It is currently Tue Dec 19, 2017 1:44 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 38 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Tue Oct 13, 2009 9:14 am 
Offline
User avatar

Joined: Sun Feb 22, 2009 9:01 pm
Posts: 623
Location: SuNda KeLaPa
baru baca scuba diver mags edisi last month ada tuh tentang ngirit o2...gue beli buat laki gue..supaya dia bisa irit juga..jadi bisa temenin divingnya lama...hehehehe...

_________________
|-JoeY-|
--------------------
" LooK dEEp InTo NaTuRe, U'LL UndeRsTaNd ThiNgs BeTTeR "


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Oct 13, 2009 9:17 am 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: Mon Jun 12, 2006 10:40 pm
Posts: 1030
Location: kingdom of undersea
ditajong wrote:
nah trus taunya kl napas kita dah bener ato blom gmn nih mas
apakah konsunsi udara dalam tabung pengaruh terhadap berat badan gak sih mas...


bukan berat badan, tp kapasitas paru2. makin gede ukuran paru2, makin boros napasnya..., bener ga mbah2? CMIIW

_________________
PETUALANG - Penyelam Tua Lupa Pulang


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Nov 15, 2009 4:51 pm 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
dan boros tidaknya bergantung pada depht jg ya om hes....
makin dalem makin boros yah...

nah yg saya masih bingung kl instruktur hanya pake weight 2kg doang padahal beratnya 65kg.dan katanya mereka rahasianya pas mau turun buang napas habis..nah bgmn nih caranya om om yg lbh senior mungkin bs menjelaskannya nih buat juiniornya
thx


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 16, 2009 10:40 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Bantu dikit. Sesuai buku pedoman dr PADI, begini cara mengukur jumlah pemberat ideal (terjemahan bebas):

1. Masuk ke air dengan perlengkapan selam dan jumlah pemberat yg diperkirakan.

2. Pasang regulator di mulut dan posisikan badan di permukaan. Kempiskan bcd dan tahan nafas secara normal. Siap2 'kicking' atau menggapai sesuatu apabila ternyata pemberat berlebihan.

3. Posisi yg benar adlh 'eye level'. Bila tidak artinya harus ditambahkan pemberat sampai posisi tsb tercapai. Untuk memudahkannya bs dengan cara memegang pemberat saja.

4. Terakhir, buang nafas. Kita akan turun perlahan2 bila jmlh pemberat sudah tepat.

5. Bila menggunakan tangki besar, tambahkan pemberat secukupnya utk mengimbangi berat udara yg digunakan selama menyelam (biasanya 2kg/tangki)

Semoga membantu.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 16, 2009 11:34 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
naaah.. ikut nimbrung ya..

dulu ada kesan semakin sedikit weight yang anda pakai, semakin jago divingnya.. ada benarnya & ada enggaknya. kenapa?

sifat 'bouyant' dari masing2 diver berbeda. ada yang 'terlahir' dengan bouyancy negatif & bouyancy positif. ada orang yang tinggi besar subur, tapi hanya perlu 4kg weightbelt. ada yang kecil kurus kering, tapi perlu 8kg weightbelt. ini dalam kondisi yang belum 'fine tuned'. tapi pada kasus yang umum, seringkali diver dengan log dibawah 100 punya kecenderungan perlu weight lebih banyak dari seharusnya.

kenapa saya bilang belum dalam kondisi 'fine tuned'? karena ada kemungkinan weight bisa dikurangi seiring dengan banyaknya log. faktor yang mendukung hal ini adalah:
1. diver lebih rileks setelah cukup banyak pengalaman
2. diver lebih 'sadar' akan pola pernapasan mereka sendiri
3. diver lebih familiar dengan equipment pribadi mereka sendiri.

bingung? sama! hehehe..

1. diver yang lebih rileks akan lebih mudah untuk 'descent' dengan weight yang 'pas' dan bisa menjaga bouyancy nya dengan baik di kedalaman berapapun. jika diver masih tegang, tentu agak sulit melakukan hal ini karena sifat alamiah manusia yang punya refleks untuk berada di permukaan air ketimbang di dalam air.

2. dengan 'sadar' akan pola pernapasan, maka penggunaan weight yang berlebih bisa dikurangi. contohnya lagi2 ketika akan melakukan descent. kadang diver tidak sadar untuk 'membuang' seluruh udara yang ada di paru2 guna membantu melakukan descent. walaupun BCD sudah kempes, seringkali diver masih 'menyimpan' sedikit udara di paru2 yang (lagi2) secara refleks ditahan.

sering juga diver tidak sadar menarik napas terlalu banyak sehingga bouyancy yang sudah terjaga dengan baik jadi berantakan. kadang napas yang dibuang juga terlalu berlebihan sehingga bouyancy jadi 'melorot'.

3. setiap equipment punya karakteristik yang berbeda. BCD, wetsuit, fins adalah alat-alat yang punya sifat bouyancy yang berbeda. ada yang positif dan ada yang negatif. ini makanya setiap diver amat disarankan punya alat pribadi.

hal terakhir, tangki scuba punya sifat bouyancy yang berbeda ketika dalam kondisi full/fenuh dan ketika empty/entek.. tangki yang full biasanya hampir pasti negative bouyant & yang empty biasanya positive bouyant. memang ada tangki yang neutral bouyant tapi nggak banyak yang punya karena beda dengan tangki yang biasa.

sementara ini dulu yang bisa saya sumbang, berhubung hujan makin deras & mata mulai berat jadi nanti kita sambung diskusinya lagi..

seperti biasanya, nanti om mola-mola yang akan nambahin hehehe..


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Nov 17, 2009 12:21 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Hahaha, dobro.., gimana kok om hantulaut nunjuk2 gitu ya,,.. i am just advance level bro...hahaha :lol: :lol:

Tetapi apa yg di jelaskan oleh om hantu :) itu emang benar adanya,.. tidak disadari kerapatan tulang tiap2 orang ada bedanya di samping faktor lain yang telah di jelas kan tadi, tentu semakin padat tulang kita semakin berat, ini juga salah satu faktor kenapa orang itu bisa negatif atau positif.

More detail ? welcome to my Peak Performance Bouyancy class or ikut aja bouyancy clinic, hihiii jualan..

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Nov 17, 2009 1:34 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
hwahaha.. naaah nongol juga kan sang mola-mola. bener banget, ayo ambil kelas peak perfomance bouyancy. biar kalo diving gak malu2in..

diver yang 'canggih' adalah diver yang bouyancy nya bagus. bukan diver yang udah banyak log nya, bukan diver yang udah pernah diving kemana-mana, bukan pula diver yang alat2nya mahal..

salam bouyancy!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Nov 18, 2009 7:16 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Hahhaha... maaf ya bung hantu... :lol: :lol:
Bukan maksudnya jualan.. tapi maksudnya mempercanggih gitu looo...krn aku nggak canggih kan...hihii

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 20, 2009 8:10 am 
Offline

Joined: Thu Aug 06, 2009 3:03 am
Posts: 1022
Location: Gili Trawangan
kalo tahan napas di kedalaman yg sama untuk ngatur bouyancy kan gak papa nih
nah saya yg masih bingung kl kita tahan napas dari permukaan sampai misalnya 5m trus menghirup udara dari reg tuh boleh gak yah

misalnya ada seorang snorkeler sedang nyelem trus didasar dia bernafas pake oktopus diver yg ada disana tuh boleh ato gak yah
soalnya kan dah gak single breath lg nih dan dah ada tekanan

mohon bantuannya dari yg lebih paham...
thx


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 20, 2009 9:38 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Logikanya kl dia tahan nafas wkt decend sampe 5m pasti kan kudu buang nafas juga pas mau inhale pk octopus, toh? Gak mgkn udara di paru2 bs ditambah kl kapasitasnya udh full. Jadi ya gak ada mslh kayanya. Tapi wkt ascent balik ke surface kudu buang nafas ya. Betul gak guru2 skalian?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 20, 2009 10:08 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Om Hantu :lol: , mesti di lanjutin tuh penjelasannya..hahaha

Gini deh, soal tahan nafas permukaan ke 5 meter.., pertanyaan nya, apakah tahan nafas itu di lakukan setelah ambil nafas atau setelah buang nafas ?
Kalau tahan nafas dilakukan setelah ambil nafas, maka kita susah turunnya kecuali pemberatnya banyak, dan kalau tahan nafas dilakukan setelah buang nafas resikonya paru2 bisa collaps karena pengaruh tekanan.
Jadi mending biasa aja nafas, hanya saja buang nya lebih panjang dari hirupnya.

Kalau tahan nafas di kedalaman yang sama untuk ngatur bouyancy itu boleh2 saja. Sesungguhnya tahan nafas itu syah2 saja asal tidak tahan nafasnya pada saat naik permukaaan karena itu berbahaya.
Dibuatnya aturan atau semacam kesempatan untuk tidak boleh tahan nafas saat menggunakan peralatan scuba itu maksudnya, pertama demi keselamatan, kedua untuk membiasakan diri karena orang kalau udah masuk air cendrung akan tahan nafas, nah kecendrungan ini yg mesti dirumah sehingga orang tidak tahan2 nafas kalau nyelem karena akan berbahaya kalau tanpa sadar terus meluncur ke permukaan.

Kalau soal ambil nadas dari octopus saat snokeler menyelam, boleh2 saja asal saat naik dia buang tus nafas sampai permukaan, tetapi ini tidak di anjurkan krn beresiko.
Begini, jika orang snorkeling menyelem (skin diving), saat dia turun paru2 nya akan mengempis akibat adanya tekanan, dan saat dia naik ke permukaan maka paru2nya akan kembali ke ukuran normal, jadi ini tidak masalah, paling2 bisa kenal shallow water blackout akibat kelamaan dalam air sementara persediaaan oksigen dalam tubuh udah dibawah normal.
Nah kalau si snorkeler ini menyelam, lalu ambil nafas dari octopus teman, maka saat itu volume paru2 akan menjadi normal di kedalaman itu, dan begitu akan naik ke permukaan, itu paru2 akan mengembang, celakanya kalau lupa buang nafas atau buka saluran pernafasan pada waktu naik itu, maka terjadi lah lung over expansion (paru2 pecah) begitu nyampe permukaan.
Tapi semua ini tergantung kedalamannya, kalau cuman 1 meteran ya tak apa, tapi kalau 5 atau 10 meter, mending jangan deh..

Om hantu :lol: , pls silahkan dilanjutkan...hahaha

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Nov 25, 2009 4:32 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Sep 28, 2009 7:47 pm
Posts: 75
mau tanya inh,kenapa kalo dive trus nafasnya diirit-irit dampaknya kepala saya lgsg pusing ya???

ada tips ga dari temen2 disini gimana cara ngatur nafas yg baik biar buoyancy kita stabil (ga naik turun)..thanks... :D


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Nov 26, 2009 10:17 am 
Offline
User avatar

Joined: Sun Feb 22, 2009 9:01 pm
Posts: 623
Location: SuNda KeLaPa
@ Madha : hmm..kl bisa nafas jangan irit2...pasti pusink..karena asupan O2 k otak beda sama normalnya...coba kl kamu d darat juga tahan napas or ngirit napas..sama juga kan pusink ?? coba biasain aja nafas biasa...jangan terlalu pikirin musti irit...enjoy the view...atur angin d bcdnya juga....yg pasti musti sering2 divingnya..jadi lama2 gampang nemu titik bouyancy nya...

gue ga isa jelasin secara tehnik seh..tapi ini dari pengalaman sendiri aja...hehehe... (padahal diving juga blun pro >.<" ) :lol:

silahkan loh para enior2 yang laen nambahin....

_________________
|-JoeY-|
--------------------
" LooK dEEp InTo NaTuRe, U'LL UndeRsTaNd ThiNgs BeTTeR "


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 30, 2009 2:44 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
madha wrote:
mau tanya inh,kenapa kalo dive trus nafasnya diirit-irit dampaknya kepala saya lgsg pusing ya???

ada tips ga dari temen2 disini gimana cara ngatur nafas yg baik biar buoyancy kita stabil (ga naik turun)..thanks... :D


Emang napasnya diirit-irit kenapa? Ada standard voucher isi ulang yaaaa.... :lol:

biasa-biasa ajaaa, jangan diirit-irit, jangan pula diboros-borosin hihihi....

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Dec 02, 2009 10:04 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
madha wrote:
mau tanya inh,kenapa kalo dive trus nafasnya diirit-irit dampaknya kepala saya lgsg pusing ya???

ada tips ga dari temen2 disini gimana cara ngatur nafas yg baik biar buoyancy kita stabil (ga naik turun)..thanks... :D


GIliran om Hantu Laut tuh mesti jelasin... gw capek nulis nya...hahaha
Emang di OW class kemarin nggak dijelasin ya..., siapa tuh Instructor nya,, :roll: :roll:

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 38 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: