It is currently Fri Oct 20, 2017 3:14 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 
Author Message
 Post subject: DAN Article: Common Causes of Open-Circuit Diving Fatalities
PostPosted: Wed Jan 06, 2010 3:13 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Ini sedikit summary dari majalah Alert Diver terbitan DAN Asia Pacific edisi Desember 2009.

Baru-baru ini diterbitkan sebuah hasil studi dari 947 kecelakaan penyelaman yang berakhir kematian di Amerika Serikat dan Canada antara tahun 1993 - 2003.

Berdasarkan studi tersebut, terdapat 3 urutan faktor penyebab kematian pada seorang diver yang disebut sebagai:
1. Trigger, sebagai awal dari penyebab kematian
2. Disabling agents, tindakan/ perilaku berbahaya (hazardous) berkaitan dengan trigger
3. Disabling injury, suatu hal yang berkaitan langsung pada kematian.

Sebagai ilustrasi dari urutan faktor kematian adalah sbb:
Contoh kasus (a):
Seorang penyelam kehabisan udara, melakukan emergency ascent, kemudian mengalami arterial gas embolism (AGE).
Trigger: jumlah udara/ gas tidak mencukupi
Disabling agent: emergency ascent
Disabling injury: AGE (sebagai Cause of Death)

Contoh kasus (b):
Seorang penyelam tersangkut jaring penangkap ikan, kehabisan udara dan kemudian tenggelam.
Trigger: Tersangkut
Disabling agent: persediaan udara/ gas tidak cukup
Disabling injury: asphyxia (dengan tenggelam sebagai Cause of Death)

Dalam ke dua contoh diatas, persediaan udara menjadi trigger pada contoh kasus (a) dan merupakan disabling agent pada contoh kasus (b).

Hasil daripada studi yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Triggers
Beberapa hal yang umumnya menjadi trigger dalam diving fatalities adalah sebagai berikut:
- Persediaan udara tidak cukup (41%)
- Tersangkut/ terjerat (20%)
- Permasalahan pada peralatan (15%)
- Kondisi perairan tidak bersahabat (rough) (10%)

Trigger tersebut di atas merupakan 86% penyebab kematian diver yang diketahui.

Disabling agents
Beberapa hal yang umumnya menjadi disabling agent dalam diving fatalities adalah sebagai berikut:
- Emergency ascent (55%)
- Persediaan udara tidak cukup (27%)
- Masalah buoyancy (13%)

Dalam hal ini, rapid ascent (naik ke permukaan secara cepat) dibuktikan/ merupakan hasil rekaman pada dive computer pada lebih dari separuh dari kasus emergency ascent yang dipelajari. Emergency ascent dalam studi ini juga meliputi para penyelam yang naik ke permukaan dengan bantuan org lain (buddy), melakukan free ascent, dalam kondisi panik atau dalam kondisi buddy-breathed.

Tidak cukupnya persediaan udara sering didahului dengan kondisi dimana diver terjebak/ tersangkut sebelumnya, dan juga dalam beberapa kasus karena kegagalan alat bantu pernafasan (tank/ regulator).

Dalam kasus-kasus yang dipelajari ini, negative buoyancy lebih umum terjadi dibandingkan positive buoyancy.

Disabling injuries
Diabling injuries yang paling umum terjadi adalah:
- Asphyxia (33%)
- AGE (29%)
- Cardiac incidents/ serangan jantung (26%)

Disabling injuries memiliki berbagai penyebab. Trigger dari asphyxia (kurangnya supply O2/ gangguan dalam bernafas/ tercekik) diantaranya diver terperangkap/ terjerat, persediaan udara tidak cukup, kegagalan peralatan dan kondisi perairan yang buruk.

Penyebab diver terperangkap/ terjerat diantaranya kelp, wreck, tali tambat, es, tali pancing atau jala.

Equipment trouble meliputi regulator free-flow, unanticipated gas consumption, diver error dalam memilih peralatan bernafas, BCD, weight belt atau drysuit.

Kondisi perairan meliputi kondisi laut (sea state), arus kuat, surf, karang atau dermaga. Disabling agent untuk asphyxia termasuk diantaranya kurangnya persediaan udara, equipment trouble atau konsumsi udara berlebihan sebagai akibat aktifitas tinggi di perairan yang berkondisi buruk.

Menyelamlah secara aman
Dari hasil studi ini, kita dapatkan bahwa penyebab kematian pada kecelakaan penyelaman hanya sedikit. Catat penyebab ini, dan siapkan emergency plan setiap saat secara mental maupun fisik.

Luangkan waktu untuk menyegarkan (refresh) diving skills anda, rencanakan penyelaman anda secara baik dan benar bersama buddy, perhatikan terus persediaan udara dan hindari panik. Jangan menyelam jika merasa tidak sehat.

Anda dapat menghubungi DAN setiap saat jika anda memiliki pertanyaan/ masalah dengan kesehatan penyelaman.

Situs web DAN Asia Pacific dapat dikunjungi pada link ini: http://www.danasiapacific.org

Majalah Alert Diver diberikan secara cuma-cuma kepada setiap anggota DAN.

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jan 06, 2010 7:51 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Dec 14, 2009 9:47 pm
Posts: 177
Location: di atas ombak, di bawah laut
artikelnya bagus buat nambah pengetahuan..

makasih om.. :)

_________________
-ardi-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Let's Go Diving


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron