forumselam.com
http://forumselam.com/

Nusa Lembongan incident
http://forumselam.com/viewtopic.php?f=17&t=4679
Page 1 of 3

Author:  >Gyo [ Sat Feb 15, 2014 10:42 am ]
Post subject:  Nusa Lembongan incident

http://regional.kompas.com/read/2014/02 ... .Lembongan

Ada yang tau ceritanya?

Author:  >hantulaut [ Sat Feb 15, 2014 12:16 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

bli nicky mola-mola yg ngerti detailnya. yg saya tau cuma 4 diver jepang & 2 dive guide jepang dari dive operator yellow dive. per siang ini belum ada kabar kalau sudah ketemu :sad:

Author:  >gharonk [ Sat Feb 15, 2014 1:39 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Bli hantulaut,

Ada kesepakatan antar dive center/operator ngga sih di Bali untuk membuat prosedur bersama atau setidaknya perjanjian kerjasama saling menguntungkan (mutual agreement), misal jika 1 jam dicari belum ketemu selekasnya menyebarkan informasi guna pencarian bersama?

Prosedur atau mutual agreement ini penting agar penanganan kasus emergency tidak terlambat. Jadi alih alih saling menyalahkan, malah saling membantu yang lebih diperlukan dan dilakukan hingga korban ditemukan atau dipastikan nasibnya. Barulah setelah itu dilakukan incident investigation.

Sekali lagi turut prihatin dan berharap mereka semua ditemukan dalam keadaan selamat

Salam
Darmawan A Mukharror
http://www.sharkdivingindonesia.com

Author:  >Surya Prihadi [ Sat Feb 15, 2014 4:27 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Berita tak bagus neh.... :sad:

Jika benar kata Om Hantu via BBM, bahwa lokasi adalah Sakenan di N-Lembongan dan bahwa Sakenan di peta dive spot di bawah ini benar posisi nya...
http://www.bali-serangan.com/English/sm ... sites.html
... dive spot seperti Sakenan itu, rawan arah arus 2 arah , yg bisa salah baca saat di permukaan dan di bawah air
atau bisa sangat cepat si arus jika diver merayap terlalu ke timur arah selat.
Ini analisa saya berdasarkan dari tengok G.E. Saya tak tau lokasi ini.

Toh arus di selat Bali cuma 2 arah, ke utara atau ke selatan. Saat arah arus ke selatan dan hajar Sakenan,
bisa split ke timur atau barat, tergantung topography nya di UW.

Image


Jika semua diver hilang sekaligus, serem mikir nya..............

LOW PROBABILITY - Semua kena down current dan gugur karena kedalaman

JIKA, angin kuat alias badai turun dan diver masih di air............wele2.....macam mana mau tengok diver yg naik ?

OTHER - Kapal gagal tengok diver naik, karena naik kejauhan dari lokasi awal turun, lalu hujan pulak dan ombak
pulak. Karena Bali lagi low season, traffic kapal yang sedikit membuat kemungkinan "kebetulan" di jemput/tolong
kapal lain jadi tipis.


Kalo lihat secara dekat Sakenan, di mana boat pada ngumpul di image bawah ini
Image

Jika diver ambil ke kanan ( timur ) dari tempat parkir kapal, jika arus menguat, pada 500 meter terhitung dari area
jangkar boat saja itu sudah pasti arah arus ke selat Penida.


Ini lokasi kelihatan banget arus nya ternyata split dua di area parkir boat.
Panah hijau adalah kapal yang bow nya ke arah timur, artinya kapal ini ke dorong arus yang ke arah barat.
Panah merah adalah kapal yang bow nya ke barat, artinya kapal ini ke dorong arus yang ke arah timur.
Image


Sakenan ini tanjung sebenarnya, tapi tak tajam ajah.
Saya pernah ke Lembongan 13 tahun lalu diving saat millinium 2000, tapi tak ingat lokasi apa saja, kecuali saya
tau sempat drift di depan floating barge, entah milik QuickSilver ato Bali Hai ato siapa gitu. Guide bawa float saat
itu , segede BayWatch punya float dan selalu berkibar itu float di permukaan sambil kita drift...maka aman.

Semoga para diver ini sanggup nyangsang di daratan mana gitu, atau di tanjung nya Nusa Ceningan kek dan
terselamatkan.

Selat tersempit 750 meter lebar nya antara Ceningan dan N-Penida.
Panjang selat 5.5KM, jika ada yang berani buang BCD dan paksakan berenang ke daratan, masih bisa loh.

Kalo hanyut nya dari Sakenan ke barat sih berat deh ke selat bali yang lebar gitu, tapi itu shoreline Sakenan ke
arah barat begitu panjang, harus nya aman....asal jangan drift nya super lama ajah dan jangan hujan lebat.

Mari kita doakan biar selamat dah mereka...
Cape nih berita buruk melulu di N-Penida Island group.

Tetap ingat, jika ini diver semua hanyut dan tak ada yang tumbang di UW, radio dan senter bisa berkesempatan
selamatkan mereka. Tak akan bosan saya ulangi untuk ingatkan kawan2....pake radio euyy.
.

Author:  >gharonk [ Sat Feb 15, 2014 4:34 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Ulasan super mantap Mbah...

Kabar terakhir satu diver ditemukan sudah tak bernyawa, seorang perempuan. Sisanya 5 diver diver perempuan dan satu laki laki belum ditemukan.

http://timesofindia.indiatimes.com/worl ... 443813.cms

Semoga segera ditemukan semua divernya, dan semua semua stakeholder mengambil hikmah dan belajar dari kejadian ini

Salam
Darmawan Mukharror
http://www.sharkdivingindonesia.com

Author:  >aria4m [ Mon Feb 17, 2014 6:46 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

baca detik.com sore ini katanya 5 orng selamat, cuma bingung beritanya masih simpang siur, yg lalu katanya ditemukan 1 meninggal. di berita detik 5 orng selamat dan 2 masih dicari.. jumlahnya 7 atau 8 yah.. daftat namanya 7 orng jepang..

ada yg bisa mengkonfirmasi beritanya.. ??

Author:  >Gyo [ Mon Feb 17, 2014 6:50 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Denger2 tinggal 1 yang belom ketemu.. Pengen tau cerita lengkapnya nih kalo ada yang tau kejadiannya. :?

Author:  >gharonk [ Mon Feb 17, 2014 7:16 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Berita terakhir AFP yang dilansir yahoo menyatakan mereka terpindahkan sejauh 20 km dari tempat terakhir diving selama 3 hari

http://news.yahoo.com/japanese-divers-found-alive-going-missing-bali-085009443.html

Semoga sisanya ditemukan selamat

Salam

Author:  >william [ Mon Feb 17, 2014 10:42 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Dari artikel link Bro Gharonk diatas, ada terselip informasi ini...

"But Bali province search and rescue chief Didi Hamzar told reporters on Sunday he had received information that the skipper had run out of fuel at some point, and had to refuel before heading to the agreed meeting spot."

Boat seharusnya tidak boleh meninggalkan diver2 yg lagi dibawah kan? Apalagi misalnya, pas diver muncul diakhir penyelaman, lihat sekeliling, kaga ada boat terlihat... Serem

Tapi, divesite ini kelihatan bukan openwater, dipinggiran pulau, masih mendinglah kali ya?

::

Author:  >Christo del Mar [ Tue Feb 18, 2014 8:16 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Numpang sharing, info dari rekan-rekan yang terlibat dan salah satu survivor.

1. Tgl 14 Feb, 7 divers (all japanese, 5 tamu dan 2 instruktur yang sudah lama di bali), mereka turun dive ke-3 antara jam 1-2 siang, lokasi Mangrove- Nusa Lembongan. Kondisi surface normal, cloudy sky. Arus mild di awal penyelaman, setelah bbrp lama (menurut berita 20 menitan) mereka abort dive karena arus jadi super kencang. Semua surfaced normal, kondisi berubah sekejap jadi hujan deras dan badai angin, visibility di permukaan air cuma 15m. Boat tidak terlihat.

2. Info dari boat lain yang "numpang" mooring buoy waktu group divers Jepang ini turun, boat mereka ini ada sekitar 40 menitan masih mooring dan tidak lepas, termasuk pada saat hujan deras. Sampai diingatkan oleh kapten boat lain" eh kamu lepas mooring cari divermu, kan udah lama turunnya" (maksudnya sudah aturan main boat captain yang kenal area setempat, kalau normal dive plan itu mereka nggak akan mooring lebih dari 15-20 menit, sudah harus lepas tali dan nge-drift sesuai arus supaya masih dalam jarak dan arah yang ideal dengan diversnya.

3. Kebayang kan, 20 menit divers abort dive, surface kosong karena hujan deras, boat mereka masih mooring aja. Hanyutlah mereka.

4. Mereka hanyut bareng, sampai satu saat satu orang terpisah karena coba berenang mengejar tug boat yang kebetulan dekat mereka. Malam itu mereka di laut selatan Lembongan.

5. Besoknya tgl 15 Feb (kurang jelas jam berapa), mereka terdampar di teluk kecil di timur Manta Point. Ini tebing tinggi tanpa pantai, hanya batu-batu besar dan tajam dan swell besar. Mereka berjuang naik, 4 berhasil naik ke batu2 besar di kaki tebing, sedangkan diver yang sudah senior (59 thn) tidak kuat naik. Satu instruktur turun menemani si diver yang sudah tua ini, dan mereka hanyut lagi karena ombak besar.

6. Satu diver yg terpisah ternyata bisa naik juga di area berdekatan. (salah satu instrukturnya). Ini yg belakangan diangkut/evakuasi dgn helicopter.

7. Tgl 17 Feb jam 4 sore, rekan kita melihat warna mencolok di salah satu tebing, ternyata bagian dalam wetsuit salah satu diver (wetsuitnya dibalik) yg sengaja digantung di batu untuk SOS. Singkat kata, 5 divers ini berhasil dievakuasi (dramatis sekali dengar ceritanya, karena kondisi tebing tinggi, angin dan ombak besar) dan tiba di pantai Sanur jam 8 malam.

8. Hari ini tgl 18 Feb, diver senior ditemukan sudah tewas di perairan antara Nusa Dua dan Pulau Serangan. Jadi arusnya kembali lagi ke pulau Bali, setelah sebelumnya mereka ditarik ke timur Penida.

9. Diver yang masih hilang adalah pemilik sekaligus instruktur dive centernya belum ditemukan, Pray for the best.

Author:  >Christo del Mar [ Tue Feb 18, 2014 8:23 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Mangrove ini kalau drift keasikan dan lupa surface ke shallow reef, ketemunya Blue Corner. Pernah denger Blue Corner kan?

Jadi memang dive site tricky, guide harus tahu batasnya di area reef tertentu musti sudah naik. Patokannya sebenarnya mudah, Mangrove penuh coral dan ikan, di ujungnya coral mulai habis, itu udah dekat Blue Corner, yang topografinya berubah total jadi tanjung dengan wall dan overhang, arus pecah dua utara selatan dan down currentnya kalau keluar amit2.

Author:  >Gyo [ Tue Feb 18, 2014 10:56 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Coba sharing juga, tulisan dari teman, Thea Octopus.. Kira2 mengkonfirmasi yang dibilang sama om Christo:





Jujur, pediiih sekali mengetahui ada kejadian lagi....dan lagi. LAGI?????
Ya....aku terkejut, mendengar berita buruk. Berita duka bagi dunia peselaman. Khususnya dunia peselaman Bali, Nusa Penida dan sekitarnya. Lantas, aku hanya bisa terhenyak, seolah menonton tragedi semacam itu. 7 diver hilang,di salah satu perairan yang dikatakan 'the best in the world' . OOoohhhh...
Nyawa...seakan lalu begitu saja. Seolah tak ada yang dapat aku lakukan.
"Tak bisa! tak boleh seperti itu!!!" teriak hatiku.

Benar teman, musibah itu siapa yang sanggup elak?
Tapi andai kita kembali kepada aturan, prosedur, dan berbagai pelajaran atas keadaan lapangan, akan membuat kita menjadi bijak. Kenapa harus mendekati pencobaan, kalau kita bisa menghindarinya?

Tulisan ini aku dedikasikan kepada semua teman instruktur diving, apapun badannya. Di manapun kalian berada. Kepada teman-temanku dive master, dari manapun kalian berasal. Juga semua teman diver dunia. Serta secara khusus untuk para sahabat diver di Nusa ( Penida, Lembongan,Ceningan )
Hanya sebuah analisa, dari realita peristiwa. Semoga bermanfaat.

Data berkata : ( sumber berbagai media massa )
7 diver berkewarganegaraan Jepang berangkat diving ke Nusa Penida.
2 instruktur ( atau dive master , atau instruktur dan dive master, datanya simpang siur ) bersama 5 diver ( entah level apa dan log berapa )
Mereka melakukan 3 kali dive di 3 lokasi berbeda. Pertama, Lokasi Manta, mungkin Manta Point atau Secret Manta. Setelah itu, Crystal Bay. Saat ini, 'komposisi Manta-Crystal' (istilah yang biasa disebut oleh local diver dan para operator selam Bali) merupakan komposisi spot terlaris dan sangat populer di
3 sister island ini. Peselaman 1 dan 2 aman. Peselaman ke 3 dilakukan di divespot Mangrove, data menyebutkan saat itu memasuki sekitar jam 13.00 wita. Keadaan hujan dan angin. Dan setelah ketujuh peselam yang semuanya wanita itu tenggelam memasuki perairan Mangrove,Kapten kapal sewaan 'Ocean Express' dari Serangan -Agus Tinus dan Gede Sukadana- tidak berhasil bertemu lagi dengan mereka.
Kemanakah para diver ini?

Analisa,
Beberapa kemungkinan :

Berhubungan dengan latar belakang permasalahan:
Mereka turun di pelampung tempat biasanya para diver turun, memulai peselamannya. Saat itu memang cuaca tidak menentu. Angin keras, hujan kurang lebih 20-30 menit. Jika membaca tide chart ( Official Bali tide chart,www.indosurf.com.au ) hari itu adalah purnama -1 ,pada jam 13.00 ke 14.00 di : 1.62, 1.30 terus turun sampai 0.97 dan 0.78. Artinya perairan Mangrove cukup berarus. Peselamannya menjadi peselaman arus (drift dive).

Yang menjadi masalah adalah, dengan cuaca seperti itu ,bila dive leader tidak menguasai medan bawah airnya. "Pemetaan area/paternnya sangat penting!"tandas beberapa teman DM lokal di pulau. "Kapan dan di mana ia harus mengakhiri peselaman,jauh lebih penting. Biasanya mereka hanya tahu 'entrynya' saja." Jika keadaannya seperti itu,mereka akan dibawa sampai ke spot berikut yang bernama : Blue Corner. Karena ujung dari Mangrove adalah pintu dari Blue Corner.
Nah, untuk spot yang satu ini, semua teman diver Bali pasti tahu artinya. Bahkan diver profesional Indonesia pasti tahu nama Blue Corner. Kadang,nama itu menjadi 'mengerikan' karena sudah menelan korban yang cukup banyak dengan beragam kasus. Sekaligus menjadi daya tarik yang kuat untuk para petualang sejati yang sangat ingin tahu seperti apa sih, Blue Corner itu. Yang pasti, bagiku Blue Corner itu aneh dan ajaib. Kadang tenang dan bening seperti kolam , tapi di saat lain arusnya 'ampuuuunn' Kadang penuh dengan beragam ikan besar kecil. Sebutlah mola, potato cod grouper besaaaaar sekali, pari burung, bullray,stingray, penyu, shark, bahkan schooling mola ( schooling: sekelompok ikan yang berenang bersama-sama ) Suatu hari para peselam takjub bertemu dengan mola dalam jumlah puluhan. "Mungkin sekitar limapuluhan ,"ujar Rudi Hartana Dive Master Lokal dari Lembongan Adventure,sambil memperlihatkan videonya padaku sekitar bulan Juli tahun 2012. WoW!!! ( belum pernah dengar kan? Karena schooling mola belum pernah terdengar ada di tempat lainnya ) Tapi kadang Blue Corner bisa kosong dan sepi...Contournya yang aneh dengan arus yang tak pernah dapat diperkirakan, membuat Blue Corner jadi site andalan bagi diver yang berpengalaman (expert, experienced diver) Operator Lembongan dan Penida menetapkan batasan logdive minimal untuk para peselam yang ingin mencoba Blue Corner, antara 50-100 dives. Bahkan ada diver asing yang setiap tahun tak pernah absen kunjungi Lembongan, biasanya tinggal sebulan di sana hanya untuk menyelam serta membuat video di Blue Corner. Blue Corner saja. Tidak ada dive spot lain.

Di sebuah buku, maaf lupa judul dan pengarangnya ( yang pasti penulis bule ) menjuluki Blue Corner : Jurassic Parknya dunia diving. Buku itu mengatakan Blue Corner dapat menjadi dive terbaikmu, dive terburukmu, bahkan bisa menjadi dive terakhirmu. Contour Blue Corner itu unik,seperti sebuah sumur besar, atau lebih tepatnya lembah yang tepiannya tebing berlekuk-lekuk...serta bertingkat. Dari 5 meter slope sampai kedalaman 20 m. Dari 20 m-30m wall/tebing. Semacam palung berdasar pasir putih. Ada area flatnya. Tampak seperti sungai di kedalaman. Lantas dari 30-40m wall lagi ke kedalaman. Arus Blue Corner menuju ke laut lepas. Andai keadaannya sedang surut,cenderung terjadi 'down current', arus kuat yang menarik/menyedot ke bawah. Blue Corner juga terkenal dengan arus putar. Arus apapun namanya ada di Blue Corner. Kapan datangnya? sering mendadak, tak dapat diprediksi. Jika dari pasang tertinggi akan berubah surut, arusnya cenderung berubah arah. Biasanya kalau masih pasang ,arahnya menuju laut lepas (laut Bali) antara Nusa Dua dan Lembongan. Tapi kalau surut, menuju arah Mangrove }

Mereka tetap memutuskan menyelam ketika hujan dan angin sekalipun. Kemungkinannya adalah kelima tamu peselam Jepang ini expert. Sehingga pemimpin memutuskan itu. Sebenarnya situasi dan kondisi berkaitan dengan cuaca adalah hal pertama yang jadi pertimbangan setiap pemimpin peselaman/dive leader/dive master. SOP ( Standard Operation Procedure ) kerapkali diabaikan di lapangan untuk kepentingan tertentu. Dan yang harus menjadi catatan para peselam yang ingin menyelam di Nusa adalah: 2 KALI DIVE SEHARI,cukup dan enak. Kebanyakan dari operator lokal di Nusa hanya menyelam dua kali sehari dan pada waktu terbaik ( best tide ) artinya menyelam pada batasan (range) tidak ada arus. Setiap hari berubah, 'best tide' hanya sekitar 4-6 jam saja. Sehingga sukar untuk membuat dive ke 3 di dalam batasan waktu itu. Dari data yang ada hampir tidak ada kecelakaan yang dialami oleh operator lokalan Nusa ( Ada 1 kematian instruktur dari Swedia yang tinggal di Lembongan, tapi penyebabnya adalah serangan jantung ) Kebanyakan operator lokalan Nusa menolak permintaan 3 dives sehari. Karena sangat mengerti apa artinya.

Berhubungan dengan kecelakaan.
1. Arus dalam dan kencang.
Kemungkinan faktor ARUS jadi 2 pemikiran.
Seandainya mereka turun dari ujung Mangrove menuju Blue Corner, dan pemimpinnya tidak menyudahi peselaman di ujung Mangrove....artinya bablas,keterusan menuju Blue Corner. Kemungkinan mereka berhadapan dengan berbagai masalah arus.

ARUS DALAM.
Seandainya mereka terseret sedemikian kencang di dalam, di luar kemampuan manusia untuk bertahan, SOP mengatakan harus naik. Masalahnya adalah SKILL ,apakah skill mereka cukup untuk keluar dari permasalahan arus kencang tersebut. Hanya diver berpengalaman yang kemungkinan tenang menghadapi situasi semacam itu. Kalau mereka tenang, kemungkinan masih bisa naik secara bersama-sama. Kalau tidak, kemungkinan berpencar menyelamatkan diri sendiri.

DOWN CURRENT.
Andai mereka terkena arus bawah/down current, masakan semuanya-ketujuh diver itu- kena? Karena kecenderungan arus semacam itu biasanya hanya menarik satu atau dua orang saja. Tetapi andai itu terjadi di kedalaman, dive leader dan diver temannya yang melihat akan down/shock. Tentunya keadaan kejiwaan seperti itu di kedalaman dengan berbagai keterbatasan dan tantangan akan menggerogoti nalar serta ketenangan mereka. Sementara dalam situasi sulit demikian dibutuhkan ketenangan luar biasa sekaligus solusi untuk 'keselamatan'

2. Kemungkinan ke dua,adalah kapal yang terlambat menjemput. Andai mereka naik di area Blue Corner, kemungkinan mereka tidak naik di jajaran terumbu karang di tepian Blue Corner. Perkiraan arus dengan kondisi purnama minus 1 hari dan jam 14.00-15.00 cenderung keras. Apalagi setelah angin keras dan hujan. Kemungkinan arus yang berubah arah atau berputar, besar sekali. Dan kondisi seperti itu membutuhkan bantuan cepat. Seandainya mereka sudah berhasil naik ke permukaan. Salah satu kemungkinan ialah mereka naik di tengah Blue Corner,artinya masuki pusat arus. Dalam waktu singkat mereka akan terseret ke laut lepas. Bisa ke arah mana saja. ( Pernah suatu waktu, kasus kehilangan semacam itu, korban ditemukan beberapa hari sesudahnya oleh nelayan di perairan Banyuwangi, Jawa Timur.)

Mengapa kapal terlambat menjemput?

Posisi lokasi ujung Mangrove,pintu Blue Corner pada sekitar pukul 15.00 dan posisi matahari menjelang turun, menyilaukan pandangan kapten dengan posisi kapal datang dari arah timur ke barat. Dari arah Mangrove ke arah Blue Corner. Seandainya mereka terapung di sana,kapten tidak dapat melihat mereka. Sukar sekali mencari kepala manusia berupa titik-titik hitam di permukaan air.

SARAN, khususnya bagi teman-teman peselam serta para pemimpin selam:
@ selalu berdasarkan SOP, kembali kepada SOP dan taat.
@ selalu menyelam bersama LOCAL DIVER! ( jujur banyak peselam yang merasa rugi kalau harus membayar 'lebih sedikit saja' dengan menggunakan jasa pemandu. Kalau bisa sendiri, kenapa harus bayar? Akibatnya? Daftar rangkaian kecelakaan di dunia selam bertambah panjang ) siapapun kita, instruktur sekalipun....selalu butuh peselam lokal yang paling mengetahui seluk beluk daerah peselamannya.
@ buat perencanaan yang benar,matangkan itu dan selalu lakukan peselaman sesuai dengan rencana. Selalu koordinasikan rencana peselaman kita dengan kapten kapal beserta segala kemungkinan kondisi 'darurat'nya.
Banyak sekali yang abaikan masalah ini.
@ selalu briefing sebelum melakukan peselaman. Sebagai pemimpin, briefing dengan tegas dan jelas beserta segala kemungkinannya. Sebab kita bermain di alam yang selalu berubah.
@ kapten dan boatmen juga harus waspada. Bukan santai menunggu,tapi mengikuti gelembung peselam kemana pun mereka pergi. Prosedur ini terlalu sering diabaikan. Proses pelaporan juga berjalan sangat lambat di lapangan.
Seorang teman DM lokal di Jungut Batu melintas, saat kejadian. Tetapi kapten Ocean Expres diam saja tak meminta bantuan. Dia tak tahu ada kejadian.
@ bagi para pemimpin selam, jangan pernah memaksakan sikon, cuaca, untuk sebuah kesenangan, permintaan langganan sekalipun. Pemimpinlah yang tahu benar arti semua sikon itu dan akibatnya kalau pemimpin keluar dari SOP
@ pesan khusus dari teman-teman operator di Jungut Batu dan Lembongan, jika ada kejadian cepat sampaikan. Tak kurang dari 15 operator selam berpusat di Nusa Lembongan. Andai segera, kemungkinan pertolongan dari puluhan instruktur, dive master dan kapal-kapal lokal dapat segera menolong menyelamatkan.

Semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua, para peselam , pelaku bisnis selam, pemandu selam. JANGAN PERNAH TERJADI LAGI!

Salam selam,
Thea GS,
Instruktur ADS International Indonesia (62.01.4-016-INST.3)
Octopus Dive Nusa Penida (satu-satunya operator selam lokal di Nusa Penida)

Author:  >wisnu [ Sat Feb 22, 2014 10:03 am ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Ada postingan mengenai penggunaan PLB dan boat yg sangat menarik dan sangat comprehensive di scubaboard http://www.scubaboard.com/forums/accidents-incidents/476399-7-divers-missing-off-indonesian-island-19.html post # 181.

Member forum selam yang rajin baca artikel berkaitan dengan safety harusnya tahu siapa penulis postingan ini. ... tidak susah untuk meng identifiksai seseorang di Indonesia yang punya ilmu seperti ini dan mau sharing kesiapapun.

Silahkan Tebak ...

Author:  >Gyo [ Sat Feb 22, 2014 12:20 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

Baru baca par. 1 aja uda ketebak.. Hehehe

Author:  >ditajong [ Sat Feb 22, 2014 3:41 pm ]
Post subject:  Re: Nusa Lembongan incident

wisnu wrote:
Ada postingan mengenai penggunaan PLB dan boat yg sangat menarik dan sangat comprehensive di scubaboard http://www.scubaboard.com/forums/accidents-incidents/476399-7-divers-missing-off-indonesian-island-19.html post # 181.

Member forum selam yang rajin baca artikel berkaitan dengan safety harusnya tahu siapa penulis postingan ini. ... tidak susah untuk meng identifiksai seseorang di Indonesia yang punya ilmu seperti ini dan mau sharing kesiapapun.

Silahkan Tebak ...


Gak usah baca jg kynya tau siapa orangnya krn anggota forsel yg tau PLb hanya beberapa kan hahaha. Kalo sampe brani nilis di scubaboard ttg plb tuh panggilannya udah wajib Mbah dah hahaha

Page 1 of 3 All times are UTC + 7 hours
Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group
http://www.phpbb.com/