It is currently Mon Oct 23, 2017 2:19 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 6 posts ] 
Author Message
 Post subject: Seputar Sampah Laut
PostPosted: Thu May 24, 2012 2:39 pm 
Offline
User avatar

Joined: Tue Jan 24, 2012 2:12 pm
Posts: 11
Location: Indonesia
Halo semua, sekedar berbagi informasi mengenai sharing kami di jejaring sosial twitter/facebook. Semoga bermanfaat.


* * * * * *
Sampah laut merupakan salah satu penyebab penurunan populasi satwa laut. 4 spesies amfibi, 49 spesies burung, 18 spesies reptil, 27 spesies mamalia, 97 spesies invertebrata, 46 spesies ikan, 4 spesies karang dilaporkan terjerat setiap tahun.

Bukan hanya sampah plastik seperti kantung dan botol plastik, tapi berbagai sampah unik juga bermuara di dasar laut:
- 72 alat pemanggang
- 64 payung
- 139 TV
- 195 HP
- 155 dudukan toilet
- 203 sepeda
- 271 trolley belanja
- 9.531 kembang api & petasan
- 1.879 plester luka
- 266.997 pakaian (setara dengan jumlah pengunjung upacara pembukaan olimpiade musim panas di London)
- 940.277 pembungkus/kotak makanan (cukup untuk membungkus sarapan, makan siang, makan malam kita selama 858 tahun)

Tahukah kalian bahwa sampah laut dari darat juga akan bermuara di laut dan berakhir di dasar laut?
Sampah-sampah ini bervariasi masa degradasinya. Ada yang bisa terurai dalam 2 minggu, ada juga yang memerlukan ratusan tahun.
- Tissue kertas membutuhkan waktu 2-4 minggu untuk terurai
- Koran, majalah, dan kertas memerlukan waktu 6 minggu untuk terurai
- Tali-temali (berbahan dasar kapas) memerlukan waktu 1-5 bulan untuk terurai
- Bagian tengah buah apel memerlukan waktu 2 bulan untuk terurai
- Kotak pembungkus dari karton memerlukan waktu 2 bulan untuk terurai
- Sarung tangan kain memerlukan waktu 1-5 bulan untuk terurai
- Karton pembungkus susu memerlukan waktu 3 bulan untuk terurai
- 6-pack-beverage holder memerlukan waktu 6 bulan untuk terurai
- Kaus kaki wol memerlukan waktu 1-5 tahun untuk terurai
- Gelas plastik memerlukan waktu 50 tahun untuk terurai
- Kaleng minuman (bahan dasar tembaga) memerlukan waktu 50 tahun untuk terurai
- Kaleng minuman (bahan dasar alumunium) memerlukan waktu 200 tahun untuk terurai
- Disposable diaper memerlukan waktu 450 tahun untuk terurai
- Botol plastik memerlukan waktu 450-1000 tahun untuk terurai
- Peralatan pancing dari bahan nilon & monoflamen memerlukan waktu 500 tahun untuk terurai
- Botol, stoples, peralatan berbahan dasar kaca dan styrofoam tidak dapat terurai di alam

Percaya ngga percaya, sebenarnya kita memakan kembali sampah yang kita buang. Perhatikan ilustrasi berikut. (Gambar terlampir)


Oceans of Garbage: Why People Are Eating Their Own Trash


Wilayah perairan menutupi 72% bumi, menyerap emisi karbon dari kegiatan manusia dan menyediakan makanan bagi kita.
Seumur hidupnya, seorang manusia mengonsumsi kurang lebih 16 kg hidangan laut. Hidangan laut tersebut terdiri dari berbagai jenis ikan, udang, kerang, kepiting, lobster, alga, rumput laut.

Dalam beberapa tahun terakhir, laut telah menjadi lebih hangat, asam, dan lebih terpolusi.

Dalam kondisi laut demikian, sekitar 350 juta ton sampah berputar di laut. Sampah ini berasal dari seluruh penjuru dunia. Jika disebar, jumlah sampah ini setara dengan 2 benua Amerika.

Dari negara Amerika sendiri, 51 milyar botol plastik digunakan (dan dibuang) setiap tahunnya.
Hanya satu dari 5 botol plastik yang masuk dalam proses daur ulang.

Saat plastik terpecah menjadi bagian-bagian kecil, bentuknya dapat menyerupai plankton yang kemudian dikonsumsi oleh ikan/udang/kepiting. Setidaknya 260 spesies hewan laut tercatat mengkonsumsi bahan-bahan plastik yang tidak dapat terurai.
Penelitian pada seekor ikan lentera menunjukkan bahwa dalam perut ikan tersebut ada 83 potongan plastik.

Ikan lentera ini merupakan salah satu menu makanan bagi ikan tuna dan mahi-mahi, ikan yang umum dikonsumsi manusia.

Sampah yang kita buang dimakan ikan kecil yang kemudian berakhir di perut ikan yang akan kita konsumsi. Kita memakan ikan tuna. Ikan tuna memakan ikan lentera. Ikan lentera memakan sampah (plastik).
Kesimpulan? Kita memakan sampah.


Lesson learned: What goes round, comes around. Kalau nggak mau makan sampah, ya jangan buang sampah sembarangan.

Bukan karena semata-mata apa yang kita buang adalah sesuatu yang organik (bisa terurai) jadi bisa seenaknya kita buang ke laut.
Laut adalah rumah bagi hampir 80% spesies yang ada di dunia. Kita membuang sampah = mengotori rumah mereka.
Padahal kita juga snorkeling/diving di laut yang sama. Nggak mau kan menyelam di tempat sampah? :)



Don't trash the sea. Just don't. It's as simple as the sea is not a garbage can.[/img]


You do not have the required permissions to view the files attached to this post.

_________________
Email us to: [email protected]
Follow our twitter: @Dive_ID
PIN BB: 25695293
Log on to our website: www.divetripindonesia.com
Like our facebook page: Dive Indonesia (http://www.facebook.com/pages/Dive-Indo ... 2488827317)


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu May 24, 2012 8:50 pm 
Offline
User avatar

Joined: Mon Dec 14, 2009 9:47 pm
Posts: 177
Location: di atas ombak, di bawah laut
artikel yg menarik, sayapun sering kecewa dengan orang2 yg membuang sampah di laut. yang lebih parahnya, ada beberapa DM yg suka membuang puntung rokok mereka ke laut :(

_________________
-ardi-
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Let's Go Diving


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jun 05, 2012 9:49 pm 
Offline

Joined: Sun Apr 29, 2012 12:56 pm
Posts: 49
mau tanya, pernah gw nemu plastik (mau bekas chiki/permen/plastik apa apun yang seperti diikatkan dengan tali di salah satu sela karang laut... sebenarnya itu sengaja atau nggak sengaja ya ?

waktu itu nemu satu, langsung gw kira sampahlaut terus gw cabut masukin ke kantong celana buat dibuang di darat... pas ke tempat snorkling lain taunya nemu lagi dan gw cabut lagi... baru nyadar kok ada dua hal yang sama/mirip :)
mungkin gw cabutin penelitian orang atau peninggalan orang yang punya maksud tertentu... haahaha... :hammer:

btw tau apa itu ? apa memang sampah biasa, atau ada maksud dan tujuan tertentu biasanya ?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jun 05, 2012 10:13 pm 
Offline
User avatar

Joined: Fri Aug 25, 2006 10:33 am
Posts: 1564
kalo sampah, kemungkinan kerjaan nelayan, buat nandain keramba dsb

kalo peneliti marker nya beda.. harusnya ga pake sampah

_________________
Hernando Alkausar
--
www.hamueco.com/diving
+62-812-218-NNDO


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Jun 07, 2012 7:42 pm 
Offline

Joined: Mon Jun 21, 2010 10:29 pm
Posts: 171
Location: Rotterdam
terimakasih, artikel menarik sekali.

sampah + over fishing = invasion of jelly fish? ;)

baru denger dokumenter audio BBC - menarik untuk didengar..

http://www.bbc.co.uk/iplayer/episode/b0 ... Invasion!/


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Aug 16, 2012 1:30 am 
Offline

Joined: Sat Mar 03, 2012 5:33 pm
Posts: 19
Location: padang, west sumatera
terima kasih, artikel menarik.
ini serupa dengan yang saya temukan juga di pulau pasumpahan, kota padang. macam-macam sampah rumah tangga ada di kedalaman sekitar 18 meter.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 6 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to: