratkan ada pada penjualan trip, umumnya tidak menyediakan alat dan kursus secara khusus

Dive Center adalah dimana dive industry itu sesungguhnya di temukan, Konsep dive industry itu adalah adanya pendidikan (Education), selanjutnya setelah pendidikan orang akan investasi membeli alat (Equipment), dan pada akhirnya setelah alat dimiliki, mereka ingin mencoba, dalam hal ini mengikuti trip (Experience), di kenal dengan 3Es

Dive Resort adalah dive ceneter yang umumnya sekaligus menyediakan jasa penginapan bagi para divers nya

Berikut cuplikan tentang Dive Industry :

Dive centers and resorts are the centralized place where people may find the EDUCATION, EQUIPMENT and EXPERIENCES – Three Es – they need to be active divers.
a. All other dive industry entities support the interaction between divers
and dive centers/resorts.
b. Other entities may directly meet specific diver needs, however,
only full-service dive centers and resorts can fulfill all Three Es.

There are also other Es that dive centers and resorts focus on when promoting diving and helping customers.
a. Environment awareness (often called the Fourth E) – It’s clear that a
healthy aquatic environment is essential to the dive industry.
Dive centers and resorts are at the forefront of conservation efforts in
the local area and strong supporters of Project AWARE.
b. Entertainment – Because diving is a social activity, dive centers and
resorts provide divers with opportunities to meet new people and enjoy
themselves, both in and out of the water. Entertaining people is a key
element of providing quality dive experiences.
c. Exploration, excitement and enjoyment – When dive centers and
resorts provide dive experiences, they need to make sure divers have
opportunities for exploration, adventure and discovery. Promoting the
excitement of diving and providing enjoyable experiences are
important to both recruiting and retaining divers.


Kalao soal perijinan, ada persyaratan minimalnya seperti halnya buat perusahan lain selain usaha diving. Dinas Pariwisata khususnya menyangkut usaha tirta bidang diving punya aturannya, silahkan di cek di dinas setempat.

Afiliasi harus atau tidak ? nggak ada ketentuan tetapi SDM di dalamnya mesti bener orang yg mengerti apa itu diving berikut seluk beluk dan resiko nya, paling tidak setingkat leadership level dari organisasi diving manapun

Jujur, ngurus dive center itu cukup memusing, hahaha.., sama kali ya pusing nya kalau punya usaha penyewaan mobil lepas. Belum lagi faktor alam, diver ngaco dan bandel, hahaha, gimana tuh Om Hantu..., yg udah bergelut di dunia ini sejak lama. Sementara saya sendiri sudah bergelut di dunia diving sejak tahun 1975...

Selanjutnya akan di jelaskan oleh OM HANTU...., hahahaha

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Mar 21, 2012 9:55 am 
Offline

Joined: Mon Aug 30, 2010 9:12 am
Posts: 166
Woowww.... this kind of discussions yg memang saya harapkan dari para sesepuh diver Indonesia... saluuuuttt...

Kalau boleh saya simpulkan sedikit berarti untuk dive industri top of the chainnya adalah Dive Resort.. dan paling bawah adalah dive operator.. hmmmm... tambahan dalam pembuatan bisnis plan ... berarti harus buat road map hahahaaaaa...

Pertanyaan lagi ... kemarin sempet baca thread ttg pengurusan kompressor by om Surya di forsel, waaah bagus bangett... nah lalu pikiran saya apakah kita sudah mempunyai SOP yg yaaahh kira2 hampir standar untuk masalah pengurusan kompressor.. dan apakah om2 yg lain jg mempunyai SOP (standar operating prosedur) untuk hal2 yg lain juga ? bahkan kalau lebih lanjut SOP untuk manajemen baik untuk dive operator, dive center bahkan dive resort ?? heheheeee..
Menurut saya kalau ada dan bisa disesuaikan dengan kondisi di endonesia akan sangat membantu bagi perkembangan industri diving di negara tercinta ini.. hmmmm saya rasa apabila semua SOPnya ada orang akan bisa atau minimal mempunyai bayangan cara pengelolaan dive center/operator yg cucok buat bangsa kita heheheee.. ya sudah pasti nantinya SOP tersebut compliance dengan persyaratan2 dive agency dunia (mis. PADI, GUI ato yg lainnya)..
Boleh gak saya usul kalau belum ada, forsel bisa meng'inisiate' hal ini heheheeee.. yah hitung2 sharing ilmu untuk generasi mendatang... ;))

Kembali ke DC/DO kira2 berapa lama yaaa (dari pengalaman para sesepuh) untuk minimal bisa mendekati BEP tentunya dengan kondisi dan syarat nya hehehee..

om Hantu, om Mola terima kasih banyak masukannya... om hantu n om rendra sekali lagi kalo ada 'dive trip' ke panti pijat boleh dong kita diajaak hahahaaaaa.... (biar gak terlalu serius nih diskusinya hehehee)

Tapi baik sekali informasi2 yg ada disini, hayuuhh om2 yg lainnya yg mau sharing ... masih ditungguuu.....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Mar 21, 2012 9:58 am 
Offline

Joined: Mon Aug 30, 2010 9:12 am
Posts: 166
Uppsss hampir ketinggalann... on AKA terima kasiihh jugaaa.. ;) masukan ttg SDM sangaatt2 krusiaall.... heheheheeee


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 39 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 4 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: