It is currently Tue Oct 24, 2017 2:00 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 19 posts ]  Go to page 1, 2  Next
Author Message
 Post subject: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 4:33 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
Dear all member para sepuh di forsel..
Izin sharing,

Ane Diver dgn log sudah 50+, mau sharing pngalaman diving kmrn di spot yg udah sering bgt ane sambangi akhir2 ini baik dgn tabung scuba maupun freediving,
Singkat cerita kita diving dengan Viz 20+,arus hampir tidak ada, masuk dari boat, spot di tanjung pelabuhan Tenau NTT.
Yg jadi pngalaman gak terlupakan adalah, stlh diving ane mimisan, kepala pusing,muka panas dan nyeri,gigi seperti berubah posisi serta semua keluhan tetap terasa tidak berkurang sakit ny selama seminggu.
Setelah ane review di kostn, kmungkinan ada miss equalize di kedalaman 8-10 ktika descent dan ascent.

Stlh konsultasi dengan neurologist yaitu Emak ane sndiri,ane di vonis kena Bell's Palsy atau Kelumpuhan Syaraf Wajah.
Dan diminta stop diving hingga benar2 pulih..

Bbrp info ttng Bell's Palsy ini yg ane rangkum hasil dari browsing :

Bell's palsy adalah kelumpuhan dari syaraf muka yang tidak diketahui sebabnya. Syaraf muka adalah syaraf yang mengontrol otot-otot pada sisi muka. Ia mengizinkan kita untuk menunjukan ekspresi, senyum, menangis, dan kedipan. Luka pada syaraf muka menyebabkan kerusakan fisik yang menghancurkansecara sosial dan psikologi; perawatan mungkin memerlukan rehabilitasi yang ekstensif atau prosedur-prosedur yang berkali-kali. Syaraf muka adalah syaraf yang ketujuh dari dua belas syaraf-syaraf cranial. Setiap orang mempunyai dua syaraf muka, satu untuk setiap sisi muka. Syaraf muka berjalan dengan syaraf pendengaran ( syaraf cranial kedelapan ) ketika ia berjalan didalam dan sekitar struktur-struktur dari telinga bagian tengah. Ia keluar meninggalkan bagian depan dari telinga pada stylomastoid foramen ( sebuah lubang pada dasar tengkorak ), dimana ia kemudian berjalan melalui kelenjar parotid. Pada kelenjar parotid ia membagi kedalam banyak cabang-cabang yang menyediakan fungsi motor untuk beragam otot-otot dan kelenjar-kelenjar dari kepala dan leher.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 4:44 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
Keluhan setelah 2 minggu dive yg masih ane alami adalah :

Kepala pusing dan nyeri setengah (sebelah kiri)
Hidung sebelah kiri mati rasa,
Telinga sebelah kiri kurang mendengar,
Daerah skitar mata kiri,pipi kiri, bibir kiri dan graham atas bawah mati rasa..

Pengobatan yg sedang ane jalani :
Prednison 3 kali 4 tab
Metycobalamin 2 kali 1 tab
Neurobion 2 kali 1 tab
Paracetamol/panadol 2 kali 1 tab.

Pesan berharga untk para Diver di forsel, Equalize sesering mungkin untuk menhindari kecelakaan danhal2 yang tidak diinginkan untuk hobby brharga yg kita sukai ini.
Tetap junjung tinggi safety, safety stop,safety diving dan safety-safety yg lain..hehehe,


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 5:32 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
Video diving ktika ane kena Bell's Palsy,

http://youtu.be/ZsJ-R55_64E

Tapi ane jadi camera-man ny,yg jadi pmeran utama ny bini belahan hati,.
Monggo klo mau diliat,klo skalian mau ng-rate video ny,ane ucapkan bnyk terima kasih..


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 5:50 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri May 17, 2013 10:49 am
Posts: 76
Location: Jakarta
Turut prihatin dengan kejadian yang dialami, Mas.. Tapi, ngomong2, jadi penyebab utamanya itu kenapa ya? Apakah freedive setelah scuba diving atau gimana? :-o


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 6:26 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
semoga cepat sembuh, dan bisa pulih kembali

saya pernah dengar kasus serupa, tapi beda penyebab, bukan karena diving, tapi akibat kelelahan sehabis berolahraga kemudian terkena udara malam (biasanya yang kena pengendara motor dengan helm half face)

menurut penjelasan sih, memang ada gangguan di syaraf muka

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 11:51 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
Gyo wrote:
Turut prihatin dengan kejadian yang dialami, Mas.. Tapi, ngomong2, jadi penyebab utamanya itu kenapa ya? Apakah freedive setelah scuba diving atau gimana? :-o


Kemungkinan besar karena perubahan tekanan yg sangat cepat pada kedalaman tsb diatas, tanpa di barengi dengan Equalize yg baik..
Mungkin karena ane ngrasa sdikit ng-remehin jg sih bos, maklum, diving ny kn di kandang sndiri..

Tp memang sblm pake tabung saat itu,ane bbrp kali turun freedive di kdalaman 10-12 meter.. lalu istirahat setengah jam dikapal, baru nyemplung pake tabung bos..


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 18, 2013 11:56 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
oceanographer wrote:
semoga cepat sembuh, dan bisa pulih kembali

saya pernah dengar kasus serupa, tapi beda penyebab, bukan karena diving, tapi akibat kelelahan sehabis berolahraga kemudian terkena udara malam (biasanya yang kena pengendara motor dengan helm half face)

menurut penjelasan sih, memang ada gangguan di syaraf muka


Thanks sepuh, thread ane udah di tengokin aja ane udah seneng,
Smoga bisa brguna buat diver yg baca jg,
Dan ane bisa cepet pulih supaya cepet nyemplung lg..

Ditunggu japri ny, buat anak2 forsel yg mau nyemplung di NTT atau Alor, ane siap jadi Buddy klo udah smbuh..hehehe


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Wed Jun 19, 2013 12:40 am 
Offline
User avatar

Joined: Tue Sep 15, 2009 3:15 am
Posts: 1396
Location: Katameya Heights
Mudah2an cepat sembuh deh mas,
dan semoga saja jadi pelajaran yang berharga untuk lebih hati-hati.
di video anda saya lihat footage istri freediving - saya nggak tahu apakah ngambilnya dengan free diving juga atau scubadiving. Ini juga mesti dicermati
Saya pernah lihat seseorang scuba diving ngeshoot video freediving dan ikut2an naik juga keatas sampai hampir ke surface dari kedalaman sekitar 10m an.

setelah sembuh ditunggu ceritanya mengenai kupang dan alor
kita sempat merencanakan mau ke Alor bulan agustus ini, tapi nggak dapat tempat di Le Petite Lepa dan alor diver; sdh fully book.

_________________
https://www.flickr.com/photos/wisnupurwanto/


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Wed Jun 19, 2013 8:00 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
ullyrully wrote:
Gyo wrote:
Turut prihatin dengan kejadian yang dialami, Mas.. Tapi, ngomong2, jadi penyebab utamanya itu kenapa ya? Apakah freedive setelah scuba diving atau gimana? :-o


Kemungkinan besar karena perubahan tekanan yg sangat cepat pada kedalaman tsb diatas, tanpa di barengi dengan Equalize yg baik..
Mungkin karena ane ngrasa sdikit ng-remehin jg sih bos, maklum, diving ny kn di kandang sndiri..

Tp memang sblm pake tabung saat itu,ane bbrp kali turun freedive di kdalaman 10-12 meter.. lalu istirahat setengah jam dikapal, baru nyemplung pake tabung bos..


kalo ceritanya begitu, bisa jadi kena DCS mas, microbubbles yg terbentuk terperangkap diantara syaraf muka

Udah consider terapi hiperbarik? Kalo bener seperti dugaan saya itu, harusnya bisa pulih.

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Wed Jun 19, 2013 1:21 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 20, 2007 5:58 pm
Posts: 1052
salam kenal mas ullyrully:

sebelumnya saya ikut prihatin atas kasus yang terjadi. satu hal masih harus disyukuri adalah kasus bell's palsy ini pada umumnya bisa sembuh normal kembali dalam hitungan minggu. ada teman baik yang pernah kena juga walaupun bukan ketika diving dan bisa sembuh normal setelah 1,5 bulan.

saya setuju bahwa bell's palsy penyebabnya ndak jelas. bahkan ada anekdot kalo penyakit itu disebabkan karena 'ditabok setan' :D ada juga yang percaya bahwa itu adalah stroke ringan. tapi semua itu masih asumsi dan sampai hari ini belum ada diagnosa apa yang menyebabkan dan kasus ini bisa terjadi pada siapapun - walaupun sehat walafiat jasmani rohani. teman baik saya yang pernah kena itu malah boleh dibilang kondisi kesehatannya nyaris setara atlet & menjalani pola hidup sehat.

kalau boleh beropini, saya cenderung tidak mengaitkan penyebab bell's palsy ini adalah karena diving ataupun freediving. walaupun dari banyak literatur yang saya baca - beberapa opini mengaitkan hal ini dengan masalah ekualisasi ataupun problem dengan barotrauma - lebih karena pada statistik kasus bell's palsy dan hubungannya dengan scuba diving ini yang masih belum terlalu akurat.

tapi memang untuk urusan ekualisasi, saya setuju kalau ini harus menjadi refleks seorang penyelam - tanpa harus menunggu kuping sakit terlebih dahulu dan dilakukan secara benar & hati-hati.

untuk referensi & bahan bacaan silahkan lihat di link berikut:

http://www.scubaboard.com/forums/archiv ... 17353.html
http://www.aafp.org/afp/2001/0601/p2211.html
http://photobackstory.wordpress.com/2012/09/22/3217/
http://londondivingchamber.co.uk/index. ... ub_cat=123
http://www.hindawi.com/crim/otolaryngology/2012/329536/

selamat membaca :mrgreen:

_________________
BanyuBiru Explorer Indonesia - Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | Dive Training & EFR Training | Halcyon Dive Systems Dealer | DAN Asia Pacific Supporter | W: www.banyubiru.org | F: Banyu Biru Explorers | T: @banyubiru_xplor


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Wed Jun 19, 2013 3:22 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Turut prihatin....

Saya cenderung curiga anda terkena DCS. Saya sangat anjurkan melakukan pemeriksaan dengan neurological assessment hiperbarik.

Gejala yang diceritakan mirip sekali dengan DCS Type I. Bell's palsy adalah salah satu akibat yang disebabkan oleh permasalahan pada syaraf.

Semakin cepat ditangani, semakin tinggi kemungkinan pulih. Tolong jangan remehkan masalah DCS ini, karena DCS bisa saja terjadi pada setiap diver, meskipun hanya menyelam sebentar dan dalam rentang waktu dan kedalaman no decompression.

Untuk semuanya, seandainya setelah menyelam mengalami gejala atau keluhan sejenis, segera lakukan pemeriksaan hiperbarik. Jika anda anggota DAN, dapat segera menghubungi DAN untuk ditangani secepatnya.

Salam,
Rendra

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 12:03 am 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
wisnu wrote:
Mudah2an cepat sembuh deh mas,
dan semoga saja jadi pelajaran yang berharga untuk lebih hati-hati.
di video anda saya lihat footage istri freediving - saya nggak tahu apakah ngambilnya dengan free diving juga atau scubadiving. Ini juga mesti dicermati
Saya pernah lihat seseorang scuba diving ngeshoot video freediving dan ikut2an naik juga keatas sampai hampir ke surface dari kedalaman sekitar 10m an.

setelah sembuh ditunggu ceritanya mengenai kupang dan alor
kita sempat merencanakan mau ke Alor bulan agustus ini, tapi nggak dapat tempat di Le Petite Lepa dan alor diver; sdh fully book.


Nanti klo ke alor japri2 aja bang, siapa tau mudah2n udah sembuh pas di bulan agustus. untuk la petite ny coba sy nanti kontak2 dulu, mudah2 sy bisa carikan slot,kbetulan kenal baik dengan alor dive..
Ktika shoot freediving, sy freedive jg, kbetulan untuk ngirit tabung pas scuba diving.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 11:32 am 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
hantulaut wrote:
salam kenal mas ullyrully:

sebelumnya saya ikut prihatin atas kasus yang terjadi. satu hal masih harus disyukuri adalah kasus bell's palsy ini pada umumnya bisa sembuh normal kembali dalam hitungan minggu. ada teman baik yang pernah kena juga walaupun bukan ketika diving dan bisa sembuh normal setelah 1,5 bulan.

saya setuju bahwa bell's palsy penyebabnya ndak jelas. bahkan ada anekdot kalo penyakit itu disebabkan karena 'ditabok setan' :D ada juga yang percaya bahwa itu adalah stroke ringan. tapi semua itu masih asumsi dan sampai hari ini belum ada diagnosa apa yang menyebabkan dan kasus ini bisa terjadi pada siapapun - walaupun sehat walafiat jasmani rohani. teman baik saya yang pernah kena itu malah boleh dibilang kondisi kesehatannya nyaris setara atlet & menjalani pola hidup sehat.

kalau boleh beropini, saya cenderung tidak mengaitkan penyebab bell's palsy ini adalah karena diving ataupun freediving. walaupun dari banyak literatur yang saya baca - beberapa opini mengaitkan hal ini dengan masalah ekualisasi ataupun problem dengan barotrauma - lebih karena pada statistik kasus bell's palsy dan hubungannya dengan scuba diving ini yang masih belum terlalu akurat.

tapi memang untuk urusan ekualisasi, saya setuju kalau ini harus menjadi refleks seorang penyelam - tanpa harus menunggu kuping sakit terlebih dahulu dan dilakukan secara benar & hati-hati.

untuk referensi & bahan bacaan silahkan lihat di link berikut:

http://www.scubaboard.com/forums/archiv ... 17353.html
http://www.aafp.org/afp/2001/0601/p2211.html
http://photobackstory.wordpress.com/2012/09/22/3217/
http://londondivingchamber.co.uk/index. ... ub_cat=123
http://www.hindawi.com/crim/otolaryngology/2012/329536/

selamat membaca :mrgreen:


Salam kenal jg bang,

Terimakasih buat bacaan ny berguna bgt buat sy, dam mdh2n brguna jg buat yg lain.
Makasih jg buat sepuh2 yg lain yg udah nengokin, ane mrasa di dukung scara moril untk smbuh..


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 12:13 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
Trima kasih buat masukn sepuh2 di forsel,
Karena masukan ny om hendra dan sepuh yg lain..

Ane baru aja periksa di dokter syaraf, yg di rekomendasi oleh teman yang kbetulan dokter ny diver juga..
Jadi week kmrn ane ngga nongol di forum, krn sdang pulang dr Kupang ke Jakarta,

FYi, dengan kondisi seperti ini sangat sulit untk terbang,

Pngalaman terbang yg dirasakan dgn sakit ini kurang lebih ane tulis di bawah,
Ketika landing akan mrasakan nyeri di sinus, mata ,hidung dan gigi serta ada cairan berwarna kuning kemerahan kluar dari hidung serta air mata mengalir deras disaat psawat akan landing, dan nyeri baru hilang ktika psawat ada di darat kira2 10 menit setelah landing.
Karena penerbangan dari Kupang ke Jakarta adalah rute dengan 1 kali transit di Surabaya (Sriwijaya Air), alhasil nyeri yang ane dapat 2 kali
Ktika landing di Surabaya dan landing Jakarta,

Sesampai nya di dokter (ralat : ibu dokter) yang nama ny tidak mau di sebut di forum karena alasan privacy,
Ane melalui serangkaian wawancara dan pemeriksaan,

Ibu dokter menyebutkan sakit ini bukan Bell's Palsy malainkan Trigeminal Neuralgy
Dan Diving bukan penyebabnya, hanya tekanan yg di dapat ketika diving kmungkinan jadi penyebab,
Tekanan yg didapat bisa bukan dari Diving saja, contoh lain : terpukul atau sakit gigi yang sangat hebat sehingga mengganggu syaraf

Tp tetap ane disarankan jgn Diving dulu hingga ada perkembangan lebih lanjut..

Sedikit info tentang Trigeminal Neuralgy :

Trigeminal neuralgia (Nyeri Wajah) ditandai oleh episode singkat nyeri wajah yang kuat, menusuk, seperti aliran listrik. Episode ini terjadi secara spontan atau dapat dipicu oleh sentuhan ringan, gerakan mengunyah, atau perubahan suhu (contohnya dingin). Nyeri sangat singkat sehingga bisa melumpuhkan sama sekali. Sebagai tambahan, kehilangan berat badan adalah umum karena pemicu oral mencegah seseorang yang terkena makan cukup untuk menjaga nutrisi yang cukup.

Bentuk yang kurang umum, disebut “Atipikal Trigeminal Neuralgia", mengakibatkan nyeri yang kurang singkat, konstan, rasa terbakar atau sakit yang membosankan, kadangkala dengan tusukan seperti aliran listrik.

Penyebab

Penyebab kondisi ini adalah iritasi syaraf cranial kelima (syaraf Trigeminal) yang bertanggung jawab untuk memberikan sensasi wajah. Iritasi ini kadangkala disebabkan oleh tumor jinak atau sklerosis multiple, atau yang biasanya dapat dideteksi dengan MRI otak kualitas tinggi.

Pada kasus-kasus besar, bagaimanapun juga, penggambaran otak tidak dapat menunjukkan penyebab iritasi syaraf. Pada kasus demikian pembuluh kecil (biasanya arteri tetapi kadangkala vena) seringkali ditemukan saat operasi menekan akar zona masuk syaraf Trigeminal pada batang otak.

Gejala

Nyeri, yang dating dan pergi, terasa seperti ledakan tajam, menusuk, aliran listrik yang melibatkan pipi, hidung, bibir atas atau rahang. Pada hamper semua kasus (lebih dari 95%), nyeri terbatas pada satu sisi wajah Anda. Nyeri ini dapat bertahan dari beberapa detik hingga beberapa menit. Aktivitas harian umum seperti makan, minum atau menyikat gigi dapat membawa nyeri.

Diagnosa

Jika Anda menunjukkan gejala trigeminal neuralgia, Anda harus melihat dokter untuk memastikan diagnosis. Dokter Anda akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik, dan menanyakan Anda pertanyaan spesifik mengenai nyeri – termasuk serangan, jenis dan factor pemicu. Beliau juga mengatur Anda untuk melakukan penggambaran resonansi magnetic (MRI) otak.

Anda mungkin dirujuk ke ahli bedah syaraf jika memang diperlukan.

Pilihan Pengobatan

Trigeminal neuralgia adalah kondisi yang sungguh dapat diobati.

Terapi pertama terdiri dari obat-obatan seperti Karbamazepin dan Gabapetin. Pada sebagian besar kasus, pengobatan medis efektif.

Jika pengobatan medis gagal atau terbatas oleh efek samping yang signifikan, kami memiliki pilihan operasi yang baik untuk pasien dengan trigeminal neuralgia.Operasi biasanya tidak efektif untuk atipikal trigeminal.

Pilihan Operasi

Dekompresi Mikrovaskular – operasi melalui tengkorak, yang mengangkat atau menyekat pembuluh darah (-pembuluh darah) yang bertanggung jawab menggunakan bedahmikro – metode efektif yang mengobati banyak orang dengan gangguan ini. Ini dilakukan dibawah bius total. Setelah operasi, sebagian besar pasien tidak mengalami mati rasa wajah dan tanpa nyeri, tidak lagi membutuhkan obat-obatan. Itu merupakan operasi besar, dan bukan tanpa bahaya. Sebagian besar komplikasi serius dan membahayakan jiwa terjadi pada pasien berusia diatas 65-70 tahun. Itu kurang efektif untuk pasien yang pernah melakukan operasi lain sebelumnya.

Gangliotomi Radiofrekuensi Perkutan menggunakan jarum khusus dimasukkan ke wajah dan energi panas dihasilkan radiofrekuensi untuk merusak penampilan akar trigeminal preganglionik secara selektif pada rongga Meckel. Itu dilakukan saat pasien sadar dan memerlukan kerjasamanya dan umpan balik akurat untuk meletakkan jarum dengan tepat. Itu menyebabkan mati rasa wajah yang tidak dapat diubah. Pengendalian tepat luasnya luka tidak selalu memungkinkan. Tidak normal, sensasi tidak nyaman gatal, terbakar atau merangkak (20% pasien) dapat menemani mati rasa wajah. Ketika akut (0.3%), mereka menyusahkan pasien seperti nyeri awal mereka, karena mereka dapat hadir terus menerus sebagai rasa sangat terbakar tidak nyaman (bius dolorosa atau analgesia dolorosa) yang tidak bereaksi terhadap pengobatan. Hilang rasa pada divisiTrigeminal pertama membuat kornea tidak mempunyai perasaan, dan meninggalkan pasien pada resiko ulserasi kornea dan dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan.

Chemoneurolysis Gliserol Perkutan juga dilakukan menggunakan jarum dimasukkan pada wajah dan dapat dilakukan di bawah bius total. Biasanya hanya terdapat kehilangan sensori ringan dan gejala sisa okulomotor atau distetik yang langka. Tentu saja, itu memiliki resiko sama dengan meningitis dan cedera jarum salah arah seperti teknik perkutan lainnya. Dibandingkan dengan radiofrekuensi gangliotomi, tingkat timbulnya kembali nyeri lebih tinggi, tetapi ini bukan ketidakuntungan yang signifikan, karena prosedur dapat dengan mudah diulang dan ditolernsi dengan baik.

Operasi Pisau Gamma contohnya pengobatan radiasi dilakukan tanpa membuka tengkorak, menggunakan sinar gamma yang kuat ditujukan pada akar syaraf Trigeminal, telah dilakukan akhir-akhir ini. Namun data perbandingan jangka panjang yang dilaporkan untuk prosedur lainnya kurang. Laporan sejauh ini menyatakan 50-90% penurunan nyeri baik dan 10-50% cukup. Tidak ada data patologi tersedia sehubungan dengan efek menengah dan jangka panjang radiasi dosis tinggi (70-90 gy) pada syaraf yang berdekatan dengan batang otak.

Pilihan operasi tergantung usia pasien, penyakit terkait dan pemeriksaan resiko yang bersedia diterimanya. Untuk sebagian besar pasien “lebih muda”, dekompresi mikrovaskular adalah pilihan terbaik. Pasien lebih muda memiliki kemungkinan menerima operasi lebih baik tanpa komplikasi, dan harapan hidup masa depan lebih panjang yang berurusan dengan masalah yang dapat mengikuti penjejasan perkutan. Mereka juga memiliki resiko nyeri berulang kembali lebih tinggi sesudah prosedur tersebut dan kemungkinan memerlukan lebih banyak pengobatan di masa depan yang mengakibatkan bertumpuknya efek samping meningkat.

Pasien lebih tua (usia >65-70 tahun) memiliki resiko komplikasi bedah meningkat. Tetapi karena harapan hidup keseluruhan lebih pendek, mereka mungkin membutuhkan lebih sedikit pengulangan prosedur perkutan dengan kurang bertumpuknya gejala sisa denervasi.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bell's Palsy
PostPosted: Tue Jun 25, 2013 12:28 pm 
Offline

Joined: Sat Apr 06, 2013 1:53 am
Posts: 12
Location: Kupang, NTT
Sembari menimang2 dan baik buruk nya suatu pengobatan, ane di kasih resep :

Mecobalamin 500 gr , 3 x 1 hari
Neurobion 5000 , 3 x 1 hari
Serta terapi Akupuntur, prkembangan akan di pantau serta di review sminggu skali skalian kontrol..

Demikian,
Smoga bermanfaat bagi forum dan para pmbaca serta pemerhati sefety diving.
Terimakasih,


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 19 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron