It is currently Mon Dec 11, 2017 2:40 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 71 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Fri Nov 05, 2010 12:44 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
:D Wak kik kik kik..... :D
Sudah saya kontak Mas Faishal............mantap, sangat cepat response nya.

Trims yah kepada semua kawan-kawan kita di FS dan Mas Faishal yang mau repot.

Later,
SP

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Mar 11, 2011 2:44 pm 
Offline

Joined: Tue Apr 13, 2010 5:59 pm
Posts: 3
clukindahose wrote:
saya juga membuat trid mengenai PLB disalah satu forum outdor adventure. dikaskus.

jika 15 Hex id milik mas surya di bongkar maka yang akan kelihatan pada sistem adalah sebagai berikut

Protocol : Location
Country code : 366 <USA>
Standard protocol : PLB - serial
Certificate number : 0194
Serial number : 13516

untuk sekarang gunakan sajah 15 Hex ID tersebut sampai masa pergantian plb/ sudah expired.


@cluckindahose
hasil dekode 15 Hex Id-nya beda dengan EPIRB yah, kalo EPIRB ketika di Decode yang keluar:
Country Code (Flag) & MMSI/Call Sign kapal.

tambahan untuk melihat isi Hex Id dari Beacon dapat dilihat disini -> http://www.cospas-sarsat.org/index.php? ... 85&lang=en

ditempatku aku programmer untuk EPIRB Beacon brand McMurdo, Samyung dan GME. kalau untuk PLB nya. pernah aku request PLB programming kit ke McMurdo, tapi mereka bilang mereka yang program disesuaikan import negara tujuan. berbeda sekali dengan EPIRB dimana identitas pengguna (MMSI/Call Sign) masuk kedalam program unit dan dapat diganti programnya (kalau berpindah tangan/kapal) oleh service station tanpa menunggu expire date battery. :)

@cluckindahose / Mas Firman, boleh ya saya kontak untuk tanya lebih lanjut mengenai Beacon hehe penasaran sama sistemnya terutama registrasi EPIRB di Basarnas. :)

Thx, Adi.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Mar 14, 2011 9:31 pm 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Waduh, kalo Mas Adi yang punya alat untuk program ulang EPIRB tetapi tidak bisa program ulang PLB, repot juga yah punya saya kalo mau di country code Indonesia kan ?? hick hick

EPIRB kan untuk kapal laut jadi MMSI nya kudu ada dan itu sekalian akan di pakai di DSC radio VHF nya dan alat GMDDS lain nya. Saya ada radio VHF portable yang DSC capable tetapi kagak punya MMSI jadi kosong dah fungsi DSC nya....sedih deh.

Selama saya punya sudah terdaftar globally dan NOAA masih terima registrasi via email dan masih kasih alien/non-resident pake jasa mereka...aman dah. Semoga masih lama boleh seperti ini :P

SALAM blup blup
SP

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Thu Feb 07, 2013 7:05 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jan 31, 2013 4:06 pm
Posts: 350
Location: Coral Triangle
Postingan lama yang masih berguna banget..
Baru beli nautilus lifeline soalnya,pas banget jdnya..
Bgtu barangnya sampe langsung mw saya daftarkan di basarnas..

Btw, kalo nautilus lifeline bisa kan didaftarkan??di manual instruction saya baca bisa sih..sekalian mohon pencerahannya..

_________________
Eat, Sleep, Dive and Dive

Pin 2357C1BD
HP 085270426789
Email : [email protected]
FB: Benny Dwi Saputra
@mr_beny
Website www.divingatindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Thu Feb 07, 2013 8:21 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
bennydwisaputra wrote:
Postingan lama yang masih berguna banget..
Baru beli nautilus lifeline soalnya,pas banget jdnya..
Bgtu barangnya sampe langsung mw saya daftarkan di basarnas..

Btw, kalo nautilus lifeline bisa kan didaftarkan??di manual instruction saya baca bisa sih..sekalian mohon pencerahannya..


Nautilus Lifeline TIDAK bisa di daftarkan ke Basarnas sebab itu bukan PLB , cuma EMERGENCY signal via DSC dan di Indo izin nya hanya keluar jika ada :
01. Surat kapal laut
02. Surat kapal di pakai registrasi surat radio dan terbitlah MMSI. Ini MMSI kayak ID nya tuh radio ( handphone, PLB/EPIRB/ELT dan telefon satelit juga ada MMSI ) dan registration atau nama dan nomor pesawat radio /Nautilus Lifeline akan numpang sama radio induk di kapal laut tersebut. Jadi kapal laut bisa punya banyak portable radio dan semua numpang sama MMSI induk. MMSI ini bagi yang surat nya ribet begini, akan terdaftar di IMO.

Di USA , karena banyak kapal pesiar, ini di permudah dengan perlu hanya registrasi via BOATUS, dan terbitlah MMSI nya. Baru lah itu tombol distress di Nautilus Lifeline dan semua radio modern yang ada tombol SOS/EMERGENCY akan bisa pakai fungsi tersebut via DSC.

Karena nature dari tombol SOS/DISTRESS itu tidak boleh dipakai main2, maka wajar lah perlu di daftar resmi, kalo kagak se enak udel false alarm akan di kirim, belum lagi kalo yang pake kagak paham fungsi nya....bisa ribet.

DSC = Digital Selective Calling dan main di marine channel 70, tapi digital. kayak SMS lah.

Ini fungsi SOS/EMERGENCY via DSC adalah otomatis transmissi berkala, sampai ada yang jawab. Jadi yang sedang emergency kagak perlu berkoar-koar pencet tombol transmit lagi dan lagi dan bisa selamatkan diri nya.
Karena Nautilus Lifeline ada embedded GPS, maka kordinat itu radio ( korban ) akan juga di transmit di dalam signal DSC tersebut, termasuk nama kapal ( toh registrasi via surat kapal , jadi bukan nama Pak Benny tapi KM Benny :mrgreen: ). Bisa juga di signal via DSC ini di insert tipe emergceny nya kalo di radio besar. Bisa kebakaran, tenggelam dan lain lain, pokok nya harus yang jenis nya LIFE THREATENING, minimal level emergency nya adalah bisa nyawa atau bagian tubuh hilang....pokok nya kritis deh.

Jika kapal penerima sudah lengkap electronic navigation nya dan sudah intergrated, di GPS Chartplotter , akan terbit itu korban , lengkap dengan kecepatan, heading , nama kapal dan nature of emergency nya.

Jadi bottom line adalah = SOS/EMERGENCY itu yang ada di Nautilus Lifeline di Indo sulit untuk di pakai :mrgreen: .

Anyway yang terbaik adalah local rescue. Yah kapal dive boat kita sendiri dan kita lengkapi mereka dengan portable marine VHF tuh ABK nya. Di gantung di leher dan di bawa di perahu karet atau dive boat.

Jadi beli Nautilus Lifeline sendiri tidak cukup. Beli lagi satu ICOm M36 atau M72 untuk ABK. Jangan harapkan kapal ada radio. Apalagi yang mesin tempel model starter tarik tangan, itu mesin kagak ada aki, jadi fixed mounted marine VHF tak akan bisa di pasang. Pada prinsip nya JANGAN PERCAYA sama radio kapal diving, sebab antena nya sering kropos jack nya. Semakin kecil itu dive boat, semakin basah saat kena ombak, semakin cepat radio nya rusak.

Tambah Rp1.5 juta untuk Icom M36 aman dah, jarak 2000 meter bisa lah, tapi Nautilus Lifeline signal VHF nya agak banci, tidak se robust ICOM marine VHF.

Cuman hati hati yah, Nautilus itu software controlled dan bukan radio simple kayak Icom M36.
Potensi hang bisa saja terjadi di Nautilus dan tidak mungkin di Icom yang radio biasa/simple/foolproof.

TAMBAH :

EPIRB/ELT/PLB transmissi nya adalah via satelit. Transmit only, tidak bisa receive.

Nautilus Lifeline dan semua radio marine modern yang ada DSC untuk SOS/EMERGENCY adalah via marine radio channel 70. Jangan salah tafsir yah. Hanya GPS embedded di Naut Lifeline yang terima signal satelit, tapi recieve only dan data positioning , bukan data lain dan tidak bisa transmit tuh GPS.


Dive safe.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Thu Feb 07, 2013 8:48 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jan 31, 2013 4:06 pm
Posts: 350
Location: Coral Triangle
Surya Prihadi wrote:
bennydwisaputra wrote:
Postingan lama yang masih berguna banget..
Baru beli nautilus lifeline soalnya,pas banget jdnya..
Bgtu barangnya sampe langsung mw saya daftarkan di basarnas..

Btw, kalo nautilus lifeline bisa kan didaftarkan??di manual instruction saya baca bisa sih..sekalian mohon pencerahannya..


Nautilus Lifeline TIDAK bisa di daftarkan ke Basarnas sebab itu bukan PLB , cuma EMERGENCY signal via DSC dan di Indo izin nya hanya keluar jika ada :
01. Surat kapal laut
02. Surat kapal di pakai registrasi surat radio dan terbitlah MMSI. Ini MMSI kayak ID nya tuh radio ( handphone, PLB/EPIRB/ELT dan telefon satelit juga ada MMSI ) dan registration atau nama dan nomor pesawat radio /Nautilus Lifeline akan numpang sama radio induk di kapal laut tersebut. Jadi kapal laut bisa punya banyak portable radio dan semua numpang sama MMSI induk. MMSI ini bagi yang surat nya ribet begini, akan terdaftar di IMO.

Di USA , karena banyak kapal pesiar, ini di permudah dengan perlu hanya registrasi via BOATUS, dan terbitlah MMSI nya. Baru lah itu tombol distress di Nautilus Lifeline dan semua radio modern yang ada tombol SOS/EMERGENCY akan bisa pakai fungsi tersebut via DSC.

Karena nature dari tombol SOS/DISTRESS itu tidak boleh dipakai main2, maka wajar lah perlu di daftar resmi, kalo kagak se enak udel false alarm akan di kirim, belum lagi kalo yang pake kagak paham fungsi nya....bisa ribet.

DSC = Digital Selective Calling dan main di marine channel 70, tapi digital. kayak SMS lah.

Ini fungsi SOS/EMERGENCY via DSC adalah otomatis transmissi berkala, sampai ada yang jawab. Jadi yang sedang emergency kagak perlu berkoar-koar pencet tombol transmit lagi dan lagi dan bisa selamatkan diri nya.
Karena Nautilus Lifeline ada embedded GPS, maka kordinat itu radio ( korban ) akan juga di transmit di dalam signal DSC tersebut, termasuk nama kapal ( toh registrasi via surat kapal , jadi bukan nama Pak Benny tapi KM Benny :mrgreen: ). Bisa juga di signal via DSC ini di insert tipe emergceny nya kalo di radio besar. Bisa kebakaran, tenggelam dan lain lain, pokok nya harus yang jenis nya LIFE THREATENING, minimal level emergency nya adalah bisa nyawa atau bagian tubuh hilang....pokok nya kritis deh.

Jika kapal penerima sudah lengkap electronic navigation nya dan sudah intergrated, di GPS Chartplotter , akan terbit itu korban , lengkap dengan kecepatan, heading , nama kapal dan nature of emergency nya.

Jadi bottom line adalah = SOS/EMERGENCY itu yang ada di Nautilus Lifeline di Indo sulit untuk di pakai :mrgreen: .

Anyway yang terbaik adalah local rescue. Yah kapal dive boat kita sendiri dan kita lengkapi mereka dengan portable marine VHF tuh ABK nya. Di gantung di leher dan di bawa di perahu karet atau dive boat.

Jadi beli Nautilus Lifeline sendiri tidak cukup. Beli lagi satu ICOm M36 atau M72 untuk ABK. Jangan harapkan kapal ada radio. Apalagi yang mesin tempel model starter tarik tangan, itu mesin kagak ada aki, jadi fixed mounted marine VHF tak akan bisa di pasang. Pada prinsip nya JANGAN PERCAYA sama radio kapal diving, sebab antena nya sering kropos jack nya. Semakin kecil itu dive boat, semakin basah saat kena ombak, semakin cepat radio nya rusak.

Tambah Rp1.5 juta untuk Icom M36 aman dah, jarak 2000 meter bisa lah, tapi Nautilus Lifeline signal VHF nya agak banci, tidak se robust ICOM marine VHF.

Cuman hati hati yah, Nautilus itu software controlled dan bukan radio simple kayak Icom M36.
Potensi hang bisa saja terjadi di Nautilus dan tidak mungkin di Icom yang radio biasa/simple/foolproof.

TAMBAH :

EPIRB/ELT/PLB transmissi nya adalah via satelit. Transmit only, tidak bisa receive.

Nautilus Lifeline dan semua radio marine modern yang ada DSC untuk SOS/EMERGENCY adalah via marine radio channel 70. Jangan salah tafsir yah. Hanya GPS embedded di Naut Lifeline yang terima signal satelit, tapi recieve only dan data positioning , bukan data lain dan tidak bisa transmit tuh GPS.


Dive safe.


Kirain DSC itu fungsinya sama kyk PLB..ternyata beda yaaa...hihihi x_x tambah ilmu baru deh

Iya mbah SP rencananya sih emang mw beli icom M72,keracun mbah makanya saya keukeuh mw beli yg seri M72 aja..hahaha
Harganya juga gak terlalu mahal koq,dibandingin dengan nyawa yang probabilitas keselamatannya meningkat..
Kalo udah hanyut di laut mana laku tuh duit,mw beli dimana tuh barang..hahaha
Jadi tiap mw dive harus dites dlu ya om itu nautilus lifeline yaa,takutnya begitu emergency alatnya hang lg.. %-(

Safety gear configuration yang direncanain sih,,
1. Whistle
2. Knife
3. Sausage + Reel
4. Nautilus Lifeline + Icom M 72
5. Blinking Torch 24 Jam
6. Reef Hook

Kalo mw beli itu PLB berapaan harganya om??

_________________
Eat, Sleep, Dive and Dive

Pin 2357C1BD
HP 085270426789
Email : [email protected]
FB: Benny Dwi Saputra
@mr_beny
Website www.divingatindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Thu Feb 07, 2013 11:06 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Yang pasti muat di housing ini :

http://www.customdivers.com/custom-dive ... -474-p.asp


Fastfind 210 atau yang baru 220 ( 3.4 x 4.7 x 10.6 cm )
http://www.amazon.com/McMurdo-FastFind- ... B0024YKWZI
http://www.mcmurdomarine.com/images/doc ... ochure.pdf

ACR ( 3.3 x 4.8 x 9.9 cm ) Product Number 2880 . Awas salah beli, ada yang 2881 lebih besar dan model number sama, sebab itu bisa mengapung.
http://www.acrartex.com/media/products/ ... -0251E.pdf
Baca halaman 10 file nya soal spec. Kiri atas.
http://www.acrartex.com/products/catalo ... qlinkplus/

ACR Antena buka nya gampang. kalo fastFind 210 ( saya punya ) kudu jebolin kepala nya. Tengok buku tuh dua, ntar u paham dah.


BELI yang USA spec. Artinya coding number nya khusus USA market, jadi bisa registrasi bebas sebagai orang asing di NOAA. http://www.beaconregistration.noaa.gov/
Hanya USA saat ini terima registrasi bagi non-citizen. Negara lain perlu registrant adalah citizen atau permanent resident. Jika u salah beli, kasus dah sebab coding nya beda beda untuk beda negara dan kalo pake perlu program ulang, siap2 nangis dan bangkrut. Konon PLB tidak bisa di program ulang kayak EPIRB ( PLB nya kapal laut ).

Jujur saya agak bingung dengan BASARNAS dan agak malas mau ganti registrasi PLB saya ke Indonesia/BASARNAS ( jika pun bisa ). Saya akan tetap pertahankan registrasi NOAA USA selama mungkin, sebab :......................

Tahun lalu Opa Cipto AG punya McMurdo Fast Find 210 koslet kemasukan air , karena cannister nya kurang rapat di tutup. Kejadian di Kendari dan ter AKTIVASI lah si PLB tanpa sengaja, di dalam tas selam di dalam gudang dive center.....gile transmissi nya emang mantap.

Karena registered di USA, yang calling adalah USA ( US Navy atau US Coast Guard, lupa neh ) untuk verifikasi false alarm atau beneran emergency. Cuma saja, sesuai aturan COSPAS SARSAT, negara di mana transmissi terjadi harus juga cross check sebab rescue nya , jika ini kejadian tulen SOS, RESCUE adalah beban ke negara dimana SOS terjadi. Ini yang di jelaskan di sini :

http://www.sarsat.noaa.gov/sys-diag.html


After the satellite receives a beacon signal, it relays the signal to earth stations referred to as local user terminals (LUTs). There are two types of LUTs: Low-Earth Orbiting LUTs (LEOLUTs) which receive and process alert data from the polar-orbiting satellites; and Geostationary LUTs (GEOLUTs) which receive and process alert data from geostationary satellites.

The LUT processes the data and transmits an alert message to its respective Mission Control Center (MCC) via a data communication network.

The MCC performs matching and merging of alert messages with other received messages, geographically sorts the data, and transmits a distress message to another MCC, an appropriate SAR authority such as a national Rescue Coordination Center (RCC) or a foreign SAR Point of Contact (SPOC).
The RCC investigates the beacon alert and launches assets to find the parties in distress when necessary.



SOURCE : http://www.basarnas.go.id/index.php/hal ... nikasi-sar
LUT (Local User Terminal), merupakan ground segment dari COSPAS-SARSAT yang berfungsi untuk menerima sinyal dari satelit untuk memperhitungkan posisi distress alert yang dipancarkan oleh Beacon (ELT,EPIRB dan PLB).



MCC INFORMATION
MCC Code: 5250
Country/Region: Indonesia
MCC Name: IDMCC
City: Jakarta
Data Distribution Region(DDR): South West Pacific DDR
Telephone: (62.21) 5501449, (62.21) 65701173
Facsimile: (62.21) 5501513, (62.21) 65867512
Telex:
AFTN: WIIIYCYL
Email: [email protected]
Mailing Address: National SAR Agency (Badan SAR National), Jl. Angkasa Blok B15. Kav 2-3 Jakarta Pusat 10720 .Indonesia
Back-up MCC: SIMCC
Comments:
Last Revision: 13-Feb-2012
Source : http://www.cospas-sarsat.org/en/compone ... 177/mcc/14


LUT INFORMATION
GSO Name: Indonesia
LUT Name: Cengkareng
LUT Type: LEOLUT
LUT Code: 5254
Processing Capability: LEO
Associated LUT:
Associated MCC: IDMCC
LUT Latitude: 06°07.6'S
LUT Longitude: 106°39.4'E
MEO Networking Capability: Not Applicable
MEOLUTs in Network: Not Applicable
LUT Commissioning Reports:
LUT Commisionning Status:
LUT Operational Status: Under Development
General Comments:
Last Updated Date: 23-Dec-2011
Source : http://www.cospas-sarsat.org/en/compone ... 57/lut/106

Apakah karena LUT Indonesia belum siap maka BASARNAS adem2 saja kasus Cipto, entah lah.
Apapun lah keadaan LUT Indonesia, saya tidak akan mau resikokan safety saya demi hanya supaya registrasi di Indonesia, lalu ntar ada gangguan di MCC atau LUT nya dan distress signal saya bablas tidak terekam........mati donk kite. Umur batere saat transmissi SOS di ukuran PLB adalah 24 jam, approx. Kalo EPRIB gede bisa 48 jam.

Toh NOAA registrasi via on-line, tak ada macam-macam. Sticker registrasi di kirim gratis pulak ke Jakarta dari USA. Simple banget dan BISA GANTI NAMA OWNER setiap saat.

Simak saat belanja soal coding negara tuh PLB yah.

Daaggg.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Thu Feb 07, 2013 11:49 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jan 31, 2013 4:06 pm
Posts: 350
Location: Coral Triangle
Surya Prihadi wrote:
Yang pasti muat di housing ini :

http://www.customdivers.com/custom-dive ... -474-p.asp


Fastfind 210 atau yang baru 220 ( 3.4 x 4.7 x 10.6 cm )
http://www.amazon.com/McMurdo-FastFind- ... B0024YKWZI
http://www.mcmurdomarine.com/images/doc ... ochure.pdf

ACR ( 3.3 x 4.8 x 9.9 cm ) Product Number 2880 . Awas salah beli, ada yang 2881 lebih besar dan model number sama, sebab itu bisa mengapung.
http://www.acrartex.com/media/products/ ... -0251E.pdf
Baca halaman 10 file nya soal spec. Kiri atas.
http://www.acrartex.com/products/catalo ... qlinkplus/

ACR Antena buka nya gampang. kalo fastFind 210 ( saya punya ) kudu jebolin kepala nya. Tengok buku tuh dua, ntar u paham dah.


BELI yang USA spec. Artinya coding number nya khusus USA market, jadi bisa registrasi bebas sebagai orang asing di NOAA. http://www.beaconregistration.noaa.gov/
Hanya USA saat ini terima registrasi bagi non-citizen. Negara lain perlu registrant adalah citizen atau permanent resident. Jika u salah beli, kasus dah sebab coding nya beda beda untuk beda negara dan kalo pake perlu program ulang, siap2 nangis dan bangkrut. Konon PLB tidak bisa di program ulang kayak EPIRB ( PLB nya kapal laut ).

Jujur saya agak bingung dengan BASARNAS dan agak malas mau ganti registrasi PLB saya ke Indonesia/BASARNAS ( jika pun bisa ). Saya akan tetap pertahankan registrasi NOAA USA selama mungkin, sebab :......................

Tahun lalu Opa Cipto AG punya McMurdo Fast Find 210 koslet kemasukan air , karena cannister nya kurang rapat di tutup. Kejadian di Kendari dan ter AKTIVASI lah si PLB tanpa sengaja, di dalam tas selam di dalam gudang dive center.....gile transmissi nya emang mantap.

Karena registered di USA, yang calling adalah USA ( US Navy atau US Coast Guard, lupa neh ) untuk verifikasi false alarm atau beneran emergency. Cuma saja, sesuai aturan COSPAS SARSAT, negara di mana transmissi terjadi harus juga cross check sebab rescue nya , jika ini kejadian tulen SOS, RESCUE adalah beban ke negara dimana SOS terjadi. Ini yang di jelaskan di sini :

http://www.sarsat.noaa.gov/sys-diag.html


After the satellite receives a beacon signal, it relays the signal to earth stations referred to as local user terminals (LUTs). There are two types of LUTs: Low-Earth Orbiting LUTs (LEOLUTs) which receive and process alert data from the polar-orbiting satellites; and Geostationary LUTs (GEOLUTs) which receive and process alert data from geostationary satellites.

The LUT processes the data and transmits an alert message to its respective Mission Control Center (MCC) via a data communication network.

The MCC performs matching and merging of alert messages with other received messages, geographically sorts the data, and transmits a distress message to another MCC, an appropriate SAR authority such as a national Rescue Coordination Center (RCC) or a foreign SAR Point of Contact (SPOC).
The RCC investigates the beacon alert and launches assets to find the parties in distress when necessary.



SOURCE : http://www.basarnas.go.id/index.php/hal ... nikasi-sar
LUT (Local User Terminal), merupakan ground segment dari COSPAS-SARSAT yang berfungsi untuk menerima sinyal dari satelit untuk memperhitungkan posisi distress alert yang dipancarkan oleh Beacon (ELT,EPIRB dan PLB).



MCC INFORMATION
MCC Code: 5250
Country/Region: Indonesia
MCC Name: IDMCC
City: Jakarta
Data Distribution Region(DDR): South West Pacific DDR
Telephone: (62.21) 5501449, (62.21) 65701173
Facsimile: (62.21) 5501513, (62.21) 65867512
Telex:
AFTN: WIIIYCYL
Email: [email protected]
Mailing Address: National SAR Agency (Badan SAR National), Jl. Angkasa Blok B15. Kav 2-3 Jakarta Pusat 10720 .Indonesia
Back-up MCC: SIMCC
Comments:
Last Revision: 13-Feb-2012
Source : http://www.cospas-sarsat.org/en/compone ... 177/mcc/14


LUT INFORMATION
GSO Name: Indonesia
LUT Name: Cengkareng
LUT Type: LEOLUT
LUT Code: 5254
Processing Capability: LEO
Associated LUT:
Associated MCC: IDMCC
LUT Latitude: 06°07.6'S
LUT Longitude: 106°39.4'E
MEO Networking Capability: Not Applicable
MEOLUTs in Network: Not Applicable
LUT Commissioning Reports:
LUT Commisionning Status:
LUT Operational Status: Under Development
General Comments:
Last Updated Date: 23-Dec-2011
Source : http://www.cospas-sarsat.org/en/compone ... 57/lut/106

Apakah karena LUT Indonesia belum siap maka BASARNAS adem2 saja kasus Cipto, entah lah.
Apapun lah keadaan LUT Indonesia, saya tidak akan mau resikokan safety saya demi hanya supaya registrasi di Indonesia, lalu ntar ada gangguan di MCC atau LUT nya dan distress signal saya bablas tidak terekam........mati donk kite. Umur batere saat transmissi SOS di ukuran PLB adalah 24 jam, approx. Kalo EPRIB gede bisa 48 jam.

Toh NOAA registrasi via on-line, tak ada macam-macam. Sticker registrasi di kirim gratis pulak ke Jakarta dari USA. Simple banget dan BISA GANTI NAMA OWNER setiap saat.

Simak saat belanja soal coding negara tuh PLB yah.

Daaggg.


Bener2 senjata pamungkas ya mbah ini PLB, seandainya PLB pun telah diaktifkan dan korban tidak ditemukan itu berarti memang sudah kehendak Illahi.. :)

Makasih ya mbah,nanti klo saya udah mau beli ini PLB minta tlg mbah deh yaa..hihihi

_________________
Eat, Sleep, Dive and Dive

Pin 2357C1BD
HP 085270426789
Email : [email protected]
FB: Benny Dwi Saputra
@mr_beny
Website www.divingatindonesia.com


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Sat Feb 09, 2013 8:05 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Berarti kalau punya Nautilus Lifeline dan mau pakai MMSI Indonesia, maka kita harus beli kapal juga ya? :D

Kok sayah belum nemu nih paket penjualan Nautilus LL yang dipaket sekalian berikut kapalnya ya?

Sukur2 beli Nautilus dapat kapal gratis..... =))

Untuk EPIRB/ PLB mungkin bisa pakai SPOT GPS Tracker, masuk casing lagi...

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Sun Feb 10, 2013 5:59 am 
Offline

Joined: Fri Mar 20, 2009 11:39 pm
Posts: 913
Location: Jakarta
Ntar yang jualan Nautilus kudu apply Gebyar BCA :mrgreen: , jadi bisa hadiah kapal + MMSI sekalian :))

Kabar nya si Bang Toga berhasil minta MMSI sama BoatUS. ^:)^
.

_________________
Used to be dumb but no more....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Digital Diving - what is that ?
PostPosted: Sun Feb 10, 2013 3:15 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jan 31, 2013 4:06 pm
Posts: 350
Location: Coral Triangle
rendra wrote:
Berarti kalau punya Nautilus Lifeline dan mau pakai MMSI Indonesia, maka kita harus beli kapal juga ya? :D

Kok sayah belum nemu nih paket penjualan Nautilus LL yang dipaket sekalian berikut kapalnya ya?

Sukur2 beli Nautilus dapat kapal gratis..... =))

Untuk EPIRB/ PLB mungkin bisa pakai SPOT GPS Tracker, masuk casing lagi...

Saya ada ide cemerlang neh om..
Om beli sepaket aja kapal dan nautilus LL,setelah mmsi om daftarin kapalnya bwt aq aja,nautilusnya om ambil aja gpp..
Ikhlas koq aq nerimanya..huahahaha
Biar nnti aq bsa nebeng daftar MMSI nya jg..

_________________
Eat, Sleep, Dive and Dive

Pin 2357C1BD
HP 085270426789
Email : [email protected]
FB: Benny Dwi Saputra
@mr_beny
Website www.divingatindonesia.com


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 71 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: