It is currently Fri Oct 20, 2017 5:03 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 6 posts ] 
Author Message
 Post subject: 6 bulan bagi pengrusak terumbu karang
PostPosted: Wed Jul 15, 2009 9:57 pm 
Offline

Joined: Tue Mar 17, 2009 7:17 pm
Posts: 185
Jumat, 3 Juli 2009 | 23:06 WIB
PADANG, KOMPAS.com — Oknum masyarakat yang terbukti melakukan kegiatan merusak terumbu karang di perairan laut Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diancam hukuman pidana enam bulan penjara.

"Selain itu dikenai denda maksimal Rp 50 juta," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumbar Yosmeri di Padang, Jumat (3/7).

Ia menjelaskan, ancaman pidana penjara dan denda itu menjadi bagian penting dalam rancangan peraturan daerah (Ranperda) Sumbar tentang pengelolaan dan melindungi ekosistem terumbu karang.

Ranperda tersebut saat ini dalam pembahasan antara pemerintah daerah dan DPRD Sumbar dan ditargetkan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada akhir Juli 2009.

Ancaman hukuman itu akan menjadi bagian BAB atau pasal dalam Ranperda itu dan setelah disahkan bisa menjadi landasan hukum untuk menindak tegas oknum masyarakat yang merusak terumbu karang.

"Harapkan dengan adanya landasan hukum di tingkat daerah ini, akan mengurangi tindakan-tindakan eksploitasi batu karang oleh oknum masyarakat," katanya.

Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengatakan, pengajuan Ranperda pengelolaan dan melindungi ekosistem terumbu karang ini membuat landasan hukum mengatur pengelolaan dan melindungi terumbu karang dalam wilayah laut seluas 186.580 kilometer persegi di Sumbar.

"Perlunya landasan hukum itu karena terumbu karang merupakan satu kekayaan sebagai sumber daya alam hayati yang dapat dimanfaatkan baik langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan," katanya.

Selain itu, terumbu karang terutama yang berada di bagian tepi laut dan penghalang juga berperan sebagai pelindung pantai dari hempasan obak dan arus kuat dari laut, tambahnya.

Terumbu karang juga berperan utama sebagai habitat (tempat tinggal), tempat asuh dan pembesaran serta tempat pemijahan bagai berbagai biota laut.

Akan tetapi, menurut dia, kualitas ekosistem terumbu karang Sumbar terus menurun akibat terus-menerus mendapat tekanan dari aktivitas manusia.

Ia menjelaskan, aktivitas itu seperti penambangan batu karang untuk bahan bangunan dan penangkapan ikan dengan bahan peledak atau racun yang tidak saja mematikan karang tapi jauh dari itu memusnahkan plasma nutfah sekitarnya.

Dampak dari rusaknya ekosistem terumbu karang telah mulai dirasakan termasuk oleh masyarakat nelayan di mana ikan hasil tangkap mereka terus berkurang jumlah, kata gubernur.

Untuk mengatasi masalah itu, maka Pemda dan DPRD Sumbar akan mengesahkan rancangan peraturan daerah (Perda) untuk mengatur pengelolaan dan melindungi ekosistem terumbu karang, tambahnya.

Perda itu nantinya secara umum juga untuk menjaga laut Sumbar yang memiliki luas mencapai 186.580 kilometer persegi yang terdiri dari zona teritorial (57.880 km2) dan zona ekonomi eksklusif (128.700 km2) dengan garis pantai sepanjang 2.420,39 kilometer, demikian Gamawan Fauzi.

BNJ
Sumber : Ant
Akses http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 16, 2009 11:39 am 
Offline
User avatar

Joined: Sat Sep 27, 2008 3:17 pm
Posts: 618
Location: sanur - bali
Pemikiran dan keputusan yang bagus. Cuma biasanya pd penerapannya akan susah dikontrol krn tidak tersedia aparat hukum yg mengawasi. Kl cuma mengandalkan peraturan gak akan bisa mengubah pola pikir & kebiasaan masyarakat. Seharusnya setelah keluar peraturan dilanjuti dgn pengadaan aparat pengawas (bisa bekerja sama dgn aparat keamanan lokal) dan pembinaan masyarakat setempat dan sekitarnya.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jul 23, 2009 10:34 am 
Offline

Joined: Thu Jul 26, 2007 8:19 am
Posts: 239
Ini sih gak mungkin berjalan...
di lampung aja gua kemaren pergi diving, ada 2 orang nelayan lagi asik pake pahat, mahatin terumbu karang...
siapa yg mau tangkep tuh nelayan???

_________________
I'm a newbie


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Jul 25, 2009 6:32 pm 
Offline
User avatar

Joined: Sat Jan 27, 2007 6:53 pm
Posts: 1379
Location: Sanur - Bali
Ajarin aparat diving dulu, baru nanti suruh nangkepin saat naik di permukaan,. kalau nangkepnya di dalam air, bisa2 aparatnya di ikat di karang terus jadi fosil deh,,. lalu di pahat,.. :lol: :lol:

_________________
Instructor & Trips Organizer
Bali Marine Diving, Dive for Bali & Beyond
CP : Nicky/WA 08123891254/08123808808
Web : http://www.balimarinediving.com
FB : http://www.facebook.com/balimarinedive
IG : @balimarinedive
Twit : @balimarinedive


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 27, 2009 9:15 am 
Offline

Joined: Tue Mar 17, 2009 7:17 pm
Posts: 185
di pahat trus dijadiin spot...diving lihat fosil aparat..seru juga tuh,hihihi...:)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 27, 2009 12:26 pm 
Offline

Joined: Thu Jul 26, 2007 8:19 am
Posts: 239
Padahal itu bukan aparat biasa lo... :lol:
mereka itu pasukan angkatan laut semua.
gua udah beberapa kali ikutan pergi diving dengan mereka.
Dive spot di Lampung itu dekat dengan pos2 penjagaan angkatan laut :D
tapi ya begitu deh,

_________________
I'm a newbie


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 6 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron