It is currently Sun Dec 17, 2017 5:46 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 9 posts ] 
Author Message
 Post subject: MOHON PENCERAHAN: FENOMENA WHALE(PAUS) TERDAMPAR
PostPosted: Fri Aug 03, 2012 2:30 pm 
Offline

Joined: Sat Jun 23, 2012 12:54 am
Posts: 33
Dear Seniors

Sebenrnya ada fenomena apa ini dalam waktu yang berdekatan banyak sekali WHALE yang terdampar, ini dapat berita lagi dari Detik.com kalau di Malaysia ada WHALE yg terdampar lagi.

Sungguh aneh tapi nyata ....


mohon pencerahannya

http://news.detik.com/read/2012/08/03/1 ... 204topnews


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Aug 03, 2012 3:48 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
sebenernya itu natural phenomenon

ga perlu terlalu dikhawatirkan

fenomena seperti ini patut dipertanyakan saat melibatkan banyak individu dalam satu waktu pada satu tempat/kawasan (massive stranding) atau perubahan perilaku (behavior changing)

salam

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 04, 2012 7:38 pm 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Seperti yang dijelaskan singkat oleh Nando, terdamparnya whales/ dolphins (cetaceans) sebetulnya natural.

Di Indonesia cukup sering terjadi, namun yang masuk pemberitaan kebetulan ramai belakangan ini saja sehingga menjadi perhatian.

Penyebab cetacean stranding belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa penyebab yang lazim dikaitkan diantaranya:

1. Cuaca buruk dan paus sedang berenang terlalu dekat ke pantai;
2. Formasi pantai yang menyebabkan paus 'salah' membaca sonar, seperti di Victoria, Australia (pantai landai dan membelok dalam teluk);
3. Mengejar makanan hingga ke pantai;
4. Faktor seismik alami, terjadinya fenomena pergerakan permukaan bumi yang mempengaruhi sonar reading paus;
5. Faktor seismik buatan, seperti seismic test untuk pencarian minyak bumi ataupun percobaan sonar oleh kapal perang/ kapal selam;
6. Adanya paus/ dolphin yang terdampar dan mengirimkan sinyal permintaan tolong kepada kelompok (pod)nya, sehingga terjadi massive stranding/ terdampar massal.

Belakangan ini faktor pemanasan bumi/ global warming juga disinyalir menyebabkan semakin tingginya volume paus yang terdampar. Global warming menyebabkan suhu air di kedalaman berubah, sehingga kadar oksigen dalam air juga berkurang. Hal ini menyebabkan prey/ makanan seperti cumi dan ikan laut dalam pindah ke perairan yang lebih dangkal, dan akibatnya para predator/ pemangsa juga berburu di perairan dangkal dengan risiko terdampar, khususnya bagi cetacean dan whaleshark (whaleshark bukan cetacean/ kelompok mamalia)

Whaleshark kebetulan adalah seekor perenang yang lamban, sehingga jika sudah terbawa ke perairan dangkal akan sulit bermanuver dan melawan arus untuk kembali ke perairan dalam.

Hal ini saya pelajari dari berbagai sumber, jika ada info yang kurang sesuai mohon maaf.

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Aug 04, 2012 9:50 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
dari hasil pengumpulan berbagai informasi, dan pola musim di Indonesia, jadilah ngoceh di twitter, dan ternyata dijadikan narasumber

sekedar usulan teori, cocok dengan penyebab no 3 yang ditulis om rendra

http://www.kabar24.com/index.php/fenome ... nyebabnya/

sayangnya cuma dikutip separuh.. bagian tengahnya ga ikut di tulis

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Aug 05, 2012 3:23 am 
Offline
User avatar

Joined: Thu Jul 09, 2009 5:51 pm
Posts: 1571
Location: Jakarta
Ya, menurut saya anomali cuaca memiliki pengaruh besar.

Sebagai contoh, sperm whale seharusnya mencari makanan utamanya yaitu cumi besar di depth range antara 400 - 700 meter di bawah permukaan laut. Karena global warming dan kebetulan adanya upwelling yang disebabkan faktor gravitasi, maka cumi-cumi ini pindah ke kedalaman rendah karena mereka membutuhkan oksigen. Sementara kadar oksigen yang inert di air dalam tidak mencukupi.

Di beberapa spot seperti pantai barat Amerika Serikat hingga Meksiko, cumi raksasa ini sudah banyak juga yang terdampar ke pantai.

_________________
BBeXplorers - Indonesia's Center for Diving Excellence | GUE Affiliate | We provide: Diver Training, EFR Training, Halcyon Dive Systems | Need info on joining DAN? E-mail me: rendra [at] banyubiru.org | Join our group on facebook: Banyu Biru Explorers


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Aug 13, 2012 12:47 am 
Offline

Joined: Sat Jun 23, 2012 12:54 am
Posts: 33
Dear Seniors

Thank you saya cukup jelas dari penjalesaan kalian semua.

Dampak global warming yang mngakibatkan migrate biota laut yang akhirnya perdampak ke hal hal lain.

Berarti kita akan melihat hal hal yang lainnya kedepan nanti ya.

pertanyaan nih bro's:

- Apakah di kepulauan seribu akan menjadi situs menarik? karena beberapa bulan lalu saya ke Kotok Besar saya menemukan Baracuda Schooling dan melihat Dolphine.
I wish di P. Seribu akan banyak ikan besar .

Thank you Bunch


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Aug 13, 2012 12:36 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
kawasan Pulau Seribu memang sudah menjadi salah satu situs diving yang menarik.

nah, tapi menarik ini kan subyektif, kembali ke perspektif masing2 diver

untuk ikan2 besarnya musti geser ke barat (lepas dari kepulauan)

atau point2 dalam, yang sengaja tidak di "jangkau" oleh operator2 yang ada sekarang.

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Aug 14, 2012 9:38 pm 
Offline

Joined: Sat Jun 23, 2012 12:54 am
Posts: 33
oceanographer wrote:
kawasan Pulau Seribu memang sudah menjadi salah satu situs diving yang menarik.

nah, tapi menarik ini kan subyektif, kembali ke perspektif masing2 diver

untuk ikan2 besarnya musti geser ke barat (lepas dari kepulauan)

atau point2 dalam, yang sengaja tidak di "jangkau" oleh operator2 yang ada sekarang.



Dear bro Nando

Yes I couldn't agree more ...

Saya rasa memang betul P. Seribu sangat menarik dan Ikan ikan besar baiknya harus di tempat yang sesuai untuk mereka hidup.

Apa yang bisa kita perbuat ya untuk membuat ini semua lebih baik ?

thank you


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Aug 15, 2012 5:05 am 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
kalo menurut saya sih kuncinya cuma tiga, dan ini berlaku buat semua tempat

facilitate, promote, yet protect

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 9 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron